cover
Contact Name
Raihan Shodiq
Contact Email
r_shodiq@istn.ac.id
Phone
+6285782048772
Journal Mail Official
sainstech@istn.ac.id
Editorial Address
Jl. Moch. Kahfi II No. RT.13/RW.9., Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SAINSTECH: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
ISSN : 14107104     EISSN : 2685824X     DOI : https://doi.org/10.37277/stch.v32i3
SAINSTECH adalah jurnal ilmiah multidisiplin diterbitkan oleh Institut Sains dan Teknologi nasional Jakarta yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sainstech menerbitkan artikel yang berasal dari internal Institut dan menerima naskah secara Nasional. Bidang yang difokuskan adalah bidang Sains dan Teknologi. Sainstech mempunyai konsep yang mana dalam pengumpulan artikelnya berguna sebagai solusi dari hambatan, tantangan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan sebagai hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Sainstech menerima manuskrip atau naskah artikel hasil riset, riset terapan, dan rekayasa yang relevan dengan bidang keilmuan meliputi: Elektronika, Kendali, Telekomunikasi, Energi, Metalurgi, Rekayasa Mekanik
Articles 289 Documents
Analisa Kualitas ASR Dan Okupansi Trunk Interkoneksi Antar Operator Aisyah Nurkumala; Eddy Supriyadi
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.853 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.70

Abstract

Abstrak---Pada makalah ini dibahas masalah tentang kualitas ASR dan okupansi yang terjadi antara operator yang berbeda. Besar atau kecilnya kualitas ASR dapat ditentukan oleh pola perilaku pelanggan dan ketersediaan sirkit. Maka okupansi pun juga harus diperhatikan dalam panggilan interkoneksi ini, karena akan menentukan kapasitas trafik yang menduduki sirkit yang tersedia. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil data historis secara mingguan dan harian, dan setelah itu dibandingkan dengan data referensi yaitu KPI. KPI ASR yaitu 40%, dan apabila nilai data harian ASR dibawah KPI selama lebih dari 3 hari, maka perlu mencari penyebabnya. Apabila saluran trunk merupakan salah satu penyebab turunnya nilai ASR maka dilakukan pengamatan pada nilai okupansi. Kemudian dilakukan tindakan perbaikan sirkit sesuai dengan kendala tiap-tiap sirkit berupa memeriksa sirkit atau menambahkan sirkit. Pada kasus ini, setelah dilakukan pengamtan diperoleh bahwa interkoneksi trunk ISAT1 ke arah TSEL1, kualitas ASR nya tidak mengalami masalah karena data historis yang dibawah KPI hanya satu hari. Tetapi pada interkonensi ISAT2-TSEL2 , data ASR nya dibawah KPI selama 3 hari, didapatkan okupansi sebesar 80% sehingga dilakukan perbaikan sirkit bloking. Sedangkan ISAT3-TSEL3 nilai okupansinya yaitu 96% dan diperlukan penambahan sirkit.
Perbaikan Kinerja Jaringan GSM Dual Band Menggunakan Teknologi Multiband Cell Agung Prasetya; Mufti Gafar
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.185 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.71

Abstract

Abstrak---Multiband cell adalah suatu implementasi pada BTS dimana dua BCCH yang ada pada GSM dan DCS di site yang sama menjadi satu BCCH sehingga timeslot pada DCS yang awalnya dipakai oleh BCCH dan SDCCH dapat digantikan dengan timeslot TCH. Jadi dengan implementasi multiband cell dapat menghemat timeslot dan menaikkan trafik tetapi dengan kualitas yang sama dengan menggunakan satu BCCH. Makalah ini membahas tentang implementasi multiband cell pada site 0064_Kota_Wisata area Bogor. Hasil implementasi menunjukan bahwa kapasitas timeslot mengalami peningkatan pada timeslot TCH dan rata-rata kenaikan dua kali lipat, yang awal nya ± 27 timeslot disetiap frekuensi menjadi ± 59 timeslot. TCH drop mengalami penurunan ± 0,2%, dan TCH Congest mengalami penurunan 1% ~ 2%.
Perbaikan Kinerja Jaringan EVDO Rev. B Menggunakan Multicarrier Dwicahyo Aris Winarto; Irmayani Irmayani
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.213 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.72

