cover
Contact Name
Alfan Hadi
Contact Email
kreasi.journal@gmail.com
Phone
+6287835553491
Journal Mail Official
kreasi.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094182     DOI : https://doi.org/10.58218/kreasi
Core Subject : Social,
KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar P-ISSN dan E-ISSN. KREASI adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh BALE LITERASI yang merupakan lembaga riset, pelatihan & edukasi, sosial dan publikasi. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2021 terbit sebanyak tiga kali terbit yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 177 Documents
Pengembangan Desa Mandiri Sesuai Local Wisdom Sujatmiko Aji; Syahrul Mursid; Yohanes Andika S. B; Yopi Santoso; Yulia Rahmawati; Yulinda Purbasari; Yusuf Rabbani; Yusuf Samsul A; Zakiudin Fahril A; Idam Ragil W. A
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.626 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i1.120

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) was held in Kertodeso Village, Mirit District, Kebumen Regency for 45 days starting on January 16, 2022 – March 2, 2022. The abundant potential of the village is one of the main objectives of implementing KKN to improve the quality of Human Resources (HR) in processing and developing the potential of the local village. Based on the results of the initial survey conducted through discussions with the apparatus and the village community, it is known that the problems that are considered to have an effect on the lives of the people of Kertodeso Village are related to economic and educational aspects. To solve these problems, the KKN 92 team UNS 2022 work program in Kertodeso Village which is in line with the sustainable development goals proclaimed by the government will focus on several points listed in the SDGs. Therefore, the main program objectives and the supporting programs compiled by the community can help develop the village's potential, and have a positive impact on the people of Kertodeso Village. To be able to achieve these goals, several activity plans are proposed in the implementation of the UNS 2022 Community Service Program in Kertodeso Village, as follows: Updating data, counseling on BumDes governance, processing patent formulations related to BumDesbusiness products, namely Soap and Honey, designing the polindes building, making village chronicles, community service activities with residents, making village information maps, village volleyball competitions, counseling on healthy living movements and class cleanliness competitions for elementary school students and making village profile videos. Based on the work programs carried out, students act as facilitators, dynamists and motivators. And every activity that has been taking place continuously is maintained to equip themselves as provisions in the future. Keywords: Kuliah Kerja Nyata, Kertodeso Village, BumDes, Socialization
SOSIALISASI PENGELOLAAN HIDROPONIK KEPADA KELOMPOK WANITA TANI DESA KUDU, KECAMATAN BAKI, KABUPATEN SUKOHARJO Galang Restu
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.808 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i2.121

Abstract

Pandemi Covid 19 yang tak kunjung usai berdampak besar bagi pelaku ekonomi, termasuk pelaku UMKM. Tim KKN UNS 107 berinisiatif untuk terjun ke Desa, khususnya Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo untuk membantu pengembangan potensi desa. Hidroponik merupakan salah satu potensi besar yang ada di desa tersebut. Tim KKN UNS 107 berinisiatif untuk melakukan Sosialisasi serta pelatihan Hidroponik yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Kudu mengenai cara penanaman hasil bumi berupa sayuran dengan memanfaatkan potensi desa yang kemudian dapat menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga Desa Kudu. Selain itu, Dalam pengembangan UMKM Desa Kudu, Tim KKN UNS 107 juga berinisiatif untuk membuat produk hasil olahan Hidroponik berupa nugget dan kerupuk berbahan dasar selada. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan ekonomi yang ada saat ini.
Pemberian Nilai Tambah Produk Porang Yanuarizal Ramadhan S.; Nabila Darin Fakhira; Alfian Muhammad Fauzi; Septiyan Nur Rois; Fauzan Abid Ramadhan Wibowo; Akmalia Imbi Febriyanti Hidyarko; Fany A Wellianto; Geofanny Putra Pratama; Eva Wahyu Agustina; Yoga Brilliant Islamay P.
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.756 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i1.122

