cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
PEDOMAN UMUM PENULISAN ARTIKEL UNTUK PENULIS (Jurnal Dedikasi Vol 14, Mei 2017) PEDOMAN PENULISAN
Jurnal Dedikasi Vol. 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4305

Abstract

PEDOMAN UMUM PENULISAN ARTIKEL UNTUK PENULISRuang LingkupArtikel-artikel dalam Warta Ilmiah Pengabdian membahas masalah yang berkaitan dengan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jenis artikel yang dimuat dapat berupa program penerapan Ipteks bagi Wilayah (IbW), Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK), Ipteks bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK), Ipteks bagi Produk Ekspor (IbPE), Ipteks bagi Masyarakat (IbM), dan Program Pengabdian Mandiri Internal (PPMI)FormatArtikel yang dikirim / diserahkan ke Sekretaris Redaksi Jurnal Dedikasi menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Artikel yang dikirimkan harus asli dan belum pernah diterbitkan dalam media publikasi lain.Artikel ditulis secara ringkas dan padat, naskah harus diketik pada kertas A4 tidak lebih dan 20 halaman dan diketik 1,5 spasi. Lebar margin atas, bawah, kiri, dan kanan 3 cm.Tabel dan Gambar harus diserahkan secara terpisah dari Teks. Tabel harus diatur sehingga dapat dimuat pada satu halaman warta. Gambar / ilustrasi / peta hanya dapat diterima dalam format hitam-putih.Pustaka harus disusun menurut abjad dari nama keluarga penulis pertama. Naskah diketik dengan MS Word dan diserahkan bersama disket / CD berisi file artikel serta dikirimkan kepada:Pimpinan Redaksi Jurnal DedikasiDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada MasyarakatUniversitas Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144Telp.(0341) 464318 Ext.165/164Fax. (0341)460782E-mail. dedikasi@umm.ac.id / dp2m@umm.ac.id / dppm_umm@yahoo.co.idPenulis dapat menghubungi Redaksi sebelum mengajukan artikelnya untuk mendiskusikan kesesuaian dengan tema setiap nomor penerbitan.
PUSAT PERAWATAN LUKA PATRIA CARE BLITAR UNIT PELAYANAN PERAWATAN LUKA, KONSELING, PRODUK SALEP LUKA DAN PELATIHAN PERAWATAN LUKA Ulfa Husnul Fata; Anita Rahmawati; Nawang Wulandari; Zaenal Fanani; Bisepta Prayogi
Jurnal Dedikasi Vol. 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4819

Abstract

Program Studi Pendidikan Ners, STIKes Patria Husada BlitarAlamat Korespondensi : Jl. Sudanco Supriyadi 168 BlitarEmail : ulfaners@yahoo.com1), tata_zic18@yahoo.co.id2), na_wul23@yahoo.co.id3), fanani1965@gmail.com4, bisepta87@gmail.com5 ABSTRAKPusat Perawatan Luka Patria Care merupakan unit pelayanan kesehatan perawatan luka yang berbasis Perguruan Tinggi yang bergerak dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Keunggulan dari Pusat Perawatan Luka Patria Care Blitar adalah penerapan metode balutan modern (modern dressing) sehingga memungkinan biaya perawatan yang relatif terjangkau dan waktu perawatan lebih flaksibel. Selain itu, sumberdaya manusia yang kompeten di bidang perawatan luka, kelengkapan sarana dan prasarana, serta penggunaan sarana perawatan luka yang canggih memungkinkan pelayanan perawatan yang lebih berkualitas. Tema yang diusung pada Program Program Pengabdian Kepada Masyarakat skema Ipteks Bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK) pada tahun kedua adalah Unit Pelayanan Perawatan Luka, Konseling, Produk Salep Luka dan Pelatihan Perawata Luka sebagai implementasi dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi dan sebagai unit usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan pengelola Metode pelaksanaan program IbIKK tahun kedua mencakup tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Selain itu, Patria Care Blitar juga meningkatkan kerjasama dengan beberapa steakholder guna meningkatkan jumlah kunjungan, serta menciptakan beberapa produk yang berpotensi paten. Hasil program pengabdian ini adalah tersedianya pusat perawatan luka Patria Care Blitar yang masih aktif dalam memberikan pelayanan kepada klien dan kegiatan tri dharma perguruan tinggi, unit wirausaha yang semakin berkembang dan bermanfaat bagi banyak pihak, pengembangan bahan ajar dan modul pelatihan.Keywords: patria care, perawatan luka, IbIKK, tahun kedua.
PENINGKATAN PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR MELALUI PENERAPAN MANAJEMEN KUALITAS AIR DAN PEMBUATAN PAKAN IKAN MANDIRI DI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN “SUMBER REJEKI” DAN “CINTA ALAM” KECAMATAN BUNGATAN KABUPATEN SITUBONDO Ganjar Adhywirawan Sutarjo Sutarjo
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6432

