Articles
648 Documents
Identifikasi Halaman Balai Kota Surakarta Sebagai Ruang Komunal dengan Pendekatan Human Behaviour
Rahman, Muhammad Irfan Noer;
Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Balai kota merupakan pusat pemerintahan daerah tingkat II atau kota madya. Pelaksanaan tugas pokok penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Balai Kota memiliki cakupan dalam berbagai aspek kegiatan pemerintahan dan kegiatan masyarakat. Tidak hanya mengenai hal administratif, Balai Kota Surakarta difungsikan sebagai ruang komunal. Penelitian ini mengamati pengaruh halaman Balai Kota Surakarta terhadap pengguna, mengamati apa yang dirasakan pengguna halaman Balai Kota Surakarta ketika berada di tempat tersebut dan perilaku yang terjadi di halaman Balai Kota Surakarta. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dari halaman Balai Kota dalam segi perilaku dan berfokus pada keadaan ruang yang mempengaruhi perilaku manusia pada perancangan halaman Balai Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Metode deskriptif-kualitatif akan menghasilkan karya ilmiah dengan data bersifat penggambaran berupa kata tertulis agar dapat memaparkan identifikasi dari halaman Balai Kota Surakarta. Hasil penelitian ini berupa penilaian dari halaman Balai Kota Surakarta sebagai ruang komunal dengan mengacu human behaviour. Berdasarkan penelitian, Halaman Balai Kota Surakarta dapat menampung berbagai interaksi dengan perilaku yang berbeda-beda. Interaksi yang terjadi menyebabkan suatu ruang lebih hidup. Tingkat interaksi yang tinggi di halaman Balai Kota Surakarta sering terjadi pada waktu malam.
Evaluasi Kualitas Taman Sekartaji Sebagai Ruang Publik Berbasis Human Behavior
Amira, Sonia Tasyabaha;
Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberadaan ruang publik khususnya di perkotaan sangat dibutuhkan untuk mewadahi aktivitas masyarakat. Taman Sekartaji merupakan salah satu fasilitas ruang publik yang berada di bantaran Sungai Anyar, Jebres, Kota Surakarta. Permasalahan ruang publik mangkrak sering terjadi karena tidak terpelihara dengan baik. Kondisi Taman Sekartaji pada saat ini mengalami penurunan fungsi dan kualitas karena tidak terawat dan terbengkalai. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali kualitas Taman Sekartaji sebagai ruang publik melalui pendekatan arsitektur perilaku (Human Behavior). Pengamatan yang dilakukan yaitu dengan menganalisis kualitas fungsi ruang serta pola perilaku dan kebutuhan ruang masyarakat sekitar yang disesuaikan dengan kondisi fisik pada Taman Sekartaji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan survei secara langsung untuk melihat kondisi di lapangan secara faktual. Sedangkan data sekunder didapat melalui studi kepustakaan serta wawancara yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap faktor yang mempengaruhi penurunan kualitas Taman Sekartaji. Hasil dari penelitian ini yaitu perlu adanya kontribusi pemerintah dalam menyalurkan dana untuk perbaikan dan perawatan, serta pemenuhan ruang-ruang penunjang yang dibutuhkan masyarakat agar tercipta kualitas ruang publik yang layak. Hasil dari penelitian ini selanjutnya dapat dijadikan sebagai acuan untuk perancangan ruang publik yang menggunakan pendekatan Human Behavior.
