cover
Contact Name
Hisbulloh Ahlis Munawi
Contact Email
noe@unpkdr.ac.id
Phone
+6285649676989
Journal Mail Official
noe@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Achmad Dahlan No. 76 Mojoroto - Kota Kediri 64112.
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara of Engineering (NOE)
ISSN : 23556684     EISSN : 27766640     DOI : https://doi.org/10.29407/noe.vxix
This journal discusses the latest trends in computer science that fields information systems, data mining, software engineering, computer networks, artificial intelligence, geographic Information system, Decision support system, multimedia, and others relevant to computer science, information system, informatics and Electrical Engineering.
Articles 221 Documents
Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu dan Otomatisasi Pengisian Bak Air pada Alat Penetas Telur Ayam Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Aplikasi BLYNK Muhamad Fajar Bagus Wahyudin; M. Dewi M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Risky Aswi Ramadhani
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26706

Abstract

Usaha ternak ayam kampung memiliki memiliki potensi besar dalam perekonomian masyarakat Indonesia, terlihat dari permintaan pasar yang meningkat terhadap telur dan daging ayam kampung. Namun proses penetasan telur masih konvensional menjadi kendala yang disebabkan oleh kurang menjaga suhu dan kelembapan inkubator. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat yang mampu bekerja secara mandiri, stabil, dan efisien dalam proses penetasan, serta memberikan kemudahan bagi peternak dalam melakukan monitoring jarak jauh. Model penelitian yang dipilih ialah model prosedural yang mengembangkan produk awal yang sudah ada ditambahkan inovasi untuk menjadi lebih baik. Penelitian dilakukan di rumah Bapak Sofyan, Desa Pojok Kota Kediri. Hasil penelitian yang didapat bahwa alat penetasan telur ayam otomatis dirancang dan dikembangkan dengan sistem monitoring suhu dan kelembapan berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP32 dan aplikasi Blynk, Stabilitas suhu dan kelembapan berdasarkan uji coba selama 16 hari, alat dapat mempertahankan suhu inkubasi rata-rata 37-39°C dan kelembapan rata-rata 50-65%, Sistem memiliki tingkat akurasi mencapai 90% dan berhasil menjaga volume air melalui deteksi ketinggian oleh sensor ultrasonik HC-SR04 dan pengaturan pengisian pompa air.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI TIPE KULIT WAJAH BERBASIS ESP32 DENGAN SENSOR CAHAYA TSL2561 Eka Nindiya; Miftakhul Maulidina; M. Dewi Manikta Puspitasari; Juli Sulaksono
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26707

Abstract

Ketidakakuratan dalam mengenali tipe kulit wajah dapat menyebabkan pemilihan produk perawatan yang kurang tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan sistem tanpa kontak yang dapat mendeteksi tipe kulit secara otomatis menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor cahaya TSL2561. Sistem ini memanfaatkan LED putih sebagai sumber pencahayaan tetap dan mengukur intensitas pantulan cahaya dari kulit untuk klasifikasi menjadi tiga tipe: kering, normal, dan berminyak. Proses deteksi dipicu oleh satu tombol, dengan hasil klasifikasi ditampilkan melalui layar OLED dan didukung indikator LED sebagai penanda status. Sistem diprogram menggunakan Arduino IDE dan diuji pada 30 partisipan, dengan hasil yang sesuai observasi langsung. Sistem menunjukkan kinerja stabil, efisien, dan unggul secara higienis karena tidak menyentuh kulit. Perangkat berukuran kecil, ringan, serta dapat dioperasikan melalui catu daya USB, sehingga mudah digunakan. Sistem ini dinilai layak sebagai prototipe awal dan berpotensi dikembangkan dengan integrasi kecerdasan buatan.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Penstabil Suhu Kandang Ayam Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Mohamad Billah Septianto; M.Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Risky Aswi Ramadhani
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26708

Abstract

  Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pengendali suhu otomatis pada kandang ayam broiler berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor suhu DHT22 untuk memantau suhu kandang ayam usia 15–30 hari. Ketika suhu melebihi 30°C, kipas pendingin otomatis aktif, dan kembali mati saat suhu kembali stabil. Data suhu ditampilkan melalui LCD dan dikirim ke aplikasi Blynk secara real-time untuk pemantauan jarak jauh. Pengujian dilakukan selama tujuh hari dan menunjukkan bahwa alat mampu menjaga suhu kandang dalam rentang ideal 29°C–30°C. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan nilai t<sub>hitung</sub> = 2,365 > t<sub>tabel</sub> = 2,04, menandakan perbedaan signifikan antara suhu sebelum dan sesudah penggunaan alat. Wawancara dengan mitra peternak menunjukkan bahwa alat ini mudah digunakan, hemat daya, dan efektif dalam menjaga kenyamanan ayam. Sistem ini diharapkan menjadi solusi efisien bagi peternak dalam menjaga kestabilan suhu kandang secara otomatis dan berbasis teknologi..  
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR DAN PENGATUR SUHU RUANGAN GREENHOUSE TANAMAN MELON HIDROPONIK BERBASIS IOT Adam Kurniawan; M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26718

