cover
Contact Name
Rini Setiati
Contact Email
rinisetiati@trisakti.ac.id
Phone
+6221-5663232
Journal Mail Official
jftke@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi - Universitas Trisakti Kampus A, Gedung D Universitas Trisakti Jalan Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta Barat, Indonesia Phone: (62-21) 566 3232
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Eksakta Kebumian
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 2775913X     DOI : https://doi.org/10.25105/jek
Core Subject : Science,
Merupakan wadah untuk mempublikasikan karya tulis Teknik Perminyakan, Teknik Geologi dan Teknik Pertambangan. Karya tulis ilmiah yang dipublikasikan diharapkan dapat menjadi referensi perkembangan teknologi kebumian
Articles 195 Documents
EVALUASI KEBUTUHAN ALAT BOR UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI PELEDAKAN PT BUMA JOBSITE ADARO Muhammad Rizki Adhitya
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7298.048 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10690

Abstract

Sebelum dilakukan kegiatan peledakan terlebih dahulu dilakukan kegiatan pemboran untuk membuat lubang ledak pada material overburden agar dapat diisi dengan bahan peledak. PT BUMA meggunakan 2 (dua) ukuran diameter batang bor, yaitu 6¾ inch dan 7⁷/₈ inch. Dalam kegiatan pemborannya, PT BUMA memiliki target 60 m/jam. Pada prakteknya dilapangan sering terjadi kegiatan pemboran yang overtime dikarenakan tidak tercapainya target produktivitas alat bor. Produktivitas yang tidak tercapai mengakibatkan tidak tercapainya target produksi hasil peledakan overburden, sehingga banyaknya jumlah aktual material terbongkar masih sering tidak sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dimana data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui pengambilan data langsung di lapangan. Data yang dimaksud adalah waktu edar (cycle time) alat bor. Pada batang bor diameter 6¾ inch didapat nilai produktivitas sebesar 58,94 m/jam dan pada batang bor diameter 7⁷/₈ inch sebesar 56,26 m/jam. Produksi hasil peledakan didapat 2.875.227,6 m3/bulan dari target produksi 3.528.620 m3/bulan. Setelah itu dilakukan reduce dari cycle time, dan diapat nilai produktivitas yg baru sebesar 60 m/jam untuk diameter 6¾ inch dan 60,37 m/jam untuk diameter 7⁷/₈ inch. Didapat produksi hasil peledakan sebesar 3.014.745 m3/bulan belum mencapai target. Setelah dilakukan penambahan alat bor dengan diameter yang dipilih berdasarkan kebutuhannya didapat produksi hasil peledakan sebesar 3.782.754,1 m3/bulan.
EVALUASI GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI MENGGUNAKAN METODE KUZ-RAM Ihsan Rabbani
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.392 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10691

Abstract

Batuan hasil dari kegiatan peledakan atau yang bisa disebut fragmentasi merupakan suatu hasil yang penting dari hasil peledakan. Geometri peledakan yang digunakan sangat mempengaruhi dari hasil fragmentasi yang diperoleh perusahaan. Berdasarkan standard perusahaan, tingkat keberhasilan dari kegiatan peledakan menghasilkan bongkahan batuan atau boulder berukuran < 75 cm dengan presentase dibawah 20%. Untuk menghasilkan fragmentasi yang diinginkan oleh perusahaan maka diperlukan rancangan geometri peledakan. Untuk mengetahui hasil fragmentasi dari hasil peledakan dapat dihitung menggunakan metode Kuz-Ram dan metode image analysis. Dari hasil perhitungan geometri peledakan yang ada sebanyak 13 kali peledakan didapatkan ukuran fragmentasi < 75 cm dengan menggunakan metode kuz-ram sebesar 8,77%, 4,54%, 7,7%, 9,8%, 14,10%, 14,24%, 3,44%, 12,21%, 15,7%, 21,41%, 7,19%, 3,23%, 5,58%.
ANALISIS PERBANDINGAN KADAR AIR DAN BITUMEN DI TAMBANG KABUNGKA BLOK WINTO MENGGUNAKAN ALATSOKHLET DI PT WIJAYA KARYA BITUMEN KABUPATEN BUTON SULAWESI TENGGARA Mursan Yusuf Pratama
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.84 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10692

