cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2015)" : 6 Documents clear
ANALISA KAPASITAS ALIRAN DAN TEKANAN POMPA SENTRIFUGAL RANGKAIAN SERI DENGAN SISI ISAP NEGATIF Nazaruddin
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kebutuhan di dunia industri adalah dapat diaturnya jumlah produksi sesuai dengan permintaan.Dalam hal perpompaan, apabila hanya tersedia beberapa pompa dengan kapasitas kecil padahal fluida yang akan dipindahkan jumlahnya banyak maka diperlukan sebuah konfigurasi dari pompa–pompa kecil tersebut untuk dapat memenuhi kebutuhan yang diminta. Untuk menghasilkan kapasitas yang lebih besar, diperlukan sebuah rangkaian pompa seri. Pengujian pompa harus pada kondisi yang mendekati kondisi sebenarnya dilapangan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Rangkaian pompa akan diuji pada suatu instalasi sederhana untuk menganalisa kapasitas aliran dan tekanan dua buah pompas entrifugal yang dirangkai secara seri dengan sisi isap negatif. Pompa diuji secara individual kemudian dilanjutkan dengan menguji kedua pompa secara seri. Untuk variasi tekanan dan kapasitas, dilakukan throttling pada discharge header. Selanjutnya hasil yang didapatkan akan dianalisa dan dibuat grafik untuk masing – masing pengujian. Fluida yang digunakan dalam penelitian ini adalah air. Pada hasil pengujian rangkaian seri,kapasitas total yang didapat bukan merupakan hasil penjumlahan kapasitas 2 pompa tetapi lebih kecil. Demikian juga untuk tekanan total yang didapat tidak sama dengan pompa tunggal, melainkan lebih besar. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah tingginya head gesekan dari sistempemipaan. Hal ini berdasarkan dariteori bahwa semakin tinggi head gesekan maka tekanan akan semakin besar dan kapasitas akan berkurang.
OPTIMASI SISTEM SALURAN TUANG PRODUK COR PULI 12” MENGGUNAKAN SIMULASI ESI PROCAST Sepfitrah
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poroses pengecoran melalui beberapa proses yaitu, peleburan dan pemaduan logam, pembuatancetakan, penuangan logam cair kedalam cetakan, dan proses pengerjaan akhir. Setiap tahapan memilikiparameter yang ditentukan guna mendapatkan hasil pengecoran yang baik dan bebas dari cacat. Sepertipengaturan temperatur peleburan dan penuangan logam cair, sistem rongga saluran tuang, dan jenis cetakanyang digunakan. Pada industri kecil parameter proses pengecoran lebih mengikuti pengalaman, sehinggaparameter tadi tidak terukur. Pada akhirnya, hasil produk coran berkualitas rendah dan banyak terdapat cacat.Pada penelitian ini dicoba untuk mencarikan sebuah solusi dalam pengecoran produk puli pada sebuahindustri kecil. Produk akhir yang didapat masih terdapat cacat shrinkage (penyusutan). Penelitian inimenggunakan metoda kajian teori dan perhitungan mengacu pada literatur serta FEA (Finite ElementAnalisys) sebagai pendekatan terhadapat fenomena hasil pengecoran. FEA berupa simulasi komputerdigunakan untuk menganalisa sistem saluran tuang dan proses pembekuan logam cair dalam cetakan.Berdasarkan hasil penelitian terdapat kesalahan dalam perencanaan saluran tuang yang akhirnyamenyebabkan terjadinya cacat shrinkage, dalam hal ni penempatan posisi raiser dan dimensi raiser itusendiri yang tidak dapat menyuplai logam cair untuk mengatasi efek penyusutan selama proses pembekuanlogam cair.
PENGUJIAN SENSOR JARAK SEBAGAI PENDETEKSI HALANGAN PADA ARENA ROBOT PEMADAM API DEVISI BERODA BERBASIS ATMEGA 8535 Fadhli Palaha
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang penggunaan dan pengujian algoritma pada sensor jarak yang dikombinasikan dengan pemograman Basic Compiler (Bascom AVR). Sensor jarak ini di produksi oleh parallax yangdinamai ultrasounic ping parallax berfungsi untuk mendeteksi halangan dengan cara mengukur jarak yang akanterdeteksi dan hasil keluaran dari sensor ini nantinya di proses dengan mikrokontroller ATmega 8535 . sedangkanmikrokontroller ini yang berfungsi sebagai penggerak utama dari seluruh komponen yang digunakan. Dari hasilpengujian yang telah dilakukan bahwa sensor jarak telah digunakan ini sebagai navigasi robot berjalan seperti maju,munduk, berhenti, belok kanan dan belok kiri. Dengan menggunakan beberapa penghalang atau dinding yang adadiarena robot, sensor ini bisa mendeteksi halangan dengan baik.
