cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Penilaian Risiko Komplikasi Paru Pasca Transplantasi Organ pada Toleransi Operasi Retno Eka Sari; Roza Kurniati; Fauzar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.997

Abstract

Kandidat transplantasi organ berisiko tinggi untuk terjadinya komplikasi pasca operasi, terutama komplikasi paru yaitu infeksi dan non infeksi. Organisme penyebab infeksi pasca transplantasi dapat dibagi atas fase pasca transplantasi, maksimum imunosupresi dan sesudahnya. Infeksi dan mortalitas TB pada pasien transplantasi organ lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Komplikasi non infeksi sesuai dengan jenis transplantasi organ. Penilaian risiko komplikasi melalui evaluasi riwayat, pemeriksaan fisik perioperatif, tes fungsi paru, radiografi thorax dan penilaian infeksi TB aktif maupun TB laten dilakukan pada seluruh pasien transplantasi organ. Beberapa skor prediktif yang dapat digunakan yaitu skor Azorullah, ARISCAT dan Gupta.
Analisis Hukum Kendala Perpanjangan HGB di atas Tanah Hak Pengelolaan Pemerintah Kota Semarang Putri Sekarini; Suhadi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis alasan hukum serta kendala administratif yang menyebabkan Hak Guna Bangunan (HGB) di atas tanah Hak Pengelolaan tidak dapat diperpanjang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, yaitu data dianalisis secara deskriptif-kualitatif berdasarkan fakta hukum di lapangan dan peraturan perundang-undangan yang mengacu pada PP Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, Dan Pendaftaran Tanah. Hasil temuan peneliti menunjukkan bahwa HGB yang berdiri di atas tanah Hak Pengelolaan tidak dapat diperpanjang secara otomatis tetapi harus melalui persetujuan pemegang Hak Pengelolaan dan adanya beberapa kendala utama yang dihadapi pemegang HGB yaitu ketidakjelasan terkait status hukum tanahnya sehingga mengakibatkan hambatan administratif menjadikan timbul ketidakpastian hukum dalam perpanjangan HGB di atas Hak Pengelolaan.
Pemanfaatan Daging Ikan Gabus (Channa Striata) sebagai Inovasi dalam Pembuatan Rempeyek Andhina Lioni Sefhira; David Ilham Ali Musthofa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.999

Abstract

Pengolahan ikan gabus perlu dilakukan untuk lebih meningkatkan nilai komersial ikan gabus dan memperpanjang umur simpan. Berbagai teknologi pengolahan produk ikan telah banyak dilakukan, antara lain pembuatan nuggets, berbagai jenis sosis, abon maupun bakso; namun pengolahan ikan yang relatif paling sederhana, murah, tidak membutuhkan bahan-bahan kimia tambahan dan mudah dilakukan oleh rumah tangga adalah rempeyek. Rempeyek adalah produk gorengan yang memiliki tekstur renyah dan rasa yang gurih sehingga dapat dijadikan sebagai pelengkap makanan atau sebagai cemilan. Sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap inovasi pembuatan rempeyek ikan gabus yang diolah dengan 2 varian yaitu varian spesial dan varian topping. Responden diminta untuk menilai tingkat kesukaannya terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur dari 2 varian “rempeyek ikan gabus”. Skala yang digunakan yaitu skala dikotomis dengan jawaban responden “ya” atau “tidak”. Hasil uji hedonik dari “Rempeyek Ikan Gabus” yaitu lebih dari 60% panelis menyukai varian produk “Rempeyek Ikan Gabus” sehingga dapat disimpulkan bahwa “Rempeyek Ikan Gabus” dapat diterima di kalangan Masyarakat.
Tekanan Teman Sebaya dan Strategi Edukatif Psikologis dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja Aviva Leonisa; Velista Joyselin Kurniawan; Gita Azzahra
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1000

