cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Estimasi Stok Karbon Tanaman pada Ruang Terbuka Hijau (Taman Aktif) Kota Surabaya Yusuf Ferdiansyah; Prayoga Abdullah Azzam; Abdurrohman Al Ghofiqi; Ahmad Fajar Dwi Purnomo; Jadhoege Tegar Al Syam; Muhamad Fernanda Aryasatya; Muamar Qadafi; Afif Candra Prasetiyo; Muhammad Zidane Alfarisy; Muhammad Azzam Firdaus
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.949

Abstract

Kota Surabaya memiliki perkembangan pesat dalam sektor industri, perdagangan dan jasa sangat berpotensi memiliki tingkat polusi udara yang tinggi. Salah satu langkah awal dalam menangani permasalahan kualitas udara adalah dengan memaksimalkan fungsi tanaman dalam bentuk Ruang Terbuka Hijau (RTH). Ruang Terbuka Hijau memiliki kemampuan menghasilkan oksigen (O2) dan menyerap karbondioksida (CO2) melalui proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan vegetasi eksisting Taman Aktif Kota Surabaya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menyerap emisi gas CO2 di Kota Surabaya. Perhitungan Stok karbon dilakukan dengan metode survei non destruktiv sebagai data primer dan pengumpulan data biomassa tanaman sebagai data sekunder. Jumlah potensi stok karbon yang tersimpan di ekosistem vegetasi Flora darat di kawasan Taman Aktif Kota Surabaya adalah 1.019,73 ton. Kondisi Taman Aktif sebagai salah satu Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya secara keseluruhan tergolong dalam kondisi yang baik. Perawatan tanaman di Taman aktif Kota Surabaya dapat dilakukan dengan proses penyiraman, pemangkasan dan pemupukan.
Distinction Principle: Perlindungan Hukum dan Tantangan Petugas Medis di Jalur Gaza Palestina dalam Perspektif Konvensi Jenewa Hairurrahman; Agustinus Supriyanto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.954

Abstract

Perang antara Israel dan Palestina seakan- akan tidak ada habis- habisnya. Perang  ini banyak sekali menimbulkan korban. Dalam peperangan atau konflik bersenjata tentunya membutuhkan bantuan medis dalam menangani korban perang baik itu yang luka ringan maupun berat. Namun seringkali ditemukan banyak hambatan di wilayah konflik khususnya bantuan medis di Jalur Gaza Palestina. Pada penelitian ini ada 2 rumusan masalah yaitu; 1. Bagaimana perlindungan hukum terhadap Petugas Medis di Jalur Gaza Palestina dalam perspektif Konvensi Jenewa? 2. Bagaimana problematika atau tantangan bagi Petugas Medis di Jalur Gaza Palestina dalam menangani Korban Perang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus dan normatif. Hasil analisa dari penelitian ini adalah minimnya perlindungan bagi tenaga medis dalam menangani korban perang dan tantangan bagi petugas medis adalah kurangnya pasokan obat- obatan, rusaknya infrastruktrur rumah sakit , pemblokadean bantuan medis dari negara lain yang ingin masuk ke Jalur Gaza Palestina.
Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam Mendukung SDGs Poin 13 & 17 Melalui Program Green Building di Kota Semarang Valeria Siep; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.955