Abstract

Abstrak---Makalah ini membahas hasil penelitian peningkatan performansi jaringan EVDO Rev. B dengan menggunakan multi carrier yang mendukung fitur load balance. Peningkatan performansi jaringan EVDO Rev. B dilakukan dengan melakukan upgrade software pada sisi BSC, sehingga dapat dengan mudah diaktifkan menggunakan console NetNumen. Untuk melihat hasil performansinya, dilakukan analisa menggunakan software ZXPOS CNA. Sampel penelitian adalah Jaringan EVDO Rev.B yang menggunakan multicarrier dan Jaringan EVDO Rev.A biasa pada BTS ZTE_3391 yang berada di area BSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai delay jaringan 276 ms ~ 403 ms didapatkan pada pengukuran saat upload dan download pada EVDO Rev. A, sedangkan hanya 174 ms ~ 311 ms pada EVDO Rev. B. Untuk nilai throughput didapatkan 172.71 Kbps pada pengukuran download dan 114.54 Kbps pada pengukuran upload di jaringan EVDO Rev. A, sedangkan pada EVDO Rev. B. nilai throughput meningkat menjadi 595.95 Kbps pada pengukuran download dan 360.33 Kbps pada pengukuran upload. Namun nilai packet loss didapatkan sebesar ~ 0% pada pengujian saat upload dan download baik pada jaringan EVDO Rev. A maupun EVDO Rev. B. Kelebihan yang didapatkan dari penerapan multi carrier ini adalah semakin menurunnya angka delay, dan semakin meningkatnya nilai throughput yang mencapai tiga kali lipat.
Perbaikan Performansi Video Call Menggunakan Jaringan LTE Arnold Julyus S; Budihardjo Gozali
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.812 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.73

Abstract

Abstrak---Teknologi 4G LTE (Long Terms Evolution) merupakan standar terbaru teknologi jaringan bergerak, sebagai perkembangan dari GSM (Global System for Mobile Communication), UMTS (Universal Mobile Telephone Standard) dan HSDPA (High Speed Downling Packet Acces). Komunikasi data yang menggunakan teknologi 4G LTE memungkinkan kecepatan data mencapai 100 Mbps. Makalah ini membahas hasil penelitian yang bertujuan untuk memperbaiki performansi QoS (Quality of Service) layanan video call yang kurang baik pada jaringan 3G Indosat. Sampel penelitian adalah perbaikan performansi layanan video call pada jaringan 3G indosat di Mall Kuningan City dengan merubahnya menjadi jaringan 4G LTE. Pelaksanaan penelitian menggunakan aplikasi video call yang berbasis IP dengan teknologi pear to pear melalui internet yaitu Skype. Pengukuran dilakukan dengan displayed data yang menggunakan software wireshark. Parameter QoS yang dianalisa berupa delay, packet loss dan throughput. Dengan durasi yang telah ditentukan diperoleh perbaikan penurunan delay rata-rata sebesar 95 % , penurunan Packet Loss rata-rata 100 %, dan throughput meningkat rata-rata sebesar 100 %.
Analisa Pengaruh Redaman Hujan Terhadap Kualitas Sinyal Terima Modem Comtech CDM 600 Pada Jaringan Komunikasi Satelit Dwi Rinto Riyawan; Harlan Effendi
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.616 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.74

Abstract

Abstrak---Dengan semakin berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan telekomunikasi meminta adanya pemerataan infrastruktur telokomunikasi agar setiap daerah bisa terlayani oleh fasilitas telekomunikasi. Solusi yang memungkinkan adalah system komunikasi satelit yang mempunyai cakupan yang luas. Modem Comtech CDM 600 adalah penerima dari satelit maupun mengirim sinyal ke satelit. Terdapat permasalahan yang timbul yang dapat menyebabkan noise. Salah satunya adalah pengaruh cuaca (hujan). Redaman hujan/loss hujan merupakan faktor alam yang tidak bisa dihindari. Intensitas curah hujan atau rainfall rate adalah salah satu faktor penentu besarnya redaman hujan dalam propagasi sistem komunikasi wireless termasuk sistem komunikasi satelit. Penelitian ini bertujuan menganalisis seberapa besar pengaruh hujan terhadap kualitas sinyal yang diterima Modem Comtech CDM 600 melalui satelit agar pada saat hujan layanan yang tersedia tetap dapat berjalan dengan normal.
Perbaikan QoS Jaringan GSM 2G Dengan Implementasi VAMOS S. El Yumin; Henni Mahdalena
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.264 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.75