ANALISIS BETON MUTU TINGGI F’C 80 MPA DENGAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Husnah
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untukmeningkatkan mutu dan kualitas beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasilkuat tekan beton, dengan menggunakan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian dari semen, danpengaruh Fly ash terhadap beton mutu tinggi. Komposisi pemakaian fly ash bervariasi yaitu 0%, 3%,5%, dan 10 % dari jumlah semen. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus dan silinder dengan mutu yang direncanakan f’c 80 Mpa, benda uji tersebut di uji pada umur 7 hari, sebanyak 21 bendauji. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pengaruh fly ash pada mutu beton dengan komposisifly ash 0 % menghasilkan f’c 36.32 Mpa sedangkan pemakaian fly ash 3% menghasilkan f’c 64.92Mpa, 5% f’c 41.06 Mpa, dan 10 % f’c 46.16 Mpa. Dengan demikian pemakaian fly ash yangmendekati mutu beton yang direncanakan f’c 80 Mpa yaitu fly ash 3% sebesar f’c 64.92 Mpa, denganselisih hasil penelitian dengan yang direncanakan sebesar 21%. Dari hasil penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa penggunaan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian semen mencapaikeberhasilan sebesar 79% dari kuat tekan beton yang direncanakan yaitu sebesar f’c 80 Mpa.
PERILAKU KOLOM BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN GESER CARBON FIBER JACKET Shanti Wahyuni Megasari
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji perilaku kolom beton bertulang yang diperkuat dengan metode carbonfiber jacket terhadap kekuatan geser kolom akibat beban aksial konstan dan beban lateral siklik.Analisis struktur daribangunan 2 (dua) lantai yang ditingkatkan menjadi 4 (empat) lantai,yang didasarkan pada beban gempa statikequivalen pada peraturan gempa Indonesia SNI 03-1726-2002.Pemodelan benda uji menggunakan skala 1 : 2berdasarkan persyaratan similaritas untuk model beton bertulang.Metode pengujian kolom dengan pembebananlateral siklik yang didasarkan pada loadcontrolled dan displacement controlled.Pengujian kolom dihentikan setelahtercapainya penurunan kemampuan kolom dalam menahan beban lateral mencapai sekitar 85% dari kapasitas bebanmaksimum.Penelitian terdiri dari 2 (dua) benda uji kolom, yaitu1 (satu) benda uji kolom pembanding dan 1 (satu)benda uji kolom perkuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolom perkuatan mengalami peningkatankapasitas beban lateral sebesar 309,743%dibandingkan kolom pembanding.Perkuatan kolom dengan penambahantulangan longitudinal,tulangan spiral dan metoda carbon fiber jacket memberikan kontribusi yang baik terhadappeningkatan kapasitas beban lateral dan kapasitas geser kolom perkuatan. Kolom perkuatan lebih daktail denganpeningkatan defleksi hampir dua kalinya kolom pembanding dan mengalami kenaikan daktilitas sebesar 23,871%.Kondisi kerusakan pada permukaan kolom perkuatan lebih baik dibandingkan dengan kolom pembanding, sehinggadapat dinyatakan bahwa kolom perkuatan dengan metode carbon fiber jacket mampu mengurangi atau mengatasiretakan dan meningkatkan kekuatan geser kolom.
ANALISA KEGAGALAN PERLINDUNGAN SISTEM PENANGKAL PETIR PADA GEDUNG OLAH RAGA KOTA BANGKINANG Yolnasdi
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Olah Raga Kota Bangkinang merupakan gedung yang digunakan untuk turnamen olah raga tingkat lokal maupun tingkat nasional, gedung ini dibangun diatas tanah seluas 12.350 mdenganukuran gedung 57 m x 47 m x 21 m, Secara fisik bangunannya ini lebih tinggi dan menonjol dari bangunanyang berada disekitarnya, karena di dalam bangunan ini banyak terdapat peralatan-peralatan elektronikseperti komputer, telephone, radio, AC dan lain-lainnya, maka untuk mengamankan gedung beserta peralatan ini maka dipasanglah instalasi penangkal petir untuk melindungi gedung dari bahaya sambaranpetir.Dalam penelitian ini analisa dilakukan berdasarkan kajian teori-teori yang berhubungan dengansistem proteksi gedung terhadap sambaran petir. Penelitian dilakukan dengan survey ke lokasi, kemudiandata-data teknis yang didapatkan dilokasi diolah dengan data dari BMKG setempat. Data yang telahterkumpul dianalisa bedasarkan persamaan-persamaan yang ada. Dari hasil analisa didapat nilai indeksperkiraan bahaya sebesar 16, berdasarkan tingkat resiko nilai ini tergolong memiliki resiko sangat besardari bahaya sambaran petir,maka disimpulkan gedung olah raga ini sangat perlu untuk dipasang sebuah Instalasi penangkal petir. Dan setelah dilakukan perhitungan terhadap parameter lainnya didapat luasdaerah yang menarik sambaran petir adalah seluas 13.179 m², dengan jumlah sambaran 0,117 atau akanterjadi satu sambaran dalam setiap 8,54 tahun, dengan resiko kegagalan perlindungan proteksi adalah0,0045 atau akan terjadi satu kegagalan perlindungan proteksi untuk setiap 222,2 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 6