cover
Contact Name
Fridarti
Contact Email
fridartifridarti69@gmail.com
Phone
+6281267330096
Journal Mail Official
fridartifridarti69@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tamansiswa No. 9 Padang (25138), Sumatera Barat-Indonesia Telp. (0751) 40020 Faks. (0751) 444170
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Embrio
ISSN : 2085403X     EISSN : 28089766     DOI : 1031317
Jurnal Embrio adalah jurnal yang berfokus pada bidang Eksakta yang meliputi : 1. Pertanian (Agronomi, Hama & Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah, Sosial Ekonomi Pertanian, Pertanian Organik, Bioteknologi Pertanian, Teknologi Pascapanen) , 2. Peternakan (Nutrisi Ternak Unggas, Nutrisi Ruminansia, Produksi Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Bioteknologi peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan), 3. Biologi Umum, 4. Agribisnis
Articles 121 Documents
Peranan Kesesuaian Bioaktivator untuk Meningkatkan Kandungan Basa-Basa Pada Kompos Guano dan c. Odorata Jamilah, Jamilah
Jurnal Embrio Vol 2 No 01 (2009): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The experiment of bioactivator adaptive in rise of base content at guano and C.odorata compost had finished in padang during 1.5 months. The goal of study was to get the kind of the exactly of bioactivator in effort to rise the bases content in the compost. The experiment arranged in complet random in 4 treatment and 3 repeat. The treatment compost application namely; Guano + Gulma C. odorata (A); Guano + Gulma C. odorata + Biocom (B); Guano + Gulma C. odorata + Trichoderma (C); Guano + Gulma C. odorata + EM4 (D). The parameter examined were bases content analysis; K( %), Ca (%), Mg (%), Na (%), and pH. The result proved that EM4 (effective microorganisme 4) application able to increase Ca and Mg compost content highly significant and higher than another bioactivator like Biocom and Trichoderma or without bioactivator.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays var. saccharata Sturt) SEBAGAI RESPON TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR DAUN LAMTORO Sunadi, Sunadi Sunadi
Jurnal Embrio Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v15i2.803

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik konsentrasi dan interval pemberian POC daun lamtoro bagi pertumbuhan dan produksi jagung manis. Percobaan telah dilakukan di lahan ultisol Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan ketinggian tempat ±10 mdpl yang berlangsung pada bulan Oktober 2020 sampai Februari 2021. Rancangan perlakuan terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama kosentrasi POC daun lamtoro dengan 4 taraf, yaitu 0, 50, 100, dan 150 ml/L. Faktor kedua adalah interval waktu pemberian POC daun lamtoro dengan 3 taraf, yaitu 1x5 hari, 1x10 hari, dan 1x15 hari. Perlakuan ditempatkan pada RAK dengan 3 ulangan, sedangkan data dianalisis dengan sidik ragam dan uji DNMRT pada taraf 5% dan 1%. Hasil percobaan diperoleh interaksi konsentrasi dan interval waktu pemberian POC daun lamtoro tidak berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi jagung manis kecuali pada parameter ILD. Faktor interval waktu pemberian POC daun lamtoro tidak berpengaruh terhadap semua komponen pertumbuhan dan hasil jagung manis, sedangkan faktor konsentrasi POC daun lamtoro berpengaruh nyata pada semua para meter pertumbuhan dan hasil jagung manis. Secara umum pemberian POC daun lamtoro dapat meningkatkan komponen pertumbuhan dan hasil jagung manis, Produksi pipilan segar tertinggi diperoleh pada kosentrasi POC daun lamtoro 150 ml/L yaitu 5.39 t/ha.
Tingkah Laku Produksi Petani-Petani Gambir Irnad, Irnad
Jurnal Embrio Vol 2 No 01 (2009): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to know the production behaviour of Gambier farmers behaviour in the watershed of Koto Panjang Dam. Production choices and efficiency behaviour are predicted by standar neoclassical theory. The production function is estimated from the farm survey conducted from Mei to June in 2009. The research result showed that R-C ratio of gambier farm was 1,75 and created frofit around six million rupiah per season per farm. The farm profit was influenced just by labour cost while there are no effect of fertilizer and herbicide cost, and social economy factors on farm profit. The use of fertilizer and herbicide are not allocatively efficient but the labour is almost allocatively efficient.
Pengaruh Pemberian Susu Bubuk Afkir dan Jamu Tradisional Ke Dalam Air Minum Terhadap Performan Ayam Broiler Hidayati, Sari Gando; Deyana, Ilham Putra; Syafrizal, Syafrizal
Jurnal Embrio Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i1.1029