Abstract

Tujuan program pengabdian ipteks bagi masyarakat yang dilaksanakan diKelompok pembudidaya ikan “Sumber Rejeki” dan “Cinta Alam” Desa BletokKecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo adalah untuk meningkatkanpengetahuan dan ketrampilan mitra terkait manajemen kualitas air dan teknikpembuatan pakan ikan mandiri. Metode yang digunakan adalah pendidikan,pelatihan, dan pendampingan manajemen kualitas air dan cara pembuatan pakanikan mandiri berbasis potensi wilayah. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwaketerlibatan dan partisipasi aktif mitra sangat tinggi dalam setiap pelaksanaanprogram meliputi aplikasi pengelolaan kualitas air, pembuatan pakan ikan, danpenerapan cara pembenihan ikan yang baik (CPIB). Sehingga evaluasi secaramenyeluruh dilokasi usaha mitra menunjukan bahwa kegiatan pelatihan, danpendampingan memberikan dampak positif bagi usaha mitra.
IbM KELOMPOK PENGRAJIN SANDAL KLOMPEN DAN SANDAL SPON DI DESA TOYOMARTO SINGOSARI Oktavia Widiastuti; Irene Trisisca RS
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6433

Abstract

Salah satu pengrajin yang ada di desa Toyomarto adalah pengrajin sandal klompendan sandal spon. Pengerajin ini biasanya dilakukan oleh produksi rumah tangga yangada di desa ini. Tujuan program IbM pengerajin sandal klompen dan sandal spon didesa Toyomarto ini adalah memberdayakan kelompok pengerajin sandal klompendan sandal spon dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan jugamemberdayakan perekonomian lokal yang sudah ada. Pengembangan ini berupabidang produksi dan manajemen. Target luaran yang ingin dicapai pada pengerajinsandal klompen dan sandal spon ini tersusun menjadi dua bagian yaitu yang (1)luaran bidang produksi (a) Pemanfaatan alat produksi yang ada yang sesuai denganyang dibutuhkan pengerajin secara optimal sehingga kelancaran proses produksipengerajin dapat maksimal dan desain yang diinginkan sesuai dengan harapan.(b)Pengerajin sandal klompen dan sandal spon mampu mengembangkan  satu atau lebihdesain jenis baru yang ada di pasar sehingga ragam model sandal klompen dan sandalspon akan bertambah yang akan memperbanyak hasil penjualan.(c) Produksipengerajin akan semakin meningkat. (2) luaran bidang manajemen (a) Setiappengerajin memiliki pembukuan untuk mencatat jumlah produk yang dihasilkan ,banyaknya bahan yang dihabiskan dan banyaknya penjualan atau upah yang didapat sehingga diketahui besarnya penghasilan atau keuntungan yang mereka dapat selamaini. (b) Pengerajin mampu mempromosikan produk yang dihasilkan baik melaluimedia cetak ataupun elektronik. Rencana dan pelaksanaan program IbM di desaToyomarto (1) Persiapan, meliputi Sosialisasi Program IbM kepada mitra,Penyusunan indikator dan instrument, Pembentukan tim pelaksana program IbM,Pembagian tugas tim pelaksana dan pengarahan/diskusi, Mengadakan koordinasidengan mitra IbM, Mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.(2)Pelaksanaan, meliputi Pengadaan alat produksi untuk memperlancar proses produksisandal klompen dan sandal spon, Membuat buku koleksi jenis- jenis desain merajutsebagai bahan acuan untuk diperlihatkan kepada pelanggan, Pelatihan membuatpembukuan hasil usaha sandal klompen dan sandal spon, Pelatihan menggunakaninternet untuk mempromosikan hasil karya produksi sandal klompen dan sandalspon, Membuatkan brosur sebagai media promosi yang nantinya akan diberikankepada pelanggan yang datang. (3) Pemantauan meliputi, Pemantauan pengadaanalat produksi seperti mesin jahit cuki, alat plong sandal, dan kompresor, Pemantauanpelaksanaan pelatihan pembuatan pembukuan hasil usaha, Pemantauan pelatihanmenggunakan internet sebagai media promosi, Pemantauan pembuatan brosur untukmedia promosi internal. (4) Evaluasi meliputi, Evaluasi pengadaan alat produksimesin jahit cuki, alat plong sandal, dan kompesor, Evaluasi pelaksanaan pelatihanpembukuan hasil usaha, Evaluasi pelatihan menggunakan internet untuk media promosi, Evaluasi pelaksanaan pembuatan brosur internal, Pembuatan laporanprogram IbM.
PKM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BISNIS SABLON DI JAWA TIMUR Mulyadi Mulyadi; Ribangun B. Jakaria; Wiwik Sumarni
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6434

