cover
Contact Name
Iwan Kurniawan
Contact Email
iwan.kurniawan@poltek.stialanbandung.ac.id
Phone
+6285280770539
Journal Mail Official
iwan.kurniawan@poltek.stialanbandung.ac.id
Editorial Address
STIA LAN Bandung JL. Cimandiri No. 34-38, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Media Administrasi Terapan
ISSN : 27471322     EISSN : 29875269     DOI : 10.31113/jmat.v3i1.16
Jurnal Media Administrasi Terapan is a scientific journal issued by managed by Polytechnic of STIA LAN Bandung. Jurnal Media Administrasi Terapan is published regularly twice a year in may and September. This journal focuses on disseminating problems and issues in public administration and public policy. Published journal article of Jurnal Media Administrasi Terapan covers areas, including: Public sector human resource management; Public sector organization; Public sector management; Public sector innovation; Public service; Public policy; Decentralization and Local government; and Governance.
Articles 82 Documents
Kualitas Layanan Klinik Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Daerah Kota Cimahi Alisanjaya, Hikmat; Mulyadi, Deddy; Rahman, Abdul; Listiani, Teni
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.77

Abstract

UKPBJ Kota Cimahi berupaya memperbaiki kinerja pengadaan barang jasa di Pemerintah Daerah Kota Cimahi secara berkelanjutan dengan cara membuka klinik konsultasi pengadaan barang jasa. Hal ini dilakukan pula sebagai upaya mengawal proses pengadaan barang jasa agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, berjalan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan tepat waktu. Tetapi dalam pelaksanaan layanan ini terdapat beberapa kendala antara lain: Empat dari sepuluh  indikator kinerja pengadaan barang jasa Kota Cimahi masih di bawah target per tahun, belum ada penjadwalan personil untuk layanan klinik pengadaan barang jasa dan belum ada fasilitas ruangan khusus layanan klinik pengadaan barang jasa. Tujuan penelitian adalah Menganalisis pelaksanaan layanan klinik pengadaan barang jasa di BPBJ Kota Cimahi, hambatan dan upaya yang sudah dilakukan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Verifikasi data dilaksanakan dengan responden review serta triangulasi data.  Analisis data dilaksanakan dengan langkah-langkah: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa layanan klinik pengadaan barang jasa Pemerintah Daerah Kota Cimahi belum optimal. Berdasarkan dimensi tangibles, adanya keterbatasan ruang konsultasi menghambat pelaksanaan layanan, dari dimensi kehandalan layanan, penyimpanan catatan/dokumen konsultasi belum dikelola dengan baik, pada dimensi daya tanggap, kekurangan masih terlihat pada sub dimensi layanan yang segera dan kesediaan personil membantu klien. Pada dimensi jaminan, kemampuan personil memberikan layanan belum merata serta pada dimensi empati, perbaikan perlu dilakukan pada sub dimensi perhatian individual pada klien. Agar pelaksanaan layanan klinik pengadaan barang jasa di Pemerintah Daerah Kota Cimahi dapat berjalan optimal, penulis merumuskan model layanan klinik pengadaan barang jasa melalui upaya: menyiapkan aplikasi layanan klinik PBJ berbasis web,  mengelola catatan hasil konsultasi, mengatur ulang jadwal klinik, personil dan metode konsultasi, peningkatan secara berkelanjutan kompetensi personil dan retensi hasil konsultasi.
STRATEGI KOMUNIKASI EKSTERNAL DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS IKATAN ALUMNI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJAJARAN Rohana, Yana; Sedarmayanti; Jubaedah, Edah
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4, No. 2, Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i2.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, hambatan, dan upaya dalam komunikasi eksternal antara IKA FK UNPAD dengan alumni FK UNPAD serta merumuskan strategi baru. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan informan dari Bidang Komunikasi dan Informasi, Divisi Integrasi Data dan Informasi, Ketua 2 Bidang Hubungan Internal, Ketua 3 Bidang Penguatan Alumni, dan perwakilan alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komunikasi eksternal belum maksimal, dengan hambatan utama adalah kurangnya prosedur kegiatan terperinci. Strategi yang dirumuskan untuk mengatasi masalah ini meliputi penyelarasan visi dan misi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kerjasama dengan PT POS Indonesia, peningkatan sosialisasi penggunaan media sosial, dan efektivitas program-program IKA FK UNPAD. Strategi WO (Weaknesses-Opportunities) diusulkan untuk mengurangi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Implementasi strategi ini diharapkan meningkatkan intensitas komunikasi dan loyalitas alumni terhadap IKA FK UNPAD.
Strategi Peningkatan Human Capital Pada Jabatan Fungsional Pustakawan Di Universitas Padjadjaran Adilla Nur, Lala Adilla N; Djubaedah, Edah; Nurliawati, Nita
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.83

