cover
Contact Name
Rini Setiati
Contact Email
rinisetiati@trisakti.ac.id
Phone
+6221-5663232
Journal Mail Official
jftke@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi - Universitas Trisakti Kampus A, Gedung D Universitas Trisakti Jalan Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta Barat, Indonesia Phone: (62-21) 566 3232
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Eksakta Kebumian
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 2775913X     DOI : https://doi.org/10.25105/jek
Core Subject : Science,
Merupakan wadah untuk mempublikasikan karya tulis Teknik Perminyakan, Teknik Geologi dan Teknik Pertambangan. Karya tulis ilmiah yang dipublikasikan diharapkan dapat menjadi referensi perkembangan teknologi kebumian
Articles 195 Documents
DESAIN ULANG ELECTRIC SUBMERSIBLE PUMP PADA SUMUR DENGAN WATER CUT DAN GOR TINGGI Billy Supandi
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.176 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10632

Abstract

Sumur Y merupakan sumur minyak lepas pantai yang terletak di Sumatra. Sumur Y ini sudah menggunakan Electric Submersible Pump dan memiliki laju alir produksi liquid sebesar 877,7198 BFPD dengan water cut sebesar 91% dan laju alir produksi gas sebesar 84 MSCF. Laju alir produksi sumur Y ini tergolong kecil mengingat laju alir maksimum sumur Y sebesar 2070 BFPD, oleh karena itu munculah pemikiran untuk memaksimalkan produksi pada sumur Y tersebut, maka dilakukanlah desain ulang terhadap Electric Submersible Pump yang terpasang. Pemilihan pompa harus disesuaikan dengan operating range pompa tersebut terhadap laju alir yang diharapkan. Penggunaan gas separator pada sumur Y tersebut sangat diharuskan mengingat tingginya GOR. Pompa baru yang digunakan pada sumur Y adalah REDA GN2100 dan menggunakan Vortex Gas Separator dikombinasikan dengan Advanced Gas Handler, diharapkan pompa tersebut dapat bekerja dengan baik dan efisien.  Kata-kata kunci: Laju Alir Produksi, Desain Ulang, Electric Submersible Pump
PERHITUNGAN POTENSI SUMBER DAYA DAN CADANGAN PANAS BUMI LAPANGAN PANAS BUMI “NYN”, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Arthur G.P. Nayoan; Fajar Hendrasto
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.272 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10633

Abstract

Dalam perencanaan pemanfaatan energi panas bumi, diperlukan perhitungan potensi sumber daya dan cadangan panas bumi pada suatu daerah. Indonesia sendiri merupakan suatu negara yang memiliki potensi akan energi panas bumi yang sangat besar. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki gunungapi aktif menyebar dari pulau Sumatera sampai Sulawesi (Ring of Fire). Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui potensi sumber daya dan cadangan lapangan “NYN” pada provinsi Nusa Tenggara Timur, pulau Flores. Metode penelitian yang digunakan berupa studi literatur, pengambilan data, dan analisis data. Luas daerah penelitian penulis ialah sebesar 9,912 km2 dengan luasan daerah potensial ialah sebesar 5,167 km2. Hasil geothermometer gas penulis dapat mengetahui suhu batuan reservoir daerah penelitian dengan rentang suhu 187 – 341 oC dengan asumsi 273 oC berdasarkan data gas pada sumur. Dari analisis geofisika berupa data Magnetotellurik yang telah diinversi, penulis dapat menentukan tebal clay cap sebesar 355,5 m. Dari analisis tersebut penulis dapat menghitung sumber daya serta cadangan potensi panas bumi daerah penelitian. Hasil perhitungan tersebut menghasilkan nilai 77,505 MWe untuk nilai sumber daya panas bumi dan 76,4206 MWe untuk nilai cadangan potensi panas bumi daerah penelitian. Kata-kata kunci: Potensi Panas Bumi, Geothermometer Gas, Magnetotellurik, dan Lapangan “NYN”
ANALISIS GEOKIMIA DAERAH PANASBUMI CIPANAS, KECAMATAN CIPANAS, KABUPATEN LEBAK, PROVINSI BANTEN Dhany Rizky
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3207.497 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10634

