cover
Contact Name
Surnayanti
Contact Email
surnayanti@fp.unila.ac.id
Phone
+6281377586346
Journal Mail Official
repong.damar@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2830585X     EISSN : 28304349     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/rdj.v1i1
Core Subject : Agriculture, Social,
RDJ particularly focuses on the community services that cover all aspects of forestry and environmental sciences
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2023): November" : 8 Documents clear
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Hutan Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Hama Sengon di Desa Ngancar, Kabupaten Kediri Noor Farikhah Haneda; Bayu Winata; Esti Nurianti; Aditya Nugroho; Vilda Puji Dini Anita; Ulfah Juniarti Siregar
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8112

Abstract

Penanaman sengon yang luas di Kediri, Jawa Timur menyebabkan meluasnya serangan hama, salah satunya adalah serangan hama penggerek batang boktor. Petani belum menemukan cara untuk mencegah dan menanggulangi serangan hama yang efektif. Hal tersebut dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan petani akan jenis-jenis hama dan cara pengendalian hama tanaman sengon. Tujuan dilakukannya sosialisasi yaitu untuk menambah wawasan masyarakat sehingga mereka dapat memilih teknik pengendalian hama sengon yang tepat. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 14-15 Juni 2022. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Peserta sosialisasi dan pelatihan berjumlah 20 orang, yang terdiri atas perwakilan Perum Perhutani selaku mitra program pengabdian, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) binaan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pandantoyo, serta perangkat Desa Ngancar. Hasil yang diperoleh yaitu 50 % peserta sosialisasi belum pernah mendapatkan penyuluhan pengenai hama tanaman sengon. Terdapat kenaikan persentase nilai pre-test ke post-test sebesar 12 %. Kegiatan sosialisasi mengenai hama tanaman sengon dapat menambah pengetahuan masyarakat.
Penanaman Mangrove untuk Perbaikan Sanitasi dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Duryat Duryat; Trio Santoso; Melya Riniarti; Rodiani Rodiani; Imron Imron
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8113

Abstract

Desa Sungsang IV adalah wilayah pesisir dan Muara Sungai Musi yang menerima beban berat limpahan limbah dan B3 dari kawasan hulu. Ironisnya pengetahuan, pola fikir dan keterampilan masyarakat untuk mengelola mangrove sebagai kawasan penting bagi lingkungan hidup masih rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pola fikir masyarakat tentang peran hutan mangrove bagi sanitasi dan kualitas lingkungan hidup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam penanaman mangrove sesuai dengan teknik silvikultur yang memadai.  Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi yang diikti dengan demonstrasi praktek. Kegiatan ini telah secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan pola fikir masyarakat dari kisaran kurang—cukup menjadi baik—sangat baik. Kegiatan ini juga telah meningkatkan keterampilan masyarakat dari kategori sedang menjadi baik.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pengembangan Community Base Ecoturism di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat Christine Wulandari; Samsul Bakri; Slamet Budi Yuwono; Indra Gumay Febryano; Hari Kaskoyo; Susni Herwanti; Zeda Erdian; Nur Ahmad Fadli
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8137

Abstract

Konsep (Community Based Tourism) harus diterapkan dalam pengembangan objek wisata dimana, masyarakat berperan penting dalam mengelola objek wisata tersebut. Proses pengelolaan objek wisata ini terdapat beberapa tahap diantaranya tahap perencanaan, pengelolaan serta dampak bermanfaat dari hasil kegiatan yang dilakukan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dilaksanakan pada tanggal 06 – 07 Juli 2023 ini bertujuan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengembangan wisata alam berbasis konsep Community Base Ecotourism. Metode yang digunakan pada kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) yang disampaikan oleh Christine Wulandari, Indra Gumay Febryano, Samsul Bakri, Slamet Budi Yuwono, Susni Herwanti dan Hari Kaskoyo Dosen Jurusan Kehutanan serta Zeda Erdian dan Nur Ahmad Fadli mahasiswa Jurusan Kehutanan Univeristas Lampung. Hasil PKM menunjukan pemahaman masyarakat terkait potensi kemitraan dan peranan BUMDes dalam mendukung wisata berbasis masyarakat, perencanaan sarana dan prasarana dalam pengembangan ekowisata termasuk jasa lingkungannya mengalami peningkatan setelah dipaparkan materi dari tim dosen dan mahasiswa Jurusan Kehutanan. Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test terjadi peningkatan  pemahaman tentang Community Base Ecoturism sebesar 1,68% yaitu dari 10,77% menjadi 12,45%.
Persepsi Masyarakat Terhadap Homestay Untuk Ekowisata Di Suoh Lampung Barat Gunardi Djoko Winarno; Arief Darmawan; Rusita Rusita; Elza Wahyuni
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8159