Abstract

Abstrak--- QoS (quality of service) merupakan indikator kemampuan suatu network agar menyediakan layanan yang lebih baik untuk pengguna dalam membagi bandwidth sesuai kebutuhan data dan voice yang digunakan. Salah satu cara untuk memperbaiki QoS adalah dengan melakukan aktivasi VAMOS yang telah terdapat pada BTS GSM 2G. Vamos merupakan suatu fitur yang dimasukkan dalam sistem suatu BTS dengan cara meninject license pada BSC level dan Cell level pada sebuah software yang bernama Winfiol yang terhubung pada sistem BTS khusus untuk 2G. Dengan aktivasi VAMOS membuat Half Rate satu time slot TCH dapat diduduki oleh 2 pengguna pada waktu tertentu, VAMOS dapat melipatgandakan kapasitas pengguna menjadi 4. Pada saat pemasangan fitur Vamos semua parameter diset, type, hardware, software, dan nilai parameter yang dimasukkan harus sesuai ketentuan Vamos. Setelah dilakukan aktivasi Vamos, nilai kenaikan QoS per jam pada CSSR sebesar 2,253815%, dan per hari sebesar 15,995659%. Nilai kenaikan QoS per jam pada congestion sebesar 1,541066162%, dan per hari sebesar 10,99828616%, nilai congestion pada minggu-1 sebesar 34,0487239% menjadi 1,2899729% pada minggu-31 dan perbulan dari bulan januari adalah 10,60171031% menjadi 0%. Hal ini membuktikan bahwa Vamos dapat meningkatkan QoS.
Implementasi Paket AoIP Dengan Protokol Ethernet Untuk Meningkatkan Kapasitas Transmisi GSM Desna Roswaty Hotimah; Mohamad Hamdani
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.264 KB) | DOI: 10.37277/stch.v25i2.89

Abstract

Abstrak---Pada makalah ini dibahas tentang implementasi system transport Packet Abis over IP denganProtokol Ethernet,untuk meningkatkan kapasitas transmisi pada jaringan GSM serta pengaruhnya terhadappeningkatan kualitas jaringan GSM. Implementasi system transport Packet Abis over IP dengan ProtokolEthernet ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas transmisi pada system transport Legacy Abisyang menerapkan sistem pengkanalan dengan satuan E1. Metode implementasi Packet Abis over IPdenganProtokol Ethernet pada GSM dilakukan melalui proses migrasi dari sistem transport yang sebelumnyamenggunakan Legacy Abis menjadi Packet Abis over IP dengan Protokol Ethernet. Setelah dilakukanimplementasi system transport Packet Abis over IP dengan Protokol Ethernet pada ketiga site target yangberada di area Jawa Timur, terjadi peningkatan kapasitas transmisiyang sebelumnya 2048 Kbps menjadi 3000Kbps. Selain itu kualitas jaringan GSM meningkat pula, hal terlihat dengan terjadinya throughput improvementsebesar 24.75% pada site 630274_STIKRIAN, 35.4% pada site 630237_STORAMBE dan 32.64% pada site630439_KRAMATJEGU.
Pengurangan Beban Signaling Processing Unit Pada Penggunaan Smartphone Dengan metode EFD Astri Mayasari; Budihardjo Gozali
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.749 KB) | DOI: 10.37277/stch.v25i2.90