Abstract

Indonesia mempunyai potensi panasbumi yang cukup besar berdasarkan letak geografis dan kondisi geologi yang dilewati oleh zona sesar dan banyaknya gunungapi. Sehingga hal tersebut mendorong penulis untuk memahami karakteristik panasbumi yang bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik geokimia panasbumi berdasarkan data manifestasi permukaan dan pembuatan model tentatif daerah penelitian. Lokasi daerah penelitian terletak pada Daerah Cipanas dan sekitarnya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Metode penelitian adalah pengambilan data litologi dan data geokimia daerah penelitian berupa unsur terlarut manifestasi, pencatatan suhu, pH, dan isotop. Secara regional daerah penelitian terdiri dari Formasi Diorit Kuarsa, Formasi Dasit, Formasi Bojongmanik anggota lempung, Formasi Bojongmanik anggota gamping, dan Batuan Gunungapi Endut. Secara lokal tersusun dari Satuan Dasit, Satuan Batulempung, Satuan Andesit, Satuan Batugamping, dan Satuan Breksi. Manifestasi panasbumi berjenis volcanogenic-high relief dengan jenis air bikarbonat, satu sumber reservoir, kondisi fluida immature water, geotermometer berkisar 120-147°C, isotop meteoric line. Dengan berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diperoleh model tentatif yang relevan. Kata-kata kunci: Cipanas, Geokimia air, Isotop, Geotermometer
ECONOMIC ANALYSIS DEVELOPMENT “X” FIELD USING PSC GROSS SPLIT SYSTEM IN Y COMPANIES Agung Indra Wijaya
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.839 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10635

Abstract

PSC Gross is a PSC without cost recovery where the division between the government and oil and gas companies directly from gross revenues. The emergence of this contract system led to the recovery of costs in the previous contracting system which deemed less effective. By implementing this contract system, it is expected that contractors can use investment and operational costs more efficiently. With the PSC Gross Split, it is also expected to increase the spirit of field development. In the JM Block, the economic calculation using PSC Gross Split results in a better economy than PSC Cost Recovery. To appreciate the feasibility of this development by looking at economic indicators that support to obtain high oil selling prices. These indicators are an attempt to make a decision regarding the development of the "X" Field which is  an economical and profitable business. Keywords Gross Split PSC, PSC Cost Recovery, Development, Economical, Profitable
KAPASITAS SEKATAN SESAR EPISODE TEKTONIK F1 PADA STRUKTUR “SUPRAN”, CEKUNGAN SUMATERA TENGAH Muhammad Naufa Syafrun; Imam Setiaji Ronoatmojo; Firman Herdiansyah
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5867.52 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10638

Abstract

Cekungan Sumatera Tengah merupakan cekungan yang mengalami rangkaian deformasi yang mempengaruhi lapisan batuan sehingga memiliki struktur bawah permukaan yang kompleks, struktur sesar memiliki peran sebagai pengontrol distribusi dan akunulasi hidrokarbon. Struktur “SUPRAN” dikontrol oleh struktur sesar normal dan sesar mendatar yang dapat bersifat sebagai perangkap hidrokarbon ketika memiliki sealing capacity tinggi. Penelitian ini menganalisis karakteristik sesar normal menggunakan metoda shale gouge ratio (SGR), data yang digubakan adalah data seismik 2D dan data sumur. Analisis dilakukan membuat Allan Map, Throw Map, dan SGR Map pada bidang sesar. Hasil analisis menunjukkan dominasi kesehadapan sandstone juxtapose terhadap sandstone dengan nilai SGR dominan berkisar pada 10%-25%. Hasil penelitian sesar normal pada struktur “SUPRAN” bersifat leaking. Kata-kata kunci: Analisis Sekatan Sesar, Shale Gouge Ratio, Juxtaposition, Sealing Capacity, Cekungan Sumatera Tengah
ANALISIS LINGKUNGAN PENGENDAPAN PADA DAERAH BIREUEN, CEKUNGAN SUMATERA UTARA Alodia Alvita; Agus Guntoro
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1596.416 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10667