Abstract

The economy of the people of Jeruk village during the Covid 19 pandemic was greatly affected for the people of Jeruk village to continue living costs. Various efforts have been made by the people of Jeruk village to be able to improve their respective economies. Seeing the geographical conditions and soil fertility in Jeruk village, it is very supportive to be planted with various kinds of plants. On the other hand, the Porang plant has recently been widely used and sought after, so that the people of Jeruk village plant a lot of Porang plants which are believed to have many benefits. However, the people of Jeruk village only sell Porang crops, so the selling price is not optimal. With a little processing on the Porang plant, it can increase the selling price of the Porang plant. Educational and discussion activities were chosen because it is hoped that this activity will be the first step in improving the economy of the Jeruk village community. Keywords: Porang, Covid-19, Education
Pendampingan Mahasiswa Di Desa Tanjungharjo Kecamatan Ngaringan Dalam Upaya Pengembangan Sumber Daya Alam Dan Peningkatan Potensi Masyarakat Sahrul Romadhon; Surya Dimas; Richo Imana; Regina Prastika Caeli; Quratul Aini; Safira Yulfa Aniqoh; Gagah Bella Alhaq; Tiko Indra Yulianto; Ramadhan Yahya; Sudibya
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.178 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i1.123

Abstract

Kegiatan KKN Tematik Universitas Sebelas Maret Surakarta merupakan kegiatan akademik mahasiswa sebagai program pengabdian kepada masyarakat. Kelompok 59 KKN UNS Surakarta periode Februari – Juli 2022 dilaksanakan di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Desa Tanjungharjo merupakan suatu daerah yang melimpah akan hasil pertaniannya dan terdapat beberapa UMKM. Mata pencaharian utama warga Desa Tanjungharjo adalah petani padi dan jagung. Sektor bidang pertanian inilah yang merupakan penyokong utama ekonomi di Desa Tanjungharjo. Tujuan kegiatan KKN di Desa Tanjungharjo adalah untuk implementasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Permasalahan yang ada di Desa Tanjungharjo ini diantaranya seperti kebersihan, ekonomi dan pendidikan. Berangkat dari permasalahan tersebut, kami menyusun program kerja menjadi dua, antara lain program kerja utama dan pendukung Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program utama yang dilaksanakan antara lain pemetaan wilayah dan kepemilikan tanah, pembuatan mural sebagai media penyampaian informasi, inovasi pembuatan alat pengering jagung, pembuatan video profil desa sebagai media promosi desa, pendampingan digitalisasi kas UMKM, sosialisasi kebersihan lingkungan, fun English dan perancangan pengembangan BUMDes. Sementara itu, proker penunjang Kuliah Kerja Nyata (KKN) diantaranya pagi sehat ceria dan posyandu balita. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, partisipasi dan antusiasme masyarakat Desa Tanjungharjo sangat baik. Program – program yang kami laksanakan diharapkan menuai manfaat dan dapat berkelanjutan untuk diterapkan oleh masyarakat yang ada di Desa Tanjungharjo sehingga dapat menjadi solusi atas permasalahan yang ada.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kandang Gama Hatta Novika; Alifian Nugroho; Agum Sidik Kurniawan; Ajeng Kamila Dj; Aldi; Alfian Andi Apriyanto; Alif Yudhi Himawan; Almira Zahida Zahra Artriarsyah; Alqis Bahnan; Kanthi Rinentahansih
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.162 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i1.124

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa transfer teknologi tentang pembuatan pupuk kendang adalah sebagai upaya memanfaatkan potensi lingkungan sekitar berupa sisa sampah organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Mojogedang Kecamatam Mojogedang Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi dan demonstrasi. Pemberian materi tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak yang dapat digunakan sebagai sumber bahan baku pembuatan pupuk kandang. Demonstrasi dilakukan dengan melakukan praktik pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan kotoran sapi yang banyak terdapat disekitar Kelurahan Mojogedang, kemudian ditambahkan dengan decomposer, molasses, dolomit, empon-empon dan air. Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos memberikan manfaat yang besar yaitu adanya peningkatan pengetahuan warga tentang manfaat kotoran sapi sebagai pupuk kandang organik.
Implementasi Digital Marketing dalam Membangun Brand Awareness pada Produk Keripik Pisang Monalisa di Desa Harjobinangun Alinda Widya Ikhtiarni; Susantiningrum; Alwannuha Fatah Narendra; Annas Rafli Haya; Avifah Setiyani; Millenia Dzakiya Hana; Nabila Yusriyya Huwaida; Noer Achmad Septian Purwowidodo; Sefi Windaranti; Sherly Ayu Anjali
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.407 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i1.126

