cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Peningkatan Kinerja Anggota Polri Reserse Kriminal (Reskrim) Polisi Sektor (Polsek) Krueng Raya terhadap Penanggulangan Kriminalitas Nurliana; Deno Wahyudi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1013

Abstract

Anggota Polri dalam menangani kriminalitas yang terjadi dalam masyarakat belum secara terutama kemampuan dalam bidang keahlian penyelesaian tindak kriminalitas. Di samping itu pula, anggota Polri juga belum memadainya kemampuan manusia manusiawi terutama dalam bentuk pengalaman kerja. Rumusan masalah adalah kemampuan anggota Polri Reskrim Polsek Krueng Raya dalam menanggulangi kriminalitas pada Polsek Krueng Raya? motivasi anggota Polri Reskrim Polsek Krueng Raya dalam menanggulangi kriminalitas pada Polsek Krueng Raya?. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kemampuan anggota Polri Reskrim Polsek Krueng Raya dalam menanggulangi kriminalitas pada Polsek Krueng Raya dan mendeskripsikan motivasi anggota Polri Reskrim Polsek Krueng Raya dalam menanggulangi kriminalitas pada Polsek Krueng Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan 5 orang ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi dan interview. Adapun analisis data digunakan teknik interaktif miles dan huberman dengan empat langkah yaitu reduksi, sajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa Kemampuan anggota Polri dalam mengatasi terjadinya kriminalitas di kalangan masyarakat masih belum sepenuhnya berhasil dengan baik. Hal ini terjadi disebabkan oleh pengguna kemampuan teknis yang menyangkut dengan penggunaan metode yang belum maksimal. Motivasi anggota Polsek Krueng Raya dalam menanggulangi kriminalitas di lingkungan masyarakat juga belum mampu ditingkatkan terutama kebutuhan fisiologis yang masih terus kendala pada waktu istirahat sehingga menjadi tidak maksimal dalam menjalankan tugas. Demikian pula halnya dengan kebutuhan rasa aman masih terkendala pada aspek fisik. Kemudian anggota Polsek Raya juga tidak pernah menerima penghargaan eksternal dari pihak yang membutuhkan jaminan keamanan. Dalam hal motivasi aktualisasi diri anggota Polsek Krueng Raya belum mampu melakukan inovasi dengan baik.
Fungsi Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh dalam Rangka Pelaksanaan Telahaan, Evaluasi dan Sosialisasi Kebijakan Daerah Armiwal; Gumarni
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1014

Abstract

Fungsi Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh antara lain adalah pelaksanaan telahaan dan evaluasi pelaksanaan pertama perundang-undangan pusat dan daerah. Dalam pelaksanaan fungsi tersebut dilaksanakan sesuai dengan tahapan, rapat internal, rapat koordinasi, rapat konsultasi dengan pakar, dan Dokumen kebijakan daerah. Sementara evaluasi kebijakan daerah melalui telahaan peraturan yang ada dan perlu disosialisasikan. Dari hasil observasi, evaluasi dan sosialisasi peraturan dan kebijakan masih ada hambatan antara lain terbatasnya waktu, perangkat prasarana/sarana dan terbatasnya kemampuan sumber daya aparatur dalam pelaksanaan telahaan, evaluasi dan sosialisasi. Oleh karena itu, peneliti ingin menganalisis bagaimana fungsi Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh dalam pelaksanaan telahaan, evaluasi dan sosialisasi peraturan perundang-undangan, dan faktor apakah yang menjadi penghambat dan mendukung telahaan, evaluasi dan sosialisasi kebijakan daerah peraturan perundang-undangan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informannya adalah Karo Hukum, Kabag dan Kasi pada Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh. Hasil penelitian adalah dalam pelaksanaan telahaan evaluasi dan sosialisasi peraturan sudah berjalan namun masih hambatan terutama masalah waktu, sarana dan prasarana serta kemampuan aparatur yang terbatas, termasuk pakar yang membantu telahaan dan evaluasi masih terbatas baik jumlah dan kepakarannya. Dengan kata lain, bahwa produk telahaan dan evaluasi serta sosialisasi masih terbatas pada tatanan untuk menggolkan kepentingan pemerintah sementara substansinya belum tersentuh.
Fungsi Pengawasan Inspektorat Daerah atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Kabupaten Aceh Jaya (Studi Implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pembinaan dan Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah) Ismail; Mashuri
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1015

