cover
Contact Name
Iwan Kurniawan
Contact Email
iwan.kurniawan@poltek.stialanbandung.ac.id
Phone
+6285280770539
Journal Mail Official
iwan.kurniawan@poltek.stialanbandung.ac.id
Editorial Address
STIA LAN Bandung JL. Cimandiri No. 34-38, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Media Administrasi Terapan
ISSN : 27471322     EISSN : 29875269     DOI : 10.31113/jmat.v3i1.16
Jurnal Media Administrasi Terapan is a scientific journal issued by managed by Polytechnic of STIA LAN Bandung. Jurnal Media Administrasi Terapan is published regularly twice a year in may and September. This journal focuses on disseminating problems and issues in public administration and public policy. Published journal article of Jurnal Media Administrasi Terapan covers areas, including: Public sector human resource management; Public sector organization; Public sector management; Public sector innovation; Public service; Public policy; Decentralization and Local government; and Governance.
Articles 82 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADAAN TANAH PADA PROYEK STRATEGIS NASIONAL JALAN TOL GEDEBAGE-TASIKMALAYA- CILACAP Apriyadi, Harry; Triwibawanto, Hendrikus
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol.5, No.2, Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i2.104

Abstract

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Salah satu proyek strategis nasional yang tengah berjalan adalah pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) di Provinsi Jawa Barat. PSN ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek pengadaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengadaan tanah dalam proyek tersebut, mengidentifikasi hambatan yang muncul, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas pelaksanaan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model implementasi Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan terhambat oleh perencanaan yang tidak konsisten, keterbatasan sumber daya manusia, lambatnya proses ganti rugi, dan koordinasi antarinstansi yang belum optimal. Permasalahan tukar-menukar tanah kas desa juga menjadi hambatan tersendiri. Diperlukan strategi berupa perencanaan yang matang, percepatan pembayaran digital, peningkatan kapasitas pelaksana, serta koordinasi lintas lembaga yang lebih sinergis. Strategi ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek dan memaksimalkan manfaat bagi pembangunan nasional.
COLLABORATIVEG OVERNANCE DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA SUKABUMI COLLABORATIVE GORVERNANCE IN THE IMPLEMENTATION OF CHILD PROTECTION POLICY IN SUKABUMI Yudiansyah, Andis; Gedeona, Hendrikus Triwibawanto; Jubaedah, Edah
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol.5, No.2, Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i2.105

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak memiliki dampak serius seperti, anak kesulitan bersosialisasi dengan orang lain, mengalami gangguan PTSD, dan berpeluang menjadi pelaku kekerasan seksual di masa depan. Di sisi lain, Pemerintah Kota Sukabumi belum optimal  dalam implementasi kebijakan perlindungan anak dari kekerasan seksual melalui pola kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola kolaboratif dalam implementasi kebijakan perlindungan anak di Kota Sukabumi, khususnya pada kasus kekerasan seksual. tata kelola kolaborasi  yang diteliti mencakup kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan partisipatif, dan proses kolaborasi. Peran pemangku kepentingan diteliti dengan menggunakan model pentahelix (ABCGM) yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tata kelola kolaborasi di Kota Sukabumi masih menghadapi kendala, seperti rapat  koordinasi antar pemangku kepentingan yang tidak dialogis, keterbatasan anggaran dan pegawai, belum optimalnya kolaborasi terkait perlindungan anak dari kekerasan seksual terhadap anak, program stakeholder terkait masih tumpang tindih.Penelitian ini memberikan saran untuk mengoptimalkan penyelenggaraan perlindungan anak di Kota Sukabumi yaitu berkolaborasi dengan 5 aktor (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media) implementasi kebijakan untuk Pemerintah Kota Sukabumi.