Abstract

Perkembangan dan transformasi di bidang teknologi, informasi, industri, dan era society 5.0 menyebabkan karyawan dituntut untuk selaras mengikuti perubahan yang terjadi dalam organisasi. Perubahan tatanan regulasi berawal dari perubahan manajemen PNS di era Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, serta reformasi birokrasi nasional yang berakibat pada perubahan manajemen kepegawaian, kemudian diharapkan pada tahun 2025 dapat bertansformasi menjadi pengembangan ASN berbasis potensi atau human capital. Pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini, sesuai dengan fenomena yang merupakan hasil dari observasi lapangan. Teknik verifikasi data yang dianggap relevan dalam penelitian ini, antara lain triangulasi data, member check dan konfirmasi (eksternal auditor). Kegiatan analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Peneliti merangkum data/informasi melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumentasi, kemudian menyusun hasil pengolahan data tersebut sesuai dengan formatnya masing-masing, hasil wawancara disusun berdasarkan pedoman, dan hasil observasi disusun sesuai dengan topik. Analisis SWOT dilakukan untuk mengalisis peningkatan human capital dalam jabatan fungsional pustakawan, sehingga diketahui apa saja faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Setelah mendapatkan beberapa isu strategis, dilakukan identifikasi untuk merumuskan strategi apakah yang sesuai dalam peningkatan human capital pada jabatan fungsional di Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian menunjukkan beberapa strategi yang dapat diimplementasikan, antara lain meningkatkan dan melaksanakan proyek-proyek atau peluang kerjasama maupun melalui Nota Kesepahaman (MoU), benchmarking, staff exchange, serta membangun kompetensi pustakawan. Keberadaan jabatan fungsional pustakawan diperlukan dalam mendukung sumber daya akademik dan layanan terhadap pengguna. 
Strategi Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK Dalam Meningkatkan Kinerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Di Lingkungan Inspektorat Daerah Kota Bandung Fauzia Rahma, Asyifa; Wirjatmi, Endang; Jubaedah, Edah
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.84

