cover
Contact Name
Fridarti
Contact Email
fridartifridarti69@gmail.com
Phone
+6281267330096
Journal Mail Official
fridartifridarti69@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tamansiswa No. 9 Padang (25138), Sumatera Barat-Indonesia Telp. (0751) 40020 Faks. (0751) 444170
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Embrio
ISSN : 2085403X     EISSN : 28089766     DOI : 1031317
Jurnal Embrio adalah jurnal yang berfokus pada bidang Eksakta yang meliputi : 1. Pertanian (Agronomi, Hama & Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah, Sosial Ekonomi Pertanian, Pertanian Organik, Bioteknologi Pertanian, Teknologi Pascapanen) , 2. Peternakan (Nutrisi Ternak Unggas, Nutrisi Ruminansia, Produksi Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Bioteknologi peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan), 3. Biologi Umum, 4. Agribisnis
Articles 121 Documents
UJI BEBERAPA JENIS KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) Santoso, Budi
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1076

Abstract

Pengaruh Dosis Tepung Cangkang Telur dan Konsentrasi Eco-enzyme Pada Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Fase Pre Nursery erma, ermawati; Haryoko, widodo; Sunadi, Sunadi
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1077

Abstract

EVALUASI FISIK RANSUM TERNAK AYAM KUB DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN halimatuddini, halimatuddini; afrizah, afrizah; fridarti, fridarti; Faradillah, Fira; Purwanto, Hendri
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1112

Abstract

Ayam KUB adalah salah satu ayam yang merupakan hasil seleksi 6 generasi, keunggulan ayam KUB adalah pertumbuhan yang cepat dibandingkan dengan ayam kampung lainnya. Ayam KUB tidak akan berproduksi dengan baik, apabila beberapa aspek pemeliharaan seperti pakan, pembibitan dan tatalaksana pemeliharaan tidak diperhatikan. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana Evaluasi Fisik Ransum Ternak Ayam KUB di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi fisik ransum ternak ayam KUB di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode Survey dengan teknik deskripsi dokumentasi, wawancara, dan mengambil sampel ransum yang diformulasi oleh peternak. Evaluasi ransum ayam KUB peternak Rayan, kelompok Tanjung Indah Sejahtera dan Peternak Egi Nurdiansyah disimpulkan bahwa kualitas ransum masing peternak berbeda sangat nyata terhadap tesktur, bau, warna ransum. Uji t yang telah dilakukan didapatkan bahwa Hasil analisis t bahwa Perbandingan Tekstur ransum ayam peternak Rayan dengan tekstur ransum Tanjung Indah Sejahtera rataan nya 0,015, Uji t 0,053 ini menunjukan yang tidak nyata (P>0,05). Sedangkan tekstur Ransum peternak Rayan banding Tekstur ransum peternak Egi memperlihatkan yang berbeda tidak nyata (P>0,05) sementara Uji t tektstur ransum kelompok Tanjung Indah Sejahtera banding Tekstur ransum Egi di dapatkan berbeda hasil tidak nyata (P>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tektur ransum antar peternak ayam KUB menunjukkan yang tidak nyata, ini disebakan bahan penyusun ransum dan komposisi bahan penyusun hampir sama yang terdiri dari jagung, dedak, konsentrat dengan komposisi 1:1:2. Hasil analisis Uji t bahwa Warna ransum peternak Rayan bandingkan Warna ransum kelompok Tanjung Indah Sejahtera memperlihatkan yang sangat nyata (P< 0,05). Sementara Warna ransum peternak Rayan bandingkan Warna ransum peternak Egi memperlihatkan yang nyata (P<0,05), dan Warna ransum kelompok Tanjung Indah Sejahtera bandingkan Warna ransum peternak Egi memperlihatkan berbeda tidak nyata (P>0,05). Hal ini memperlihatkan bahwa warna ransum peternak Rayan berwarna lebih cerah yaitu kuning sementara ransum peternak kelompok tanjung berwarna kuning kecoklatan tetapi ransum peternak egi berwarna kecoklatan. Warna suatu ransum akan di pengaruhi oleh warna bahan penyusun ransum tersebut. Semakin gelap warna bahan penyusun ransum mengakibatkan ransum juga berwarna gelap. Hasil analisis Uji t didapat bahwa bau ransum peternak Bau Rayan banding Bau ransum kelompok Tanjung Indah Sejahtera memperlihatkan pengaruh yang sangat nyata (P<0,05). Sedangkan Bau Ransum peternak Rayan bandingkan bau ransum peternak Egi memperlihatkan yang berbeda tidak berbeda nyata (P>0,05). Bau Ransum peternak kelompok Tanjung Indah Sejahtera bandingkan Bau ransum peternak Egi memperlihatkan berbeda sangat nyata (P<0,05). Hal ini memperlihatkan bahwa bau ransum peternak Rayan dan peternak Egi memperlihatkan yang sangat nyata sedangkan peternak kelompok tanjung memperlihat yang tidak nyata. Ini disebabkan bau masing-masing bahan penyusun ransum juga berbeda.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK MUTIARA PADA MEDIA TANAM BERBASIS COCOPEAT TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN MARIGOLD (Tagetes erecta L.) DI PT. BINA USAHA FLORA CIANJUR Mutia, Yopa Dwi
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1138

