cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Evaluasi Desain Mall Pelayanan Publik Kabupaten Sukoharjo dalam Menanggapi Masa New Normal Fairuza, Fajar; Syamsiah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa new normal memaksa setiap bangunan publik, salah satunya Mall Pelayanan Publik sebagai bentuk jemput bola bagi masyarakat yang ingin memenuhi sekaligus mempermudah masyarakat yang ingin mengurus perizinan dan pajak ditempat yang sama. Akibatnya diperlukan desain perencanaan yang sesuai dengan tatanan new normal, salah satunya dengan menerapkan sosial distancing. Hal tersebut dari pengamatan peneliti, pada desain mall pelayanan publik di Sukoharjo belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini mengevaluasi desain yang sudah final agar mall pelayanan publik tersebut dapat digunakan di masa new normal sekarang ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana tinjauan dilakukan berdasarkan literature yang menggunakan pedoman HHGL (Who Housing and Health Guide Lines) dalam melakukan pengevaluasi desain mall pelayanan publik. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi desain yang dapat menanggapi masa new normal.
Evaluasi Aksesibilitas Mal terhadap Kenyamanan Pengunjung Studi Kasus: Aksesibilitas Difabel (Tundaksa) di Solo Square Mutmainnah, Rizka; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mal merupakan salah satu tempat untuk berrekreasi dan pusat belanja perkotaan yang mudah ditemui saat ini. Akses yang mudah dan nyaman bagi segala kalangan sangat diperlukan demi kenyamanan pengunjung. Faktanya berdasarkan pengamatan masih banyak Mal yang kurang memperhatikan faktor kenyamanan bagi penyandang difabel seperti ramp, eskalator, lift dan lain-lain. Hal itu dapat mempengaruhi para difabel untuk sulit merasakan kesamaan kesempatan dalam penyediaan fasilitas berrekreasi di Mal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi aksesibilitas Mal yang baik bagi para pengunjung difabel melalui studi literatur dengan metode yang digunakan yaitu observasi di lapangan dan dokumentasi foto pada setiap area yang memerlukan perhatian lebih bagi para difabel. Hasil yang didapatkan yaitu Mal Solo Square sudah memenuhi standar pada beberapa fasilitas dan lainnya masih memerlukan perbaikan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberikan wawasan dan menjadi acuan bagi para perancang Mal untuk mengembangkan bangunan Mal yang ramah difabel (tunadaksa).
Konsep Healthy Street pada Koridor Jalan KH. Ahmad Dahlan Hardi, Resty Aprila; Ratriningsih, Desrina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata, juga merasakan dampak pandemi Covid-19, dengan penurunan jumlah kunjungan pariwisata hingga 50 persen lebih pada tahun 2020. Pemerintah Kota Yogyakarta berusaha melakukan perbaikan agar dapat kembali mendatangkan wisatawan ke Yogakarta dalam masa pasca pandemi, salah satunya adalah penataan koridor ruang jalan. Koridor jalan KH Ahmad Dahlan, yang berada di kecamatan Ngampilan memiliki potensi baik untuk dilakukan penataan. Koridor ini menghubungkan kawasan parkir Ngabean dengan titik 0 km. Konsep Healthy Street sesuai digunakan untuk merespon potensi dan permasalahan pasca pandemi Covid-19 saat ini, karena kerangka kerjanya yang berpusat pada manusia untuk menanamkan kesehatan masyarakat dalam transportasi, ranah publik, dengan tujuan membuat pengunjung lebih memilih berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan transportasi umum di Jalan KH. Ahmad Dahlan ini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, metode kualitatif yaitu mulai dari pengumpulan data, analisis, sintesis, hingga menarik kesimpulan konsep healthy street pada koridor Jl. KH Ahmad Dahlan. Sedangkan metode kuantitatif berupa survey dan pengambilan data di sepanjang koridor Jl. KH Ahmad Dahlan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan perancangan ruang publik khusunya di koridor Jalan KH. Ahmad Dahlan agar mewujudkan kota lebih sehat dan inklusif.
