cover
Contact Name
Iwan Kurniawan
Contact Email
iwan.kurniawan@poltek.stialanbandung.ac.id
Phone
+6285280770539
Journal Mail Official
iwan.kurniawan@poltek.stialanbandung.ac.id
Editorial Address
STIA LAN Bandung JL. Cimandiri No. 34-38, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Media Administrasi Terapan
ISSN : 27471322     EISSN : 29875269     DOI : 10.31113/jmat.v3i1.16
Jurnal Media Administrasi Terapan is a scientific journal issued by managed by Polytechnic of STIA LAN Bandung. Jurnal Media Administrasi Terapan is published regularly twice a year in may and September. This journal focuses on disseminating problems and issues in public administration and public policy. Published journal article of Jurnal Media Administrasi Terapan covers areas, including: Public sector human resource management; Public sector organization; Public sector management; Public sector innovation; Public service; Public policy; Decentralization and Local government; and Governance.
Articles 82 Documents
PEMANFAATAN FASILITAS DIGITAL BANKING BAGI KEGIATAN PERBANKAN NASABAH (STUDI KASUS: PT BANK DANAMON INDONESIA TBK) Rahma, Denada; Wirjatmi TL, Endang; Mochtar, Sutarto
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.4

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong digitalisasi layanan perbankan sebagai respons terhadap kebutuhan nasabah yang terus meningkat. PT Bank Danamon Indonesia Tbk memanfaatkan fasilitas digital banking untuk meningkatkan efisiensi transaksi, daya saing, dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan layanan digital banking di Danamon dengan menggunakan metode penelitian tindakan berpendekatan kualitatif melalui analisis SWOT. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan informan kunci, telaah dokumen, serta pengisian kuesioner oleh pegawai internal dan nasabah pengguna layanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan digital banking memberikan kemudahan akses, efisiensi operasional, dan peningkatan kualitas layanan. Namun, masih ditemukan kelemahan seperti kurang optimalnya promosi, edukasi nasabah, dan pemeliharaan sistem teknologi. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, disarankan penguatan layanan internal melalui peningkatan infrastruktur teknologi, promosi yang intensif, pengembangan fitur inovatif, serta kolaborasi lintas lembaga perbankan guna menciptakan ekosistem layanan yang lebih inklusif, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar digital yang dinamis.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGARUSUTAMAAN GENDER MELALUI PROGRAM TERPADU PENINGKATAN PERANAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (P2WKSS) Risnawati, Euis; Mulyadi, Deddy; Jubaedah, Edah
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.12

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemberdayaan perempuan melalui P2WKSS di Desa Kertasari Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta berjalan baik, meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai faktor penghambat. Faktor penghambat dari dimensi sumber daya yaitu kurangnya kemampuan warga binaan dalam menerima materi sosialisasi, keterbatasan anggaran dan waktu dari penyelenggara program dari kader binaan, serta mindset warga binaan inginnya serba instan. Dari dimensi Komunikasi masih terdapat ketidakharmonisan komunikasi antar OPD terkait dengan pemerintahan Desa, dari dimensi karakteristik agen pelaksana, karakter agen pelaksana cenderung birokrat. Walaupun pola-pola hubungan didalam birokrat pada umumnya sudah baik, hanya masih terdapat ketidak harmonisan hubungan antar pelaksananya. Dimensi sikap disposisi implementor disesuaikan dengan tupoksi masing-smasing pihak pelaksana. Sedangkan dari dimensi lingkungan sosial sudah cukup baik, namun pada umumnya kondisi ekonomi warga binaan masih membutuhkan dukungan dan perhatian pemerintah desa secara berkelanjutan, dan membutuhkan pengawasan dan evaluasi setelah program dilaksanakan, serta membutuhkan partisipasi dari pihak swasta.
EVALUASI LAYANAN PANGGILAN DARURAT: IMPLEMENTASI CALL CENTER 112 DI KABUPATEN PURWAKARTA Maulana, Andis; Listiani, Teni; T Gedeona, Hendrikus
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.26