Abstract

Marigold (Tagetes erecta L.) adalah tanaman hias dari keluarga Asteraceae yang memiliki potensi pasar yang luas karena berbagai kegunaannya, baik untuk dekorasi ataupun dapat digunakan untuk keperluan lain. Marigold pernah tercatat diekspor dari India ke sejumlah negara di Asia dan Amerika, menunjukkan permintaan yang tinggi untuk tanaman ini. Untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen marigold, pemilihan pupuk yang tepat sangat penting. Salah satu pupuk yang sering digunakan adalah NPK Mutiara, yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium masing-masing sebesar 16%. Kandungan nitrogen dalam bentuk nitrat (NO3) pada pupuk ini mudah diserap oleh tanaman, yang mendukung pertumbuhannya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek dari berbagai dosis pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan marigold serta menentukan dosis pupuk yang paling efektif. Percobaan dilakukan dari bulan April hingga Juni 2024 di PT. Bina Usaha Flora (BUF) Cianjur dengan empat perlakuan berbeda: P1 (cocopeat + tanah + 0 gr NPK Mutiara/polybag), P2 (cocopeat + tanah + 0,75 gr NPK Mutiara/polybag), P3 (cocopeat + tanah + 1,50 gr NPK Mutiara/polybag), dan P4 (cocopeat + tanah + 2,25 gr NPK Mutiara/polybag). Hasil percobaan menunjukkan bahwa dosis 2,25 gr NPK Mutiara per polybag memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan marigold dibandingkan dosis lainnya. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan dosis tersebut dalam budidaya marigold.
PENGARUH BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KANGKUNG (Ipomea reptans Poir) SECARA HIDROPONIK Rasdanelwati, Rasdanelwati; Mutia, Yopa Dwi
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1152

Abstract

Kangkung (Ipomea reptans Poir) adalah jenis tanaman sayuran yang termasuk dalam keluarga Convolvulaceae. Hingga sekarang ini, sistem pertanian secara kovensional belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap permintaan sayuran berkualitas tinggi. Alternatif cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan produksi sayuran yang berkualitas tinggi adalah sistem budidaya secara hidroponik. Dari penelitian hidroponik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa berbagai macam media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Percobaan ini dilakukan selama 4 minggu dari tanggal 14 April 2024 sampai dengan 07 Mei 2024, yang dilaksanakan di Arif Hidroponik Farm Padang yang berlokasi di Kelurahan Ps. Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Perlakuan yang diujicobakan yaitu A (penggunaan media tanam tissue), B (penggunaan media tanam rockwol), C (penggunaan media tanam busa), D (penggunaan media tanam kapas). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang dan berat hasil (produksi). Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan B (rockwol) dengan hasil tinggi tanaman 29,71 cm, jumlah daun 11,18 helai, lebar daun 2,16 cm, diameter batang 2,28 cm, dan produksi sebesar 65,71 gr. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan kesimpulan penggunaan berbagai jenis media tanam pada budidaya tanaman kangkung secara hidroponik berpengaruh pada pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang dan produksi serta tissue adalah media tanam terbaik yang dapat digunakan pada budidaya tanaman kangkung secara hidroponik setelah rockwol.
Pengaruh Benzil Amino Purin Terhadap Pertumbuhan Durian (Durio Zibethinus Murr) Sambung pucuk Rahim, Aisyah; Haryoko, Widodo
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1141

Abstract

The purpose of this study is to determine the best concentration of benzyl amino purine (BAP) on the growth of durian seedlings (Durio zibethinus Murr.) grafted on the shoots of the durian kunik variety. This research was carried out from October 2024 to January 2025 at the main garden of the Agricultural Extension Center, Agriculture and Food Security Office, 2x11 Kayutanam District, Padang Pariaman Regency, West Sumatra. The design used was a one-factor Complete Random Design (RAL) with 5 levels of treatment. Each treatment was repeated 5 times. The observed variables were the percentage of live joints, the increase in the length of the entres, the increase in the height of the upper stem, the diameter of the rootstock, the increase in the diameter of the upper stem and the number of leaves. The result data was analyzed of variants at the 5% level and further tested at the DNMRT level of 5%. The results of the study on the concentration of BAP Benzyl Amino Purine) at a concentration of 400 ppm had a real effect on the success of grafting the shoots of Durian plants. Keywords: Durian, BAP, seedlings
PENGARUH JENIS KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) Diyanti, Afri Rona
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1153

