cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
+622476740287
Journal Mail Official
hnca@unimus.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedungmundu raya no.18 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Holistic Nursing Care Approach
ISSN : -     EISSN : 28082095     DOI : https://doi.org/10.26714/hnca
Core Subject : Health,
The holistic Nursing Care Approach is intended to be the university journal for publishing articles reporting research and case study results in nursing. Holistic Nursing Care Approach invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, mental health nursing, gerontological nursing, community health nursing, management and leadership nursing.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023)" : 6 Documents clear
Penerapan kinesiotapping terhadap low back pain pada kehamilan trimester III Fatkhur Rohman; Machmudah Machmudah
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12847

Abstract

Low back pain akibat kehamilan merupakan suatu sindroma klinis bergejala utama rasa nyeri atau ketidak nyamanan pada daerah tulang belakang dikarenakan perubahan sikap dan penambahan beban pada usia kehamilan, apabila tidak ditangani menyebabkan kualitas hidup ibu hamil menjadi kurang baik, dan khawatir terhadap buah hati. Salah satu upaya dalam mengurangi low back pain yaitu menggunakan terapi kinesiotapping. Terapi ini meningkatkan fleksibilitas dan memperbaiki disabilitas pasien dengan low back pain. Tujuan dari penerapan ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinesiotapping terhadap low back pain pada kemahilan trimester III. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan. Kriteria responden dalam studi kasus ini yaitu ibu hamil trimester III dengan keluhan low back pain. Sampel yang diambil berjumlah 2 orang diaplikasikan 4x selama 2 minggu, intervensi selama 15 menit. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan metode asuhan keperawatan. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur tingkat nyeri menggunakan NRS (numeric rating scale). Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat nyeri yang dirasakan sebelum dan sesudah diberikan terapi, penurunan 2 level nyeri pada kedua responden. Sehingga intervensi ini terbukti berpengaruh dalam menurunkan skala low back pain, dan meningkatkan rasa nyaman pasien low back pain pada kehamilan trimester III.
Implementasi Endorphin Massage terhadap Penurunan Skala Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III Ayu Chamalia Rohma; Sri Rejeki
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12841

Abstract

Perubahan fisik pada ibu hamil trimester III menimbulkan masalah nyeri punggung. Nyeri punggung yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan nyeri yang mengakibatkan susah beraktifitas, gangguan tidur, dan lain sebagainya. Nyeri punggung dapat diatasi dengan terapi nonfarmakologi salah satunya yaitu pemberian terapi endorphin massage. Studi ini bertujuan untuk mengetahui Asuhan Keperawatan ibu hamil trimester III dengan nyeri punggung. Studi kasus menggunakan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Instrument yang digunakan yaitu Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur skala nyeri yaitu skala 0 berarti tidak nyeri, 1-3 nyeri ringan, 4-6 nyeri sedang, 7-10 nyeri berat dan SOP Endorphin massage dimulai dari pijatan atau sentuhan ringan dengan jari-jari dimulai dari lengan atas sampai bawah selama 5 menit, dan dilanjutkan pijatan dari leher turun sampai lumbal dengan arah kebawah atau V terbalik dilakukan selama 20 menit. Pijatan dilakukan 1x dalam waktu 30 menit. Hasil observasi setelah diberikan terapi didapatkan hasil ada penurunan skala nyeri pada pasien dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Keberhasilan ini disebabkan oleh rangsangan di permukaan kulit menghasilkan impuls yang dikirim melalui serabut saraf besar yang dapat memblokir reseptor nyeri sehingga pesan nyeri tidak sampai atau diterima oleh otak menyebabkan perubahan persepsi nyeri. 
Pemenuhan kebutuhan rasa nyaman pada remaja putri dengan dismenore melalui intervensi senam dismenore Widya Fitri Amaliyah; Nikmatul Khayati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12848

Abstract

Dismenore adalah salah satu keluhan kram perut yang terjadi pada saat menstruasi. Dampak yang terjadi apabila dismenore tidak segera di tangani yaitu dapat meningkatkan kecemasan dan mengganggu aktivitas remaja. Penatalaksanaan dismenore dapat dilakukan secara non farmakologi salah satunya dengan senam dismenore, karena pada saat melakukan senam jumlah dan ukuran pembuluh darah akan meningkat sehingga mampu mengurangi efek vasokontriksi yang disebabkan kontraksi otot dinding uterus yang menjadi penyebab dismenore, selain itu saat seseorang melakukan senam hormon endorfin yang merupakan penghilang nyeri alami juga akan meningkat. Tujuan studi ini untuk mengetahui adanya penurunan skala nyeri dismenore pada remaja putri setelah diberikan senam dismenore. Studi kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan, subjek studi ini adalah remaja putri dengan skala nyeri dismenore sedang (4-6), tidak meminum jamu-jamuan dan melakukan aktivitas fisik serta remaja putri dengan siklus menstruasi teratur. Hasil studi ini menunjukkan bahwa senam dismenore mampu menurunkan skala nyeri sebanyak 3 pada masing-masing subjek studi kasus, sehingga pada subjek studi kasus 1 dari 6 menjadi 3 dan pada kasus 2 dari skala nyeri 5 menjadi 2. Senam dismenore hendaknya dapat menjadi terapi komplementer dalam memanajemen nyeri karena selain mampu menurunkan nyeri juga dapat dilakukan dengan mudah dan tanpa biaya yang mahal.
Aplikasi Terapi Musik terhadap Halusinasi Pendengaran Pasien Skizofrenia: Studi Kasus Desti Ayu Ningsih; Eni Hidayati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12812