Abstract

Aspal buton adalah aspal alam yang terdapat di pulau buton dan merupakan batuan gamping yang mengandung aspal. Secara umum aspal buton tersusun dari bitumen dan air. Kadar air dan kadar bitumen dapat diketahui menggunakan alat sokhlet. Tujuan dari penelitian adalah menentukan nilai kadar air dan kadar bitumen untuk mengetahui apakah kadar bitumen dan air sudah memenuhi standar penjualan yang di tentukan oleh perusahaan. Pengambilan sampel di lakukan secara acak pada tambang kabungka blok winto dan kemudian di ekstraksi menggunakan alat sokhlet di laboratorium menggunakan  larutan ccl4. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata kadar bitumen di pit adalah 18,166% dengan kadar air 11,8%, kemudian hasil nilai rata-rata kadar bitumen di pabrik BGA adalah 25,241% dengan kadar air 1,78%. Kadar air aspal yang berada di pit dan pabrik  BGA (buton granular asphalt) sudah memenuhi standar untuk di lakukan penjualan dimana untuk kadar air di pit minimal 16%, sedangkan standar pada pabrik BGA adalah kadar bitumen minimal 16% dan kadar air maximal 2%.
PEMODELAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN BERDASARKAN SIKUEN STRATIGRAFI PADA LAUT LEPAS MADURA, CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA Ahmad Maschur Affandi
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.336 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10693

Abstract

Persaingan di bidang ekonomi semakin ketat terutama di bidang perminyakan. Di butuhkan studi sikuen stratigrafi untuk mengetahui sejarah lingkungan pengendapan dan penentuan daerah prospek penghasil minyak dan gas. Daerah penelitian secara administrasi terletak di daerah Laut Lepas Madura, tepatnya Cekungan Jawa Timur Utara. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui tatanan stratigrafi pada derah penelitian untuk mengetahui sejarah geologi yang di kombinasikan dengan tatanan struktur geologi dan geometrinya dengan metode penelitian berupa data Well log dan core. Dengan beberapa asumsi yang digunakan, data log dan core, kemudian dilakukan korelasi sikuen stratigrafi dan membuat peta kedalaman pada daerah penelitian. Analisis sikuen stratigrafi pada penelitian ini menggunakan 5 data sumur yang dilengkapi data well top dan core di sekitar wilayah Jawa Timur utara. Penelitian ini menghasilkan pada sumur AL-2, AL-3, AL-4 dan KL-1 memiliki 3 batas SB dan 3 batas MFS sedangkan pada sumur AL-5 hanya memiliki 1 batas SB dan 1 batas MFS dan adanya perubahan lingkungan pengendapan dari umur Cretaceous hingga miosen berupa Middle Shoreface sampai Lower Shoreface. Dari hasil tersebut dapat di simpulkan adanya perubahan lingkungan pengendapan yang berarah utara-selatan yang di karenakan adanya struktur geologi yang berkembang hingga adanya penurunan dan kenaikan muka air laut.
KORELASI MINYAK BUMI DENGAN BATUAN INDUK PADA DAERAH LHOKSEUMAWE, CEKUNGAN SUMATERA UTARA Muhamad Aditya; Agus Guntoro
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.56 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10695

Abstract

Cekungan Sumatera Utara merupakan salah satu cekungan sedimen dengan potensi hidrokarbon terbesar di Indonesia. Oleh sebab itu studi mengenai batuan induk dan minyak bumi pada daerah ini akan menjadi salah satu hal yang krusial dalam eksplorasi minyak dan gas bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan biomarker baik pada batuan induk maupun minyak bumi pada daerah penelitian untuk kemudian dilakukan korelasi untuk mengetahui kemungkinan adanya hubungan genetik diantara keduanya. Daerah penelitian terletak pada daerah Lhokseumawe pada Provinsi Daerah Istimewa Aceh dan daerah Asahan pada Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode korelasi kualitatif antara pola kromatogram normal alkana pada batuan induk maupun minyak bumi serta metode korelasi kuantitatif berdasarkan perhitungan perbandingan nilai isoprenoid dan Pr/nC17 pada batuan induk dan minyak bumi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa batuan induk pada sikuen SB2 eq Middle Miocene eq Near Top Lower Baong memiliki lingkungan pengendapan marine dan berada pada tingkat kematangan peak mature. Sementara itu hasil analisis pada sample minyak bumi menunjukkan adanya dua family minyak bumi yang berbeda dimana salah satu family minyak bumi berkorelasi positif dengan batuan induk pada SB2 eq Middle Miocene eq Near Top Lower Baong. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa minyak bumi pada daerah penelitian berasal dari batuan induk Formasi Baong dan sumber lain yang diinterpretasikan sebagai Formasi Bampo.
RANCANGAN TAHAPAN PENAMBANGAN BATUBARA PIT 3 BULAN JANUARI & FEBRUARI 2019 PT DIZAMATRA POWERINDO LAHAT, SUMATERA SELATAN I Dewa Putu Deo Setyawan
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3414.528 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10701