Abstract

Kebijakan layanan panggilan darurat berbasis Call Center 112 telah dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menganalisis penerapan layanan Call Center 112 di Kabupaten Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Model implementasi Edward III menjadi kerangka analisis untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan Call Center 112 belum optimal. Aspek komunikasi masih menghadapi kendala dalam transmisi kebijakan, kejelasan informasi, dan konsistensi pelaksanaan. Dari sisi sumber daya, SDM yang terlibat belum sepenuhnya memiliki kompetensi sesuai kebutuhan. Struktur birokrasi juga memerlukan penyempurnaan, terutama dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih adaptif. Selain itu, hambatan lainnya adalah kurangnya koordinasi antarinstansi dan ketidaksempurnaan regulasi terkait. Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, penyusunan SOP yang komprehensif, serta penguatan koordinasi antarinstansi melalui regulasi yang diperbarui merupakan hal yang perlu dilakukan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan Call Center 112 di Kabupaten Purwakarta.
STRATEGI COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN BANK SAMPAH CINTA LINGKUNGAN DI KECAMATAN MUNCANG KABUPATEN LEBAK Adiyatama, Sanen; Sufianti, Ely; Rahman, Abdul
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Bank Sampah Cinta Lingkungan di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, menggunakan pendekatan Collaborative Governance. Penelitian ini juga mengevaluasi lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi pelaksanaan program serta mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan penelitian tindakan, melibatkan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemangku kepentingan terkait, termasuk pejabat pemerintah dan komunitas lokal. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Bank Sampah Cinta Lingkungan masih memiliki keterbatasan pada aspek kelembagaan dan kolaborasi antar-stakeholder. Meski demikian, potensi ekonomi dari pengelolaan sampah cukup besar dengan dukungan komunitas yang aktif. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan kemitraan dengan pemerintah, dan pengembangan aplikasi digital untuk mendukung operasional bank sampah secara efektif.
STRATEGI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (LP2B) DI KOTA SUKABUMI Saifuddin, Rahmawan Malik Saifuddin; Dawud, Joni; Abdullah, Sait; Afandi, Muhamad Nur
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.96

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Sukabumi sebagai respons terhadap alih fungsi lahan akibat pembangunan ekonomi dan pertumbuhan penduduk. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi implementasi kebijakan LP2B dengan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya menggunakan model Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaksana kebijakan, petani, dan pemilik lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan LP2B telah dilaksanakan melalui penetapan lahan dan pemberian insentif, namun belum optimal. Luas lahan yang ditetapkan belum memenuhi target dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi. Hambatan utama adalah kurangnya keselarasan antara kebijakan LP2B dan visi pembangunan Kota Sukabumi sebagai Kota Jasa dan Pendidikan, yang kerap berbenturan dengan kebutuhan infrastruktur dan investasi. Rekomendasi yang diajukan mencakup penguatan sosialisasi kepada masyarakat, peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta pengembangan kawasan ekonomi berbasis pertanian untuk menjaga ketahanan pangan lokal. Sinergi lintas sektor diperlukan agar kebijakan LP2B dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEREMAJAAN PERMUKIMAN KUMUH DI KAWASAN SUNGAI CIPELANG KOTA SUKABUMI Yoswara, Henry; Afandi, Muhamad Nur; Abdullah, Sait; Wirjatmi TL, Endang; Nurliawati, Nita
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.97

Abstract

Permukiman kumuh merupakan kenyataan yang banyak tejadi terutama di negara-negara berkembang, penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi implementasi kebijakan peremajaan permukiman kumuh di Kawasan Sungai Cipelang Kota Sukabumi. Model implementasi kebijakan yang digunakan oleh peneliti dari Edward III yang mengedepankan empat faktor implementasi, yaitu: Komunikasi, Sumberdaya, Sikap/Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan peremajaan permukiman kumuh di Kawasan Sungai Cipelang Kota Sukabumi belum dilaksanakan secara optimal. Menurut perhitungan diagram analisis SWOT Pemerintah Kota Sukabumi berada di posisi kuadran I dapat menggunakan Strategi Strength-Opportunites (Strategi SO) memanfaatkan dengan optimal keunggulan kompetitifnya, mengambil peluang yang ada di lingkungan eksternal dengan cara memperkuat jaringan bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Saran dari penelitian ini bagi Pemerintah Kota Sukabumi yaitu harus dilakukannya integrasi penyusunan target-target penanganan Kawasan permukiman kumuh dalam dokumen-dokumen perencanaan daerah seperti RPJPD, RTRW, dan RPJMD, peningkatan perencanaan partisipatif dan pemanfaatan modal sosial dalam penanganan peremajaan permukiman kumuh, dan harus dibuatnya Perda khusus mengenai penanganan Kawasan permukiman kumuh.
EVALUASI KEBIJAKAN KERJA SAMA DAERAH DI PROVINSI JAWA BARAT Rosmalawati, Rani; Dawud, Joni; Abdullah, Sait
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5, No. 1, Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i1.98

Abstract

Kerja sama antar pemerintah daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Namun, keterbatasan sumber daya seperti tenaga kerja, dana, dan infrastruktur sering kali menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan kerja sama daerah di Provinsi Jawa Barat guna memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dari sumber internal pemerintah dan mitra kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kerja sama daerah di Provinsi Jawa Barat sudah tepat sasaran, dan sudah cukup menjawab permasalahan yang ada, namun masih menghadapi sejumlah kendala, sehingga implementasinya belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan instrumen evaluasi yang terintegrasi dalam kebijakan kerja sama dan disosialisasikan kepada perangkat daerah. Instrumen ini akan menjadi acuan dalam menilai dan memperbaiki pelaksanaan kerja sama antar daerah secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, responsivitas, dan ketepatan dalam pelaksanaan program-program kerja sama daerah, memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
EFEKTIFITAS JANGKA WAKTU PENYELESAIAN PEMERIKSAAN PAJAK OLEH PEMERIKSA PAJAK PADA KANTOR WILAYAH DJP JAWA BARAT I Putra, Rizki Permana; Razak, Abdur
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol.5, No.2, Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i2.100

