cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
jurnal_dimensi@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jl.Kyai Tapa No.1 Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25275666     EISSN : 25497782     DOI : https://doi.org/10.25105/dim
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain diterbitkan oleh Fakultas seni Rupa dan Desain. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Februari dan September. Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal bidang seni dan desain yang terbilang aktif sejak pertama kali diterbitkan dari tahun 2003 sampai sekarang. Menjadi salah satu jurnal seni dan desain yang banyak diminati oleh para penulis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 2 (2022)" : 18 Documents clear
PEMANFAATAN FOTOGRAFI SEBAGAI MEDIA PENGENALAN JEJAK PERADABAN ISLAM DI NUSANTARA Maya Purnama Sari; Reni Tri Wahyuni
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2333.852 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.9462

Abstract

AbstractAdvances in technology today have implications for the variety of media used to support the needs of the community. One of them is photography. Indonesia is a multicultural country including religion in it. So, how can Indonesia become the largest Muslim country when Indonesia was colonized for centuries by non-Muslims. The purpose of this study is to prove traces of Islamic civilization can be seen through documentary evidence in the form of photos, by utilizing the art of photography as a form of modern visual art that utilizes art and technology. This research was conducted through descriptive qualitative method. By observing an object to be analyzed. The results of the research itself prove the existence of documentation that can be evidence of the existence of Islam in Indonesia. In conclusion, photography is able to provide views to the public about the differences that exist in each image produced. Both in the form of patterns, colors, shapes, etc. And this proves that Islam was present and united in the archipelago long before the invaders came to the archipelago. In fact, Islam has entered and merged into the culture of the local community.AbstrakKemajuan teknologi saat ini berimplikasi terhadap ragamnya media yang digunakan dalam menunjang kebutuhan masyarakat. Salah satunya fotografi. Negara Indonesia merupakan Negara multikultural termasuk agama didalamnya. Lantas, bagaimanakah Indonesia bisa menjadi Negara muslim terbesar sedangakan Indonesia dijajah selama berabad-abad oleh orang-orang non muslim. Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan jejak peradaban islam dapat dilihat melalui bukti dokumentasi berupa foto, dengan memanfaat seni fotografi sebagai wujud seni visual modern yang memanfaatkan seni dan teknologi. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif deskriptif. Dengan mengamti sebuah objek untuk dianalisis. Hasil dari pneleitian sendiri membuktikan adanya dokumentasi yang dapat menjadi bukti keberadaan islam di Indonesia. Kesimpulannya, Fotografi mampu memberikan pandangan kepada masyarakaat tentang perbedaan yang ada pada setiap gambar yang dihasilakan. Baik berupa corak, warna bentuk dll. Dan Hal tersebut membuktikan bahwa, Islam telah hadir dan menyatu di Nusantara jauh sebelum penjajah mendatangi Nusnatara. Bahkan, islam telah masuk dan bergabung kedalam kebudyaan masyarakat setempat.
REPRESENTASI NILAI BUDAYA DALAM IKLAN TELEVISI SIRUP MARJAN ‘PURBASARI DAN LUTUNG KASARUNG’ 2020 Nabila Kholifatu Mufida; Menul Teguh Riyanti
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.176 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.9640

Abstract

Iklan sirup marjan telah melakukan salah satu upaya untuk mengangkat kearifkan lokal menjadi sebuah kreativitas, yang mendekonstruksi cerita rakyat sebagai daya tarik emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai budaya yang direpresentasikan di dalam iklan, serta bagaimana sisi kreativitas ini bisa menjadi salah satu hal yang menarik untuk dijadikan sebuah ide. Data dikumpulkan melalui observasi dan studi literatur. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif yang ditopang oleh teori John Fiske. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya representasi budaya yang terkandung dalam iklan tersebut. Melalui kode-kode televisi John Fiske, dapat disimpulkan bahwa adanya nilai luhur budaya bangsa yakni seperti kebaikan, kebersamaan, serta kebijaksanaan yang pantas untuk dijadikan pelajaran dalam kehidupan melalui aspek penampilan, lingkungan, dialog, dan karakter.
ANALISIS WARNA DAN BENTUK PADA INTERIOR PRODIA CHILDREN’S HEALTH CARE TERHADAP PSIKOLOGI ANAK Niken Laksitarini; Agus Dody Purnomo
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.277 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.10174