Abstract

Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) memiliki fokus yang kuat terhadap dua poin penting, yaitu Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan Poin 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Dalam melihat program green building di Kota Semarang memainkan peran krusial dalam implementasi kebijakan ramah lingkungan yang mendukung ketahanan iklim dan pengembangan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan kerjasama bilateral, yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan dampak dari program green building. Melalui analisis data dan kajian literatur, terbukti bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis lokal tetapi juga menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan. Pembangunan berkelanjutan di Kota Semarang dapat dicapai melalui sistem bangunan yang efisien dan ramah lingkungan. Dukungan keuangan dari pemerintah dan Organisasi Internasional juga memberikan dorongan bagi pelaksanaan program ini. Melalui hibah, pinjaman lunak, dan dukungan teknis, proyek-proyek green building dapat terlaksana dengan lebih baik. karena pembangunan berkelanjutan memerlukan investasi modal yang tidak sedikit. Salahsatu contoh nyata adalah proyek selalu mendapatkan dukungan pemerintah daerah yang bersinergi dengan kebijakan nasional. Dengan menerapkan insentif bagi developer yang mengadopsi praktek green building, diharapkan akan muncul lebih banyak proyek ramah lingkungan yang dapat berkontribusi pada pencapaian SDGs. masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya keberlanjutan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi
Formulasi Sabun Mandi Padat Clical Berbahan Aktif Larutan Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Ersaid Akbar; Diva Novita Sari; Elly Putri Nuraini; Dewanda Agil Perkasa Nurain; Rina Nurmaulawati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.956

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L) adalah jenis tumbuhan obat yang mempunyai senyawa metabolit sekunder seperti, alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid, tanin. Tipe-tipe senyawa metabolit sekunder itu berguna untuk antibakteri. Kombucha bunga telang selain telah terbukti sebagai minuman probiotik dalam meningkatkan sistem imun berpotensi pula untuk dikembangkan sebagai bahan aktif kosmetik. Penelitian ini diharapkan dapat memberi pengetahuan bagaimana manfaat penambahan ekstrak kombucha bunga telang sebagai bahan tambahan yang mengandung senyawa antioksidan pada pembuatan sabun mandi padat yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Penelitian dilakukan di tiga lokasi berbeda di kampus STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun dan dilaksanakan selama Juli-Oktober 2023. Penelitian ini mencakup proses pembuatan esktrak bunga telang, proses pembuatan larutan fermentasi kombucha bunga telang, dan proses pembuatan sabun mandi padat Clical berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang. Parameter uji yang akan dilakukan adalah uji pH, uji tinggi busa, uji stabilitas busa, dan uji organoleptik. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatakan hasil sebagai berikut, beraroma essence lavender, memiliki permukaan halus, tidak terlal keras, berwarna gradasi ungu/biru cerah, nilai pH rata-rata 10,06, rata-rata tinggi busa 11,2 cm, memiliki nilai rata-rata kestabilan busa sebesar 80.62%, kualitas sabun yang cukup baik dibuktikan dengan hasil uji organoleptik menggunakan uji hedonik, dan semua hasil penelitian yang didapat sesuai dengan SNI yang telah ditetapkan.
Peran MNC dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender di Indonesia “Studi Kasus Strategi PT Loreal Indonesia dalam Mendukung SDGs Poin ke-5” Tahun 2023 Badina Wandamani; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.957

Abstract

Artikel ini menganalisis peran perusahaan multinasional dalam mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia, dengan melihat strategi PT Loreal Indonesia dalam mendukung agenda tujuan berkelanjutan SDGs poin 5 dengan menyadari perlunya memberikan kesempatan bagi perempuan dalam aspek ekonomi dan pendidikan untuk mengelola sumber daya secara lebih luas dan mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literature dari buku, document publikasi pemerintah, hasil-hasil penelitian, serta artikel publikasi. Hasil penelitian menyoroti bahwa PT Loreal Indonesia telah menjadi aktor positif dalam mencapai kesetaraan gender dengan menciptakan peluang dan perlindungan bagi pemberdayaan perempuan melalui program-program internal maupun eksternal. Namun Penting bagi perusahaan untuk tidak hanya memperhatikan hasil yang dicapai di dalam organisasi, tetapi juga memikirkan pengaruh jangka panjang terhadap komunitas sehingga SDGs poin 5 dapat tercapai secara efektif.
Analisis Transformasi Pelayanan Notaris di Era digital : Studi tentang Tanda Tangan Elektronik dalam Akta Otentik Dinda Cantik Senantya; Fany Rahmasari; Intan Glarita Zodies Liusyadi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.959