Abstract

Agriculture has experienced developments, especially in the horticultural sector that has high economic value, such as the melon business cultivated through Greenhouses, but the indoor temperature is higher than outside due to the greenhouse effect and the absence of a temperature control system in the Greenhouse. The purpose of this study is to determine the design and working system of a hydroponic melon temperature measuring and regulating device in an IoT-based Greenhouse in stabilizing the temperature. The research model used is a "prototyping model" because in the process of developing a temperature control device, it requires stages of making an initial prototype, testing, until the system is refined in stages, in data collection the researcher conducted field observations, documentation, automatic recording of the system from the DS18B20 sensor readings and sent the data to the webserver via an ESP32 Wi-Fi connection as well as interviews with partners who are members of the melon farmer group in Ngadiluwih Village, Kediri. The results of this research show that monitoring and regulating temperature on the IoT dashboard (Blynk) can be done in real-time using a DS18B20 temperature sensor, ESP32 microcontroller, heater lamp, and AC fan. The tools studied and tested can maintain the temperature in the Greenhouse within the ideal range (between 25°C - 30°C) automatically with fast and stable responsiveness.
SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN JAMUR TIRAM BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Muhammad Didik Setiawan; M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26728

Abstract

Sektor pertanian menjadi peranan penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, salah satu komoditas pertanian yang potensial ialah jamur tiram putih yang memiliki nilai jual tinggi serta masa panen yang relatif cepat. Namun budidaya jamur masih dilakukan secara manual, sehingga pertumbuhan jamur menjadi kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui perancangan dan pembuatan alat pengendali suhu serta kelembapan otomatis pada rumah (kumbung) jamur berbasis IoT serta mengetahui sistem kumbung sesuai dengan suhu dan kelembapan yang ideal. Penelitian ini menggunakan metode mode prosedural, dengan teknik pengumpulan data observasi, pencatatan otomatis sistem, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan kuanitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa alat pada rumah (kumbung) jamur sebagai perancangan dan pembuatan pengendali suhu serta kelembapan otomatis pada bersistem monitoring suhu dan kelembapan berbasis IoT yang memakai sensor suhu dan kelembapan, mikrokontroler ESP32, dan koneksi internet menghasilkan, memantau dan mengatur suhu secara otomatis, dan alat terbukti bisa menjaga suhu dan kelembapan tetap stabil, sesuai kebutuhan jamur tiram (suhu 22–28°C dan kelembapan 80–90%). Penggunaan aplikasi Blynk membantu para petani dalam memantau jamur dengan kondisi dari jarak jauh, kapan pun dan dimanapun melalui smartphone.  
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING KELEMBABAN OTOMATIS PENETAS TELUR MERPATI BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Eka Wicaksono; M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26731

Abstract

Merpati salah satu unggas yang populer untuk dipelihara baik menjadi hewan ternak untuk dikonsumsi, maupun sekedar hobi balap, namun proses penetasan telur tidak signifikan tergantung kondisi lingkungan menyebabkan rendahnya produktivitas serta efisiensi dalam budidaya merpati. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi dalam peternakan yang dihasilkan dari alat pemantau serta pengatur kelembapan otomatis pada penetasan telur berbasis IoT menggunakan ESP32, dengan harapan dapat meningkatkan keberhasilan penetasan serta efisiensi dalam prosesnya. penelitian ini menggunakan model pengembangan yang disusun secara sistematis dan terstruktur untuk menghasilkan alat pemantau otomatis pada penetas telur merpati dan dapat berfungsi secara optimal, dilaksanakan di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri dengan mitra pengembangan Bapak Ferdiansyah. Hasil penelitian ini bahwa rancang bangun sistem otomatis berbasis IoT berhasil dibuat menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor DHT22, dan aplikasi Blynk sebagai media pemantauan real-time kelembapan di dalam inkubator, implementasi sistem monitoring IoT dengan aplikasi Blynk memberikan kemudahan bagi peternak untuk mengakses informasi kelembapan secara langsung melalui perangkat seluler, mampu menggantikan metode manual yang kurang efisien dan rawan kegagalan. Sistem yang dikembangkan terbukti membantu meningkatkan efisiensi dan keberhasilan karena mampu menjaga kestabilan kelembapan dan memberikan notifikasi kepada pengguna jika terjadi penyimpangan dari nilai yang diharapkan.
Rancang Bangun Alat Pemantau dan Pengatur Suhu Otomatis pada Penetas Telur Merpati Balap Berbasis IoT Dwi Wicaksono; M. Dewi Manikta puspitasari; Miftakhul Maulidina; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26736