Abstract

Pelaku usaha sablon, diyakini akan memberikan kontribusi positif atas tumbuhkembangnya perekonomiaan masyarakat secala kecil terutama penghasil produksablon yang dilakukan dengan menggunakan alat konvensional, karenanya mitra 1dalam hal ini bapak M. Muslich pemilik usaha ‘rumah sablon jon’, memilikipermasalahan atas penggunaan alat pengencang screen sablon yaitu suatu alat yangdirancang untuk membantu mengencangkan screen sablon yang masih dilakukansecara manual, yang menyebabkan proses pengencangan screen tidak efisien, gunamengatasi permasalahan mitra 1 tersebut solusi yang ditawarkan adalah pembuatanalat pengencang screen sablon inovatif yang diyakini akan mempermudah prosespengencangan dan meminimalisir waktu dan tenagasehingga dapat meningkatkantingkat efisiensi dan prakitisitas dari proses penyablonan. Mitra 2 adalah sablon caksarpo yang beralamat di kelurahan porong, merupakan jasa percetakan yangdilakukan dengan alat sablon, permasalahannya adalah belum adanya mesinpemotong kertas yang sederhana, sehingga proses pemotongan kertas dilakukandengan cara menggunakan pihak 2, dampak atas keputusan penggunaan pihak laindalam pemotongan kertas tersebut, ongkos produsi meningkat, sehingga tidakmampu memberikan harga yang kompetitif atas jasa produksi yang dilakukan.Sehingga solusi yang ditawarkan adalah, dengan memberikan bantuan alat pemotongkertas yang sederhana, yang bertujuan untuk mengurngi biaya produksi dan dapatmeningkatkan efisiensi produksi dan daya saing usaha.
PEMANFAATAN INTERNET MARKETING SEBAGAI UPAYA PEMASARAN SANDAL FLANEL Indah Sulistiyowati; Edi Widodo
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6435

Abstract

Bondowoso adalah salah satu kabupaten dalam Provinsi Jawa Timur yang terletak disebelah timur Pulau Jawa dan dikenal dengan sebutan daerah tapal kuda. Posisinya yangtidak berada pada daerah yang strategis. Sehingga menyebabkan Bondowoso sulitberkembang dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Jawa Timur. Karenanyapenduduknya dituntut untuk kreatif dalam mencari nafkah. Diantaranya dengan membuatsandal beralaskan flannel. Namun untuk mengembangkan produksi sandal flannel bagiUKM Sandal Flanel Vanessa  terdapat berbagai permasalahan, yaitu pengemasan produkyang hanya dibungkus plastik sehingga terkesan kurang menarik, tidak ada display berbagaimotif sandal yang dijual, brosur sebagai katalog sandal masih sangat sederhana,pemasarannya hanya mengandalkan pada iklan facebook serta kurangnya pemahamanterhadap metode pembukuan yang tepat yang berakibat masalah keuangan cash flowperusahaan. Masalah merk yang belum dipatenkan juga menjadi kendala, sehingga sampaisaat ini  produsen sandal belum memiliki merk yang pasti. Metode yang digunakan melaluipelatihan dan pembuatan berbagai sarana untuk menunjang penjualan produk melaluiinternet marketing. Adapun hasil yang sudah dicapai sampai saat ini yaitu pembuatanpacking produk yang cantik bagi sandal siap jual sehingga lebih menarik dan menjual,membuat katalog sandal yang bagus untuk menunjang penjualan sandal secara offline.Membantu menata display sandal yang menarik sehingga pengunjung tertarik untukberbelanja langsung, pembuatan web untuk menjangkau pemasaran yang lebih luas(internet marketing), pembuatan fanpage, twitter, instagram dan media social lainnya untukmeningkatkan penjualan sandal flannel. Serta adanya pelatihan pembukuan  serta marketplace
PKM KELOMPOK USAHA LELE JAWA TIMUR Paramitha Amelia Kusumawardani
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6436

