cover
Contact Name
Diah Ika Putri
Contact Email
jurnallifescience@gmail.com
Phone
+628112118750
Journal Mail Official
jurnallifescience@gmail.com
Editorial Address
Jl. Terusan Pahlawan No.32, RW.01, Sukagalih, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Life Science
ISSN : 2655688X     EISSN : 29644704     DOI : -
Jurnal Life Science (JLS) adalah jurnal yang menerbitkan dan mempromosikan penelitian pendidikan sains ilmiah. Jurnal ini mengkaji pendidikan dasar, menengah, tinggi, dan informal yang berkaitan dengan pendidikan sains. Dalam menerbitkan artikel ilmiah, JLS mencari artikulasi prinsip dan praktik yang digunakan oleh para peneliti untuk membuat klaim yang valid tentang dunia dan kritik mereka terhadap pendidikan sains. Penelitian dapat mengambil banyak bentuk, metode kuantitatif, kualitatif dan mixed method. JLS tertarik untuk menghasilkan penelitian yang valid dan dapat dipercaya yang mengambil berbagai bentuk dan mencakup kemampuan baru yang ada, terutama seputar teknologi. Praktik inovatif dan bagaimana hal ini berhubungan dengan pendidikan sains. Karya ilmiah yang menarik yang diterbitkan dalam JLS perlu mencerminkan keragaman. Selain itu, karya tersebut juga harus mencakup keragaman bentuk. Beberapa kajian dalam jurnal ini meliputi: kajian kurikulum pendidikan sains, penerapan dan pengembangan model pembelajaran, pengintegrasian teknologi kedalam pembelajaran sains, dan temuan biologi murni.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Indeks Ekologi Gastropoda sebagai Bioindikator Tingkat Pencemaran Air Tawar Situ Bangendit Nurul Fitri; Hudiana Hernawan; Sri wahjuningsih
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v4i2.2350

Abstract

Beberapa aktivitas masyarakat disekitar perairan situ secara langsung maupun tidak langsung dapat berdampak terhadap kualitas perairan sungai diantaranya dapat mempengaruhi faktor-faktor biotik dan abiotik yang mengakibatkan rusaknya ekosistem di perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks ekologi gastropoda sebagai bioindikator pencemaran air yang terdapat di Ekowisa Situ Bagendit pada bulan April – Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data dan metode penentuan stasiun dengan purposive sampling method terhadap 10 stasiun. Sampel yang diambil meliputi pengukuran parameter biotik (gastropoda) serta abiotik. Hasil pengukuran parameter biotik penelitian menunjukkan famili dari tiga stasiun berjumlah 5 famili diantaranya famili Thiaridae, famili Ampullariidae, famili Viviparidae, Lymnaeidae dan Famili Littorinidae, dan terdiri dari 16 spesies dengan total 1495 individu. Rata-rata nilai indeks keanekaragaman adalah 1,6860 termasuk kategori sedang, kenekaragaman tertinggi adalah spesies Melanoides formensis (0,3570) dan terendah adalah, spesies Thiara rufis (0,0044). Rata-rata nilai indeks kelimpahan adalah, 100,6091 termasuk kategori sangat banyak, nilai kelimpahan tertinggi pada spesies Melanoides formosensis (28,2274) dan terendah pada spesies Thiara rufis (0,01). Rata-rata nilai indeks dominansi adalah, 0,1852 termasuk kategori rendah nilai dominansi tertinggi pada spesies Melanoides formosensis (0,0796) dominansi terendah pada spesies Thiara rufis (0). Rata-rata nilai indeks kemerataan adalah, 28,5078 termasuk kategori stabil, nilai kemerataan tertinggi pada spesies Pomaceae maculata (3,5338) dan Lymnea Rubiginosa (3,5338) terendah pada spesies Thiara rufis (0). Rata-rata nilai indeks kepadatan adalah, 149,5 termasuk kategori tinggi, nilai kepadatan tertinggi pada spesies Melanoides formenssis (42,2) terendah pada spesies Thiara rufis (0,1).Kata Kunci: Gastropoda, indeks ekologi
Pemberian Variasi Konsentrasi Senyawa Sitokinin BAP terhadap Pertumbuhan Tanaman Begonia (Begonia ”orphan c. fox”) Chevi Ardiana; Sri Rahayu; Dewi Hernawati
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v4i2.2351