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk layanan hukum, terutama dalam praktik kenotariatan. Salah satu bentuk nyata dari perubahan digital ini adalah pemanfaatan tanda tangan elektronik dalam proses penyusunan akta autentik. Tulisan ini membahas bentuk-bentuk inovasi digital dalam pelayanan notaris pada era modern, legalitas penggunaan tanda tangan elektronik berdasarkan sistem hukum Indonesia, hambatan baik dari sisi hukum maupun teknis yang dihadapi dalam implementasinya, serta strategi untuk mengoptimalkan penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan berbasis peraturan perundang-undangan, konsep hukum, dan perbandingan hukum. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun tanda tangan elektronik telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, implementasinya dalam praktik kenotariatan masih menghadapi tantangan serius baik dari segi hukum, infrastruktur, maupun literasi digital. Dibutuhkan reformasi regulasi, peningkatan kapasitas notaris, serta sistem otentikasi dan keamanan digital yang kuat untuk memastikan integritas dan keabsahan akta notaris berbasis digital.
Analisis Metode Elemen Hingga (Finite Element Method) Perilaku Sambungan Haunched Gusset Plate dengan Penampang Dobel Kanal Irwandra Septiadi; Rosidawani Rosidawani; Kiagus Muhammad Aminuddin
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.961

Abstract

Cold formed steel (CFS) sendiri memiliki dasar pelat yang sangat tipis sehingga cepat untuk mengalami tekuk pada awal deformasi. Mudahnya kondisi CFS megalami kegagalan tekuk, maka peneltian CFS sangat memperhatikan dalam desainnya terhadap sambungan balok ke kolom. Desain sambungan tersebut ditujukan pada komponen sambungan seperti baut dan pelat penyambung seperti rectangular gusset plate, T gusset plate, seat angle, web angle, dan haunched gusset plate. Sambungan ini tidak memerlukan pengelasan dan hanya memerlukan instalasi sederhana. Beberapa tahun belakangan ini pengembangan penelitian terhadap gusset plate sudah semakin dikembangkan terutama tipe haunched gusset plate (HGP). Dalam paper ini akan disajikan metode analisis menggunakan Finite Element Method (FEM) terhadap sambungan HGP dengan tebal pelat 10 mm, baut diameter 12 mm, serta balok dan kolom berukuran C30024. Prangkat lunak yang digunakan untuk membantu dalam menganalisis FEM yaitu ANSYS WORKBENCH. Beberapa metode yang akan dilakukan yaitu menentukan material data, permodelan sambungan, meshing, penentuan kontak analisis, dan melakukan solve analysis. Setelah metode dilakukan maka keluar output berupa nilai defleksi, momen, dan rotasi serta kontru deformasi dan tegangan pada struktur sambungan. Deformasi maksimum yang terjadi yaitu sebesar 29,5 mm. Kesimpulan akhir yaitu perbandingan antara hasil FEM dengan hasil  eksperimen dengan telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya.Perbandingan nilai momen rotasi tersebut berkisar 28,89%.
Dilema Hukum dan Etis yang dihadapi Tenaga Medis dalam Melaporkan Dugaan Tindak Pidana terhadap Pasien Berdasarkan Pasal 301 atau Pasal 302 dari UU No 17 Tahun 2023 Jason Caesar Joshua Homenta Rampengan; Agustinus PH; Sator Bungin
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.978