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penguatan budaya keja BerAKHLAK  dalam  upaya meningkatkan kinerja pegawai di Inspektorat Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan perumusan strategi melalui pendekatan analisis SWOT dan CATWOE kemudian melakukan forum diskusi grup untuk menghasilkan strategi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) penerapan budaya kerja BerAKHLAK belum sepenuhnya diterapkan, dari tujuh core values sebagai dimensi budaya kerja BerAKHLAK, masih ada tiga yang belum diterapkan dengan maksimal yaitu, berorientasi pelayanan, adaptif, dan kolaboratif. (2) Terdapat faktor-faktor internal dan eksternal dalam penguatan budaya kerja. Faktor internal terdiri dari lima kekuatan dan tujuh belas kelemahan. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari tiga peluang dan tiga ancaman. Dari hasil EFAS dan IFAS terdapat kelemahan dan peluang yang menunjukkan Inspektorat Kota Bandung dalam penguatan budaya kerja Ber-AKHLAK perlu menyusun strategi yang mengoptimalkan peluang  yang sangat besar, untuk mengatasi kelemahan internal atau strategi WO (Weakness dan Opportunity).  (3) strategi penguatan budaya kerja untuk meningkatkan kinerja pegawai yaitu strategi pengembangan  membantu organisasi dalam salah satunya strategi pembinaan dan pengawasan melalui digitalisasi early warning system. Saran dari penelitian ini antara lain: (a) Fokus pada kebutuhan dan harapan masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya. (b) Berikan pelatihan dan pengembangan kompetensi kepada pegawai agar mereka memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. (c) merancang program-program perubahan budaya kerja seperti workshop, seminar, atau mentoring untuk meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai BerAKHLAK. (d) Libatkan para pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal dalam merumuskan kebijakan dan mengambil keputusan strategis. (e) Identifikasi dan berikan mandat kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam implementasi strategi pengembangan budaya kerja. (f) Tinjau regulasi terkait dan pastikan kepatuhan terhadap aturan-aturan tersebut juga lakukan analisis risiko secara berkala untuk mengidentifikasi ancaman atau hambatan potensial yang dapat mempengaruhi implementasi strategi. (g)  Menerapkan digitalisasi early warning system sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan.
STRATEGI DIGITAL MARKETING DALAM UMKM DI GARUT Abdul Rahman; Muhamad Anas Lutfi
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4, No. 2, Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i2.86

Abstract

Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di suatu daerah yang tidak optimal berkontribusi pada lambatnya penjualan. Padahal UMKM memberikan kesempatan kerja pada masyarakat untuk membantu pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Strategi dan konsep pemasaran digital yang kuat diperlukan untuk mendapatkan hasil maksimal dari media digital. Digital marketing adalah penggunaan jaringan media sosial untuk melakukan kegiatan promosi dan memetakan pasar digital. Ide pemasaran digital dapat menyatukan berbagai pihak yang berbeda secara geografis melalui penggunaan komputer atau perangkat elektronik lainnya. Tujuan dari proyek penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi pemasaran digital yang paling efektif untuk mempromosikan UMKM di Garut Kota Kabupaten Garut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan sumber sekunder (seperti buku, jurnal, dan artikel) digunakan untuk mengumpulkan informasi untuk penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan produktivitas UMKM di Garut Kota tidak positif. Bahkan dengan dibuatnya website bisnis online, tidak semua orang sudah menerapkan digital marketing plan. Dapat dilihat bahwa strategi pemasaran digital belum banyak mendapat perhatian dari UKM di Garut Kota Kabupaten Garut. Oleh karena itu, diharapkan UMKM yang ada di Garut Kota Kabupaten Garut dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dengan menggunakan strategi digital marketing untuk berjualan secara online.
PENGARUH PENERAPAN BALANCED SCORECARD PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Abdul Rahman; Azka Rizkia Salsabilla
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4, No. 2, Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i2.87