Abstract

Skizofrenia dapat menyebabkan perubahan dalam perasaan, pikiran, persepsi, dan perilaku individu. Gangguan halusinasi pendengaran dapat dikontrol dengan cara terapi farmakologi dan terapi nonfamakologi. Terapi nonfarmakologi yaitu pemberian terapi musik karena tidak menimbulkan efek samping atau gejala lainnya. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi musik pada asuhan keperawatan dengan pasien skizofrenia halusinasi pendengaran. Metode yang digunakan deskriptif pendekatan  proses asuhan keperawatan, dan perbandingan respon terhadap terapi musik yang diberikan kepada responden. Responden sebanyak 3 pasien. Kriteria inklusi pasien yang berusia 18 tahun ke atas, diagnosa skizofrenia dengan halusinasi pendengaran dan bersedia menjadi responden. Dikelola selama 6 hari tindakan keperawatan terapi musik dengan frekuensi 1 kali/hari durasi musik 10-20 menit. Data pendukung diperoleh dari status pasien ERM, wawancara, observasi dan metode proses asuhan keperawatan. Hasil studi kasus menunjukkan setelah di lakukan intervensi terapi musik subyek mengatakan halusinasi pendengaran dapat terkontrol dan menurun. Penerapan terapi musik efektif menurunkan atau mengontrol halusinasi pendengaran sehingga subyek lebih rileks, lebih tenang dan dapat mengontrol halusinasinya.
Intervensi Pemberian Kapsul Jintan Hitam (Nigella Sativa) pada Ibu Menyusui yang Mengalami Anemia Defisiensi Besi Wardani Trihandini; Siti Aisah; Ernawati Ernawati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12747

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan tubuh di mana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah atau kurang dari angka normal. Penanganan anemia salah satunya bisa diatasi dengan menggunakan teknik nonfarmakologi yaitu menggunakan suplemen nutrisi kapsul jintan hitam. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin pada ibu menyusui yang mengalami anemia dengan intervensi kapsul jintan hitam. Studi kasus ini menggunakan metode deskritif studi dengan pendekatan proses keperawatan menggambarkan pengelolaan kasus dalammengaplikasikan pemberian kapsul jintan hitam pada pasien anemia yang berjumlah 3 responden yang diperoleh dari pre test yang sesuai dengan kriteria inklusi. Kadar hemoglobin diukur dengan menggunakan alat GcHb merk Easy Touch. Hasil studi kasus pada ketiga responden dengan anemia atau kadar hemoglobin rendah setelah dilakukan penerapan konsumsi kapsul jintan hitam sediaan 500 mg selama 14 hari dengan frekuensi 1x1 per hari, diminum sebelum tidur terjadi peningkatan kadar hemoglobin dengan rata-rata 10,9 g/dL menjadi 12,36 g/dL. Penerapan konsumsi kapsul jintan hitam (Nigella Sativa) menjadi salah satu terapi komplementer yang efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu menyusui.
Penurunan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dengan senam kaki DM: Studi Kasus Laela Dwi Yulianti; Yunie Armiyati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12846

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan kondisi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemi) yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Kondisi hyperlikemia kronis pada penderita DM menyebabkan komplikasi yang mengenai hampir setiap sistim organ, salah satunya aterosklerotik seperti masalah berupa hilang sensasi dan dapat meningkatkan risiko seperti ulkus, infeksi dan gangrene yang mrnyrbabakan kaki diabetic dan dapat berakhir pada ampuasi. Latihan fisik pada pasien Diabetes Melllitus (DM) tipe 2, berperan untuk mengatur dan mengendalikan kadar gula darah. Salah satu latihan fisik yang penting untuk pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetes. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 setelah dilakukan senam kaki DM. Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif pendekatan asuhan keperawatan menggunakan senam kaki DM pada pasien ketidakstabilan kadar glukosa darah. Subjek studi kasus ini adalah pasien DM tipe 2 sebanyak 3 orang. Subjek studi diberikan senam kaki DM selama 6 kali dengan durasi senam selama 30 menit setiap sesi, yang diikuti dengan pemeriksaan GDS sebelum dan setelah senam kaki menggunakan alat glucometer sebelum dan sesudah senak kaki DM. Hasil studi kasus menunjukan adanya penurunan rerata GDS setelah dilakukan terapi senam kaki DM. Ketiga subyek studi secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata GDS sebesar 37,6 mg/dl. Terapi senam kaki DM mampu menurunkan GDS pada pasien DM tipe 2. Perawat diharapkan mampu mengajarkan senam kaki DM pada pasien DM untuk menurunkan kadar gula darah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6