cover
Contact Name
Desdiani
Contact Email
fk@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fk@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palka No.Km 3, Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Serang, Banten 42124
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Tirtayasa Medical Journal
ISSN : -     EISSN : 28095111     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Tirtayasa Medical Journal provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and study case from contributors and the novel technology news related to medicine and health. This journal encompasses original research articles, review articles, and case study, Scope : Medical; Biomedical; Nursing; Nutrition and Food Sport and health Occupational Health Public Health
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
Lilitan Tali Pusat Di Leher Dan Tubuh Janin Sebagai Penyebab Kematian Bayi Dalam Rahim : Laporan Kasus Subadiyasa, I Made Arya; Ariani, Nadya
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19668

Abstract

Penulis melaporkan kasus kematian janin dalam rahim yang diakibatkan oleh kompleksitas lilitan tali pusat pada bagian tubuh multipel pada janin. Lilitan tali pusat pada leher janin diketahui sejak usia kehamilan 27 minggu akan tetapi pola dari lilitan tidak diketahui. Pada usia kehamilan 32 minggu pasien tidak merasakan gerakan janin, denyut jantung janin sudah tidak ada yang dikonfirmasi dengan ultrasonografi (USG). Janin dilahirkan dengan seksio caesarea dan ditemukan lilitan tali pusat di leher, melintang di punggung dan melilit bagian badan janin dengan Panjang tali pusat 76 cm. Penilaian prenatal USG tali pusat yang baik, dapat memprediksi hasil luaran janin. Komunikasi yang baik juga perlu dilakukan pada pasien yang diketahui janinnya terdapat lilitan tali pusat agar pasien tidak khawatir berlebihan tetapi juga memahami bahaya dari lilitan tali pusat.
Pengaruh Pemberian Balance Exercise Dan Strengthening Terhadap Peningkatan Fungsional Pada Neuropati Diabetic Tipe 1 E.C Pad: Laporan Kasus Azizah, Izza Nur; Sudaryanto, Wahyu Tri; Kingkinarti, Kingkinarti
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19571

Abstract

Neuropati perifer diabetik merupakan keluhan diabetes melitus tersering yang menyerang di ekstremitas bawah dan secara khusus mempengaruhi sistem sensorik, motorik, dan otonom. Neuropatik ini diakibatkan oleh lesi atau penyakit pada somatosensori dan biasanya ciri khasnya dengan mati rasa spontan, kesemutan, atau nyeri terbakar. Pada kasus ini pasien mengalami keterbatasan lingkup gerak sendi (LGS), penurunan kekuatan otot, penurunan keseimbangan dan kualitas hidup yang terganggu. Pelaksanaan program fisioterapi pengaruh pemberian intervensi fisioterapi berupa balance exercise dan strengthening exercise yang dilakukan selama 3 kali sesi terapi, didapatkan hasil berupa peningkatan ROM pada kedua ankle, terjadi penurunan hasil TUG Test, peningkatan keseimbangan dan peningkatan kualitas hidup pasien
Program Fisioterapi Pada Kondisi Low Back Pain Et Causa Spondylolisthesis : Laporan Kasus Dayanti, Kurnia; Pristianto, Arif; Kingkinarti, Kingkinarti
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19532

Abstract

Spondylolisthesis merupakan kondisi adanya pergeseran ke depan suatu korpus vertebra dengan vertebra yang terletak dibawahnya. Umumnya terjadi pada pertemuan lumbosacral joint dimana vertebra L5 bergeser diatas S1 akan tetapi hal tersebut dapat terjadi pada tingkatan yang lebih tinggi. Pada pasien dengan Spondylolisthesis dapat disertai dan tidak disertai spondilosis yang menyebabkan radikulopati yang signifikan dan defisit neurologis progresif akibat kompresi akar saraf. Gangguan nyeri pada regio lumbal ini menyebabkan spasme otot paravertebra lumbal sehingga terjadi ketidakseimbangan antara Core Muscle dan otot paravertebra dalam mempertahankan trunk menyebabkan penurunan mobilitas lumbal dan aktivitas fungsional tergangggu, seperti mengangkat, membungkuk, dan memutar badan, pada kasus ini pasien mengalami nyeri tekan dan gerak, keterbatasan lingkup gerak sendi (LGS), penurunan kekuatan otot, serta penurunan aktivitas fungsional. Pelaksanaan program fisioterapi pengaruh pemberian intervensi fisioterapi berupa Short Wave Diathermy (SWD), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Core Stability Exercise, William Flexion, Stretching, strengthening yang dilakukan selama 3 kali sesi terapi, didapatkan hasil berupa penurunan intensitas nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, peningkatan kekuatan otot dan peningkatan kemampuan fungsional dan aktifitas pada pasien Low Back Pain et causa Spondilolistesis.
Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) Andriani, Wiwiek Retti; Hasanah, Dwi Rizky Nur
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19529

