cover
Contact Name
Muji Setiyo
Contact Email
muji@unimma.ac.id
Phone
+6285642328333
Journal Mail Official
urecol@ums.ac.id
Editorial Address
Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Prosiding University Research Colloquium
ISSN : 24079189     EISSN : 26210584     DOI : -
University Research Colloquium (URECOL) merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,547 Documents
Self-Efficacy Menyusui Nifas Post Sectio Caesar Nurul Kurniati; Siti Arifah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.135 KB)

Abstract

Latar belakang : Penyebab kematian bayi di Indonesia, antara lain bayi berat lahir rendah 29%, asfiksia 27%, tetanus dan infeksi 15%, masalah pemberian minum 10%, masalah hematologi 6%, diare serta pneumonia 13%. Bayi yang diberikan ASI selama enam bulan atau lebih memiliki ketahanan hidup 33,3 kali lebih baik daripada bayi yang disusui kurang dari 4 bulan, dan bayi yang disusui selama 4-5 bulan memiliki ketahanan hidup 2,6 kali lebih baik daripada bayi yang disusui kurang dari empat bulan, untuk itu perlu kepercayaan diri (self-efficacy) ibu mampu memberikan ASI secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui self-efficacy menyusui pada ibu post section caesaria. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan jumlah responden sejumlah 30 subyek dengan quota sampling. penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner BSES-SF yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan secara umum gambaran tingkat self-efficacy menyusui ibu adalah rendah sejumlah 56,67% pad post SC, ibu dengan paritas multipara cenderung memiliki self-efficacy yang tinggi (43,33%), dan berdasarkan usia ibu, rentang usia reproduktif cenderung memiliki self-efficacy yang rendah (33,3%). Kesimpulan: Self efficacy ibu menyusui post SC dari faktor paritas dan usia masih cenderung rendah. Saran bagi tenaga kesehatan dan keluarga dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada ibu dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya.
Optimalisasi Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Blanded Learning Bagi Guru-Guru SMA Negeri 1 Kuta Selatan Komang Hari Santhi Dewi; I Gusti Ayu Sri Melati; I Putu Gede Abdi Sudiatmika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.252 KB)

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat di SMA Negeri 1 Kuta Selatan ini berfokus pada permasalahan terkait pemahaman guru-guru terhadap pembelajaran Blanded Learning sebagai salah satu alternatif bentuk pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi digital. Belum optimalnya perencanaan pembelajaran, berdampak pada kurang maksimalnya pelaksanaan pembelajaran di kelas. Berdasarkan hal tersebut, solusi yang ditawarkan kepada sekolah mitra adalah pelatihan optimalisasi kemampuan guru dalam merancang Pelaksanaan Pembelajaran Blanded Learning. Merujuk pada solusi yang ditawarkan, maka target Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pemahaman guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis Blanded Learning sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dengan kriteria 80-100% peserta dapat merancang rencana pelaksanaan pembelajaran metode pembelajaran Blanded Learning. Jumlah peserta dalam PKM ini berjumlah 20 orang guru. Metode pelaksanaan PKM dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu; Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, Evaluasi dan Refleksi. Pada tahap perencanaan dilakukan sosisalisasi PKM ke sekolah mitra, menyusun program dan modul pelatihan. Tahap pelaksanaan dilakukan pelatihan menyusun dan menerapkan RPP metode pembelajaran Blanded Learning sesuai dengan tahap perencanaan. Pada tahap observasi dilakukan mulai dari proses tahap perencanaan hingga proses pelaksanaan program dan tahap selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap kualitas, kuantitas produk dan respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan. Tahap refleksi kegiatan dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan kegiatan dan kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegitan melalu hasil evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan dapat disimpulkan bahwa guru-guru SMA Negeri 1 Kuta Selatan sebagai peserta penerima manfaat kegiatan telah mampu merancang pelaksanaan pembelajaran berbasis Blanded Learning. Adapaun persentase ketercapaian adalah sebesar 85% peserta memiliki pemahaman yang sangat baik terhadap perancangan RPP berbasis Blanded Learning dan sebanyak 15% peserta memiliki pemahaman pada kategori baik. Selain itu seluruh peserta memberikan respon postif terhadap pelaksanaan pengabdian.
Pelatihan Personal Selling di Thinker Bee Learning Center Ida Ayu Gde Suwiprabayanti Putra; A.A. Raka Jayaningsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.336 KB)