Abstract

Sebagaimana dalam peran Pengawasan yang dilaksanakan oleh Pelaksanaan Pengawasan Inspektorat Daerah atas penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Aceh Jaya, maka dalam proses melakukan suatu kebijakan dalam implementasi sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 2001 tentang pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan Pemerintah Daerah dimana dalam pengawasan yang dilakukan harus sesuai dengan apa yang di harapkan oleh semua komponen Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan masyarakat dalam suatu pengawasan Inspektorat di Kabupaten Aceh Jaya, dimana dalam pelaksanaan perlu peran Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam pelaksanaan di lapangan, sebagaimana dalam prosesnya, maka di perlukan suatu peraturan yang ada pada Pemerintah dalam fungsi pengawasan Inspektorat atas penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Aceh Jaya, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Fungsi pengawasan Inspektorat atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Kabupaten Aceh Jaya (2) Faktor-Faktor apakah yang menjadi pendukung dan penghambat fungsi Pengawasan Inspektorat atas Penyelenggaraan Pemerintah di Kabupaten Aceh Jaya, dengan tujuan penelitian (1) Untuk Menganalisis Fungsi Pengawasan Inspektorat atas Penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, (2) Untuk Mengetahui Faktor-faktor pendukung dan Penghambat Fungsi Pengawasan Inspektorat atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Kabupaten Aceh Jaya, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam menganalisis data, data yang di peroleh melalui wawancara dan pengambilan data dari informan penelitian, dan pengambilan kesimpulan. sebagaimana dalam proses Observasi dan Dokumentasi maupun wawancara maka dalam fungsi Inspektorat sangatlah penting untuk meningkatkan pengawasan di Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya baik sebagai Pengawasan Anggaran maupun Auditor Keuangan dalam Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, dimana peran Pengawasan Inspektorat dalam Kebijakan pengawasan sangatlah penting. Dengan kemudian dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan Inpektorat dalam Pengawasan yang lebih baik maka akan memperoleh pengaruh yang lebih baik pula, walaupun demikian bukan berarti tidak ada hambatan dalam melaksanakan pengawasan Inspektorat di Kabupaten Aceh Jaya.
Manajemen Pengelolaan Retribusi Alat Berat terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Aceh Jaya Armiwal; Mukhlis
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1016

Abstract

Pengelolaan retribusi alat berat tidak terlepas dari fungsi manajemen, maka perlu ditunjang dengan manajemen secara optimal karena manajemen dibutuhkan oleh organisasi dalam mencapai tujuan. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui dan menganalisis manajemen pengelolaan retribusi alat berat terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Aceh Jaya. Dan juga Untuk mengetahui dan menganalisis manajemen pelayanan penyewaan alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Aceh Jaya dalam meningkatkan PAD. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa manajemen pengelolaan retribusi alat berat terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Aceh Jaya baik berkaitan dengan perencanaan, pengaturan maupun pengawasan alat berat belum berjalan dengan baik. Sementara aspek pembiayaan menunjukan bahwa besarnya anggarn oprasional yang dibutuhkan dalam perawatan alat berat menyebabkan dan menjadikan beban bagi daerah, sebab anggaran bersumber dari APBK Kabupaten Aceh Jaya. Sedangkan setoran PAD selalu dibawah target yang sudah ditetapkan, padahan alat berat memiliki potensi besar terhadap peningkatan PAD. Berkaitan dengan prosedur pelayanan, komitmen pelayanan dan juga waktu penyewaan. Berkaitan dengan prosedur pelayanan penyewaan, bisa berjalan dengan baik karena dalam prosedur pelayanan untuk melakukan sewa menyewa alat berat harus mengisi formulir yang sudah disediakan serta melampirkan identitas berupa KTP. Hal ini berlangsung baik dan sesuai aturan yang sudah ditentukan sehingga mampu berjalan dengan baik. Begitu juga dengan komitmen penyewaan alat berat sudah disepakati antar pihak baik penyewaan peribadi maupun untuk kelompok. Begitu juga dengan waktu penyewaan harian dan juga bulanan tidak menjadi persoalan, namun banyak yang melakukan penyewaan secara bulanan.
Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak pada Puskesmas Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Mukhlis; Safridah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1017