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada daerah Bireuen, Provinsi Aceh yang termasuk kedalam Cekungan Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lingkungan pengendapan dari jenis system tract yang berkembang pada daerah penelitian berdasarkan data permukaan. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah pengambilan data permukaan berupa data kedudukan perlapisan, tekstur, struktur dari batuan pada lintasan penelitian, kemudian melakukan analisis laboratorium berupa analisis biostratigrafi. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa lingkungan pengendapan sedimen yang terdapat pada daerah penelitian adalah pada lingkungan transisi yaitu pada lingkungan delta yang meliputi delta plain, delta front dan pro delta yang terjadi pada umur N14-N16 (Blow, 1969).
KAJIAN KESTABILAN LERENG DENGAN METODE KESETIMBANGAN BATAS PADA TAMBANG BATUBARA DI PT DIZAMATRA POWERINDO, LAHAT, SUMATERA SELATAN Rio Reynaldy
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.426 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10671

Abstract

PT Dizamatra Powerindo yang bergerak pada bidang pertambangan batubara  melakukan studi geoteknik sebagai rencana dan monitoring. Dalam kegiatan ini, lereng-lereng tambang harus stabil. Maka dari itu, kestabilan lereng perlu dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan kestabilan lereng pada lokasi penelitian. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan analisis kuantitatif. Metode analisis kestabilan lereng berupa metode kesetimbangan batas yang disertai metode bishop untuk mendapatkan nilai faktor keamanan (Fk).
RANCANGAN KOLAM PENGENDAP LUMPUR SP 9 DI PT INDOMINING, SANGASANGA, KALIMANTAN TIMUR Diva Melyane Toebagus Maolana
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.36 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10672

Abstract

Area PT Indomining berada tidak jauh dari Sungai Mahakam dan Sungai Panglima, yang merupakan salah satu sumber kehidupan warga sekitar area Sanga- Sanga. Oleh karena itu, harus dilakukan pemantauan mengenai kualitas air yang akan keluar menuju dua sungai tersebut. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan membangun Kolam Pengendap Lumpur yang berfungsi sebagai penampungan terakhir air yang berasal dari tambang untuk kemudian diendapkan lebih dulu agar kadar kimianya turun. Dalam membuat rancangan kolam pengendap lumpur, hal yang perlu diperhatikan adalah curah hujan, intensitas curah hujan, periode ulang hujan, area tangkapan hujan, debit limpasan, debit saluran, bentuk serta dimensi saluran terbuka dan nilai kecepatan pengendapan. Dalam perhitungan curah hujan di area tambang PT Indomining maka dihasilkan curah hujan sebesar 175,03 mm, intensitas curah hujan sebesar 47.58 mm/jam, luas area tangkapan hujan sebesar 151.02 m2, dalam hal ini, area tangkapan hujannya adalah area WP1, debit air limpasan sebesar 18,403 m3/detik dan debit saluran yang mengalir dari SP7 menuju SP9 adalah 0,108 m3/detik. Kemudian, dari hasil perhitungan diatas dengan menggunakan persamaan Manning maka diperoleh rancangan dimensi saluran untuk air limpasan seperti kedalaman penampang saluran sebesar 1,97 m dan lebar permukaan saluran adalah sebesar 5,17 m. Nilai kecepatan pengendapan untuk area WP1 adalah sebesar 7,128 m/jam. Setlah dilakukan perhitungan, didapatkan luas kolam efektif yang harus dibangun adalah sebesar 0,935 hektar, dimana kolam mini dibagi menjadi 5 kolam yang lebih kecil berukuran 50 x 36,5 m
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI RENCANA PERTAMBANGAN TEMBAGA DI KABUPATEN NAGAN RAYA STUDI KASUS PT X Akbar Heryan Prananda
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.051 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10673