Abstract

Pit 3 merupakan salah satu pit yang berada di PT Dizamatra Powerindo. Kondisi front penambangan dan curah hujan yang tinggi di pit 3 pada saat akhir tahun mempengaruhi kegiatan operasional penambangan, sehingga diperlukan perancangan area front kerja yang optimal serta desain tahapan penambangan yang efektif dan efisien agar target produksi dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sequence penambangan serta mengetahui estimasi tonase batubara dan volume tanah penutup (overburden) berdasarkan sequence penambangan periode bulan Januari – Februari 2019. Pada penelitian ini dibutuhkan data-data sekunder dari perusahaan seperti peta topografi, model geologi, rekomendasi lereng, batas pit limit, target produktivitas alat gali-muat, waktu kerja efektif, jenis dan jumlah alat mekanis.  Analisis data dan rancangan tahapan penambangan pada penelitian ini menggunakan software Minescape 5.7 dan Xpac 7.14 Dimensi stripe dan block penambangan menggunakan ukuran 52m x29m x4m. Rancangan geometri jenjang untuk pit pada bagian low wall atau dinding tambang pada sisi terdangkal dengan tinggi jenjang 10 m, lebar jenjang 15 m dan slope 20°, pada sisi high wall atau dinding tambang pada sisi kimiringan batubara terdalam dengan tinggi jenjang 10 m, lebar jenjang, 5 m dan slope 50°. Rencana jalan, lebar jalan pada kondisi lurus minimum 19 m, lebar jalan angkut pada tikungan 22,3 meter dan grade maksimum 10%. Rancangan bulan Januari 2019 dengan target elevasi pada RL 66, RL 42, dan RL 38, batubara tertambang 286.989,48 ton dan volume batuan penutup 475.173,98 bcm, dengan nisbah pengupasan 1,66 : 1. Rancangan bulan Februari 2019 dengan target elevasi pada RL 35 dan RL 25, batubara tertambang 249.944,20 ton, volume batuan penutup 360.687,74  bcm, dengan nisbah pengupasan 1,44 : 1. Total cadangan batubara tertambang 536.933,70 ton dan total volume pengupasan lapisan tanah penutup adalah 835.861,70  bcm.
MODELING VARIOGRAM NILAI LIME SATURATION FACTOR DI TAMBANG BATUGAMPING Irsan Farhan
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.872 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10702

Abstract

Pada lokasi penelitan tambang batugamping akan menetapkan standar parameter baru terhadap kadar batugamping sebagai bentuk pengoptimalan kontrol kualitas bahan baku semen. Parameter yang digunakan adalah Lime Saturation Factor (LSF) karena nilai LSF mewakili perbandingan kadar CaO batugamping dengan kadar Al2O3, Fe2O3, dan SiO2pada batugamping. Data yang digunakan adalah data-data primer melalui sampling cutting pengeboran yang berjumlah 35 titik. Metode geostatistik digunakan untuk menghasilkan estimasi data yang tidak memihak (bias) berdasarkan data spasial tiap regional. Setelah melalui uji baik suai (goodness of fit test) metode Chi Square didapatkan distribusi data LSF pada kuari C bersifat eksponensial dan terdapat pencilan data hasil analisis boxplot. Dari data tersebut didapatkan model variogram dengan nilai Nugget Effect 100, Sill 45000, Range 250 meter dengan arah pencarian 135° dengan total error sebesar 12,55%.
OPTIMALISASI ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT DALAM PENCAPAIAN TARGET PRODUKTIVITAS DI PT. MANDALA KARYA PRIMA, KALIMANTAN UTARA Fachrul Rozie Yudha Gunawan
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.093 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10703

