cover
Contact Name
Cahaya Rosyidan
Contact Email
cahayarosyidan@trisakti.ac.id
Phone
+6281916319569
Journal Mail Official
jurnal_petro@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Gedung D, Lt.4, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 19070438     EISSN : 26147297     DOI : https://doi.org/10.25105/petro.v11i2.14060
The PETRO Journal is all about the upstream oil and downstream oil and gas industry. Upstream studies focus on production technology, drilling technology, petrophysics, reservoir study, and eor study. Downstream technology focuses on the oil process, managing surface equipment, geothermal, and economic forecast.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2023): MARET" : 7 Documents clear
ANALISIS PARAMETER PETROFISIK ZONA PROSPEK HIDROKARBON PADA SUMUR RVM 2 LAPANGAN “HC” Reido Vidaya; Samsol; Havidh Pramadika
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumur RVM-2 merupakan sumur yang terletak pada lapangan “HC” yang merupakan lapangan minyak dan gas. Pada Sumur RVM-2 perlu dilakukan analisis petrofisik untuk mengetahui letak zona prospek dan parameter petrofisiknya. Analisis petrofisik dilakukan dengan 2 metode yaitu, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Pada analisis kualitatif didapatkan lapisan zona prospek terdapat pada kedalaman 2958,48 ft – 2963,40 ft. dan pada analisis kuantitatif telah dilakukan penentuan cut-off dan didapatkan nilai porositas efektif sebesar 0,180, nilai Volume shale sebesar 0,200, nilai saturasi air sebesar 0,237, dan nilai permeabilitas sebesar 330,46.
USULAN REPERFORASI SUMUR S UNTUK OPTIMASI PRODUKSI Alviona Nabyla Akbary; Suryo Prakoso; Shabrina Sri Riswati
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v12i1.16120

Abstract

Sumur S merupakan sumur yang terdiri dari sebagian besar batuan karbonat yang telah diperforasi pada kedalaman 2272-2305 feet dan 2312-2322 feet. Dalam penelitian ini dilakukan analisa parameter petrofisik guna memperoleh interval yang telah dilakukan cut off untuk usulan perforasi guna optimasi produksi. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data LAS yang dalam proses analisanya ditunjang menggunakan perangkat lunak petrofisik. Zona prospek sumur S diperoleh dengan metode kualitatif yang dianalisa berdasarkan triple combo, terletak pada kedalaman 2069-2082 feet, 2272 – 2305 feet, dan 2312-2322 feet. Keemudian dilakukan metode kuantitatif agar diperoleh besar kandungan serpih, nilai porositas, dan saturasi air. Dari parameter yang telah diperoleh dari analisa kuantitatif tersebut, dapat dikalkulasikan nilai cut off yang akan dilakukan pada porositas 8%, kandungan serpih 40% dan saturasi air 75%, sehingga diperoleh usulan interval yang akan dilakukan reperforasi guna optimasi produksi menjadi sebesar 58.5 feet dari kedalaman 2070.5-2082 feet, 2275-2304 feet dan 2311.5-2323.5 feet.
EVALUASI DAN OPTIMASI SUMUR GAS LIFT DENGAN MENDESAIN ULANG PADA SUMUR DA-011 Dinda Amalia Ramadhanty; Djoko Sulistyanto; R. Hari Karyadi Oetomo
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v12i1.16121