Analisis Tingkat Kenyamanan Pengunjung pada Coffee Shop Bertema Outdoor Yusuf, Amru Muhammad; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salatiga adalah salah satu kota di Jawa Tengah yang dikelilingi gunung dan kota-kota besar. Dampaknya adalah terjadinya akulturasi budaya di Salatiga. Salah satu budaya yang masuk ke Salatiga adalah ”budaya kafe”. Budaya kafe ini memunculkan banyak coffee shop baru di tengah kota, yang diantaranya ada Kafe Tepi Kota dan Kafe Volka Moka. Dua kafe ini berdiri dengan konsep outdoor, yang mana kurang nyaman untuk ditempati. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kenyamanan yang dirasakan pengunjung, dengan harapan kedepannya pembangunan coffee shop outdoor selanjutnya memerhatikan keadaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan mengumpulkan kuesioner kepada pengunjung, kemudian menggunakan skala likert untuk menilai hasil kuisoner. Kedua kafe tersebut mendapatkan hasil penilaian nyaman, dengan tingkat kenyamanan rata-rata diatas 70%. Hal yang perlu diperhatikan kedua kafe adalah kehadiran serangga dan kebisingan sekitar. Selain itu, perlu peningkatan furnitur pada Kafe Tepi Kota, dan perluasan tempat pada Kafe Volka Moka
Kurang Optimalnya Fungsi dari Terminal Cepu Type A Ratnaningtyas, Febriana Dwi; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal menjadi sarana yang penting untuk layanan kendaraan bus umum, dengan adanya terminal akan menjadi wadah antara penumpang dengan awak bus. Kota Cepu merupakan jalan penghubung antara kota Surabaya – Purwodadi – Semarang. Tepatnya terletak di Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah, dimana menjadi kota yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Terminal Cepu merupakan terminal yang memiliki kualifikasi sebagai terminal Type A, namun fungsi dari terminal sendiri berjalan kurang optimal karena kurangnya kesadaran masyarakat dan kedisiplinan dinas perhubungan. Banyak dari calon penumpang yang sukav menunggu bus atau angkutan umum di luar terminal daripada di dalam terminal. Untuk menemukan faktor-fakktor lain yangmengakibatkan terminal Cepu kurang optimal perlu dilakukan penelitian agar dapat menemukan solusi dari permasalahan tersebut. Terminal memiliki fungsi untuk menagtur kedataangan dan keberangkatan angkutan umum. Selain itu menurut Abu Bakar,dkk(1995) terminal merupakan tempat untuk menunggu yang nyama dan sumber informasi untuk moda kendaraan. Dalam penelitian akan digunakan metode studi literatur, wawancara dan observasi untuk mencari persoalan tesebut. Solusi dalam menertibkan kembali kepada penumpang maupun awak bus dengan memberikan penyuluhan, memperketat aturan, dan memberikan ketegasan supaya mengembalikan fungsi fasilitas terminal sesuai dengan fungsinya agar terminal berfungsi secara optimal.
Analisis Hambatan dan Potensi Wisata pada Telaga Wahyu sebagai Strategi Pengembangan Konsep Recreational Waterfront Sari, Nur Raafika; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telaga Wahyu atau dulu dikenal sebagai Telaga Wurung terletak di Desa Ngerong, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga yang sudah mengalami pembangunan beberapa fasilitas pada tahun 2016 ini tidak membuat pengunjung ramai berdatangan. Bahkan fasilitas-fasilitas tersebut cenderung kurang terawat, kurang memadai, beberapa bangunan yang dibiarkan kosong, dan beberapa wahana yang rusak. Sampah-sampah plastik di pinggir telaga juga menambah kesan jorok pada objek wisata ini. Namun menurut warga dan pengunjung, objek wisata ini memiliki beberapa potensi yang mampu dikembangkan lagi. Batasan permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini adalah apa saja hambatan dan potensi yang ada pada Telaga Wahyu dan apakah kedua hal tersebut mampu menjadi strategi dalam pengembangan konsep Recreational Waterfront. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan metode kualitatif jenis observasi dan wawancara kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis 4A dan analisis SWOT serta dilakukan perhitungan scoring menggunakan metode Internal Strategy Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Strategy Factor Analysis Summary (EFAS). Gambaran hasil yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Hambatan-hambatan yang ada pada objek penelitian; fasilitas tidak terawat/lengkap, tingkat keamanan kurang, jalur akses masih sedikit, kurangnya promosi, (2) Potensi yang ada pada objek penelitian; keindahan alam dan iklim objek, letak strategis, potensi sumber mata air, atraksi memancing, (3) Strategi pengembangan secara umum, (4) Kecocokan objek wisata terhadap strategi pengembangan Recreational Waterfront.