Abstract

Thinker Bee Learning Center adalah salah satu tempat pendidikan non formal di Bali. Di tempat ini menyediakan Tenaga Pengajar untuk anak-anak yang ingin mempelajari baca tulis hitung, matematika, bahasa inggris dan robotika. Thinker Bee Learning Center sudah memiliki 14 orang Tenaga Pengajar. Sebagai salah satu lembaga profit yang berorientasi terhadap laba, Thinker Bee Learning Center memiliki target jumlah siswa yang harus dicapai setiap bulan dan setiap tahunnya untuk mempertahankan eksistensinya. Target tersebut harus dicapai oleh para pegawai yang diharapkan dapat melakukan persuasi kepada target market untuk mendaftar dan konsumen yang telah terdaftar agar memperpanjang durasi keikutsertaannya. Thinker Bee Learning Center memiliki target siswa yang harus dicapai dalam periode 3 bulan di mana target tersebut bervariasi disesuaikan dengan kategori program belajar yang ditawarkan. Strategi yang selama ini dilakukan adalah bergantung terhadap word of mouth marketing (promosi dari mulut ke mulut). Pegawai Thinker Bee Learning Center hanya melakukan kegiatan pemasaran dengan mendatangi dan membujuk secara langsung target marketnya serta melakukan persuasi kepada wali siswa untuk menambah jenis program belajar yang diikuti. Seiring dengan bertambahnya lembaga pendidikan non formal di Bali, strategi tersebut belum berhasil meningkatkan jumlah siswa sesuai dengan target sejak tahun 2019. Oleh sebab itu diperlukan adanya penambahan strategi lain untuk meningkatkan jumlah siswa mereka sehingga bisa mencapai target dan peningkatan branding Thinker Bee Learning Center. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk kepada pelanggan adalah Personal Selling. Oleh sebab itu, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk melatih Personal Selling pegawai dalam menjual produk.
Pemanfaatan Padi Varietas Inpago Unsoed 1 Sebagai Solusi Pemberdayaan Petani Kabupaten Sragen pada Masa Kekeringan Agus Ulinuha; Fathur Rohman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.29 KB)

Abstract

Ketergantungan pada ketersediaan air bagi petani merupakan hal yang niscaya. Tanaman padi merupakan salah satu jenis komoditas pertanian yang menjadi andalan petani di Indonesia. Perubahan iklim yang menyebabkan kadar air yang berkurang secara signifikan pada musim kemarau menyebabkan kesulitan bagi petani untuk menanam padi pada masa tersebut. Terdapat 2 kemungkinan yang sama buruknya yaitu kegagalan panen karena kekurangan air atau biaya tinggi untuk mengairi tanaman padi agar dapat bertahan hidup. Pemanfaatan varietas yang toleran terhadap kekeringan merupakan solusi bagi petani untuk mengatasi persoalan tersebut. Kebutuhan air yang dapat ditekan akan memberikan 2 keuntungan dari pemanfaatan varietas tersebut berupa kemungkinan pemanfaatan lahan di musim kemarau dan biaya pengairan yang dapat diminimalkan. Kemungkinan pengelolaan tanaman secara organik, ketahanan terhadap hama dan penyakit serta kualitas hasil yang baik merupakan keunggulan lain dari varietas tersebut. Hal ini akan memberikan keuntungan yang optimal bagi petani ditengah kondisi lahan yang kering. Pemanfaatannya secara ekstensif akan meningkatkan pemanfaatan lahan secara optimal, dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan penghasilan petani.
Peningkatan Pemahaman Pasien Dan Keluarga Pasien Tentang Tindakan Paska Pemeriksaan Colon In Loop Melalui Gerakan Ayo Konsumsi Serat Dan Air Putih (Akon Sapu) Alpha Olivia Hidayati; Cindy E Sarereake; Indah Dewi Sri Lestari; Silfiana Sura Making; Yoseph Aloysius Herani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.958 KB)

Abstract

Colon in Loop Radiological Examination is a radiological examination of the large intestine (colon) to see abnormalities in the area using contrast media. The contrast medium used is Barium Sulfate BaSO4. The characteristics of Barium Sulfate easily settles, so it needs an action to clean the remaining barium in the colon after examination so that it does not cause intestinal obstruction. One of the efforts to increase the understanding of the patients and the patient’s familiy with the activities of “AKON SAPU” (Let’s consume fiber and water) movement after Colon in Loop Examination. The method of implementing the activity is using a two-way interactive method, namely 1). Giving questionnaires to patients and their families as many as 23 people who will do a Colon in Loop Examination at RSPAU dr. S. Hardjolukito; 2). Socialization to patients and their families with the help of leaflets; 3). Giving questionnaires to patients and their families. The results obtained indicate that the patient and the patient’s familiy were enthusiastic abaout this activity as evidenced by the many questions asked. There was a 35% increase in understanding of the post-Colon in Loop Examination. So it can be concluded that the “AKON SAPU” (Let’s consume fiber and water) movement after Colon in Loop examination can increase understanding of the patient and the patient’s familiy.
Edukasi Pemeriksaan Pap Smear dan IVA Test sebagai Upaya Deteksi Kanker Serviks di Dusun Sleman III RW 10, Desa Triharjo, Sleman Ivanna Beru Brahmana; Galuh Suryandari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.818 KB)