Abstract

Sumur DA-011 merupakan sumur yang menggunakan pengangkatan buatan atau artificial lift berjenis gas lift. Prinsip kerjanya mengangkat fluida ke permukaan dengan cara menginjeksikan gas bertekanan tinggi. Diketahui bahwa jenis gas lift yang digunakan adalah continuous gas lift. Terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam pengoperasian sumur gas lift. Salah satu permasalahan yang terjadi pada sumur DA-011 ialah kebocoran pada valve yang terpasang. Kebocoran valve tersebut ditandai pada hasil pressure traverse survey. Dimana titik injeksi sumur DA-011 berada pada gas lift valve ke-1 yang seharusnya beroperasi pada valve ke-7. Sehingga, perlu dilakukan evaluasi dan analisa kondisi sumur DA-011 sebelum dilakukan desain ulang untuk mengganti valve yang terpasang sebelumnya. Desain ulang dilakukan menggunakan spreadsheet. Bertujuan mendapatkan laju gas injeksi, letak kedalaman masing-masing valves, dan mengetahui titik injeksi yang optimum. Selain itu, software pipesim digunakan untuk menganalisa kondisi sumur menggunakan Gas Lift Performance Curve untuk mengetahui laju gas injeksi dari valve yang terpasang. Setelah melakukan analisa sumur DA-011, dilakukannya desain gas lift menggunakan software pipesim sebagai perbandingan desain gas lift menggunakan spreadsheet. Saat terjadi kebocoran valve, sumur DA-011 menginjeksikan gas sebesar 0,418 mmscfd menghasilkan laju produksi sebesar 247 blpd dan laju produksi minyak sebesar 9,88 bopd. Sedangkan saat optimasi sumur, sumur tersebut dapat menginjeksikan gas sebesar 0,8 mmscfd menghasilkan laju produksi sebesar 1900 blpd dan laju produksi minyak sebesar 76 bopd. Perbandingan antara desain spreadsheet dengan desain pipesim dalam optimasi gas lift ialah desain spreadsheet memperoleh 4 unloading valve dan 1 operating valve. Kondisi dimana kedalaman operation valve pada kedalaman 3922 ft. Sedangkan, desain software pipesim memperoleh 3 unloading valve dan 1 operating valve pada kedalaman 3088 ft. Perbedaan desain tersebut disebabkan karena adanya perbedaan penggunaan parameter pressure traverse desain spreadsheet dengan parameter desain pipesim yang lebih akurat, seperti nilai water cut, nilai laju alir liquid, nilai specific gravity oil sumur.
STUDI LABORATORIUM PENGARUH SISTEM BENTONITE PREHIDRASI TERHADAP MUD WEIGHT, VISKOSITAS, DAN PLASTIC VISCOSITY PADA TEMPERATUR 80°F, 250°F, DAN 300°F Kevin Lukas Pearlo; Bayu Satiyawira; Ridha Husla
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentonite merupakan salah satu aditif yang paling sering digunakan. Secara alamiah dapat berfungsi untuk menaikan viskositas dan gel strength yang dapat dikontrol dengan thinner serta menurunkan fluid loss dari lumpur. Pada studi laboratorium ini, kita akan menganalisis dan mengevaluasi sistem bentonite prehidrasi dengan bahan dasar fresh water dan sea water, yang menggunakan bentonite sebagai padatan pembuat lumpur pemboran. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan dua sampel sistem bentonite prehidrasi. Sampel pertama dengan menggunakan fresh water dan sampel kedua dengan menggunakan sea water. Tapi, fokus dari prehidrasi ini adalah untuk melihat apakah bentonite juga dapat dipakai di lapangan offshore. Kedua sampel tersebut diprehidrasi selama 16 jam dan dilakukan pengujian terhadap tiga temperatur yaitu 80°F, 250°F, dan 300°F dengan menggunakan oven selama 1 jam. Hasil uji laboratorium pada sampel sea water menunjukan kenaikan setiap kenaikan suhu untuk mendapatkan lumpur pemboran yang baik. Mulai dari nilai mud weight sebesar 8,6 ppg – 9,6 ppg, viskositas sebesar 44 sec/qt – 50 sec/qt, dan PV sebesar 11 cp – 19 cp. Dari hasil data yang didapat menunjukan bahwa bentonite telah sukses diprehidrasi dengan sea water dan mendapatkan hasil yang baik sesuai spesifikasi.
ANALISIS PENGARUH POLA ALIRAN MULTIFASA MINYAK DAN GAS TERHADAP PRESSURE LOSS PADA PIPA VERTIKAL DENGAN ANSYS FLUENT Novan Ade Saputra; Adhimas Daru Nugroho; Dara Ayuda Maharsi
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v12i1.16222