Abstract

Sitokinin merupakan senyawa hormon pada tumbuhan yang dihasilkan dari turunan (derivate) adenin dan/atau fenilurea molekul yang mengatur berbagai proses seluler. Fungsi utama senyawa ini adalah mengatur perkembangan sel-sel pada tumbuhan, sedangkan fungsi lainnya, diantaranya: menunda proses penuaan daun, mendorong pertumbuhan tunas samping dan luas daun, dan merangsang pertumbuhan akar menjadi lebih panjang. Dalam penelitian ini, tanaman Begonia (Begonia”orphan c. fox”) dipilih sebagai sampel penelitian karena tanaman ini salah satu tanaman hias yang banyak diminati masyarakat. Tanaman ini mempunyai banyak variasi bentuk, warna, dan ukuran daun sehingga tanaman Begonia banyak dijadikan sebagi tanaman hias. Tujuan penelitan ini adalah mengetahui pengaruh pemberian senyawa sitokinin pada berbagai variasi konsentrasi terhadap tinggi tanaman dan panjang daun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAK). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang daun dan tinggi tanaman yang maksimal diperoleh masing-masing, yaitu: panjang daun 10,93 dan tinggi tanaman 13,82 cm pada konsentrasi 3 ppm.Kata Kunci: Sitokinin, Konsentrasi, Pertumbuhan
Uji Kadar Flavonoid Total dari Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Sri Mulyaningsih; Hajar Sofarina Yasrifah; De Budi Irwan Taofik
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v4i2.2352

Abstract

Penelitian yang berjudul “Uji Kadar Flavonoid Total dari Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) bertujuan untuk mengetahui hasil uji kualitatif senyawa flavonoid dan kadar flavonoid total dari daun aplukat (Persea americana Mill.). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan yaitu daun alpukat yang sudah tua sebanyak 100 g. Teknik pengumpulan data secara kualitatif melalui uji fitokimia dan kuantitatif pada uji kadar total plavonoid. Penentuan kadar total flavonoid dibantu dengan Spektrofotometer Uv-Vis. Setiap sampel diuji sebanyak tiga kali. Ekstraksi kandungan kimia dari daun alpukat (Persea americana Mill.) dilakukan dengan metode maserasi menggunakan senyawa etanol 95%. Analisis data pada penelitian ini dengan uji Regresi linier sederhana yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi yang diukur dengan absorbansi yang dihasilkan. Persamaan regresi liniernya yaitu Y= 0,0724x-0,0185. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa daun alpukat (Persea americana Mill.) mengandung senyawa palvonoid dengan kadar total sebesar 67,058 mg QE/g ekstrak atau 6,7058%.Kata Kunci: Ekstrak Daun Alpukat, Uji Kadar total Flavonoid
Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Penerapan Beberapa Model Pembelajaran Ulfah Latifah; Lida Amalia; Diah Ika Putri
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v4i2.2348

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Penerapan Beberapa Model Pembelajaran”. Bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa pada penerapan beberapa model pembelajaran. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang menggunakan metode deskriptif dari hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2015-2019, dan menggunakan database Google Scholar. Beberapa model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa terdapat empat model pembelajaran yaitu: model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan metode praktikum dan demonstrasi multimedia interaktif (MMI), model inquiry terbimbing, learning cycle 5E, dan model inquiry. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada penerapan beberapa model pembelajaran bahwa keempat model pembelajaran tersebut efektif digunakan pada saat proses pembelajaran berlangsung dan meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran, literasi sains siswa
Efektivitas Penggunaan Media Youtube sebagai Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Materi Keanekaragaman Hayati Lusiani Lusiani; Dewi Hernawati; De Budi Irwan Taofik
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v4i2.2349

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efektivitas Penggunaan Media YouTube Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X pada Materi Keanekaragaman Hayati”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1. Kemampuan awal siswa sebelum menggunakan media YouTube pada materi keanekaragaman hayati; 2. Hasil belajar siswa setelah menggunakan media YouTube pada materi keanekaragaman hayati; 3. Efektivitas penggunaan media YouTube sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas X pada materi keanekaragaman hayati. Metode dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental design. Desain penelitian yang digunakan yaitu One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Purposive sampling, yaitu untuk mengetahui efektivitas penggunaan media YouTube Berbantuan Video Education sebagai media pembelajaran pada materi Keanekaragaman Hayati melalui empat analisis yaitu: Uji Gain Ternormalisasi; Kategori tinggi dengan persentase 52,6 persen, kategori sedang dengan persentase 18,4 persen, kategori rendah persentase 10,5persen, kategori tetap dengan persentase 2,6 persen, kategori terjadi penurunan dengan persentase 15,8 persen; Uji Pemahaman, siswa yang belum menguasai 18,4 persen yang berhasil 81,6 persen; Rata –Rata Tingkat Penguasaan seluruh siswa adalah 81 persen; Ketuntasan belajar yaitu 81,6 persen. penggunaan media YouTube sebagai media pembelajaran efektif terhadap hasil belajar siswa kelas x pada materi keanekaragaman hayati.Kata Kunci: YouTube, Hasil Belajar, Efektivitas pembelajaran

Page 1 of 1 | Total Record : 5