Abstract

The use of color in the interior has a very important role. Color is a basic element of an interior space design. The use of the right color will be able to motivate or even reduce a human psychological condition. Especially if the health clinic has been identified by a small child with something scary, because it is often associated with needles, blood and disease. Prodia Children’s Health Care as a service provider in the field of health specializing in the services of young children, seeks to change that paradigm. Qualitatively, this study aims to identify the effect of the color used in the interior of Prodia Children, s Health Care on children's psychology. The findings obtained are expected to be input and consideration in the planning, design and development of special health facilities for children in the future.Keywords: color, interior, children
PERANCANGAN WEBSITE APLIKASI UNTUK MAHASISWA AUTIS SPECTRUM DISORDER LEVEL 1 DENGAN ADAPTASI METODE PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM Devanny Gumulya; Ernest Irwandi; Kristian Hardijadi
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1574.412 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.10224

Abstract

AbstrakPenyandang autis spektrum disorder (ASD) memiliki kesulitan dalam belajar, komunikasi serta gangguan interaksi sosial. Sehingga sulit bagi mereka untuk memahami informasi selama kuliah. Dalam makalah ini sembilan mahasiswa ASD menjadi subjek penelitian dan diwawancarai kesulitan akademik dan non-akademik mereka selama berkuliah. Dengan prinsip Universal design simple and intuitive use and perceptible information situs web berjudul temaninklusi.id dirancang untuk memecahkan masalah ASD. Proses desain web menggunakan pendekatan minimum viable product (MVP) di mana MVP ke-1 dibuat, diuji, dan memberikan umpan balik untuk meningkatkan dan membuat MVP ke-2. Hasil studi adalah prinsip desain universal diimplementasikan dalam interface design situs web yang didominasi oleh ruang putih dan gambar untuk memberikan arah yang jelas bagi ASD. Fitur audio ditambahkan ke informasi teks untuk memfasilitasi transmisi informasi melalui indra penglihatan dan pendengaran. Bahasa Indonesia yang disederhanakan digunakan untuk menggambarkan setiap menu dan tindakan. ASD bereaksi positif terhadap situs web, dan menyukai ide penyampaian materi kuliah melalui gambar, teks, dan audio. AbstractPeople with autism spectrum disorder (ASD) have learning disabilities and communication and social interaction impairment. Making it difficult for them to intercept information during study. In this paper we study nine autism spectrum disorder university students their academic and non-academic difficulties. With universal design principle simple and intuitive use and perceptible information, a website application titled temaninklusi.id is designed to solve the ASD problem. The web design process used minimum viable product (MVP) approach where the 1st MVP is created, tested and give feedback to improve and create the 2nd MVP. The study result is universal design principle is implemented in the design of website interface that is dominated by white space and image to give clear direction for ASD. Audio feature is added to text information to facilitate information delivery through sight and hearing. Simplified Indonesian language is used to describe each menu and actions. ASD reacted positively toward the website, and like the idea of deliver lecture material through image, text, and audio. Keywords: website design, universal design, autism spectrum disorder, inclusive
PERANCANGAN MOTIF KAIN DAN POLA MASKER NON MEDIS BERBASIS NILAI ESTETIKA DAN FUNGSIONAL Paulina Tjandrawibawa; Yoanita Kartika Sari Tahalele; Marini Yunita Tanzil
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2144.846 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.10858