Abstract

This study aims to determine the effect of giving rejected milk powder and giving herbal medicine on body weight gain, feed consumption, and feed conversion in broiler chickens. The research was conducted by experimental method using a completely randomized design with a factorial pattern, namely Factor A (Milk Powder Afkir) with 3 levels (A1 = 0 g, A2 = 2.5 g and A3 = 5 g) and Factor B (Jamu) with 3 levels ( B1 = 0%, B2 = 0.5%, B3 = 1%) with 2 repetitions. The results of this study showed that the interaction of giving rejected milk powder and herbal medicine had no significant effect (P>0.05) on feed consumption, body weight gain and ration conversion. However, numerically, it shows an increase in body weight gain and a decrease in consumption and feed conversion. The single factor of rejected milk powder had no significant effect (P>0.05) on feed consumption, significantly (P<0.05) on body weight gain and very significant effect (P<0.01) on ration conversion. The single factor of herbal medicine had no significant effect (P>0.05) on feed consumption, body weight gain and ration conversion.
PENGARUH PENAMBAHAN DAUN KELOR DAN LAMA PEMERAMAN TERHADAP JUMLAH BAKTERI DAN UJI ORGANOLEPTIK TELUR ASIN (TELUR AYAM KAMPUNG) Sarmiati, Sarmiati; Hidayati, Sari Gando; Fridarti, Fridarti; Dianti, Devi; Kusuma, Rudi
Jurnal Embrio Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v15i2.926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kelor dan lama penyimpanan terhadap jumlah bakteri dan uji organoleptik telur asin. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial yang masing-masaing dilakukan tiga kali ulangan untuk uji jumlah total bakteri dan organoleptik. Percobaan ini terdiri dari dua faktor yaitu faktor A dan faktor B dengan perlakuan sebagai berikut: Faktor A level persentase jumlah daun Kelor yaitu a1(0%), a2(7%), a3(14%). Faktor B lama Penyimpanan yaitu b1( 6 ), b2 (8 ), b3(10) hari. Hasil sidik ragam, interaksi pemberian daun kelor dan lama penyimpanan pada proses pembuatan telur asin, memperlihatkan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap jumlah bakteri dan uji organoleptik (aroma, warna kuning telur, tekstur kuning telur, tekstur putih telur, kesukaan), sedangkan untuk uji rasa telur asin memperlihatkan pengaruh nyata (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: pembuatan telur asin dapat di tambah daun kelor sampai level 14% dengan lama pemeraman 10 hari
Kualitas Biskuit Jerami Padi Fermentasi yang di tambah Berbagai Jenis Leguminosa fridarti, fridarti; Dianti, Devi; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Ramadhan, Anugrah Fajar; Jefri, PN
Jurnal Embrio Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i1.1012