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengukur seberapa efektif suatu pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh pemeriksa pajak. Sistem perpajakan di indonesia menganut self assesment system yaitu Wajib Pajak bertanggung jawab untuk untuk menghitung, membayar, dan melaporkan sendiri jumlah pajak yang terutang. Pemeriksaan pajak dilakukan untuk menguji kepatuhan Wajib Pajak sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah. Dalam ketentuan pelaksanaan pemeriksaan pajak telah mengatur jangka waktu pengujian dan pembahasan dalam proses pemeriksaan. Dengan wilayah kerja besar dan karakteristik Wajib Pajak yang beragam Kantor wilayah DJP Jawa Barat I diamanatkan untuk melakukan pemeriksaan pajak. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pendekatan deskriftif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa jangka waktu penyelesaian pemeriksaan pajak pada Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 17/PMK.03/2013 tentang Tata Cara Pemeriksaan. Pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dapat meminimalisir timbulnya sengketa perpajakan, sanksi administratif dan hukum serta timbulnya kerugian negara.
EVALUASI KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SISTEM ZONASI DI KOTA BANDUNG (STUDI KASUS PADA PPDB DI KECAMATAN SUKAJADI) Khodijah, Siti
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol.5, No.2, Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i2.101

Abstract

Abstrak Dalam era perkembangan pendidikan, tingkat pendidikan yang berkualitas dapat menghasilkan generasi yang akan datang menjadi cerdas dan kompeten sebagai penerus bangsa di bidangnya masing-masing. Salah satu sarana untuk dapat mewujudkan generasi yang cerdas adalah lembaga pendidikan, sehingga diharapkan dapat menghasilkan generasi yang dapat berfikir kritis, memiliki kecakapan hidup dan bisa mengembangkan potensi diri masing-masing untuk Warga Negara Indonesia. Regulasi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi di Indonesia telah mengalami dinamika yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan beberapa peraturan menteri yang mengatur mekanisme PPDB. Permasalahan ketidaksiapan kebijakan PPDB dilihat dari tidak diselaraskan dengan penyediaan jumlah sekolah negeri yang tersedia di suatu wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Informan penelitian meliputi stakeholder yang terlibat dalam implementasi PPBD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan PPBD sudah dilaksanakan baik, namun pada tahap evaluasi dan partisipasi masyarakat masih perlu dilakukan perbaikan. Dinas Pendidikan Kota Bandung juga perlu berfokus program sosialisasi berkelanjutan terkait PPDB di tahun 2025. Kata Kunci: PPBD, Pendidikan, Zonasi Abstract In the era of educational development, a quality level of education can produce future generations who will be intelligent and competent as successors to the nation in their respective fields. One of the means to realize an intelligent generation is educational institutions, so that it is expected to produce a generation that can think critically, have life skills and can develop their own potential for Indonesian citizens. Regulations related to New Student Admissions (PPDB) with the zoning system in Indonesia have experienced quite significant dynamics in recent years. Since 2017, the Ministry of Education and Culture has issued several ministerial regulations governing the PPDB mechanism. The problem of unpreparedness of the PPDB policy is seen from not being aligned with the provision of the number of public schools available in an area. The research method used is a qualitative research method. Research informants include stakeholders involved in the implementation of PPBD. Data collection techniques were carried out through interviews and documentation studies. The results of the study indicate that the implementation of the PPBD policy has been carried out well, but at the evaluation and community participation stages, improvements still need to be made. The Bandung City Education Office also needs to focus on ongoing socialization programs related to PPDB in 2025. Keywords: PPBD, Education, Zoning
MODEL STRATEGI PENGUATAN KINERJA TENAGA KERJA NON-ASN PADA BALAI BESAR STANDARDISASI DAN PELAYANAN JASA INDUSTRI BAHAN DAN BARANG TEKNIK DI BAWAH KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN Gia Rakhmadhini Pertiwi
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol.5, No.2, Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v5i2.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik (BBSPJIBBT) serta merumuskan strategi peningkatan kinerjanya. Pegawai non-ASN memiliki peran penting dalam mendukung operasional organisasi, meskipun status mereka tidak diatur oleh Undang-Undang ASN. Berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2022 dan 2023, ditemukan bahwa beberapa aspek kinerja mengalami penurunan, seperti kualitas kerja, kapabilitas, dan inisiatif. Penelitian ini menggunakan teori motivasi dan perilaku kerja T.R. Mitchell sebagai dasar untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja, serta metode analisis SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan kinerja dapat dilakukan melalui pengadaan pelatihan, tim buildingĀ  untuk meningkatkan keterampilan softskill pegawai dan kerja sama dalam tim, pengalokasian dana tambahan untuk program pelatihan dan pengembangan pegawai, membentuk tim khusus untuk menjalin kemitraan dengan pelaku industri di dalam dan luar negeri, aktif berpartisipasi dalam diskusi kebijakan untuk memberi masukan yang relevan bagi industri dan bermanfaat bagi balai.