Abstract

Burung Merpati balap menjadi populer di Indonesia, karena bernilai tinggi dan mampu bersaing dalam ajang perlombaan. Namun, proses penetasan telur masih dilakukan secara konvensional, walaupun telah dikembangkan inkubator semi otomatis berbasis Arduino, pemantauan suhu dan kelembapan masih secara manual. Penelitian ini menggunakan model prototyping, yang memungkinkan pengembangan sistem secara literatif, melalui tahap perancangan, pengujian, evaluasi, dan penyempurnaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemantau dan pengatur suhu otomatis pada penetas telur merpati berhasil dirancang dan berfungsi dengan baik. Perangkat keras dan lunak terintegrasi mampu membaca suhu dan kelembapan secara real-time, menampilkan LCD dan aplikasi serta mengatur suhu otomatis. Rata-rata inkubasi tercapai 37,68°C dalam rentang optimal 36-38°C, sehingga mendukung stabilitas proses penetasan. Secara keseluruhan, alat ini layak digunakan dan efektif membantu meningkatkan keberhasilan penetasan telur merpati balap.
Klasifikasi Artikel Ilmiah Terindeks Garuda dengan metode cGAN  dan BERT Ainun Dea Rahayu; Badie’ah Badie’ah
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26792

Abstract

Jumlah publikasi karya ilmiah terus meningkat, mencapai sekitar 2,6 hingga 3 juta artikel setiap tahun. Peningkatan ini menimbulkan tantangan besar dalam otomatisasi proses pengelompokan dan klasifikasi bidang ilmu, terutama karena distribusi data antar kelas yang tidak merata membuat proses klasifikasi menjadi semakin kompleks. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini menggabungkan dua pendekatan yaitu Conditional Generative Adversarial Network (cGAN) dan Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT). Model cGAN dimanfaatkan untuk menciptakan data sintetis bagi kelas minoritas dengan pendekatan TF-IDF, sementara BERT digunakan untuk klasifikasi berbasis pemahaman konteks. Data hasil sintesis kemudian digabung dengan data asli dan diuji menggunakan metrik seperti akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasilnya, metode ini mampu mencapai akurasi hingga 87% serta memperbaiki keseimbangan distribusi prediksi antar bidang ilmu. Pendekatan cGAN-BERT ini diharapkan  menjadi solusi untuk mengatasi masalah data tidak seimbang dan memiliki potensi besar untuk diterapkan pada sistem klasifikasi otomatis artikel ilmiah.
Sistem Otomatisasi Ringkasan Literatur Berbahasa Indonesia Menggunakan Metode Retrieval-Augmented Generation (RAG) Dan Model IndoT5 Aisyah Mufidah; Badie&#039;ah
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26866

Abstract

Peningkatan jumlah publikasi ilmiah di Indonesia menimbulkan tantangan dalam menyaring dan memahami literatur secara efisien. Proses kajian literatur manual memerlukan waktu yang panjang, rentan terhadap bias kognitif, dan sulit mengikuti perkembangan riset terkini. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan sistem otomatisasi ringkasan literatur yang mengintegrasikan Retrieval-Augmented Generation (RAG) dengan model IndoT5 dan pendekatan struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion). Sistem menggabungkan proses peringkasan menggunakan IndoT5, indexing berbasis FAISS, serta embedding IndoBERT untuk pencarian dokumen yang relevan secara semantik. Evaluasi sistem menggunakan metrik BERTScore menunjukkan kualitas ringkasan dengan skor precision 0.828, recall 0.881, dan F1-score 0.854. Penilaian menggunakan LLM-as-a-Judge dengan model LLaMA-3-70B menghasilkan skor rata-rata 4.78 dari skala 5 untuk aspek relevansi, kebenaran, dan kelengkapan respons. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem mampu menghasilkan ringkasan yang informatif dan kontekstual, serta mempercepat proses kajian literatur berbahasa Indonesia secara signifikan.
PENERAPAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK DALAM KLASIFIKASI GENRE MUSIK POP ISLAMI Ariani Putri Agustina; Imam Much Ibnu Subroto
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi otomatis guna membedakan genre musik Islami dan Pop berdasarkan karakteristik audio. Kategori musik Islami dalam konteks ini merujuk pada lagu-lagu yang secara nuansa dan aransemen mencerminkan nilai-nilai religius, tanpa melakukan analisis terhadap lirik. Data dikumpulkan dari platform Spotify dan melalui tahap pra-pemrosesan berupa augmentasi audio untuk memperkaya variasi data. Proses selanjutnya adalah ekstraksi fitur menggunakan MFCC, Chroma, dan Mel Spectrogram, yang kemudian digunakan sebagai masukan dalam pelatihan model Convolutional Neural Network (CNN). Model CNN yang dibangun berhasil mencapai akurasi sebesar 74% pada data pengujian, dengan nilai precision, recall, dan f1-score yang menunjukkan performa cukup seimbang, terutama dalam mengenali pola khas dari music Pop Islami. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis fitur audio mampu mengenali genre musik secara efektif, meskipun masih terdapat tantangan dalam menangani variasi kompleks dari genre Pop. Sebagai bentuk implementasi, sistem ini dikembangkan dalam bentuk aplikasi antarmuka sederhana yang memungkinkan pengguna mengunggah file audio dan mendapatkan hasil prediksi secara langsung.