Abstract

PT Mandala Karya Prima merupakan perusahaan kontraktor pertambangan yang beroperasi di tambang batubara milik PT Mandiri Intiperkasa, Kalimantan Utara. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengupasan lapisan tanah penutp batubara (overburden). Dalam operasinya perusahaan memiliki target pengupasan dalam satu jam yang harus dicapai. Namun target tersebut belum tercapai. Faktor yang menyebabkan belum tercapainya target pengupasan dalam satu jam salah satunya adalah rendahnya nilai effisiensi yang disebabkan oleh hambatan-hambatan yang terjadi selama alat beroperasi. Untuk itu dilakukan penelitian untuk mengurangi waktu hambatan-hambatan yang terjadi, agar target pengupasan dalam satu jam dapat tercapai. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menghitung waktu edar alat mekanis dan waktu hambatan-hambatan yang terjadi selama beroperasi, untuk kemudian diketahui waktu hambatan yang dapat diperbaiki agar target pengupasan dalam satu jam dapat tercapai.
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI PANAS BUMI AREA “CFA” Chandra Falqahiyah; Benyamin Benyamin
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6372.284 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10704

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan bertambahnya kebutuhan hidup masyarakat maupun perkembangan di segala sektor kehidupan. Panas bumi merupakan sumber daya energi terbarukan yang dapat di konversikan menjadi sumber energi listrik, selain itu energi tersebut merupakan energi yang ramah lingkungan dan dianggap dapat mendukung pembangunan berkelanjutan. Daerah penelitian berada pada area “CFA” yang terletak di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kelayakan proyek pembangkit listrik energi panas bumi pada daerah penelitian berdasarkan potensi cadangan dan parameter keekonomiannya. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah analisis potensi cadangan panas bumi, pengembangan model keuangan, serta sensitivitas pada nilai NPV proyek. Hasil dari penelitian adalah potensi cadangan panas bumi pada area “CFA” memiliki cadangan terduga 475,6 MWe dengan kapasitas tersebut akan dapat dikembangkan proyek pembangkit listrik energi panas bumi dengan kapasitas 55 MWe. Hal-hal yang harus diperhitungkan dalam pelaksanaan pengembangan proyek Drilling and Proven Resource, Production and Revenue, Investment, Operating Expenditure, Pajak dan Depresiasi. Parameter keekonomian yang berpengaruh dalam penentuan investasi dan pelaksanaan proyek yang dihasilkan adalah NPV -97.546 USD, IRR 2%, payback period melewati masa kontrak proyek, dan Profitability Index 0,61 sedangkan yang menjadi parameter paling sensitif pada proyek ini adalah harga jual listrik. Hasil dari analisis kelayakan berdasarkan potensi cadangan dan parameter keekonomian di area penelitian dikatakan tidak layak untuk dikembangkan menjadi proyek pembangkit listrik energi panas bumi.  
KESERASIAN ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA, PT NUSA HALMAHERA MINERALS Sri H Y Mayaut
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.062 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10723

Abstract

Dalam suatu kegiatan penambangan, peralatan mekanis mutlak dibutuhkan dimana untuk menunjang kegiatan penambangan itu sendiri. Untuk dilakukan penggalian dan pemuatan material setelah dilakukan pemberaian pada tambang bawah tanah Kencana PT Nusa Halmahera Minerals menggunakan peralatan mekanis yaitu LHD (Load Haul Dump) 514 Sandvik sebagai alat gali muat, yang memuat ore dari heading point ke stockpile kemudian ore akan dimuat oleh LHD ke ADT (articulated dump truck) untuk diangkut ke area rompad. ADT yang digunakan pada tambang bawah tanah Kencana adalah Hitachi AH400. Kombinasi alat mekanis pada kegiatan penambangan ore di tambang bawah tanah Kencana PT. Nusa Halmahera Minerals, Berdasarkan pengamatan aktual di lapangan, target produksi tidak tercapai. Salah satu factor yang mempengaruhi tidak tercapainya target produksi adalah karena jumlah alat yang digunakan tidak serasi sehingga diperlukan evaluasi terhadap jumlah alat gali muat dan alat angkut. Penelitian dilakukan pada 2 lokasi yang berbeda berdasarkan jarak tempuh ke rompad. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka perlu dilakukan penambahan alat angkut pada ke 2 lokasi tersebut.

Page 3 of 20 | Total Record : 195