Abstract

Dalam suatu pelaksanaan yang dilakukan dalam Gambaran Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya, untuk meningkatkan pelayanan yang baik maka perlu di lakukan motivasi tenaga kesehatan, sebagai bagian dalam proses peningakatan pelayanan kesehatan yang akan di berikan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya dalam pelayanan kesehatan khususnya pasien dimana dalam suatu pelaksanaan pelayanan dalam memberikan yang terbaik untuk peningkatan kualitas tenaga kesehatan juga sangatlah penting, adapun Rumusan dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana Pelayanan kesehatan pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya? (2). Bagaimana ibu dan anak pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) pada jenis dan sumber data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data mengunakan (1). Observasi (2). Wawancara (3) Dokumentasi, selanjutnya analisis dilakukan secara interaktif, sedangkan proses teknis analisis data dalam penelitian ini adalah analisis dengan mengunakan model interaktif melalui 3 (tiga) komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Adapun informan penelitian antara lain Kepala Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya, Kasub.bag tata usaha, kasi pelayanan, kasi penunjang, dokter umum, tenaga perawat, tenaga farmasi, tenaga kebidanana serta tenaga yang bertugas diruang pelayanan penelitian menunjukkan bahwa (1). Gambaran Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak belum sesuai seperti yang diharapkan organisasi dikarenakan tingkat pendidikan yang masih rendah. (2). Tenaga kesehatan kurang termotivasi dikarenakan masih kurang barang habis pakai dan alat yang belum lengkap. Kesimpulan hasil penelitian ini manajemen Puskesmas Teunom berupaya memotivasi Pelayanan kesehatan pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya. Namun demikian dalam proses memberikan pelayanan yang baik dan optimal bagi masyarakat yang berada pada Puskesmas Teunom Kabupaten Aceh Jaya, dalam meningkatkan suatu pelayanan atau kinerja yang optimal maka memotivasikan tenaga kesehatan dan memiliki organisasi yang ideal pada PuskesmasTeunom Kabupaten Aceh Jaya sangat lah penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya terhadap Ibu dan Anak.
Hubungan Sumber Daya Manusia, Alokasi Dana dan Infrastruktur terhadap Kinerja Pegawai pada TVRI Aceh Syafei Ibrahim; Mahdi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1018

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ini adalah untuk: (1) untuk mengetahui dan menganalisis pengembangan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai pada TVRI Aceh, (2) untuk mengetahui dan menganalisis alokasi dana dalam rangka meningkatkan kinerja pada TVRI Aceh, (3) untuk mengetahui dan menganalis infrastruktur dalam rangka meningkatkan kinerja pada TVRI Aceh. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) pada jenis dan sumber data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data menggunakan (a) observasi langsung (b) wawancara (c) dokumentasi, selanjutnya analisis dilakukan secara interaktif, sedangkan proses teknis analisis data dalam penelitian ini adalah analisis dengan menggunakan model interaktif melalui 3 (tiga) komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan sumberdaya manusia, alokasi dana dan infrastruktur terhadap kinerja pegawai TVRI Aceh masih ada hambatan berupa terbatasnya pegawai di LPP TVRI Aceh, alokasi dana belum memadai dan infrastruktur yang sudah ketinggalan zaman di satuan-satuan transmisi, serta masih ada pegawai yang belum mendapatkan kesempatan dalam pendidikan dan pelatihan profesi yang ada saat ini di TVRI Aceh. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan sumberdaya manusia, alokasi dana dan infrastruktur mempunyai keterkaitan yang erat terhadap kinerja pegawai TVRI Aceh, dimana ketiga elemen tersebut mempunyai ketergantungan antara satu elemen dengan elemen lainnya.
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan pada Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Aceh Besar Mukhlis; Muhammad Dewi; Armiwal
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1019

Abstract

Suatu lembaga dalam melaksanakan kegiatannya, baik perusahaan atau pemerintah yang bergerak dibidang administrasi dan manajemen maupun jasa akan berusaha dalam suatu keberhasilan berbagai aktivitas di dalam perusahaan/pemerintahan dalam mencapai tujuan bukan hanya tergantung pada keunggulan teknologi, dana yang tersedia, sarana dan prasarana dan pengalaman, kepribadian, Sikap serta Harapan yang dimiliki, melainkan juga tergantung pada aspek sumber daya manusia. Biro Umum memiliki komitmen dan tujuan yang handal dibidang pelayanan dalam mengupayakan serta menciptakan keberhasilan dan kesusksesan bagi Pemotivasian dalam upaya Peningkatan kinerja pegawai pada Bagian Rumah Tangga Biro Umum. Kenyataan yang ditemukan perilaku pegawai Apabila harapan dapat menjadi kenyataan, pegawai akan cenderung meningkatkan gairah kerjanya, sebaliknya jika harapan tidak tercapai, pegawai akan menjadi malas. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dan menganalisis pemotivasian dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pada Bagian Rumah Tangga Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh, dan (2) untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pemotivasian dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pada Bagian Rumah Tangga Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh. Dalam penelitian ini, peniliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan dengan sengaja pada jenis dan sumber data yang diperlukan. Teknik pengumpulan data menggunakan (a) observasi langsung (b) wawancara (c) dukumentasi, selanjutnya analisis dilakukan secara interaktif, sedangkan proses teknis analisi data dalam penelitian ini adalah analisis dengan menggunakan model interaktif melalui 3 (tiga) komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja sebagai pengetahuan serta ketrampilan seseorang dalam pekerjaannya yang dapat diukur dari masa kerja. Kepribadian dapat diasumsikan tentang kualitas tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dan berinteraksi dengan lingkungannya. Sikap yang dimiliki seseorang merupakan suatu jalinan atau suatu kesatuan dalam menentukan sikap dan perilakunya Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan pemotivasian yang diberikan oleh pimpinan Bagian Rumah Tangga Biro Umum terhadap pegawai sehingga dapat meningkatnya kinerja pegawai dan apabila kurang pemotivasian yang diberikan pimpinan maka sangat terpengaruh pada kinerja.
Efektivitas Hukum dalam Pemberantasan Korupsi di Sektor Perpajakan: Studi Kasus Rafael Alun Trisambodo di Direktorat Jenderal Pajak Rasji; Dhiny Ellen Juwita; Nathania Apriza; Talitha Inas Tsabitah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.1020