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi varietas jagung hibrida dengan jenis bahan kompos yang diperkaya Trichoderma sp yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produks. Untuk mengetahui varietas jagung hibrida yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi Untuk mengetahui jenis bahan kompos diperkaya Trichoderma sp yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung hibrida. Percobaaan ini dilakukan dari bulan Juli sampai November 2024 di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan dengan ketinggian tempat 18 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam bentuk faktorial, Faktor pertama yaitu Jenis Bahan kompos diperkaya Trichoderma sp terdiri dari 4 taraf yaitu; tanpa kompos, Kompos Jerami Padi, kompos jerami jagung dan kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Sedangkan faktor kedua adalah Pareitas jagung terdiri 3 taraf yaitu; Pioneer23, NK 22 dan Bisi. Selanjutnya masing-masing kombinasi diulang sebanyak 3 kali maka terdapat 36 satuan percobaan berupa plot. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT), data akan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik.Berdasarkan kesimpulan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung hibirda dengan pemberian bisi.
The Technical Analysis of Beef Cattle in the Former Transmigration Area of SKP. A Kabupaten Rokan Hulu Majid, Ilham; Hidayati, Sari Gando; Syafrizal, Syafrizal; Fridarti, Fridarti
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1142

Abstract

Indonesia has a diverse genetic resource potential for national beef cattle, which is utilized as a source of meat, labor, energy, and fertilizer. The challenges in developing the beef cattle industry in Indonesia are not only limited to the relatively low population but also the lack of optimization in utilizing the existing cattle potential. The objective of this study is to determine the percentage of technical aspects applied by farmers in beef cattle management in the Former Transmigration Area of SKP. A, Rokan Hulu Regency. The research was conducted from August to September 2024 at the Department of Animal Husbandry and Plantation (DISNAKBUN) of Rokan Hulu and the Former Transmigration Area of SKP. A. This study employs a descriptive method, with data collected through questionnaires, interviews, and observations to fulfill the technical analysis data. The research population consisted of 3,258 cattle in 2023, with a sample of 25 respondents. Based on a survey of 25 farmers in the Former Transmigration Area of SKP. A, the study evaluates the implementation of technical aspects in beef cattle management.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (zea mays L) TERHADAP DOSIS DAN JENIS DEKAMPOSER TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT erma, ermawati; Lismardeni, Lismardeni
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1154

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan interaksi terbaik dosis dan jenis dekamposer terhadap pertumbuhan dan hasil jagung.Percobaaan ini dilakukan di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan pada jenis tanah lempung berpasir dengan ketinggain tempat 18 mdpl, dimulai dari bulan Juli sampai Desember 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, faktor pertama yaitu jenis dekamposer diri dari 3 taraf yaitu; tanpa dekamposer, Bacillus sp, Trichoderma sp. Sedangkan faktor kedua adalah Dosis Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) diperkaya mikrooeganisme terdiri 3 taraf yaitu; 0 ton/ha , 10 ton/ha, 20 ton/ha. Selanjutnya masing-masing kombinasi diulang sebanyak 3 kali maka terdapat 27 satuan percobaan berupa plot. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT), data ditampilkan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi antar dosis dan jenis dekamposer. tetapi secara faktor tunggal, terdapat jenis dekamposer yang dapat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung yaitu Bacillus sp, dan dosis kompos TKKS yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung yaitu 20 ton/ha Berdasarkan kesimpulan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung disarankan untuk menggunkan bakteri Bacillus sp sebagai perkaya kompos dan dosis 20 ton/ha.
The Improving the Productivity of Broiler Chickens in Closed House Systems (Case Study at PT. Chickin Indonesia) Rahmadani, Rahmadani
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1143

Abstract

The development of a closed-house poultry system can create an ideal environment within the cage, enhance chicken productivity, improve land and labor efficiency, and establish an environmentally friendly farming operation. Productivity, which refers to the success rate of broiler chicken farming, is influenced by several factors, including Body Weight Gain (PBB), Body Weight (BW), Feed Conversion Ratio (FCR), and Performance Index (IP). PT. Chickin Indonesia implements a partnership system where the company collaborates with farmers who have closed-house facilities. Among the various partnership farms, one is located in Purwosuman, Masaran District, Sragen Regency, Central Java. This farm features a closed-house type built in 2019, with a north-south orientation, a size of 95 meters by 12 meters, two floors, and a capacity of 30,000 chickens. Discussions with the manager revealed that the results from the period of July 16 - August 20, 2024, were better compared to the period from March 31 - May 5, 2024. Therefore, this study aims to evaluate the improvement in broiler chicken productivity in the closed-house system (Case Study at PT. Chickin Indonesia). The results show that the broiler chicken farming during the period of July 16 - August 20, 2024, was more successful than during the period of March 31 - May 5, 2024. The farming in the latter period used high-quality chicks and feed, resulting in optimal chicken growth. In contrast, the revenue from the period of March 31 - May 5, 2024, experienced a loss of IDR 59,184,675, while the revenue during the period of July 16 - August 20, 2024, was IDR 282,629,506. Keywords : Closed House System, Broiler Farming Productivity, PT. Chickin Indonesia

Page 12 of 13 | Total Record : 121