Abstract

Kebutuhan lele segar pada pelaku usaha makanan terutama di Jawa Timur diyakinimemiliki potensi besar, sehingga banyaknya pelaku usaha pendukung seperti ternaklele berpeluang menjadi salah satu usaha andalan yang dapat dilakukan secaraswadaya. Adalah bapak sukron (mitra 1) pelaku usaha ternak lele yang berada didesa kenongo kec. Tanggulangin, banyaknya tahapan yang dilakukan dalamberternak dari persiapan kolam, bibit, pakan menjadikan usaha ternak lele tersebutrentang atas masalah. Hal itu dapat terlihat dari banyaknya kolam yang dimilikitetapi tidak ada satu papan nama yang menunjukkan atas kondisi dan status kolamdan lele yang ada, sehingga akan kesulitan jika menjelaskan waktu panen sertaperlakuan lele atas pakan dan nutri yang harus diberikan. Sehingga solusi yang akandiberikan adalah adanya papan nama di setiap kolam yang berisikan identitas kolamserta kondisi lele dan pakan yang diberikan, sehingga memudahkan mitra dalammemonitoring keberadaan kolam dan kondisi lele tersebut. Sementara mitra 2 adalahpelaku usaha abon lele, yang berada di desa Mojorejo kec. Junrejo kota Batu Malang,yang kesehariannya adalah melakukan pengolahan lele segar yang di produksimenjadi abon lele, banyaknya pesanan yang dimiliki oleh mitra 2 memerlukan alatbantu proses pengeringan abon lele pasca pengolahan. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah pembuatan alat pengering porteble yang inovatif yang nantinyaberfungsi sebagai a lat alternatif pengering abon lele mitra 2. Dengan permasalahandan solusi yang ada, maka, masing-masing mitra akan memperoleh manfaat yanglebih baik dan memberikan daya saing guna peningkatan pendapatan kelompokmaupun anggota dan pelaku usaha.
PUSAT PERAWATAN LUKA PATRIA CARE BLITAR UNIT PELAYANAN PERAWATAN LUKA, KONSELING, PRODUK SALEP LUKA DAN PELATIHAN PERAWATAN LUKA Ulfa Husnul Fata; Anita Rahmawati; Nawang Wulandari; Zaenal Fanani; Bisepta Prayogi
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6437

Abstract

Pusat Perawatan Luka Patria Care merupakan unit pelayanan kesehatan perawatanluka yang berbasis Perguruan Tinggi yang bergerak dalam bidang pendidikan,penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Keunggulan dari Pusat Perawatan LukaPatria Care Blitar adalah penerapan metode balutan modern (modern dressing)sehingga memungkinan biaya perawatan yang relatif terjangkau dan waktu perawatanlebih flaksibel. Selain itu, sumberdaya manusia yang kompeten di bidang perawatanluka, kelengkapan sarana dan prasarana, serta penggunaan sarana perawatan luka yangcanggih memungkinkan pelayanan perawatan yang lebih berkualitas. Tema yangdiusung pada Program Program Pengabdian Kepada Masyarakat skema Ipteks BagiInovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK) pada tahun kedua adalah Unit PelayananPerawatan Luka, Konseling, Produk Salep Luka dan Pelatihan Perawata Luka sebagaiimplementasi dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi dan sebagai unit usaha yangdapat meningkatkan kesejahteraan pengelola Metode pelaksanaan program IbIKKtahun kedua mencakup tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Selainitu, Patria Care Blitar juga meningkatkan kerjasama dengan beberapa steakholderguna meningkatkan jumlah kunjungan, serta menciptakan beberapa produk yangberpotensi paten. Hasil program pengabdian ini adalah tersedianya pusat perawatanluka Patria Care Blitar yang masih aktif dalam memberikan pelayanan kepada kliendan kegiatan tri dharma perguruan tinggi, unit wirausaha yang semakin berkembangdan bermanfaat bagi banyak pihak, pengembangan bahan ajar dan modul pelatihan.
IBM PENINGKATAN DAYA SAING PENGUSAHA TRAVEL DI MALANG RAYA Yufis Azhar
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6438