Abstract

Absrak---Dengan laju pertumbuhan smartphone yang cepat, operator dihadapkan pada permasalahan padatnyajaringan dan menurunnya performansi jaringan. Permasalahan padatnya jaringan ini salah satunya ditimbulkanoleh tingginya signaling traffic yang sebagian besar disebabkan oleh pemakaian paket data oleh smartphone.Enhanced Fast Dormancy (EFD) dapat dijadikan solusi untuk mengurangi beban pada Signaling Processing Unit(SPU) yang diakibatkan tingginya signaling traffic smartphone. Dengan mekanisme state transition pada EFD, userequiptment (UE) diatur untuk memilih Cell/URA_PCH atau Cell_FACH untuk diduduki setelah koneksi selesaidaripada kembali ke idle mode. Dikarenakan Cell/URA_PCH dan Cell_FACH state memerlukan lebih sedikitsignaling message daripada koneksi data konvensional, signaling traffic berkurang dan pemakaian resourcesemakin efisien. Setelah EFD diaktifkan pada RNC Semarang, signaling traffic yang terukur pada SPU berkurangdari 70% menjadi 53,57%. Menurunnya SPU Load setelah aktivasi EFD juga mengakibatkan perbaikanperformansi jaringan 3G – Packet Switch pada RNC Semarang.
Perancangan Sistem Pemantau Ruangan Dengan Webcam Menggunakan Jaringan WLAN Hadi Bangun Santosa; Heru Abrianto
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.725 KB) | DOI: 10.37277/stch.v25i2.91

Abstract

Abstrak---Makalah ini membahas mengenai pengukuran dan analisa performansi layanan dari implementasisistem pemantau ruangan menggunakanwebcamberbasisweb. Parameter-parameter yang akan diukur dandianalisa yaitudelay,jitter, packetloss, dan throughput. Sistem pemantau ruangan ini menggunakaninterfacewebsite untuk mempermudah dalam mengakses dan memantau video yang tertangkap oleh webcam.Untuk menyediakaninterfacewebsitediperlukan webserverdan databaseserver dengan menggunakan perangkatlunak XAMPP yang sudah mendukung Apache sebagaiwebserver dan MySQL sebagaidatabaseserver.Perangkat yang digunakan untuk menangkap gambar yaitu menggunakan webcam. Sedangkan perangkat lunakyang digunakan untuk menyiarkan videohasil tangkapanwebcam ke jaringan yaitu VLC. Untuk mengambil datapengukuran menggunakan perangkat lunakwireshark. Pada tahap pengukuran, pengambilan data dilakukandengan simulasi pada jaringanlocalareanetwork. Data yang diambil dan diukur merupakan data trafikstreamingvideo antara video serverdengan client. Tiap-tiap pengukuran dilakukan pengambilan data pada limakali percobaan. Dalam setiap percobaan, pengambilan data pengukuran menggunakan perangkatlunakwireshark dalam durasi pengamatan selama 5, 10, dan 15 menit. Dari data hasil pengukuran tersebut,selanjutnya data pengukuran diolah untuk mendapatkan nilai-nilaidelay,jitter, packetloss,danthroughput.
Peningkatan Jumlah Kanal Trafik Menggunakan Common BCCH pada Sistem GSM900 dan DCS1800 Rahmilldi Holymonth; Enang Permana S
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.311 KB) | DOI: 10.37277/stch.v25i2.92

Abstract

Abstrak--- Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam bidang selular akhir-akhir ini adalah semakin banyaknyapengguna telepon, sehingga membutuhkan kapasitas yang besar dari para operator telekomunikasi. Berbagai risetdan usaha optimalisasi telah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas. Common BCCH merupakan salah satu caraoptimalisasi kapasitas tersebut. Common BCCH pada dasanya adalah penggunaan kanal BCCH bersama pada sistemGSM900 dan DCS1800. BCCH yang digunakan hanyalah BCCH yang berasal dari sistem GSM900, sedanganBCCH pada DCS1800 akan diseting sebagai kanal TCH. Sistem ini berhasil dilakukan dan terbukti terjadipeningkatan jumlah kanal TCH dan penurunan bloking

Page 2 of 29 | Total Record : 289


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 35 No. 4 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol. 35 No. 3 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 4 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 4 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 3 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 4 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 3 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 2 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 1 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 4 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 3 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 2 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 1 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 31 No 2 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 31 No 1 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 30 No 2 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 30 No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 29 No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 29 No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 28 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 26 No 2 (2016): SAINSTECH Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 25 No 1 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi More Issue