Persepsi Masyarakat Terhadap Ruang Bekerja dan Belajar Pada Rumah Tinggal Pasca Pandemi Covid-19
Alamsyah, Muhammad Luthfi Nur;
Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setelah adanya pandemi Covid-19, rumah tinggal menjadi tempat dimana berbagai macam kegiatan dilakukan mulai dari yang biasa dilakukan dalam rumah sampai kegiatan di luar rumah. Kondisi saat ini menunjukan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia yang mulai membaik dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya. Namun sebagian kegiatan yang masih dilakukan di dalam rumah termasuk kegiatan bekerja dan belajar. Perubahan aktifitas di dalam rumah yang begitu signifikan mengakibatkan kemungkinan bertambahnya kebutuhan ruang pada rumah tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kebutuhan ruang khusus untuk bekerja dan belajar pada rumah tinggal. Dengan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan kuesioner daring dan tinjauan pustaka sebagai landasan dan bahan bahasan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun keadaan sudah mulai normal kembali, mayoritas responden membutuhkan ruang khusus untuk bekerja dan belajar pada rumah tinggal. Ditemukan juga bahwa terdapat ruang-ruang yang digunakan dan beberapa faktor ketidaknyamanan saat bekerja dan belajar pada ruangan yang digunakan saat ini.
Strategi Konservasi Berbasis Prinsip Ekologi Terhadap Ruang Terbuka Hijau Pedesaan di Desa Tlogo Dringo
Maulansyah, Riza Andhika;
Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap makhluk hidup mempunyai ekosistemnya masing-masing dan mereka akan melakukan segala hal untuk bertahan hidup. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu hal itu merugikan beberapa makhluk hidup yang hidupnya berdampingan terutama manusia dengan alam. Manusia membutuhkan tempat tinggal, makanan, dan juga pakaian untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Akan tetapi, disisi lain alam juga membutuhkan keberadaan hutan, pohon, dan juga sumber daya alam yang lainnya agar ekosistem yang ada di alam saling berkesinambungan. Karena keserakahan manusia itulah pentingnya edukasi mengenai arsitektur ekologis untuk sekarang ini dan untuk kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi konservasi yang dimiliki oleh Desa Tlogo Dringo dengan menggukan prinsip Heinz Frick. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tlogo Dringo memiliki Strategi Konservasi yang cukup bagus dan sesuai dengan prinsip dari pembangunan berbasis arsitektur ekologi.
Perilaku Bermukim di Area Pembuangan Akhir Putri Cempo Surakarta
Khasanah, Fitriani Nur;
Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perilaku bermukim merupakan proses interaksi manusia dengan lingkungan dalam melakukan kegiatan “mukim” serta social budaya yang secara tidak langsung mempengaruhi pola kegiatan dan proses bermukimnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara bermukim dan adaptasi kegiatan masyarakat Desa Jatirejo, Mojosongo, Surakarta yang terletak berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo atau sering dikenal sebagai desa Putri Cempo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu peneliti mewawancarai, mengamati, mencatat serta secara tidak langsung terlibat dalam kegiatan masyarakat di area objek pengamatan. Hasil penelitianyang diperoleh berupa pemaparan tentang alasan dan cara mereka beradaptasi dengan sampah yang berada di area tempat tinggalnyasehingga mereka yang tinggal di area objek pengamatan sudah terbiasa dan tidak merasa terganggu dengan adanya sampah tersebut maka aktivitas dan perilaku mereka tidak berbeda jauhdengan masyarakat pada umumnya, Sebagian besar mereka butuhruang khusus untuk meletakkan barang bekas hasil kerjanya di tempat mereka bekerja (TPA) maupun dirumah tinggal mereka masing-masing.