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan ataupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha. Di zaman sekarang ini masih banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui penerapan balanced scorecard yang sangat berpengaruh pada bisnisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai penerapan balanced scorecard yang bisa meningkatkan produktivitas usaha pada UMKM. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research) yaitu pengumpulan data dari laporan penelitian, literatur – literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Serta menggunakan metode internet searching, tenik pengumpulan data dengan melalui bantuan teknologi seperti berupa alat atau mesin pencari di internet dimana segala informasi itu tersedia di dalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan balanced scorecard di dalam UMKM sangat berpengaruh terhadap produktivitas usaha, mulai dari perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis dan pertumbuhan serta pembelajaran.
Strategi Implementasi Kebijakan Sertifikasi Perbenihan Tanaman Hutan Pada UPTD SPTH Dinas Kehutanan Jawa Barat S, Bambang; Jubaedah, Edah; Listiani, Teni
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi alternatif dalam implementasi kebijakan Sertifikasi Sumber Benih, Mutu Benih dan Mutu Bibit Tanaman Hutan Pada UPTD SPTH Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan metode wawancara dengan para informan yaitu Koordinator Seksi Sertifikasi dan Peredaran UPTD SPTH serta Pelaksana/Sertifikator UPTD SPTH. Teknik analisis data menggunakan analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan implementasi kebijakan Sertifikasi Sumber Benih, Mutu Benih Dan Mutu Bibit Tanaman Hutan Pada UPTD SPTH Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat belum memberikan hasil maksimal. Implementasi kebijakan sertifikasi menunjukkan kurangnya komunikasi intensif antara pemohon sertifikasi maupun tenaga ahli, kurangnya informasi dan pembinaan dari UPTD SPTH kepada pemohon sertifikasi perbenihan di daerah mengenai manfaat dan prosedur sertifikasi, ketersediaan anggaran cukup terbatas.  Selain itu masih kurangnya kemauan dan perhatian para pengada benih dan bibit tanaman hutan untuk melakukan pencatatan dari proses pembibitan sampai dengan peredarannya serta kurangnya kecenderungan dan keinginan pengada/pengedar benih/bibit tanaman hutan untuk mengajukan permintaan sertifikasi dan belum optimalnya keberadaan dan fungsi pengawas peredaran benih/bibit tanaman hutan. Untuk memaksimalkan implementasi kebijakan sertifikasi dapat dilakukan dengan strategi yaitu memprioritaskan anggaran untuk pelayanan sertifikasi, meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM melalui pelatihan teknis untuk memperoleh sertifikat penguji mutu benih dan bibit dan memberikan insentif bagi pelaksana sertifikasi sesuai analisis beban kerja (ABK).  Strategi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi UPTD SPTH Dinas kehutanan untuk meningkatkan kualitas implementasi kebijakan Sertifikasi Sumber Benih, Mutu Benih Dan Mutu Bibit Tanaman Hutan Pada UPTD SPTH Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.
Optimalisasi Kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Di Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat Hapsari, Nidya; Wirjatmi TL, Endang; T. Gedeona, Hendrikus
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.90

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah, Badan Litbang Daerah Provinsi memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pemantauan dan evaluasi, dengan tujuan untuk mengamati perkembangan pelaksanaan rencana kerja kelitbangan, mengidentifikasi serta mengantisipasi permasalahan yang timbul dan/atau akan timbul untuk dapat diambil tindakan sedini mungkin, serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pemanfaatan hasil-hasil kelitbangan dalam penyusunan kebijakan. Saat ini monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat yaitu monitoring dan evaluasi pada aspek proses, yang dilakukan setiap bulan, triwulan, dan semester, untuk memantau capaian kinerja serta serapan anggaran. Dari latar belakang permasalahan tersebut, dirancang sebuah model monitoring dan evaluasi untuk rekomendasi dari hasil kelitbangan, sehingga dapat membantu organisasi dalam mengoptimalkan tugas pokok dan fungsinya dalam kegiatan kelitbangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan telaah dokumen. Dalam penelitian ini, proses analisis data yang akan dilakukan yaitu, menggunakan Soft Systems Methodology dan analisis CATWOE. Berdasarkan hasil wawancara, upaya yang dilakukan untuk permasalahan ini yaitu perbaikan pada proses perencanaan yang dilakukan pada tahun ini, yaitu forum perencanaan, menggunakan teknik desk kepada seluruh pengusul kelitbangan, sehingga diharapkan pelaksanaannya dapat mencapai tujuan yang diharapkan dengan menghasilkan rekomendasi kebijakan berkualitas serta bermanfaat. Berdasarkan hasil penelitian, telah disusun secara sederhana model pelaksanaan monitoring evaluasi terhadap hasil kelitbangan, dengan rekomendasi standar operasional prosedur yang dapat memantau pemanfaatan hasil kelitbangan untuk mendapatkan tindak lanjut.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Lubuk Bangkar Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun Onisiya, Geby; Pratiwi, Arundina; Afandi, Muhamad Nur
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.91