Identifikasi Hypermart Goro Assalaam sebagai Mixed- Use Building Reza, Ghibran Ahmed Al; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Goro Assalaam merupakan bangunan hypermarket yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Gumpang Lor, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Goro Assalaam merupakan bangunan hypermarket dengan fungsi tidak hanya sebagai pusat belanjaan  akan tetapi juga digunakan dalam event-event terkait pameran keislaman. Permasalahan yakni bagaimana potensi Goro Assalaam sebagai bangunan Mixed-use yang menggabungkan dua atau lebih fungsi bangunan dalam satu area. Tujuan penelitian ini ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan positif pada Kawasan Goro Assalaam sebagai Kawasan mixed- use building. Metode Penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan Kualitatif dengan melakukan observasi, pengumpulan data sekunder yang kemudian menghasilkan analisis berupa deskriptif dengan mendeskripsikan hasil temuan data yang telah didapat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa analisis potensi kawasan Hypermart Goro Assalaam layak sebagai pengembangan desain mixed-use dengan mempertimbangkan kriteria perancangan mixed-use building berupa lahan yang memadahi, fungsi dan karakter bangunan yang saling terintegrasi untuk terwujudnya fasilitas yang dapat mewadahi ruang publik kreatif dan dapat memenuhi kebutuhan komersial bagi penggunanya
Analisis Potensi Wisata pada Petilasan Keraton Kartasura sebagai Strategi Pengembangan Wisata Heritage Ariyani, Diah Ayu; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kartasura memiliki berbagai macam potensi alam, budaya, dan buatan yang masih dapat dikembangkan secara optimal guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satu destinasi wisata di Kecamatan Kartasura yaitu Petilasan Keraton Kartasura yang terletak di Desa Krapyak, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kawasan ini merupakan peninggalan sejarah dari salah satu kerajaan besar di masa silam, yaitu Mataram Islam. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi potensi yang terdapat di petilasan keraton Kartasura dan dilakukan penilaian serta analisis yang selanjutnya dirangkum strategi pengembangan wisata heritagenya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi eksisting petilasan, wawancara lapangan dengan juru kunci sebagai informan utama dan 4 pengunjung ziarah makam sebagai informan pendukung serta masyarakat sekitar keraton. Analisis Data menggunakan analisis SWOT dengan nilai total kekuatan/strength (2,38), nilai total kelemahan/weakness (0,50), nilai total peluang/opportunities (2,20), dan nilai total ancaman/threats (0,57). Maka dari itu, jika berdasarkan diagram matriks SWOT memperlihatkan kondisi petilasan Keraton Kartasura terletak pada diagram 1 yaitu kondisi yang cukup menguntungkan sehingga strategi utama yang digunakan dalam pengembangan wisata heritage dengan mengutamakan poin Strengths dan Opportunities.
Evaluasi Pencahayaan pada Ruang Rawat Inap Rumah Sakit (Studi Kasus: Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Surakarta) Zahro, Tsabita Fiiki Kamilatun; Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Gigi dan Mulut merupakan sarana pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kesehatan gigi dan mulut untuk pengobatan dan pemulihan tanpa mengabaikan peningkatan kesehatan serta pencegahan penyakit yang dilaksanakan melalui pelayanan rawat jalan, gawat darurat dan pelayanan tindakan medik. Ruang rawat inap pasien merupakan salah satu wujud fasilitas fisik yang penting keberadaannya bagi pelayanan pasien. Pencahayaan dalam ruang rawat inap pasien dapat berpengaruh pada kenyamanan pasien selama menjalani perawatan serta proses penyembuhan pasien. Oleh karena itu pengaturan pencahayaan di dalam ruangan perlu mendapatkan perhatian. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan cara melakukan pengamatan (observasi) yaitu mengumpulkan data-data serta pengukuran pencahayaan secara langsung menggunakan alat luxmeter. Hasil dari penelitian ini yaitu pencahayaan pada pada pagi hingga siang hari di ruang rawat inappasien Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri telah memenuhi standar SNI 03-6575-2001. Namun pencahayaan pada sore hari hingga malam hari masih belum memenuhi standar SNI sehingga memerlukan bantuan pencahayaan buatan melalui lampu. Selain itu perlu adanya peningkatan terhadap daya lampu atau jumlah lampu yang ada dalam ruang rawat inap agar dapat memenuhi standar yang berlaku.
Penerapan Neo-Vernacular Architecture pada Culinary Center di Pantai Depok Yogyakarta Dina, Shelly; Kurniawan, Muhammad Arief
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Culinary Center adalah suatu sektor pariwisata yang sejak awal sudah direncanakan adanya pengembangan oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tujuan untuk memberikan dampak terhadap sektorperdagangan, jasa, hingga industri, karena pertumbuhan perekonomian D.I.Yogyakarta dipacu oleh sektor pariwisata. Kabupaten Bantul, merupakan salah satu Kabupaten yang berada disebelah selatan Provinsi D.I Yogyakarta. Sebelah Utara Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, sebelah Timur Kabupaten Gunungkindul, sebelah Selatan Samudra Hindia dan sebelah Barat Kabupaten Kulonprogo. Lokasi site Perancanagan Culinary Center terletak di Jalan Pantai Depok, Kelurahan Kretek, Kabupaten Bantul, Kota DIY. Merupakanlokasi yang berada sejauh500 meter dari garis Pantai Depok. Area tanah kosongseluas 1,5 ha. Culinary Center merupakan area kuliner makanan laut dan edukasi olahan makanan laut yang akan menjadi pusat kuliner. Culinary Center di Pantai Depok ini merupakan kuliner yang butuh pengembangan karena terkena dampakombak pantai dan terkesan kumuh. Hal ini memerlukan pendekatan yang sesuai untuk menyelesaikan bangunan dengan konteks sekitar. Arsitektur Neo Vernakular dipilih menjadi pendekatan desain pada bangunan. Arsitektur Neo Vernakular adalah arsitektur yang tidak hanya melihat elemen fisik tetapi juga non fisik secara modern maupun tradisional. Dengan pendekatan ini, bangunan akan lebih bisa meyelarasakan diri dengan konteks sekitar secara tradisional maupun modern.

Page 7 of 65 | Total Record : 648