Abstract

Merebaknya virus corona di berbagai penjuru dunia telah membuat para pemimpin negara mengambil langkah strategis untuk mencegah penyebaran dan jatuhnya korban jiwa lebih luas lagi. Berbagai langkah telah diterapkan mulai dari social distancing hingga pemakaian masker. Karena permintaan yang cukup tinggi dalam waktu yang singkat, masker sekali pakai sempat menjadi salah satu produk langka yang dicari oleh banyak orang. Oleh karena keterbatasan dan melambungnya harga masker sekali pakai, masker kain menjadi pilihan bagi banyak orang karena sifatnya yang reusable dan harga yang lebih terjangkau. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan dan menciptakan masker kain non-medis yang mempunyai standar fungsional yang optimal dan memiliki nilai estetika yang baik. Pembuatan prototipe masker akan dilakukan untuk diuji coba ke responden untuk menilai apakah bentuk masker sudah melindungi wajah secara optimal serta memiliki motif yang menarik minat orang untuk mengenakan masker pada kesehariannya.
PERENCANAAN DESAIN INTERIOR PUSAT INFORMASI GEOLOGI BELITUNG TIMUR DENGAN PENERAPAN IDENTITAS BUDAYA LOKAL Boyke Arief Taufik Firdaus
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3395.607 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.12673

Abstract

This research is an Interior Design Planning process for the Geological Information Center (GIC) Building in East Belitung, which applies the characteristics of East Belitung's cultural identity. This research was motivated by a plan from the Geological Survey Center, Geological Agency of the Ministry of Energy and Mineral Resources in 2019, which was the need for the availability of GIC Buildings and Interiors specifically for the East Belitung district. The facility will later function as an Information Center regarding the diversity of rock types contained in the earth of Belitung, which will become one of the geotourism destinations. The purpose of this research is to produce an Interior design of the East Belitung GIC that applies the cultural characteristics of Belitung, with a form that combines modern style in Modern Facilities with elements of local culture as a distinctive feature. The design process is carried out through an interior design planning approach.
RAGAM HIAS DAN WARNA TRADISI MINANGKABAU PADA DESAIN INTERIOR RESTORAN PADANG DI JAKARTA Susy Irma Adisurya; Elda Franzia Jasjfi; Resky Annisa Damayanti; Mukamilatun Nisa
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2076.616 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.12772

Abstract

AbstractRestaurants with Indonesian cuisine commonly exist in Jakarta, one of them is Padang restaurant that comes from Minangkabau culture and tradition in West Sumatra. Padang restaurant visited by various consumers, including Jakarta residents, local and international travelers. To be recognized by consumers and prospective consumers, Padang restaurants have a unique characteristic in their design. This research focused on three restaurants as research objects which are Sederhana Padang Restaurant, Pagi Sore Restaurant, and Padang Merdeka Restaurant. The research was conducted to understand how Minangkabau ornaments and colors can be applied in Padang restaurants in Jakarta. The research method is qualitative descriptive. Data was collected through field research and photo documentation. Analysis was conducted by triangulated data from observation with visual data and references about Minangkabau tradition, including (1) architectural facade design, (2) applied ornaments in the interior, (3) applied colors in the interior. The result concluded that not all restaurants applied Minangkabau ornaments and colors in the restaurant’s interior. The architectural facade had a unique and interesting form to attract consumers to come to the restaurant. Minangkabau ornaments, motives, and colors in restaurants were not shown explicitly but conveyed through the adaptation process by modern architectural and interior style inlined with restaurant’s concept so every restaurant had a different approach applying Minangkabau’s culture in the interior design. Keyword: padang restaurant, interior design, restaurant interior, Minangkabau cuisine   AbstrakRestoran dengan menu makanan selera nusantara banyak ditemui di kota Jakarta, salah satu di antaranya adalah restoran dengan menu masakan Padang yang berasal dari tradisi budaya Minangkabau, di Sumatra Barat. Restoran Padang dikunjungi oleh konsumen yang beragam, termasuk penduduk Jakarta, wisatawan nusantara dan mancanegara. Agar mudah dikenali oleh konsumen dan calon konsumennya, Restoran Padang memiliki karakteristik tertentu pada desainnya. Penelitian ini terbatas pada tiga restoran yang menjadi objek penelitian, yaitu Restoran Padang Sederhana, Restoran Pagi Sore dan Padang Merdeka. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan ragam hias dan warna tradisi Minangkabau pada interior Restoran Padang di Jakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi lapangan dan dokumentasi foto. Analisis dilakukan pada data hasil observasi secara triangulasi terhadap data visual dan kepustakaan terkait tradisi budaya Minangkabau, meliputi (1) desain fasad bangunan, (2)  penerapan ragam hias dalam interior, (3) penerapan warna dalam interior. Hasil dari penelitian ini memaparkan bahwa tidak semua restoran menerapkan ragam hias, motif dan warna Minangkabau di dalam interior restorannya. Fasad arsitektur yang memiliki bentuk unik dan menarik dapat dikenali dan menarik minat masyarakat untuk datang ke restoran tersebut. Penerapan ragam hias, motif dan warna Minangkabau di restoran tidak ditampilkan secara eksplisit, namun telah mengalami proses adaptasi dengan gaya arsitektural dan interior modern sesuai dengan konsep restoran tersebut sehingga setiap restoran memiliki perbedaan dalam penerapan budaya Minangkabau dalam desain interiornya. Kata Kunci: restoran padang, desain interior, interior restoran, kuliner Minangkabau
Tinjauan Abjection dalam Penciptaan Ulang Produk: Sebuah Perspektif menuju Periode Antroposen Siti Chadijah
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.047 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.13001