Abstract

Ketidakstabilan kadar glukosa darah merupakan gejala diabetes melitus tipe 2 karena adanya resistensi insulin yang mengganggu proses metabolisme energi pada pembuluh darah yang ditandai dengan kenaikan atau penurunan kadar glukosa darah dari rentang normal. Komplikasi yang berpotensi ditimbulkan yaitu gangguan pada pembuluh darah mikrovaskular seperti retinopati diabetik, nefropati diabetik, neuropati diabetik dan makrovaskular seperti gangguan pembuluh darah otak, jantung, dan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada klien diabetes melitus dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus melibatkan seorang responden/klien diabetes mellitus dengan riwayat menderita selama 13 tahun, keluhan lemas, polidipsia dan poliphagia. Asuhan keperawatan ini bertujuan untuk mencapai kestabilan kadar glukosa darah dengan kriteria lelah/lesu, keluhan lapar, rasa haus menurun dan kadar glukosa darah membaik. Intervensi yang diterapkan yaitu manajemen hiperglikemia, edukasi kesehatan, diet, senam kaki, dan pengobatan. Implementasi yang dilakukan yaitu pemeriksaan kadar glukosa darah 2x24 jam dan edukasi. Setelah diberikan implementasi selama 7 hari, evaluasi yang diperoleh yaitu kestabilan kadar glukosa darah dengan hasil pemeriksaan pertama adalah 357 mg/dL dan 287 mg/dL menjadi 198 mg/dL dan 112 mg/dL serta gejala hiperglikemia yang dirasakan menurun. Pentingnya menerapkan manajemen diabetes melitus dengan patuh dan konsisten disertai dengan dukungan keluarga dapat berpengaruh terhadap kestabilan kadar glukosa darah dan menurunkan resiko komplikasi yang dapat terjadi
Hubungan Profil D-dimer Terhadap Tingkat Keparahan Stroke Iskemik Teritori di Rumah Sakit Umum Daerah Banten Damayanti, Marshavina; Rusmana, Ahmad Irwan; Utami, Louisa Ivana
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i2.25429

Abstract

Ischemic stroke become the most common cause of mortality and disability for elderly in Indonesia. Territorial ischemic stroke are often associated with the presence of blood clots that clog blood vessels in the brain. There were somehow association in different studies between increased levels of d-dimer as a fibrinolysis factor and the severity of territorial ischemic stroke which evaluated by using National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) scores. This study aimed to analyze the association of d-dimer profile to the severity of territorial ischemic stroke. A Cross sectional study was conducted by taking secondary data retrospectively through medical records at the Medical Record and Radiolgy Installation at Banten Regional Public Hospital. D-dimer profile was categorized with a cutoff point 1000 ng/mL and NIHSS score was categorized with a cutoff point 10. The statistical analysis test used in this study was Fischer Exact Test. Forty-One of territorial ischemic stroke patients data were included in this study. Territorial ischemic stroke patients were mostly in the age group of 51—60 years with 16 patients (39%), males with 22 patients (53,7%), education in elementary school with 14 patients (34,1%), and territorial ischemic at left brain hemisphere precisely on frontal lobe with 14 patients (34,1%), temporal lobe with 15 patients (36,6%), and parietal lobe with 15 patients (36,6%). There was statistically significant association (p = 0,016) between the d-dimer profile and severity of territorial ischemic stroke (OR 9,6; 95% CI (1,5—60,6)). Early abnormal d-dimer levels on admission cause worsening of the condition in patients with territorial ischemic stroke based on NIHSS scores.
Hubungan Antara Status Gizi Dan Faktor Maternal Lainnya Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Kota Jakarta Pusat Vianida, Airiena; Permatasari, Tria Astika Endah
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i1.24951

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa pada tahun 2017 kematian ibu disebabkan oleh anemia dalam kehamilan sebesar 40%. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia tahun 2018 yaitu sebesar 48,9%, dan di Provinsi DKI Jakarta ibu hamil anemia paling banyak pada umur 15-24 tahun sebesar 84,6%. Anemia pada kehamilan merupakan suatu masalah yang sedang dihadapi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara status gizi dan faktor maternal lainnya terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Kota Jakarta Pusat Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan data sekunder periode Januari – Juli 2022. Jumlah sampel yaitu 80 ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dengan uji Chi Square. Sebanyak 67,5% ibu hamil mengalami anemia, adapun hasil yang didapatkan yaitu status gizi (p-value 0,002), umur ibu (p-value 0,072), pendidikan (p-value 0,589), paritas (p-value 0,913), dan usia kehamilan (p-value 0,571). Variabel yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil adalah status gizi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ibu yang memiliki risiko KEK berpeluang 4,400 kali lebih besar untuk mengalami anemia dibandingkan ibu hamil dengan status gizi normal. Disarankan untuk meningkatkan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu khususnya mengenai anemia melalui penyuluhan poster, leaflet, dan konseling gizi.
Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Efektivitas Diskusi PBL secara Online Mahasiswa Kedokteran FKIK Untirta Trisnasari, Erni; Krisnamurti, Desak Gede Budi; Nugraha, Ummu Zakiyatun Nisa
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i2.25478