Abstract

Desa wisata merupakan program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan desa yang terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Wisata Lubuk Bangkar terletak pada Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi dengan berbagai potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk kemajuan desa. Namun saat ini kegiatan wisata mengalami kondisi kevakuman hal ini berimbas pada penurunan kunjungan wisatawan pada Desa Wisata Lubuk Bangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi pengembangan Desa Wisata Lubuk Bangkar yang telah dilakukan kemudian merumuskan rancangan strategi yang tepat untuk pengembangan Desa Wisata Lubuk Bangkar selanjutnya. Pendekatan metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan untuk mengolah data hasil temuaan yaitu analisis SWOT (Strength, Weakness, Oppurtunities, Threat). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, pengembangan desa wisata telah dilakukan namun belum optimal maka dibuat rancangan strategi pengembangan Desa Wisata Lubuk Bangkar kedepannnya agar kegiatan wisata dapat berkelangsungan dengan mengakomodir semua potensi yang dimiliki Desa Wisata Lubuk Bangkar. Rancangan strategi tersebut akan memaksimalkan semua potensi yang ada untuk rencana pengembangan Desa Wisata Lubuk Bangkar. Hasil rancangan strategi tersebut, maka dikemas suatu paket wisata pedesaan yang terdiri dari 3 paket wisata yaitu paket wisata edukasi, paket wisata tracking bukit tempurung dan paket wisata tempurung 2D1N.
MODEL BUDAYA ORGANISASI DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA MALANG Widajanto, Avinas; Abdullah, Sait
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4, No. 2, Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i2.94

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang model budaya organisasi yang diterapkan oleh BAKESBANGPOL sehingga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan. Salah satu pelayanan publik yang diberikan oleh intansi ini yaitu ISOMAN. ISOMAN merupakan singkatan dari integrasi sistem informasi ormas dan pemberdayaan yang merupakan aplikasi yang digunakan sebagai media atau basis data informasi Organisasi dan Lembaga Masayarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui peran budaya kerja sehingga berdampak kepada pemberian layanan di BAKESBANGPOL Kota Malang. (2) Merekomendasikan model budaya organisasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Informan yang terlibat dalam proses penelitian ini meliputi Sekretariat BAKESBANGPOL, Bidang Dalam Negeri dan Ormas serta Subbidang Politik Dalam Negeri. Hasil penelitian membuktikan bahwa budaya organisasi yang dilaksanakan oleh BAKESBANGPOL Kota Malang sudah cukup baik. Tetapi ada beberapa masukan dengan menggunakan karakteristik yang menggunakan teori Robbins dan Judge yaitu (1) Inovasi terus dikembangkan dengan meningkatkan alur yang jelas untuk penggunaan Aplikasi ISOMAN, (2) Memperbaiki system Aplikasi ISOMAN dengan cepat tanggap, (3) Meningkatkan Kolaborasi yang sudah terjalin baik dalam internal organisasi maupun eksternal organisasi, (4) Mengadakan FGD bukan hanya pada saat terjadi masalah, tetapi harus selalu dilakukan dengan tujuan menaggulangi terjadinya kesalah pahaman internal maupun eksternal organisasi, (5) Menambah kegiatan organisasi dengan Ormas (6) Meningkatkan kualitas pelayanan public dengan mengurangi konflik social yang ada, dan (7) memiliki tim khusus sendiri yang langsung menangani aplikasi ISOMAN. Diharapkan dengan adanya saran untuk perbaikan budaya organisasi di Bakesbangpol Kota Malang tersebut akan lebih membuat budaya organisasi di Bakesbangpol Kota Malang jauh lebih baik kedepannya.