cover
Contact Name
Antonius Tri Wibowo
Contact Email
antoniustriwibowo@mercubuana-yogya.ac.id
Phone
+6285643688110
Journal Mail Official
Ilkor.umby@gmail.com
Editorial Address
Universitas Mercu Buana Yogyakarta Jl. Wates km 10 – Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JSH: Journal of Sport and Health
ISSN : -     EISSN : 27460304     DOI : https://doi.org/10.26486/jsh
Focus and Scope Sports Education Sports Recreation Sports Management Sports Medicine Sports Science Journal of Sport and Health is published every Juni and Desember by publishing research results in the fields of the sports and exercise sciences, including anatomy, biomechanics, performance analysis, physiology, psychology, sports medicine, sports nutrition, health, and well-being, as well as coaching and talent identification and physical education. The Journal focuses on the Sports Education, Sports Recreation, Sports Management, Sports Medicine and Sports Science. To be considered for publication, manuscripts must original and relevant to the aforementioned topics.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 7 no 2 (2026)" : 5 Documents clear
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Walking in the Air Melalui Model TGfU pada Siswa Sekolah Dasar Joko Priono; Rizki Kurniati; Dewi Ayu Lestari
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/ng43nf30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar lompat jauh gaya walking in the air melalui penerapan model Teaching Games for Understanding (TGfU) pada siswa kelas V SDN 16 Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar lompat jauh gaya walking in the air. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGfU mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Skor rata-rata motivasi belajar meningkat dari 102,38 pada prasiklus dengan kategori sedang menjadi 118,24 pada siklus I dengan kategori tinggi dan meningkat kembali menjadi 128,00 pada siklus II dengan kategori sangat tinggi. Ketuntasan hasil belajar juga mengalami peningkatan dari 25% pada prasiklus menjadi 60% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 80% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model TGfU mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa sehingga siswa lebih percaya diri dan terlibat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model Teaching Games for Understanding efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar lompat jauh gaya walking in the air pada siswa sekolah dasar.
Analisis Motivasi Belajar di Lingkungan Pesantren pada Mata Pelajaran PJOK Willyan Rahmat; Alam Hadi Kosasih; Azhar Ramadhana Sonjaya; Asep Angga Permadi
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/e1gpey07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar santriwati pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel jenuh sebanyak 61 santriwati kelas X. Instrumen penelitian berupa angket tertutup skala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas santriwati memiliki motivasi belajar pada kategori cukup dengan rata-rata skor 95,31 dari skor maksimum 126. Faktor internal yang paling dominan adalah penghargaan, dorongan belajar, dan hasrat berprestasi, sedangkan faktor eksternal yang menonjol adalah kedisiplinan dan relasi sosial. Sebaliknya, kondisi lapangan dan lingkungan belajar mendapat skor terendah. Analisis tambahan menunjukkan bahwa santriwati dengan dukungan orang tua tinggi memiliki rata-rata skor motivasi lebih tinggi dibandingkan santriwati dengan dukungan rendah. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa faktor disiplin, lingkungan sosial, dan dukungan orang tua berkontribusi signifikan terhadap motivasi belajar. Penelitian ini menekankan pentingnya peran lingkungan pesantren, strategi pembelajaran guru, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung semangat belajar santriwati di lingkungan pendidikan berbasis asrama.
Manajemen Pembinaan pada Klub Bulutangkis di Kota Kediri Anggi Vebi Saprilia; Setyo Harmono; Dhedhy Yuliawan
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/cthect32

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen pembinaan dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi atlet bulu tangkis di Kota Kediri. Keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh penerapan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pembinaan pada klub bulu tangkis di Kota Kediri serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembinaan atlet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus, pelatih, dan atlet di PB Krystal, PB Bebas Badminton Club, PB Jawaraya, serta Klub Bulutangkis Wijaya Kediri. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh klub telah menerapkan fungsi manajemen pembinaan, meskipun tingkat penerapannya berbeda pada setiap klub. Klub Bulutangkis Wijaya menunjukkan sistem manajemen yang paling terstruktur melalui pembagian tugas yang jelas, koordinasi yang baik, serta program latihan yang sistematis. Faktor pendukung pembinaan meliputi kualitas pelatih, kedisiplinan atlet, motivasi, dukungan orang tua, fasilitas latihan, dan pengalaman bertanding, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu latihan akibat aktivitas akademik, kondisi fisik atlet, kesiapan mental, serta perbedaan kemampuan atlet. Dengan demikian, penerapan manajemen pembinaan yang efektif berkontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan dan prestasi atlet bulu tangkis di Kota Kediri
Motivasi Mahasiswa Penjaskesrek UNP Kediri dalam Kegiatan Mendaki Gunung Dian Indah Nur Soffi; Puspodari; Dhedhy Yuliawan
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/e5q3ff42

Abstract

Mountain hiking is one of the most popular forms of outdoor recreational sports among university students, particularly those enrolled in the Physical Education, Health, and Recreation Study Program. This activity provides not only physical benefits but also psychological, social, and personal development benefits. This study aimed to explore the motivations of students in the Physical Education, Health, and Recreation Study Program at Universitas Nusantara PGRI Kediri to participate in mountain hiking activities. This research employed a qualitative approach with a phenomenological design. Seven students who had participated in mountain hiking more than once were selected using purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews conducted between March and June 2026, supplemented by documentation. Data trustworthiness was ensured through source triangulation and member checking. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive analysis model. The findings revealed that students' motivations were both extrinsic and intrinsic. Extrinsic motivation included influences from friends, social media, and social relationships. In contrast, intrinsic motivation encompasses a love of nature, personal satisfaction, psychological benefits, physical health benefits, and challenges for personal growth. The findings indicate that intrinsic motivation is the primary factor sustaining students' participation in mountain hiking activities. entitled to continue engaging in mountain climbing activities.  
Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Servis Atas Pada Atlet Bola Voli di Tingkat Perguruan Tinggi Deni Rahman Marpaung; Randy Kurniawan; Syakila Putri Halawa; Naila Lulu Qalbi; Zilfityas Dwi Oktiraisya; Triya Panirwati; Fanny Ardila Siregar
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/1bvzp147

Abstract

This study aims to analyze the relationship between arm muscle strength and overhead service ability in volleyball athletes at the university level through a qualitative approach based on previous research and descriptive analysis. The method used is a literature study by reviewing various relevant scientific journals to gain an in-depth understanding of the relationship between the studied variables. Data were collected through the exploration of literature sources discussing arm muscle strength, overhead service techniques, and factors influencing performance in volleyball. The findings indicate that arm muscle strength plays an important role in determining the quality of overhead service, particularly in generating power, maintaining movement stability, and ensuring accuracy of ball direction. In addition, overhead service ability is also influenced by other factors such as coordination, technique, and concentration. The discussion shows that there is a close and interrelated relationship between arm muscle strength and overhead service ability. Therefore, improving arm muscle strength through structured training can contribute positively to enhancing overhead service performance among university-level volleyball athletes.

Page 1 of 1 | Total Record : 5