Abstract

Peternakan sebagai salah satu sektor penting penggerak ekonomi masyarakat tentu tidak dapat terlepas dari adanya keutuhan akan pakan ternak. Pakan ternak yang biasanya menggunakan tmbuh-tumbuhan hijauan kini mulai menghadapi kelangkaan sebbab semakin tergerusnya lahan hijauan yang kian beralih fungsi. Sedangkan dengan permasalahan tersebut tentu perlu dilakukan inovasi pakan alternatif yang dapat memenuhi kebutuhan pakan ditengah-tengah kelangaan pakan hijauan. Salah satunya pakan alternatif pengganti pakan hijauan adalah jerami padi yang diolah melalui proses fermentasi dengan menambahkan berbagai jenis leguminosa Seperti kaliandra, lamtoro, gamal, dan dau katepeng. Rancangan penelitian yang di gunakan adalah RAL dengan 4 perlakuan dengan 4 ulangan dimana perlakuan sebagai berikut : penambbahan dau leguminosa sebbagai berikut : P1 : 60% Jerami Padi + 30 % Daun Gamal + 10% Dedak, P2 : 60% Jerami Padi + 30 % Daun Lamtoro + 10% Dedak, P3 : 60% Jerami Padi + 30 % Daun Kaliandra + 10% Dedak, P4 :60% Jerami Padi + 30% Daun Ketepeng Cina + 10 % Dedak. Aadapun Peubah penelitian ini adalah Kandungan Bahan Kering, Bahan Organik, Protein Kasar. Hasil penelitian penambahan daun leguminosa ke dalam biskuit jerami padi fermentasi memberi pengaruh tidak nyata terhadap kandungan bahan kering, bahan organik, dan protein kasar. Kualaitas Biskuit Jerami Padi fermentasi memperlihatkan hasil tertinggi pada P2 (Daun Kaliandra) dan yang terrendah pada perlakuan P4 (daun Katepeng cina)
Pemanfaatan Cendawan Mikoriza Vesikular Arbuskular (CMA) dalam pembibitan tanaman kopi (Coffea robusta L.) pada Ultisol Badal, Bustari; Karimi, Syafruddin; Febriansyah, Rudi; Munzir, Abdullah
Jurnal Embrio Vol 2 No 01 (2009): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Research conducted about exploating of Fungi Mycorrhiza Vesicular Arbuskular(CMA) to growth of Coffee seed (Coffea robusta L) at Ultisol soil. Aim to know some measuring of appropriate CMA in improving growth of seed Cowpea. This research use complete Randomized Design (CRD) with 6 treatmens and 4 replication. Data was analyzed by ANOVA and DNMRT. The treatmens were amount of CMA used in Coffe plant : A0 (0g polybag-1), A1 (20 g polybag-1), A2 (40 g polybag-1), A3 (60 g polybag-1), A4 (80 g polybag-1), A5 (100 g polybag-1). The result showed that increasing of CMA dose will increased growth of Coffee.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN TEPUNG CANGKANG KERANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Srifatriati, Srifatriati
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.936

Abstract

Pupuk kandang ayam berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Kandungan abu cangkang kerang berupa kalsium karbonat (CaCO3) dapat meningkatkan pH tanah asam menjadi netral. pH tanah merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam keberhasilan budidaya tanaman. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis pupuk kandang ayam dan tepung cangkang kerang yang tepat bagi pertumbuhan dan hasil bawang merah telah dilakukan pada lahan jenis tanah Entisol di BPP Ranah Pesisir, Nagari Pasir Pelangai, Kabupaten Pesisir Selatan, dengan ketinggian 11 meter di atas permukaan laut, dari Januari-Mei 2023. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah Pupuk Kandang Ayam dengan 4 taraf yakni 0, 5, 10, dan 15 ton/ha. Faktor kedua adalah Tepung Cangkang Kerang dengan 3 taraf yakni 0, 0,5, dan 1 ton/ha. Kedua faktor dikombinasikan menjadi 12 perlakuan dan 3 kelompok sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa adanya interaksi pemberian pupuk kandang ayam dan tepung cangkang kerang dapat meningkatkan pertumbuhan hasil tanaman bawang merah. Pemberian dosis pupuk kandang ayam dan tepung cangkang kerang secara tunggal dapat dapat meningkatkan pertumbuhan hasil tanaman bawang merah dimana dosis terbaik yaitu 10 ton/ha pupuk kandang ayam dan 0,5 ton/ha tepung cangkang kerang. ABSTRACT Chicken manure functions to improve the physical, chemical and biological properties of the soil. The content of clam shell ash in the form of calcium carbonate (CaCO3) can increase the pH of acidic soil to neutral. Soil pH is one factor that is quite influential in the success of plant cultivation. This experiment aims to determine the effect and obtain the right dose of chicken manure and shellfish flour for the growth and yield of shallots. sea ??level, from January-May 2023. This experiment used a Factorial Randomized Block Design with 2 factors. The first factor was Chicken Manure with 4 levels namely 0, 5, 10 and 15 tons/ha. The second factor was clam shell flour with 3 levels namely 0, 0.5 and 1 ton/ha. The two factors were combined into 12 treatments and 3 groups to obtain 36 experimental units. Based on the experimental results, it can be concluded that the interaction of chicken manure and shellfish flour can increase the growth of shallot crop yields. Giving a single dose of chicken manure and shell flour alone can increase the growth of shallot crop yields where the best dose is 10 tons/ha of chicken manure and 0.5 tons/ha of shell flour.
SUBSTITUSI LEGUMINOSA INDIGOFERA DALAM PEMBUATAN SILASE RUMPUT PAKCHONG TERHADAP KUALITAS ZAT-ZAT MAKANAN (BK, BO, BETN DAN AIR) dianti, devi; Bagus, Ardi; Mulyani, Sri; Fridarti, Fridarti; Syafrizal, Syafrizal
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1089