Abstract

Homestay sangat penting karena dapat menunjang kepuasan kepada wisatawan yang akan bermalam pada suatu destinasi  desa ekowisata. Kegiatan ini dapat memberikan suasana lingkungan yang baru bersama masyarakat lokal sehingga saling memberikan pengalaman edukasi. Disisi lain masih banyak masyarakat di sekitar atau di dalam destinasi yang belum mengenal tata cara mengelola homesta. Sehingga pelatihan ini sangat perlu dilakukan agar masyarakat dalam mengelola homestay menjadi baik dan dapat memberikan kepuasan kepada pengunjung. Pelatihan ini dapat memberikan wawasan dan pengalaman kepada masyarakat dalam mengelola homestay sehingga pengunjung diharapkan akan datang kembali. Kesempatan ini membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Pelatihan in dilaksanakan di Desa Suka Marga Suoh Lampung Barat. Metode yang digunakan dengan Teknik  FGD dan penyebaran kuisioner menggunakan skala likert.  Pelatihan homestay dapat membantu mengembangkan keterampilan layanan yang baik. Mereke menyatakan sikap yang ramah dan sopan dalam penyambutan wisatawan.  Masyarakat dapat belajar tentang etika kerja, komunikasi efektif, keramahan, kebersihan, dan kemampuan menyajikan makanan yang baik kepada tamu. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan wisatawan dan memberikan pengalaman yang positif.
Sosialisasi dan Edukasi Perlindungan Keanekaragaman Hayati Ekosistem Leuser Pada Siswa Sma N 1 Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Ali Makmur; Astri Winda Siregar; Ashabul Anhar; Misdi Misdi; Rahayu Eka Sari; Mario Pani
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.7791

Abstract

Hutan merupakan salah satu bagian terpenting dari kehidupan makhluk hidup yang harus di lindungi dan dilestarikan untuk keberlangsungan seluruh makhluk hidup karena tanpa hutan kemungkinan cuaca yang atsri dan sejuk tidak dapat dirasakan kembali, bahkan dari adanya peningkatan kerusakan hutan akan menimbulkan banyak masalah dan dapat merugikan banyak pihak terutama dari berbagai jenis bencana banjir, longsor. Perbaikan penjagaan dan tatakelola informasi kepada generasi milenial terutama siswa yaitu memberi pengetahuan tentang edukasi perlindungan keanekaragaman hayati ekosistem leuser. Metode dalam pelaksanaan kegiatan yaitu menampilkan power point terkait sejaraha dan definisi ekosistem leuser, perlindungan keanekaragaman hayati seperti flora dan fauna dan 4 satwa kunci yang ada di kawasan ekosistem leuser. Peserta juga diberikan pengetahuan terkait cara untuk mendapatkan dan mendaftar sebagai beserta beasiswa baik itu kurang mampu maupun jalur prestasi . Kegiatan ini didampingi dewan guru setempat, disamping hal tersebut dalam kegiatan ini berjalan dengan kooperatif baik dari dewan guru dan maupun semua siswa yang sangat antusias dengan rasa keingintahuan mereka yang tercermin saat sosialisasi berlangsung yang bertujuan membangun edukasi penjagaan keberlangsungan hidup anak cucu dimasa yang akan datang dengan cara menjaga keanekaraman hayati hutan.
Implementasi Aplikasi Elephas (Elephant Edutourism of Way Kambas) di Desa Labuhan Ratu 9 Kawasan Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Provinsi Lampung Rusita Rusita; Ermanita Permatasari; Gita Mardhatillah; Popy Sry Handayani
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8206