Analisis Potensi Wisata pada Waduk Mulur Sebagai Strategi Pengembangan Recreational dan Historical Waterfront
Agnandhany, Khairiyah Anom;
Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wisata merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan perjalanan kunjungan tempat tertentu dengan tujuan rekreasi atau mengetahuikeunggulan yang terdapat pada wisata yang dikunjungi. Maka pengembangan kualitas wisata sangat penting untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Waduk Mulur Sukoharjo ialah bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang hingga saat ini masih tetap berjalan fungsinya. Waduk yang terletak di Dusun Mulur, Kelurahan Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo ini adalah salah satu dari banyaknya destinasi wisata alam yang terdapat pada provinsi Jawa Tengah. Fungsi Waduk Mulur Sukoharjo pada awalnya sebagai penyuplai cadangan air/irigasi pertanian, tetapi pada tahun 2011 Waduk Mulur mengalami peningkatan peran dan fungsi yaitusebagai kawasan wisata rekreasi serta kawasan konservasi/bersejarah. Tujuan dalam penelitian ini yaitu gunamengetahui potensi wisata yang terdapat pada Waduk MulurSukoharjo yang mampu menjadi strategi dalam pengembangan wisata Recreational dan Historical Waterfront. Pada penelitian ini metode yang digunakan ialah metode kualitatif denganmenggunakan strategi survei lapangan, studi literatur danwawancara untuk mengumpulkan data. Dari hasil dari pengumpulan data selanjutnya dilakukan studi komparasi berdasarkan parameter recreational dan historical waterfront, kemudian dilakukan analisisSWOT serta perhitungan matriks IFAS dan EFAS yang digunakan sebagai penentuan skor potensi yang ada pada Waduk Mulur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Waduk Mulur Sukoharjo berada di kondisi menguntungkan karena berada pada kuadran 1pada matrix grand strategy yang artinya Waduk Mulur Sukoharjo memiliki peluang dan kekuatan yang tinggi sehingga potensi dan atraksi yang ada mampu dimanfaatkan dengan maksimal. Makastrategi yang digunakan ialah strategi strenght-opportunities yang berfungsi untuk menunjang kebijakan pertumbuhan agresif guna memanfaatkan potensi di objek Wisata Waduk Mulur sehingga dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata recreational dan historical waterfront.
Evaluasi Lanskap Kampung Nelayan Tambak Lorok Sebagai Kampung Wisata Bahari
Ayu, Anisa Apriani Nurdiah;
Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kampung Tambak Lorok berada di Kelurahan Tanjungmas Kecamatan Semarang Utara. Kampung ini tergolong pemukiman kumuh dengan rasio kepadatan >750 jiwa/Ha dan 970 KK keluarga miskin. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai menata kawasan Tambak Lorok dengan memperbaiki area pemukiman dan area tepian air dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan penuntasan kekumuhan pada tahun 2015. Tambak Lorok telah ditetapkan sebagai kampung wisata bahari sejak tahun 2015. Permasalahan yang terjadi yaitu sering mengalami banjir rob, ekonomi masyarakat yang masih rendah, dan infrastruktur yang kurang memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut dapat dirumuskan permasalahannya yaitu apakah lanskap yang Kampung Tambak Lorok sudah memenuhi standar lanskap sebagai kampung wisata bahari. Penelitain ini bertujuan untuk mengkomparasikan lanskap Kampung Tambak Lorok dengan (1) Kriteria yang tercantum pada PERMEN-PU-05-2008 dan SE Menteri PUPR Nomor 2 tahun 2018 dan (2) Persepsi pengunjung dan masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data primer dengan cara observasi dan mewawancarai warga sekitar dan pengunjung. Didapatkan hasil berupa (1) 58% komponen lanskap Kampung Tambak Lorok memenuhi kriteria PERMEN-PU No.05 (2) Terdapat tiga komponen lanskap yang dianggap memenuhi kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pariwisata Kota Semarang.
Perancangan Creative Leisure Space di Kota Yogyakarta dengan Pendekatan Rekreatif-Edukatif
Auditama, Elsas;
Natalia, Dita Ayu Rani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sebuah konsep yang berjudul “International Year on Creative Economy for Sustainable Development 2021” menekankan pentingnya sebuah ekonomi kreatif dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Resolusi ini fokus untuk mendorong komunitas/masyarakat dalam pengembangan ekonomi kreatif. Pada Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat lebih dari 172 ribu pelaku ekonomi kreatif. Walaupun industri kreatif telah menjadi bagian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, namun tetap saja ekonomi kreatif belum dikenal dengan baik oleh setiap kalanganmasyarakat Indonesia. Selain itu, industri kreatif adalah hal yang baru dalam literatur ekonomi, usaha untuk mensosialisasikan bidang ini pun tampak belum maksimal. Creative Leisure space adalah sebuah ruang publik yang di dalamnya memiliki fungsi ganda seperti ruang bermain, ruang edukasi, ruang bisnis, ruang pameran, dan ruang lainnya. Sebagai ruang untuk mengenalkan profesi pada bidang industri kreatif dikarenakan bidang industri kreatif yang diprediksi akan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia di masa mendatang, dan sebagai ruang ekspresi untuk penggiat ekonomi kreatif. Penggunaan konsep rekreatif bertujuan untuk menciptakan suasana yang santai dan menghibur untuk pengunjung, sehingga bangunan dapat menjadi tempat wisata, serta sebagai daya tarik pada bangunan. konsep edukatif bertujuan untuk menghasilkan ruang edukatif. Selain itu desain berupa titik titik perangkat edukasi interaktif pada setiap ruang bertujuan untuk memberikan informasi pada pengunjung.