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong pertumbuhan investasi daring, namun juga memunculkan berbagai bentuk penipuan investasi, termasuk binary option. Kasus Binomo menjadi perhatian publik karena banyak korban yang mengalami kerugian finansial akibat penipuan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perlindungan hukum yang tersedia bagi korban binary option dan peran regulator dalam mencegah praktik investasi ilegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum preskriptif untuk mengkaji regulasi perlindungan konsumen dan investasi yang diterapkan di Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa regulasi yang relevan, masih terdapat celah hukum yang dapat dimanfaatkan oleh para penipu. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator dalam melindungi konsumen dari praktik investasi ilegal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum bagi korban binary option masih perlu diperkuat, terutama terkait penegakan hukum dan pemberian ganti rugi kepada korban. Di sisi lain, peran OJK dalam mengawasi dan mengedukasi masyarakat dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan regulasi dan peningkatan efektivitas pengawasan sektor investasi di Indonesia.
Attitude, Perceived Behavioral Control, Subjective Norms, dan Entrepreneurship Education dalam Membentuk Entrepreneurial Intention: Sebuah Tinjauan Literatur Dafit Dahroni; Mira Ariyani; Herdiyan Maulana
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1023

Abstract

Latar Belakang: Intensi kewirausahaan merupakan faktor krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, namun pembentukannya dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis dan sosial yang kompleks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap (attitude), kontrol perilaku yang dipersepsikan (perceived behavioral control), norma subjektif (subjective norms), dan pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship education) terhadap intensi kewirausahaan berdasarkan kerangka Theory of Planned Behavior melalui tinjauan literatur sistematis. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review (SLR) terhadap artikel-artikel yang diterbitkan periode 2020-2024 dari database Scopus, Web of Science, ScienceDirect, Emerald Insight, dan Google Scholar, dengan analisis menggunakan thematic analysis. Hasil menunjukkan sikap terhadap kewirausahaan memiliki pengaruh konsisten dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan, kontrol perilaku yang dipersepsikan menunjukkan pengaruh yang bervariasi tergantung konteks, norma subjektif memperlihatkan inkonsistensi yang signifikan antar penelitian, sementara pendidikan kewirausahaan umumnya berpengaruh positif dengan peran sebagai moderator dan mediator. Kesimpulan: Kombinasi keempat variabel memberikan pemahaman holistik tentang pembentukan intensi kewirausahaan dengan interaksi kompleks melibatkan efek mediasi dan moderasi, sehingga diperlukan pendekatan integratif dalam pengembangan program pendidikan kewirausahaan yang efektif.
Analisis Kasus Malapraktik Tenaga Medis dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Perspektif Pertanggungjawaban Hukum Perdata Dicky Auliansyah; Ramadhani Kurnia Dilaga; Yuyut Prayuti; Herjunaidi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1024

Abstract

Dokter, dokter gigi, dan staf medis dapat melakukan malpraktik dengan bertindak ceroboh, lalai, atau sembrono yang dapat mengakibatkan cedera atau kematian pasien. Staf medis dan fasilitas medis bertanggung jawab. Pasien dapat menuntut malpraktik medis karena kesalahan dan kelalaiannya karena kesalahan atau kelalaiannya merugikan pasien, dokter tidak dapat mengklaim tindakan yang tidak disengaja. Pasien dapat menuntut dokter, dokter gigi, atau staf medis atas tindakan tersebut. Jurnal ini mengkaji peraturan staf medis dan tanggung jawab perdata. Penelitian ini menggunakan Metode Normatif. Hasil penelitian menemukan bahwa pasal 1365, 1366, dan 1371 KUH Perdata dan pasal 58 Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 mengatur pertanggungjawaban staf medis terhadap korban malpraktik. Tenaga medis bertanggung jawab secara perdata dan pidana terhadap pasien atas kesalahan yang dilakukannya yang mengakibatkan kerugian atau cedera, menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang No. 36 Tahun 2009. Kesalahan perdata biasanya melibatkan penggantian biaya kepada pasien, sedangkan kesalahan pidana dapat mengakibatkan hukuman penjara jika kesalahan tersebut mengakibatkan cedera serius atau kematian.