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah mengetahui pengaruh pola aliran terhadap pressure loss yang terjadi pada pipa vertikal dan mengetahui pengaruh viskositas minyak terhadap pressure loss dan pola aliran pada GOR rendah dengan membuat visualisasi aliran fluida di dalam pipa vertikal menggunakan software Ansys Fluent. Prosedur penelitian diawali dengan pembuatan geometri pipa vertikal sepanjang 100 in (2.54 m) dan ber-diamater 6.5 in dengan inlet berada di bagian bawah dan outlet berada di bagian atas. Sensitivitas yang digunakan untuk mengetahui perbedaan pola aliran dan pressure loss yaitu dengan membuat variasi kecepatan dan viskositas fluida minyak dan gas ketika mengalir di dalam pipa vertikal. Dibuat variasi kecepatan minyak dan gas dari kondisi 1 sampai 16. Dari berbagai kondisi tersebut dihasilkan pola aliran Bubble Flow, Slug Flow, Churn Flow, dan Annular Flow. Kemudian dibuat sensitivitas pada viskositas minyak untuk mengetahui pola aliran dan pressure loss yang terjadi di dalam pipa vertikal dengan GOR 3.7362 SCF/STB. Viskositas minyak yang digunakan yaitu 10 cP, 100 cP, 1000 cP, 2000 cP, dan 3000 cP. Dari kelima kondisi tersebut didapatkan pola aliran didalam pipa vertikal yaitu Slug Flow. Kemudian pada penelitian ini akan ditarik data static pressure pada saat waktu 3 detik fluida mengalir di dalam pipa dari setiap kondisi untuk di bandingkan. Berdasarkan hasil simulasi pola aliran dan penarikan data static pressure, terjadi pressure loss yang tinggi di awal ketika fluida gas dominan memasuki pipa vertikal dan fluida gas yang masuk ke dalam pipa vertikal akan menunjukkan kurva static pressure yang konstan.
ANALISIS PARAMETER PETROFISIK ZONA PROSPEK HIDROKARBON PADA SUMUR RVM 2 LAPANGAN “HC” Vidaya, Reido; Samsol; Pramadika, Havidh
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v12i1.16110

Abstract

Sumur RVM-2 merupakan sumur yang terletak pada lapangan “HC” yang merupakan lapangan minyak dan gas. Pada Sumur RVM-2 perlu dilakukan analisis petrofisik untuk mengetahui letak zona prospek dan parameter petrofisiknya. Analisis petrofisik dilakukan dengan 2 metode yaitu, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Pada analisis kualitatif didapatkan lapisan zona prospek terdapat pada kedalaman 2958,48 ft – 2963,40 ft. dan pada analisis kuantitatif telah dilakukan penentuan cut-off dan didapatkan nilai porositas efektif sebesar 0,180, nilai Volume shale sebesar 0,200, nilai saturasi air sebesar 0,237, dan nilai permeabilitas sebesar 330,46.
STUDI LABORATORIUM PENGARUH SISTEM BENTONITE PREHIDRASI TERHADAP MUD WEIGHT, VISKOSITAS, DAN PLASTIC VISCOSITY PADA TEMPERATUR 80°F, 250°F, DAN 300°F Pearlo, Kevin Lukas; Satiyawira, Bayu; Husla, Ridha
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v12i1.16154

Abstract

Bentonite merupakan salah satu aditif yang paling sering digunakan. Secara alamiah dapat berfungsi untuk menaikan viskositas dan gel strength yang dapat dikontrol dengan thinner serta menurunkan fluid loss dari lumpur. Pada studi laboratorium ini, kita akan menganalisis dan mengevaluasi sistem bentonite prehidrasi dengan bahan dasar fresh water dan sea water, yang menggunakan bentonite sebagai padatan pembuat lumpur pemboran. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan dua sampel sistem bentonite prehidrasi. Sampel pertama dengan menggunakan fresh water dan sampel kedua dengan menggunakan sea water. Tapi, fokus dari prehidrasi ini adalah untuk melihat apakah bentonite juga dapat dipakai di lapangan offshore. Kedua sampel tersebut diprehidrasi selama 16 jam dan dilakukan pengujian terhadap tiga temperatur yaitu 80°F, 250°F, dan 300°F dengan menggunakan oven selama 1 jam. Hasil uji laboratorium pada sampel sea water menunjukan kenaikan setiap kenaikan suhu untuk mendapatkan lumpur pemboran yang baik. Mulai dari nilai mud weight sebesar 8,6 ppg – 9,6 ppg, viskositas sebesar 44 sec/qt – 50 sec/qt, dan PV sebesar 11 cp – 19 cp. Dari hasil data yang didapat menunjukan bahwa bentonite telah sukses diprehidrasi dengan sea water dan mendapatkan hasil yang baik sesuai spesifikasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7