Abstract

Lack of learning motivation in discussion group members will cause students to contribute only little and less actively during discussion. Given the importance of group discussion learning method (PBL) in achieving medical learning CPL, the author is interested in conducting research into the relationship between emotional intelligence and the effectiveness of group discussions online in FKIK Untirta medical students. Research design method using cross sectional design, quantitative observational research. The researchers used a stratified random sampling technique on a medical student. The reseach uses two types of questionnaires; the adoption questionnaire of the Emotional Competence Inventory of Ini Kadek’s research, and the Tutorial Group Effectiveness Instrument (TGEI). Based on the results of the study, the majority of emotional intelligence were in the middle category with 50 respondents (53,2%), in the high category 44 respondents (46,8%), and no respondents in the low emotional intelligence category. PBL discussions conducted by medical students of FKIK Untirta have been conducted effectively (98,9%). Bivariate analysis using Fisher Exact Test, showed no relationship (p>0,05) between emotional intelligence and discussion effectiveness. The category of emotional intelligence in students is at a moderate leel, the PBL discussions are already running effectively. There was no relationship between emotional intelligence and effectiveness of PBL discussions.
Health Education and Family Support dalam mengatasi Ketidakpatuhan Minum Obat pada Lansia Hipertensi Lestari, Suci; Andriani, Wiwiek Retti
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i1.24952

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan penyebab kematian terbesar, namun hipertensi dapat dikendalikan melalui kontrol kesehatan secara rutin salah satunya dengan kepatuhan minum obat untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada lansia Hipertensi dengan Ketidakpatuhan Minum Obat Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Jenangan Ponorogo. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan satu partisipan sesuai kriteria. Data dikumpulkan dengan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Intervensi untuk mengatasi masalah ketidakpatuhan menggunakan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), yaitu: dukungan keluarga (Health Education) tentang penyakit hipertensi, ketidakpatuhan minum obat dan diet hipertensi. Instrumen untuk melihat tingkat kepatuhan minum obat menggunakan kuesioner MMAS-8. Hasil evaluasi setelah dilakukan implementasi selama 6 hari menunjukkan bahwa masalah teratasi, dibuktikan dengan awalnya kategori tidak patuh (skor 5) dan menjadi patuh (skor 8). Peningkatan kepatuhan dipengaruhi oleh dukungan kepatuhan Health Education dari peneliti, pasien yang kooperatif dan termotivasi patuh minum obat, konsisten dan dukungan keluarga dalam konsumsi obat
Intervensi Management Jalan Nafas Dalam Mengatasi Pola Nafas Tidak Efektif Di RSU Dr. Harjono Ponorogo Abimanyu, Anindito; Purwaningsih, Yustina; Purwaningsih, Endang; Hendrawati, Gandes Widya; Hartanto, Agung Eko
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i2.25497

Abstract

Tuberculosis is a disease caused by infection with the bacteria Mycobacterium tuberculosis which can attack the lungs and other organs. Manifestations of TB are characterized by shortness of breath, coughing, increased sputum production so that TB sufferers can experience problems with ineffective breathing patterns due to airway obstruction. This study aims to carry out and analyze nursing care for TB patients with ineffective breathing pattern problems. Case study research method. Data collection techniques use interviews, observation, physical examination and documentation studies. Data collection instruments used observation sheets, interview methods, and nursing care formats. Based on the results of the assessment, complaints of shortness of breath accompanied by coughing were found. The nursing diagnosis determined was ineffective breathing pattern. Nursing intervention with airway management is implemented for 3 x 24 hours. The results of the evaluation on the 3rd day of treatment showed that the breathing pattern had improved, as indicated by no complaints of shortness of breath, no nostril breathing, no use of accessory muscles for breathing, normal breathing pattern with improved respiratory frequency, SpO2 98% and regular breathing rhythm. The conclusion is that the problem of ineffective breathing pattern nursing can be improved with airway management interventions. Airway management interventions can be carried out to overcome problems with ineffective breathing patterns
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Gangguan Integritas Jaringan Di Ruang Mawar RSUD Dr. Harjono Ponorogo Hartanto, Agung Eko; Aini, Linda Nur
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i1.24953

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tigginya kadar gula dalam darah akibat adanya defisiensi insulin atau resistensi insulin yang dapat menyebabkan komplikasi. Makorangiopati dan mikroangiopati merupakan salah satu komplikasi terjadi gangguan sensori pada organ tubuh terutama pada ekstremitas (neuropati) sehingga dapat menimbulkan gangguan integritas kulit/jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi asuhan keperawatan pada pasien diabates melitus dengan gangguan integritas jaringan di Ruang Mawar RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Desain penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner modifikasi Bates Jansen Wound Assesment Tool (BJWAT) dan pemeriksaan ABI. Subjek yang digunakan adalah pasien dengan diagnosa medis diabetes melitus berusia ≥45 tahun dengan masalah keperawatan gangguan integritas kulit/Jaringan. Pada penelitian ini dilakukan tindakan keperawatan perawatan luka selama 7 hari dengan hasil evaluasi keperawatan masalah belum teratasi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya proses penyembuhan luka, usia, nutrisi, ketidakstabilan kadar gula darah, sirkulasi, komplikasi penyakit, tindakan debridement.