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan permasalahan nasional yang semakin mengkhawatirkan, dengan usia pengguna yang semakin muda. Artikel ini mengkaji faktor-faktor kerentanan remaja terhadap narkoba, khususnya tekanan teman sebaya sebagai aspek psikologis utama, serta strategi edukatif dan psikologis sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan pengamatan lapangan dalam program pengabdian masyarakat bersama BNN Jakarta Utara. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan teman sebaya berperan signifikan dalam awal penyalahgunaan narkoba. Pendekatan edukatif berbasis penguatan keterampilan hidup, peningkatan self-efficacy, dan penguatan kemampuan asertif efektif membentuk ketahanan remaja terhadap pengaruh negatif. Peran aktif keluarga, sekolah, dan lembaga pemerintah seperti BNN menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pencegahan. Strategi preventif yang sesuai dengan karakteristik remaja dapat meningkatkan ketahanan diri dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Implementasi Konsep Green Hotel pada Royal Kamuela Villas & Suites at Monkey Forest, Ubud Ni Putu Helda Silpia Apriyani; I Wayan Karta
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep green hotel pada Royal Kamuela Villas & Suites at Monkey Forest, Ubud, sebagai bagian dari upaya mendukung pariwisata berkelanjutan di Bali. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali praktik ramah lingkungan yang diterapkan, seperti prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pengelolaan limbah, penghematan energi, dan penggunaan bahan ramah lingkungan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta didukung oleh studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun telah diterapkan dengan baik di beberapa departemen, masih terdapat tantangan seperti konsistensi penerapan antar departemen, keterbatasan alat pendukung, dan rendahnya kesadaran sebagian tamu. Namun demikian, inisiatif green practices ini berdampak positif terhadap efisiensi operasional, peningkatan citra hotel, serta kontribusi terhadap kelestarian lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan, peningkatan kesadaran tamu, serta adopsi teknologi hijau guna memperkuat praktik keberlanjutan di sektor perhotelan.
Pengaruh Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) terhadap Peranan Notaris dalam Beralihnya Hak atas Tanah sebagai Upaya Meningkatkan Penerimaan Negara Indah Eka Julianti; Muh. Afif Mahfud
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1005

Abstract

Pengampunan pajak (tax amnesty) adalah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara dan memberikan kesempatan kepada wajib pajak yang belum patuh untuk melaporkan hartanya. Dalam program tax amnesty tahun 2016, aset yang diperoleh antara 1985–2015, termasuk tanah dan bangunan, dapat diakui tanpa dikenakan sanksi perpajakan tertentu jika dilaporkan sebelum tenggat waktu. Notaris memegang peranan penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program ini, khususnya dalam pembuatan akta otentik terkait pengalihan hak atas tanah. Akta pernyataan dan peralihan nama diperlukan untuk mengalihkan kepemilikan harta yang sebelumnya atas nama pihak lain ke nama wajib pajak. Peran notaris bukan hanya sebagai pembuat akta, tetapi juga sebagai penjamin kepastian hukum dan validitas dokumen perpajakan dalam konteks pengampunan pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan menelaah peraturan perundang-undangan dan praktik pelaksanaan tax amnesty. Hasilnya menunjukkan bahwa sinergi antara kebijakan fiskal dan profesi hukum seperti notaris merupakan kunci keberhasilan program tax amnesty serta peningkatan kepatuhan wajib pajak di masa depan.
Menguak Kekerasan Seksual: Perjuangan Wanita dalam Bingkai Hukum dan Perspektif Feminis Ariani Sri Lestari; Suparnyo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1009

Abstract

Kekerasan seksual merupakan permasalahan serius yang memerlukan perhatian mendalam dari berbagai sektor, termasuk hukum, masyarakat, dan pendidikan. Artikel ini membahas latar belakang dan strategi untuk meningkatkan respons terhadap kekerasan seksual, dengan penekanan pada aspek-aspek hukum dan perubahan sosial. Latar belakang mencakup prevalensi kekerasan seksual, dampaknya terhadap korban, dan ketidaksetaraan gender yang masih terdapat dalam sistem hukum. Pembahasan melibatkan berbagai strategi, termasuk penguatan undang-undang, perubahan norma patriarki, pemberdayaan komunitas, dan pengembangan sistem dukungan untuk korban. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih responsif dan adil terhadap kekerasan seksual.
Strategi dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Melalui Edukasi dan Promosi Kesehatan terhadap Penyakit tidak Menular: Literatur Review Safitri Indriyani Sari; Ikalia Ulandari; Dyah Faramitha; Wanda Priskyani; M. Ananta Tri Purwandy; Kartika Setia Purdani; M. Bachtiar Safrudin
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1010