Abstract

PT X adalah salah satu perusahaan di bidang penambangan yang sedang melakukan rencana penambangan tembaga di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Rencana penambangan yang akan dilakukan sesuai dengan umur tambang yaitu 11 tahun. Berdasarkan kebutuhan modal yang besar serta resiko yang tinggi, maka sebelum kegiatan penambangan dilaksanakan perlu dilakukan kajian ekonomi terlebih dahulu untuk dapat mengetahui tingkat kelayakan investasi dan pengembalian investasi yang dilakukan oleh PT X. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapatkan dari PT X. Data yang digunakan antara lain estimasi cadangan, biaya investasi dan target produksi. Dari data tersebut dilakukan perhitungan Net Present Value, Internal rate of return dan payback period . Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai NPV pada discount rate 10% sebesar 161.592.392 US$ dan nilai IRR sebesar 21.01%. Hal tersebut berarti proyek ini layak secara ekonomis berdasarkan kriteria NPV dan IRR yang diminta oleh perusahaan yaitu IRR ³ 20%. dengan tingkat produksi tembaga 271.519 Ton , Emas 140.387 Oz dan perak 1.657.736 Oz. Dari hasil analisa sensitivitas didapatkan bahwa variabel harga komoditas paling berpengaruh terhadap perubahan NPV dan IRR terutama pada perubahan harga komoditas tembaga. Oleh karena itu perlu perhatian khusus terhadap perubahan harga komoditas selama umur tambang agar kelayakan investasi dapat terjaga.
PENGARUH PEMBOBOTAN NILAI PROPERTIES BATUAN TERHADAP HASIL ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA 3 DIMENSI Muhammad Kemal Ghifari
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1, No 2 (2020): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.584 KB) | DOI: 10.25105/jek.v1i2.10689

Abstract

PT. Mandiri Intiperkasa memiliki desain pit plan yang akan dikerjakan untuk kegiatan proses penambangan pada tahun 2020. Untuk itu perlu dilakukan kajian analisa mengenai kestabilan lereng dari desain pit plan yang akan dikerjakan tersebut. Analisa dilakukan secara 3 dimensi dan 2 dimensi untuk memvalidasi hasil SRF yang didapatkan dan mengetahui perbandingan dari hasil keduanya. Analisis yang dilakukan secara 3 dimensi memiliki bentuk geometri lereng yang lebih representatif dan hasil analisis yang didapat digunakan untuk menentukan posisi lereng yang paling kritis. Metode elemen hingga saat ini sudah banyak digunakan dalam berbagai macam penelitian dan dalam melakukan perhitungannya digunakan mesh dan node untuk mengukur total displacement dan kondisi lereng saat non convergence. Software RS3 adalah software 3D yang menggunakan metode elemen hingga yang dalam kenyataannya software ini sangat berat dan membutuhkan waktu yang sangat lama dalam perhitungannya untuk kondisi model yang banyak lapisan perlu dilakukan simplification dengan cara melakukan pembobotan nilai material properties batuan agar memperingan kerja dari software tersebut. Hasil dari analisis yang dilakukan dengan cara  pembobotan cukup beresiko karena memiliki perbedaan nilai SRF yang cukup besar sekitar 0.04-0.1 atau 5-10% untuk itu dalam analisis dengan cara pembobotan harus divalidasi secara 2 dimensi dengan banyak lapisan Perbandingan hasil analisis yang dilakukan secara 2 dimensi dengan 3 dimensi tidak terlalu besar untuk 10 node namun pebedaan sangat besar tarjadi untuk penggunaan 4 node yang mana analisis secara 3 dimensi menghasilkan nilai SRF yang lebih optimis dibandingkan hasil 2 dimensinya. Dari hasil grafik perbandingan antara nilai SRF dan Total displacement dapat terlihat bahwa lereng runtuh saat terjadi lonjakan kenaikan total diplacement yang tinggi menunjukan kondisi lereng saat non-convergence, Dari hasil analisis yang dilakukan secara 2 dimensi dan 3 dimensi menunjukan bahwa posisi yang paling keritis terdapat pada penampang D, Penambang B dan Penampang A dengan nilai SRF 1.24,1.24, dan 1.26 sehingga perlu dilakukan redesign dengan cara memperkecil overall slope dari geometri lereng sehingga didapatkan nilai SRF 1.43, 1,31 dan 1.41.

Page 2 of 20 | Total Record : 195