Abstract

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketersediaan modal menjadi salah satu faktor utamadalam ketahanan suatu usaha, demikian pula usaha travel. Banyak pengusaha traveldengan modal kecil akhirnya harus gulung tikar karena tidak mampu bersaingdengan usaha sejenis yang memiliki modal besar. Perlu ada strategi jitu daripengusaha-pengusaha dengan modal kecil ini agar usahanya tetap eksis meskipundengan dana yang minim. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah denganpenerapan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepadakonsumen serta alat bantu untuk memasarkan jasanya. Sistem aplikasi mobile yangdapat digunakan oleh konsumen untuk memesan jasa layanan travel dapat menjadijawaban atas permasalahan tersebut. Dengan penggunaan aplikasi ini, diharapkankualitas pelayanan pada konsumen bisa meningkat, sehingga berpengaruh terhadappenambahan kuantitas konsumen yang dapat dilayani. Selain itu, diusulkan pulasuatu konsep pemasaran baru yang terinspirasi dari skema MLM (Multi LevelMarketing) yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan kosmetik atau alatkesehatan dalam memasarkan produknya. Sistem pemasaran ini juga akan dibantuoleh aplikasi mobile agar mudah penggunaannya. Diharapkan dengan adanyasistem pemasaran seperti ini, pangsa pasar dari suatu usaha travel akan lebih luassehingga kuantitas konsumen yang menggunakan jasa travel tersebut juga akansemakin bertambah.
IbPE USAHA MEUBEL KARDULUK SUMENEP MADURA JAWA TIMUR Umar Sholahudin
Jurnal Dedikasi Vol. 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6440

Abstract

Mitra Program Iptek bagi Produk Eksport (IbPE) adalah UKM yang produkutamanya adalah kerajinan kayu meubel dan ukir Karduluk Sumenep. UKM mitrayang terlibat ada 2, yaitu: UD. Meubel Sejahtera dan UD. Meubel Barokah. Tujuankhusus kegiatan IbPE ini adalah  :1).  Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasilproduk kerajinan mebel karduluk dengan peralatan yang lebih efisien danberkapasitas lebih tinggi, 2).  Memperbaiki proses produksi dengan pengadaan alatyang lebih efisien dan multi fungsi, 3). Meningkatkan mutu produk melaluipengembangan desain motif dan desain warna sehingga dapat diterima masyarakatglobal, 4).  Menata system administrasi dan manajemen sehingga dapat mendukungperluasan pasar. Adapun metode pelaksanaannya berupa pendampingan penerapanIptek bagi produk berpotensi ekspor ini dilakukan dengan metode pendampinganproses produksi, penyuluhan dan pelatihan administrasi dan pembukuan. Hasilyang telah dicapai dari kegiatan IbPE adalah  : 1).  Penambahan investasi secaratidak langsung, karena adanya bantuan peralatan dari Perguruan Tinggi pelaksanakegiatan, 2). Peningkatan volume produksi melalui penambahan kapasitasperalatan, 3). Bertambahnya diversifikasi produk melalui pelatihan pengembanganproduk, 4)   meningkatnya kualitas produk kerajinan mebel, 5). Dihasilkan bukukas melalui perbaikan administrasi dan manajemen, 6).  meningkatnyapengetahuan dan wawasan UKM, 7).  Peningkatan jumlah tenaga kerja (karyawan).