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan Pap Smear dan IVA test (Inspeksi Visual Asam Asetat) sebagai upaya deteksi dini kanker serviks sudah banyak dilakukan. Namun belum semua ibu-ibu yang mungkin terpapar terkena risiko kanker serviks sudah mengenal, apalagi melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test. Tujuan: mendapatkan informasi seberapa besar ibu-bu di Dusun Sleman III RW 10, Desa Triharjo, Sleman, mengenal dan melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test, dan kemudian memberikan penyuluhan bagaimana pentingnya kedua jenis pemeriksaan tersebut untuk upaya deteksi dini kanker serviks. Metode: ceramah, diskusi dan tanya jawab, dan pengisian kuesioner. Peserta penyuluhan yang hadir sebanyak 26 peserta. Hasil dan implikasi: Hasil kuesioner menunjukkan jumlah peserta penyuluhan yang sudah pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear saja sebanyak 11,54% (3/26) , yang sudah melakukan pemeriksaan IVA test saja sebanyak 11,54% (3/26) , yang sudah pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test sebanyak 23,08% (6/26), sedangkan yang belum pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test sebanyak 53,84% (14/26). Setelah dilakukan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksan Pap Smear dan IVA test untuk deteksi dini kanker serviks sebanyak 100% (26/26) antusias untuk bisa melakukan pemeriksaan Pap Smear dan IVA test di kemudian hari. Luaran pengabdian berupa naskah publikasi di jurnal pengabdian nasional. Kesimpulan: Pemeriksaan Pap Smear dan IVA test belum banyak dikenal dan dilaksanakan oleh peserta penyuluhan. Penting dilakukan penyuluhan di tempat yang lebih luas, supaya pemeriksaan Pap Smear dan IVA test sebagai upaya deteksi dini kanker serviks bisa lebih rutin dilakukan.
Perbedaan Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricta L.) dan Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) dalam Membunuh Larva Aedes aegypti Rochmadina Suci Bestari; Sella Felina; Muhamad Irfan Hidayatullah; Riandini Aisyah Nurhayani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.823 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan masalah serius di Indonesia, salah satu pemberantasannya adalah menggunakan biolarvasida. Ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dan daun ketapang (Terminalia catappa L.) diketahui bisa berfungsi sebagai larvasida karena mengandung acitogenin, alkaloid, tanin, flavonoid dan saponin. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan daya bunuh ekstrak daun sirsak dan daun ketapang terhadap larva Aedes aegypti. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode posttest only with controlled group design. Terdapat 700 larva Aedes aegypti instar III untuk tiap kelompok. Pada kelompok ekstrak daun sirsak, terdapat 7 kelompok (0,0075%; 0,015%; 0,03%; 0,06%; 0,12%; tween sebagai kontrol negatif dan abate sebagai kontrol positif). Sedangkan pada kelompok ekstrak daun ketapang, secara acak dibagi menjadi 7 kelompok (konsentrasi 0%, 0,1%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2% dan abate). Dilakukan 4 pengulangan setiap kelompoknya, diamati setiap 6 jam selama 24 jam. Hasil penelitian ini, uji statistika non parametrik Kruskal-Wallis diperoleh nilai p = 0,001 (kelompok ekstrak daun sirsak) dan p = 0,000 (kelompok ekstrak daun ketapang) jadi terdapat perbedaan efek larvasida yang signifikan antar kelompok. Berdasar penelitian, ekstrak daun sirsak efektif membunuh larva pada konsentrasi 0,06% pada jam ke-12, ekstrak daun ketapang pada konsentrasi 2%. Dari hasil uji Probit Lethal Concentration, semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin tinggi pula tingkat kematian larva. Dari hasil uji Probit Lethal Time, untuk membunuh 50% larva, ekstrak daun sirsak membutuhkan waktu kurang dari 7 jam, ekstrak daun ketapang kurang dari 10 jam pada konsentrasi 2%. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun sirsak dan daun ketapang efektif dalam membunuh larva Aedes aegypti.
Gambaran Kecemasan Istri dalam Menjalani Pernikahan Dini Suyani Suyani; Erta Agustina Hidayanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.812 KB)