Abstract

Produk industri yang kerap kita konsumsi sebagai perabot rumah tangga dan benda keseharian memiliki beragam fungsi guna dalam aktivitas manusia. Usia pakai produk industri yang tidak panjang membuat beragam produk itu berkontribusi dalam peningkatan kuantitas sampah rumah tangga, meskipun dari segi kualitas material memiliki durabilitas yang sangat lama, terutama pada benda yang menggunakan bahan dasar plastik, metal, dan bahan lain yang tidak dapat diurai secara alami. Berkaitan dengan dimulainya periode watu geologis baru, Antroposen, penciptaan produk yang dihasilkan dari benda-benda bekas, sampah dan limbah rumah tangga dengan mengangkat konsep daur ulang dianggap mampu mengatasi berbagai permasalah tersebut. Hal ini menjadi tren yang banyak digunakan dalam menghasilkan produk yang berorientasi terhadap kampanye pola hidup zero waste. Penelitian ini membahas bagaimana konsep penciptaan berbasis material daur ulang dapat diterima secara luas. Untuk itu studi kasus dibandingkan dan ditelusuri dengan membongkar ulang konsepsi abjection yang muncul pada produk yang telah habis masa pakainya melalui studi komparatif dan analisis pada studi literatur. Pada tahapan selanjutnya,  studi kasus juga digunakan untuk membantu mengkonstruksi ulang fungsi yang masih terdapat pada material penyusun komponen sebuah produk. Pola yang ditangkap dapat dijadikan acuan bagi pengembangan produk daur ulang di masa depan.
PENERAPAN BATIK NITIK PADA MEDIA ALTERNATIF Asih Retno Dewanti
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2306.466 KB) | DOI: 10.25105/dim.v18i2.13363