Abstract

Digital marketing merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan suatu produk. Digital marketing memanfaatkan berkembangnya teknologi informasi saat ini terutama dalam bidang media sosial. Potensi produk yang dihasilkan oleh Desa Harjobinangun beragam jenisnya. Salah satu produk UMKM yang diolah secara langsung oleh penduduk Harjobinangun adalah produk keripik pisang. Keripik Pisang Monalisa memiliki potensi untuk bisa dipasarkan secara luas. Cara yang paling mudah dan efektif untuk melakukan digital marketing pada produk Keripik Pisang Monalisa adalah dengan menggunakan media sosial yang populer seperti Whatsapp, Instagram, serta Facebook. Penelitian ini akan mengulas mengenai pemahaman masyarakat beserta pelaku UMKM di Desa Harjobinangun terutama Keripik Pisang Monalisa dalam menjalankan digital marketing pada produk sebagai langkah untuk meningkatkan brand awareness.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Edukasi Pengurangan Penggunaan Plastik pada Ibu Rumah Tangga Desa Sumberagung, Purworejo, Jawa Tengah: Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Edukasi Pengurangan Penggunaan Plastik pada Ibu Rumah Tangga Desa Sumberagung, Purworejo, Jawa Tengah Fauzan Rifa'i
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.035 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i2.127

Abstract

Sampah plastik merupakan suatu hal yang selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Semua yang beraktivitas pasti akan menghasilkan sampah dan begitu juga yang terjadi di Desa Sumberagung Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo. Terutama sampah plastik yang paling sering berhubungan dengan aktivitas manusia karena penggunaan barang-barang plastik menjadi kebiasaan umum dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan plastik yang berlebihan dapat merusak lingkungan, hal ini dikarenakan plastik bersifat non-biodegradable yang menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Kegiatan Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Edukasi Pengurangan Penggunaan Plastik pada Ibu Rumah Tangga Desa Sumberagung ini bertujuan meningkatan kesadaran warga tentang penggunaan tote bag sebagai bahan pengganti kantong plastik dalam upaya pengurangan sampah plastik. Metode yang digunakan yaitu pemberian materi mengenai bahaya sampah plastik pada lingkungan dan melukis tote bag. Peserta memperhatikan paparan dari pemateri dan dilanjutkan dengan melukis tote bag. Hasil dari kegiatan edukasi pengurangan plastik yang dihadiri ibu-ibu kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah mengajak masyarakat untuk lebih bijak ketika menggunakan plastik dan diharapkan berkurangnya penggunaan kantong plastik dalam belanja ibu-ibu karena sudah berganti dengan menggunakan tote bag.
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA PARANGGUPITO MELALUI OPTIMALISASI LITERASI DAN PUBLIKASI DIGITAL Harum Ika Praningrum
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.853 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i2.128

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Paranggupito, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri melalui optimalisasi literasi digital dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa program kerja di antaranya (1) pembuatan video profil desa wisata, (2) pembuatan akun media sosial Youtube Desa Wisata Paranggupito, (3) pengambilan video sanggar budaya desa Paranggupito, (4) pembuatan peta infografis desa wisata Paranggupito, (5) taman Sapta Pesona, (6) Sosialisasi pembuatan Ecobrick. Masyarakat dan kelompok mitra berpartisipasi aktif dengan membagikan pengalamannya dalam setiap kegiatan. Dampak dari program kerja yang telah dilaksanakan baik pelatihan maupun sosialisasi yaitu mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Paranggupito dalam memanfaatkan media digital untuk meningkatkan potensi wisata di daerahnya. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata Paranggupito ini sangat bermanfaat utamanya untuk mengenalkan potensi wisata Desa Paranggupito ke masyarakat luas dan diharapkan dapat berkelanjutan.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Guna Mengurangi Pencemaran Lingkungan Di Desa Tegaldowo Daffa Muhammad Hawari
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.929 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i2.129