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit jantung koroner menjadi penyebab utama kematian di Indonesia dan dunia. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, deteksi dini, serta promosi gaya hidup sehat menjadi strategi kunci dalam pengendalian PTM. Telaah ini mengkaji lima belas artikel ilmiah yang fokus pada berbagai pendekatan dalam pencegahan PTM, termasuk edukasi CERDIK, aktivitas fisik, optimalisasi peran Posbindu, serta promosi kesehatan berbasis masyarakat. Hasil telaah menunjukkan bahwa edukasi kesehatan secara langsung, penggunaan media visual (leaflet, poster, video), serta pendekatan komunitas melalui kader dan Posbindu mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap risiko PTM dan pentingnya perubahan perilaku. Di samping itu, deteksi dini melalui skrining tekanan darah dan gula darah terbukti efektif dalam mengidentifikasi potensi penyakit lebih awal. Beberapa tantangan yang ditemukan meliputi rendahnya partisipasi masyarakat, kurangnya dukungan lintas sektor, dan keterbatasan sumber daya. Dengan demikian, diperlukan strategi promosi kesehatan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan, serta peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan program pencegahan PTM di Indonesia.
Tinjauan terhadap Gugatan Hak Asuh Anak (Studi Kasus Putusan Nomor 38/Pdt.G/2019/PN Ckr) Kenneth Adriel; Mia Hadiati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan hak asuh anak dalam putusan Nomor 38/Pdt.G/2019/PN Ckr, dengan fokus pada pemenuhan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, serta implikasi putusan terhadap pelaksanaan kewajiban orang tua pasca perceraian. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis dokumen. Penelitian ini menganalisis bukti-bukti persidangan dan pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam memutuskan hak asuh anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan hakim telah memenuhi prinsip kepentingan terbaik bagi anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kedekatan emosional anak dengan penggugat, kemampuan penggugat dalam memberikan kebutuhan dasar anak, serta ketidakhadiran tergugat dalam persidangan. Implikasi dari putusan ini tidak hanya memberikan jaminan terhadap kesejahteraan anak, tetapi juga memberikan preseden penting dalam penegakan hukum hak asuh anak di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dan pengembangan kebijakan terkait hak asuh anak pasca perceraian, yang berfokus pada kepentingan terbaik anak dan kesetaraan hak orang tua.
Efektivitas Kerja Sekretariat Umum Polisi Daerah Aceh dalam Pelaksanaan Tugas Kesekretariatan Tri Utami Sulistyowati; Badruzzaman
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober-Desember 2022)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i3.1012

Abstract

Efektivitas Kerja Sekretariat Umum berkaitan erat dengan karakteristik organisasi. Karakteristik organisasi diharapkan mampu memperbaiki struktur organisasi agar lebih baik, sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik pula. Secara empirik efektif kerja belum mampu memperbaiki struktur organisasi Sekretariat Umum Polda Aceh, sehingga dapat menghambat penyelesaian tugas dengan baik. sedangkan harapan melalui pimpinan lembaga, dapatg menyusun strategi tugas sesuai dengan karakteristik organisasi dan lingkungan. berdasarkan Rumusan Masalah 1) Bagaimana karakteristik organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja pada staf Sekretariat Polisi Daerah Aceh, 2) Bagaimana karakteristik lingkungan dalam meningkatkan efektivitas kerja pada staf Sekretariat Polisi Daerah Aceh. adapun Tujuan penelitian 1) Untuk mengetahui dan menganalisis karakteristik organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja pada staf Sekretariat Polisi Daerah Aceh. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis karakteristik lingkungan dalam meningkatkan efektivitas kerja pada staf Sekretariat Polisi Daerah Aceh. Dalam upaya memperoleh data lapangan mengunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif kualitatif (descriptive qualitative research) dan teknik pengumpulan data dan/atau pisau analisisi melalui observasi, wawancara dan analisa dokumen sekaligus memperoleh data lapangan dengan mamanfaatkan informan penelitian yang dilakukan melalui purposive sampling. Hasil penelitian, dalam membangun efektifitas kerja sekretariat Umum Polda Aceh dalam tataran pelaksanaan tugas yang dilaksanaan personil kepolisian negara berkaitan karakteristik pekerja belum memperhatikan tingkat usia pekerja, padahal usia pekerja yang tidak produktif dapat mengganggu penyelesaian tugas sebuah organisasi. Karakteristik organisasi juga belum mampu menerapkan system teknologi dalam menjalankan roda organisasi, sehingga dapat menghambat dalam pelayanan publik. Selanjutnya, karakteristik organisasi juga belum mampu memperbaiki spesialisasi pekerjaan.