Tinjauan Tata Letak Elemen Studio Gambar Digital Arsitektur pada Era New Normal
Maharani, Nabila Ardya Suci;
Mutiari , Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Adanya pandemi Covid-19 membuat studio gambar digital tugas akhir arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ditutup. Kasus Covid-19 yang menurun membuat UMS mulai menyusun rencana perkuliahan tatap muka sehingga perlu dilakukan peninjauan ulang terhadap kesiapan studio sebagai tempat perkuliahan pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui strategi tata letak yang sesuai dengan protokol kesehatan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan deskriptif-kuantitatif berupa komparasi hasil Evaluasi Purna Huni (EPH) dengan standar penyelenggaraan pembelajaran pada masa new normal dari pemerintah, studi literatur dengan tinjauan teor untuk menunjang pembuatan guideline, dan observasi. Hasilpenelitian adalah tatanan studio saat ini masih belum layak dibuka untuk perkuliahan tatap muka. Elemen yang sudah sesuai yaitu adanya fasilitas alat ukur suhu tubuh. Elemen seperti penetapan jarak penghuni ruang, pengurangan kapasitas okupansi, pintu masuk dan keluar yang berbeda, fasilitas hand sanitizer, serta sterilisasi ruangan belum terpenuhi. Dari penelitian ini, didapatkan guideline kuliah tatap muka new normal yaitu: mengatur tata letak perabot minimal 1,5 meter dengan pilihan pola rectangle, horse-shoe, dan round table; mengurangi kapasitas hingga 25 orang/50% kapasitas awal; membuat pintu masuk dan keluar yang berbeda; memberikan fasilitas hand sanitizer; menggunakan air purifier untuk menjaga udara tetap bersih; dan sterilisasi secara rutin dengan UV filters untuk permukaan.
Penerapan Konsep Flexibility Space pada Perancangan Ruang Diskusi Baubau Community Hub di Masa Pandemi COVID-19
Nurulhijah, Nelfi Rifma;
Wirasmoyo, Wiliarto
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kota Baubau, Sulawesi Tenggara adalah salah satu kota yang saat ini mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang berdampak pada keberagaman komunitas-komunitas yang ada di daerah tersebut. Namun, dunia baru saja dilanda oleh kecemasan dan kekacauan akibat virus COVID-19 yang merupakan wabah yang penularannya terbilang cepat dan telah menjangkiti 200 negara termasuk Indonesia. Dalam suatu komunitas, kegiatan yang selalu dilakukanakan melibatkan jumlah orang yang cukup banyak, dengan adanya wabah saat ini pelaku komunitas perlu memperhatikan pengaturan ruang untuk setiap kegiatan komunitasnya. Tujuan penelitian ini adalah merancang ruang kebutuhan komunitas dengan mengutamakan keamanan dan pencegahan penularan virus COVID-19. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menemukan ruang diskusi sebagai ruangan yang sering digunakan dan dibutukan oleh setiap komunitas, sehingga penerapan fleksibilitas space yang memungkinkan ruang untuk terjadi perubahan menyesuaikan dengan kebutuhan aktivitas penggunanya yang diterapkan pada penggunaan dinding partisi dan loose furniture sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan di dalam ruangan agar tetap menjaga jarak.