Abstract

Kegiatan sosialisasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan bahan dasar limbah basah tahu ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada di Desa Tegaldowo, khususnya di RT 09 dimana terdapat limbah tahu yang dihasilkan dari pabrik dialirkan ke saluran umum. Kegiatan ini meliputi pemberian materi dasar, tata cara pembuatan POC secara langsung dan diskusi bersama dengan warga. Dampak dari kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah tahu sebagai POC adalah dapat mengurangi pencemaran yang disebabkan terutama masalah bau sekaligus bermanfaat sebagai pupuk untuk tanaman karena sebagian besar warga setempat berprofesi sebagai petani.
Sosialisasi Budidaya Ikan Lele dalam Ember dan Tanaman Kangkung Hidroponik sebagai Kebutuhan Makanan yang Bergizi Krisgianto
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.831 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i2.130

Abstract

Abstrak Berdasarkan letak geografis, daerah pegunungan mayoritas memiliki akses yang cukup sulit untuk dijangkau. Hal tersebut berdampak pada berbagai macam sektor seperti kebutuhan pangan masyarakat yang bergizi dinilai masih kurang maksimal. Salah satu alternatif makanan bergizi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat adalah ikan lele dan tanaman kangkung. Masyarakat masih jarang membudidaya ikan lele, sehingga diperlukan solusi paling efektif. Faktor yang menghambat budidaya ikan lele di daerah dataran tinggi karena letaknya yang kurang memadai dan ketersediaan air yang kurang. Melihat permasalahan-permasalahan yang ada tersebut, tim KKN UNS mengadakan program budidaya ikan lele dalam ember. Tidak hanya ikan lele saja, dalam satu wadah juga dimanfaatkan untuk budidaya tanaman kangkung hidroponik. Budidaya ikan lele dalam ember dan tanaman kangkung hidroponik menjadi solusi yang efisien terhadap tempat dan biaya. Sosialisasi budidaya ikan lele dalam ember dan tanaman kangkung hidroponik dilaksanakan dengan berbagai tahapan, yaitu persiapan, pemaparan materi, praktek, diskusi, dan penutup. Sosialisasi dilaksanakan selama dua hari di rumah kepala dusun, yaitu Krajan, Pendem, Sendi, dan Tanjung. Tim KKN menyampaikan materi sosialisasi yang mencakup alat bahan, cara merawat, prosedur, dan cara panen. Keberhasilan dari sosialisasi karena adanya kerja sama yang baik antara perangkat desa, warga sekitar, dan tim KKN. Masyarakat antusias dalam berpatisipasi kegiatan ini. Peserta diberikan perlengkapan dan media untuk dibudidaya di rumah masing-masing. Kata kunci : budidaya, lele, kangkung Abstract Based on the geographical location, the majority of mountainous areas have access that is quite difficult to reach. This has an impact on various sectors such as the nutritional needs of the community which are considered to be still not optimal. One alternative nutritious food that can be consumed by the community is catfish and kale. People still rarely cultivate catfish, so the most effective solution is needed. Factors that hinder catfish farming in highland areas are because of their inadequate location and lack of water availability. Seeing these existing problems, the UNS KKN team held a catfish farming program in buckets. Not only catfish, in one container it is also used for hydroponic kangkung cultivation. Cultivation of catfish in buckets and hydroponic kale plants is an efficient solution for space and cost. The socialization of catfish farming in buckets and hydroponic water spinach was carried out in various stages, namely preparation, material presentation, practice, discussion, and closing. The socialization was held for two days at the house of the hamlet head, namely Krajan, Pendem, Joint, and Tanjung. The Community Service Team delivered socialization materials which included materials, methods of care, procedures, and harvesting methods. The success of the socialization was due to good cooperation between village officials, local residents, and the KKN team. The community was enthusiastic in participating in this activity. Participants were given equipment and media to cultivate in their respective homes.

Page 3 of 18 | Total Record : 177