Abstract

Berdasarkan data di Kantor Kementrian Agama Bantul, remaja putri yang menikah pada usia 16-21 tahun di Kecamatan Banguntapan terjadi kenaikan angka pernikahan dini sebesar 3% pada tahun 2018.Istri yang melakukan pernikahan dini sangat rentan terhadap rasa cemas seperti takut, bingung, berkecil hati dan stress karena menjalani peran baru sebagai orangtua muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan istri dalam menjalani pernikahan dini di Kecamatan Banguntapan Bantul. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini sebanyak 115 istri dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling sebesar 30 istri yang melakukan pernikahan dini. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Spielberger State-Trait Anxiety Inventory. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa kecemasan istri dalam menjalani pernikahan dini di Kecamatan Banguntapan Bantul didapatkan hasil bahwa dalam menjalani pernikahan dini mengalami kecemasan sebesar 56,7%. Untuk itu diharapkan istri yang melakukan pernikahan dini dapat memahami cara mengantisipasi dan mengurangi kecemasan dalam menjalani pernikahan dini. Sehingga istri yang melakukan pernikahan dini dapat lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari, menenangkan hati, dan pikiran dengan berpikir positif
Studi Deskriptif Pencatatan dan Pemanfaatan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) di Kabupaten Pekalongan Tahun 2017 Neti Mustikawati; Aida Rusmariana; Rita Dwi Hartanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.841 KB)

Abstract

Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) merupakan suatu pendekatan keterpaduan dalam tatalaksana bayi muda yang berumur kurang dari 2 bulan baik dalam kondisi sehat maupun sakit yang datang berobat ke fasilitas rawat jalan di pelayanan kesehatan dasar atau pun melalui kunjungan rumah oleh petugas kesehatan. Mendokumentasikan MTBM merupakan salah satu tugas pokok bidan. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukuan di Puskesmas menunjukkan bahwa masih ada ketidakseragaman dalam pengisian format, dan bahkan juga masih banyak ditemukan format yang tidak terisi lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencatatan dan pemanfaatan MTBM di Kabupaten Pekalongan. Desain yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Sampel diambil dengan menggunakan tehnik cluster random sampling, dengan besar sampel sebanyak 20% dari 27 Puskesmas yang ada di Kabupaten Pekalongan didapatkan jumlah 6 Puskesmas dengan 67 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (93%) mengisi dengan tepat pada biodata dan pengkajian awal formulir MTBM. Sebagian besar responden (91%) mengisi kurang tepat pada bagian memeriksa kemungkinan penyakit infeksi sangat berat atau infeksi berat. Sebagian besar responden (93%) mengisi kurang tepat pada bagian memeriksa adanya diare. Sebagian besar responden (94%) mengisi kurang tepat pada bagian memeriksa ikterus. Sebagian besar responden (97%) mengisi kurang tepat pada bagian memeriksa kemungkinan berat badan rendah dan/atau masalah pemberian ASI. Sebagian besar responden (75%) tidak mengisi status vitamin K. Sebagian besar responden (75%) tidak mengisi status imunisasi. Saran bagi Dinas Kesehatan dapat menindaklanjuti dari hasil penelitian ini dengan mengembangkan berbagai upaya guna menunjang keberhasilan penerapan MTBM di Puskesmas, seperti mengadakan pelatihan MTBM, dan memfasilitasi pengadaan formulir MTBM yang terstandar dan berlaku sama bagi semua pelayanan kesehatan sehingga ada keseragaman dalam bentuk dokumentasi MTBM.
Kekuasaan Kehakiman Pasca Amandemen Undang- Undang Dasar 1945 Suharso Suharso; Dyah Adriantini Sintha Dewi; Bambang Tjatur Iswanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.512 KB)

Abstract

Sejarah terbentuknya MK tidak dapat dilepaskan berdasarkan sejarah dan fakta mengenai yudicial review. Ada empat sejarah yang mendasari terbentuknya MK yakni kasus Madison versus Marbury, ide Hans Kelsen di Austria, gagasan Muhammad Yamin, dan perdebatan PAH 1 MPR pada sidang-sidang perubahan Undang-Undang Dasar 1945. MK merupakan lembaga peradilan sebagai salah satu pelaku kekuasaan kehakiman, disamping Mahkamah Agung dan pembentukan MK merupakan fenomena negara modern di abad ke-20. Pembentukan MK dapat dipahami yakni dari dua sisi, sisi politik dan hukum. Dari sisi politik ketatanegaraan bahwa keberadaan MK untuk mengimbangi kekuasaan pembentukan Undang-Undang yang dimiliki oleh DPR dan Presiden. Dari sisi hukum keberadaan MK adalah salah satu konsekuensi perubahan dari supremasi MPR menjadi supremasi konstitusi dalam prinsip negara kesatuan, prinsip demokrasi, dan prinsip negara hukum atau checks and balances dan kedudukan MK sejajar dan sederajat dengan lembaga lainnya.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation)0 Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper) Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Sosial, Ekonomi, dan Psikologi Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Lingkungan dan Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation) Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa More Issue