Abstract

Penelitian ini membahas dilema hukum dan etis yang dihadapi tenaga medis dalam melaporkan dugaan tindak pidana terhadap pasien berdasarkan Pasal 301 dan Pasal 302 UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Tenaga medis seringkali dihadapkan pada konflik antara kewajiban menjaga kerahasiaan pasien dan keharusan melaporkan tindak pidana demi penegakan hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis cara mengatasi dilema tersebut, mengeksplorasi pedoman pelaporan yang sesuai hukum dan etika medis, mengkaji permasalahan ketika korban tindak pidana enggan melaporkan pelaku, serta membandingkan Pasal 301 dan Pasal 302 dalam konteks perlindungan tenaga medis dan pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan analisis deskriptif kualitatif, menggunakan data dari peraturan perundang-undangan, studi kasus, dan wawancara dengan tenaga medis, ahli hukum kesehatan, dan pakar etika kedokteran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema etis dan hukum dapat diatasi dengan pemahaman mendalam terhadap peraturan yang berlaku, perlindungan terhadap rahasia medis harus tetap dijaga, kecuali dalam kondisi tertentu demi kepentingan hukum atau keselamatan masyarakat. Pedoman yang jelas diperlukan agar pelaporan sesuai dengan hukum dan etika profesi. Perlindungan hukum bagi tenaga medis yang melaporkan tindak pidana sangat penting agar mereka tidak ragu dalam menjalankan perannya.
Analisis Yuridis Tenaga Asing dalam Pelayanan Kesehatan Nasional Purwanto Chandra; Tiarsen Buaton; Budi Purnomo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.986

Abstract

Tingkat mobilitas internasional yang semakin meningkat dalam era globalisasi telah memberikan dampak signifikan pada sektor pelayanan kesehatan. Banyak negara menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan akan tenaga medis yang memadai. Dalam konteks ini, kehadiran dokter asing dalam pelayanan kesehatan nasional telah menjadi solusi yang diadopsi oleh beberapa negara. Dokter asing membawa pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dari negara asal mereka untuk membantu mengisi kekurangan tenaga medis dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.  Dalam  menghadapi  permasalahan  ini, pemerintah  Indonesia  mengesahkan  Peraturan  Pemerintah  No.  28  Tahun  2024  tentang  Kesehatan, yang  membuka  peluang  bagi  dokter  asing  untuk  berpraktik  di  Indonesia.  Kebijakan  ini  diharapkan menjadi  solusi  strategis  untuk  mengatasi  kekurangan  tenaga  medis  nasional.  Dalam konteks ini, Undang-Undang No. 17 Tahun 2023, khususnya Pasal 248 sampai 255, memberikan landasan hukum yang tegas mengenai keberadaan dokter asing di Indonesia. Pasal 248 menetapkan bahwa tenaga medis asing yang ingin berpraktik di Indonesia wajib memenuhi standar kompetensi internasional yang diakui secara global, serta mematuhi peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan medis yang sesuai dengan standar global dan mampu menyesuaikan diri dengan sistem pelayanan kesehatan nasional. Sementara itu, Pasal 249 menegaskan bahwa dokter asing diwajibkan menjalani pelatihan mengenai budaya serta etika profesi kedokteran di Indonesia, guna mempersiapkan mereka dalam menghadapi dinamika sosial dan budaya lokal dalam praktik medis sehari-hari.
Perbandingan Model Pendidikan Multikultural di Berbagai Negara : Studi Literatur Pembelajaran dari Praktik Terbaik Ahmad Muhibbullah; Anis Mardi Astuti; Daniel Krisna Santoso; Fajar Sumirat; Farid Khusnul Mujib; Firlyan Anugerah Nduru; Fitroh Bagus Samudro; Yulina Eva Riany
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.996

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas perbandingan model pendidikan multikultural di berbagai negara, dengan fokus pada praktik terbaik yang dapat diadopsi dalam konteks pendidikan dasar di Indonesia. Di era globalisasi, interaksi lintas budaya menjadi semakin intens, sehingga pendidikan multikultural berperan penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Studi ini mengkaji 20 jurnal internasional terpilih dari tahun 2021–2025 yang membahas implementasi pendidikan multikultural di negara seperti Amerika Serikat, Finlandia, Tiongkok, Australia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Indonesia. Setiap negara menunjukkan pendekatan yang berbeda, mulai dari pluralisme budaya, integrasi kebijakan sosial, hingga pelatihan guru berbasis keberagaman. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi strategi efektif, tantangan implementasi, dan keberhasilan integrasi sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pendidikan multikultural sangat bergantung pada kurikulum yang inklusif, pelatihan guru, serta dukungan kebijakan nasional. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pendidikan multikultural yang kontekstual dan aplikatif di Indonesia.