Abstract

Silase merupakan hijauan pakan ternak yang diawetkan secara anaerob. Tujuan produksi silase adalah untuk menyediakan pakan yang stabil dengan bahan kering, energi, dan nutrisi lain yang mudah dicerna dibandingkan dengan tanaman segar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO), Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) dan Kadar Air silase rumput Pakchong yang telah disubstitusikan dengan dengan leguminosa Indigofera zollingeriana. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023-Januari 2024 di Jl. Delima Raya No. 33 Padang dan dianalisa di Laboratorium Nutrisi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini yaitu P1 = Rumput Pakchong 100% + Tepung jagung 6%, P2 = Rumput Pakchong 90% + Indigofera 10% + Tepung jagung 6%, P3 = Rumput Pakchong 80% + Indigofera 20% + Tepung jagung 6%, P4 = Rumput Pakchong 70% + Indigofera 30% + Tepung jagung 6%. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO), Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) dan Kadar Air silase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi leguminosa Indigofera zollingeriana memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO), Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) dan Kadar Air silase rumput Pakchong. Substitusi Leguminosa Indigofera zollingeriana sampai level 30% dalam pembuatan silase rumput Pakchong menghasilkan silase yang baik dilihat dari kandungan BK, BO, dan BETN,ditemukan nilai BK sebesar 28,45%, BO 90,39%, BETN 38,34%, dan kadar air 71,53%
Description of Anxiety Regarding the Smoothness of Breast Milk in Breastfeeding Mothers in the West Lombok Working Area nisa, Annisa nisa
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1072

Abstract

Breast milk is the best source of nutrition for infants containing immune-boosting substances and providing natural protection. Anxiety experienced by mothers after childbirth can hinder breast milk production. The smoothness of breast milk production is influenced by psychological factors in mothers; when a mother experiences depression or anxiety, it can affect the smoothness of breast milk production. An anxious mother produces less breast milk than a non-anxious mother. Objective: To determine the Influence of Anxiety on the Smoothness of Breast Milk Production in Postpartum Mothers in the work area of ??UPT BLUD health center in Gunung Sari. Method: This research design used a cross-sectional approach with observational analytical methods. The sample of this study was postpartum mothers in the UPT health center Gunung Sari work area, totaling 38 people. Results: The frequency of respondents based on the level of anxiety was as follows: no anxiety category had 30 respondents (79%), mild anxiety had 8 respondents (21%). The frequency of breast milk production was as follows: 32 respondents (84%) had smooth breast milk production, 6 respondents (16%) had non-smooth breast milk production. Bivariate analysis using the chi-square test obtained a p-value of 0.026, which is smaller than the significance value of 0.05. Conclusion: There is an influence of anxiety on the smoothness of breast milk production in postpartum mothers in the work area of ??UPT BLUD health center Gunung Sari. Recommendations: Health workers, especially those in UPT BLUD health center Gunung Sari, are advised to recommend to postpartum mothers to maintain the quality of their breast milk.

Page 11 of 13 | Total Record : 121