Abstract

Elephas merupakan media interpretasi dan pemasaran eduwisata gajah dan wisata desa Labuhan Ratu IX dalam bentuk aplikasi berbasis android. Desa Labuhan Ratu 9 merupakan desa yang terletak di kawasan penyangga Balai Taman Nasional Way Kambas (BTNWK) yang dapat mendukung pengembangan eduwisata gajah di TNWK. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada operator wisata Desa Labuhan Ratu IX dalam menggunakan aplikasi elephas. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi dan praktek. Sasaran kegiatan adalah operator wisata Desa Labuhan Ratu 9 yang terletak di kawasan penyangga TNWK. Hasil dari kegiatan ini adalah kelompok pengelola wisata bisa memahami cara penggunaan aplikasi elephas
Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Gapoktan Pujo Makmur Melalui Pemanfaatan Daun Tanaman MPTS Menjadi Produk Ecoprint Surnayanti Surnayanti; Machya Kartika Tsani; Sugeng Prayitno Harianto; Trio Santoso; Bainah Sari Dewi; Rusita Rusita; Widya Anisa Rachmah; Muhammad Rofi; Danti Maharani; Nuril Atma Jaya; Mohamad Arif Prasetyo; Muhammad Agung Permana; Mirza Wistary; Octavia Widya Maharany; Nabila Daud; Siska Dewi Mauly Nasution; Sulindri Sulindri; Muhammad Ikhlasul Amal; Refi Arioen
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.7984

Abstract

Membatik saat ini tidak hanya menggunakan media kain putih dan canting saja, namun saat ini membatik bisa menggunakan tanaman yang ada di sekitar kita. Biasanya bagian tanaman yang dimanfaatkan seperti dedaunan, bunga dan buah.  Salah satu tanaman yang dapat digunakan yaitu tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dalam pemanfaatan dedaunan menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomi serta diharapkan dapat menjadi peluang usaha Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Gapoktan Pujo Makmur Desa Banjaran Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan yaitu metode pounding atau dengan teknik pukul yang dilakukan secara manual. Kegiatan ini diawali dengan prestest yang diikuti masyarakat dan demonstrasi yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan ditutup dengan kegiatan postest yang dilakukan oleh peserta secara berkelompok. Kegiatan pengabdian telah dihadiri oleh 30 peserta. Hasil pengabdian ini mampu menghasilkan berbagai jenis produk seperti jilbab dan baju yang telah diterapkan dan dipakai produk tersebut oleh ibu-ibu Gapoktan Pujo Makmur.
Upaya Konservasi Gajah Bersama Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan di Kabupaten Bener Meriah Ali Muhammad Muslih; Muhammad Alsy Perdana; Ulfa Hansri Ar Rasydi; Ashabul Anhar; Anna Farida; Ida Rosita; Maryam Jamilah; Durrah Hayati; Tuti Arlita; Lola Adres Yanti; Ayub Sugara
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v2i2.8297

Abstract

Hutan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan flora fauna endemik, hutan dapat menjadi habitat bagi banyak kehidupan liar. Salah satunya ialah Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang merupakan salah satu spesies dari ordo proboscidea yang masih ditemukan. Gajah Sumatera tergolong satwa dalam status kritis (critically endangered) dalam daftar Red List yang dikeluarkan oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources). Kegitan upaya konservasi gajah Bersama masyarakat dilakukan di Kabupaten Bener Meriah mulai bulan Februari 2023, dengan tujuan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan dan solusi terkait penanganan terhadap gajah dan mengurangi terjadinya konflik antara masyarakat dengan gajah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan  diperkuat dengan studi pustaka. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dapat dilakukan seperti mengetahui ancaman bagi spesies gajah, melakukan upaya konservasi gajah, upaya pelestarian gajah (membangun kawasan lindung, sosialisasi kepada masyarkat, melakukan penangkaran gajah) dan upaya perlindungan gajah (Penggiringan gajah, pembuatan parit dan kawat kejut, pemasangan GPS Collar).

Page 1 of 1 | Total Record : 8