Abstract

AbstractNitik Batik is one of the well-known batik motifs that developed in the Yogyakarta Region, precisely in the Trimulya, Kembangsongo, Blawong - Bantul districts. It has a characteristic nitik pattern from the unique canting shape which ends in 4 (four) splits with a geometric pattern. The nitik motif is thought to be from the pattern of Patola cloth - India. The detailed manufacture of Nitik batik and a long manufacturing process make the price of Nitik batik expensive. Monotonous colors and motifs make it unpopular among young people, for that effort and innovation are needed in its application. One of the efforts to maintain Nitik batik, it is necessary to innovate its application to alternative media with patterns and colors that contain the symbolic meaning of 'ban batik nitik motif' and make 'development of the nitik batik motif' one of the ‘icons’ of Yogyakarta batik. This research method is a descriptive qualitative approach, the result of which is the application of the development of the Nitik batik motif as an innovation in alternative media. The results of the research are in the form of innovative development of the Nitik batik motif with its application to alternative media, as an effort to preserve it and be recognized as the batik icon of Nitik Yogyakarta for present and future generations. Keywords: Nitik batik, colors and motifs, innovation, alternative media AbstrakBatik nitik adalah salah satu motif dikenal batik yang berkembang di Wilayah Yogyakarta, tepatnya diwilayah Trimulya, Kembangsongo, Blawong – Kabupaten Bantul. Mempunyai ciri khas pola nitik dari bentuk canting uniknya yang ujungnya membelah 4 (empat) dengan pola geometrisnya. Motif nitik diduga dari pola kain Patola – India. Pembuatannya batik tulis nitik yang detil dan proses pembuatan yang lama menjadikan harga batik nitik menjadi mahal. Warna dan motifnya yang monoton menjadikan tidak popular dikalangan kaum muda, untuk itu diperlukan usaha dan inovasi dalam penerapannya. Salah satu usaha untuk mempertahankan batik nitik, diperlukan inovasi penerapannya pada media alternatif dengan pola dan warna yang mengandung makna simbolis ‘motif batik nitik larangan’ serta menjadikan ‘pengembangan motif batik nitik’ menjadi salah satu ‘Ikon’ batik Yogyakarta.  Metode penelitian ini dengan pendekatan metode penelitian kualitatif deskriptif, yang hasil akhirnya penerapan pengembangan motif batik nitik sebagai inovavasi pada media alternatif. Hasil penelitian berupa inovasi pengembangan motif batik nitik dengan penerapannya pada media alternatif, sebagai usaha untuk melestarikannya serta dikenali sebagai Ikon batik nitik Yogyakarta bagi generasi sekarang dan di masa mendatang. Kata kunci: batik nitik, warna dan motif, inovasi, media alternatif
PEMANFAATAN FOTOGRAFI SEBAGAI MEDIA PENGENALAN JEJAK PERADABAN ISLAM DI NUSANTARA Sari, Maya Purnama; Wahyuni, Reni Tri
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dim.v18i2.9462

Abstract

AbstractAdvances in technology today have implications for the variety of media used to support the needs of the community. One of them is photography. Indonesia is a multicultural country including religion in it. So, how can Indonesia become the largest Muslim country when Indonesia was colonized for centuries by non-Muslims. The purpose of this study is to prove traces of Islamic civilization can be seen through documentary evidence in the form of photos, by utilizing the art of photography as a form of modern visual art that utilizes art and technology. This research was conducted through descriptive qualitative method. By observing an object to be analyzed. The results of the research itself prove the existence of documentation that can be evidence of the existence of Islam in Indonesia. In conclusion, photography is able to provide views to the public about the differences that exist in each image produced. Both in the form of patterns, colors, shapes, etc. And this proves that Islam was present and united in the archipelago long before the invaders came to the archipelago. In fact, Islam has entered and merged into the culture of the local community.AbstrakKemajuan teknologi saat ini berimplikasi terhadap ragamnya media yang digunakan dalam menunjang kebutuhan masyarakat. Salah satunya fotografi. Negara Indonesia merupakan Negara multikultural termasuk agama didalamnya. Lantas, bagaimanakah Indonesia bisa menjadi Negara muslim terbesar sedangakan Indonesia dijajah selama berabad-abad oleh orang-orang non muslim. Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan jejak peradaban islam dapat dilihat melalui bukti dokumentasi berupa foto, dengan memanfaat seni fotografi sebagai wujud seni visual modern yang memanfaatkan seni dan teknologi. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif deskriptif. Dengan mengamti sebuah objek untuk dianalisis. Hasil dari pneleitian sendiri membuktikan adanya dokumentasi yang dapat menjadi bukti keberadaan islam di Indonesia. Kesimpulannya, Fotografi mampu memberikan pandangan kepada masyarakaat tentang perbedaan yang ada pada setiap gambar yang dihasilakan. Baik berupa corak, warna bentuk dll. Dan Hal tersebut membuktikan bahwa, Islam telah hadir dan menyatu di Nusantara jauh sebelum penjajah mendatangi Nusnatara. Bahkan, islam telah masuk dan bergabung kedalam kebudyaan masyarakat setempat.

Page 1 of 2 | Total Record : 18