cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsibc@unisba.ac.id
Phone
+6282118320445
Journal Mail Official
bcsibc@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication
ISSN : -     EISSN : 28282485     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication (BCSIBC) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 155 Documents
Manajemen Dakwah Masjid Trans Studio Bandung dalam Mengakomodasi Jamaah Difabel Hasya Aulia Adilah; Ida Afidah; Chairiawaty
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13187

Abstract

Abstract. As the center of Islamic da’wah, mosques must have adequate services and facilities for disabled worshipers. Every Muslim, regardless of their physical condition, has the right to benefit from da’wah activities. This research is entitled “Da’wah Management of Trans Studio Bandung Mosque in Accommodating Disabled Worshipers”. This study aims to determine the da’wah program followed by disabled worshipers, da’wah management in accommodating disabled worshipers, and the obstacles faced in carrying out da’wah management for disabled worshipers at the Trans Studio Bandung (TSB) Mosque. This type of research is qualitative, with a descriptive-analytical method, and uses George R. Terry’s (1958) management function theory. The results showed that the management of da’wah of the TSB Mosque in accommodating disabled worshipers in terms of da’wah programs and the fulfillment of disabled facilities consisted of a process of planning, organizing, actuating, and controlling. However, the da’wah management has not been implemented optimally, especially in the fulfillment of disability-friendly facilities. The main obstacles faced are limited physical facilities, a long approval process, and service difficulties. Abstrak. Sebagai pusat dakwah Islam, masjid harus memiliki layanan dan fasilitas yang memadai bagi jamaah difabel. Setiap Muslim, tanpa memandang kondisi fisiknya, memiliki hak untuk mendapatkan manfaat dari kegiatan dakwah. Penelitian ini berjudul “Manajemen Dakwah Masjid Trans Studio Bandung dalam Mengakomodasi Jamaah Difabel”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program dakwah yang diikuti jamaah difabel, manajemen dakwah dalam mengakomodasi jamaah difabel, serta kendala yang dihadapi dalam melaksanakan manajemen dakwah untuk jamaah difabel di Masjid Trans Studio Bandung (TSB). Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode deskriptif-analisis, serta menggunakan teori fungsi manajemen George R. Terry (1958). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah Masjid TSB dalam mengakomodasi jamaah difabel dari segi program dakwah dan pemenuhan fasilitas difabel terdiri dari proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan. Akan tetapi manajemen dakwah tersebut belum dilaksanakan secara optimal terutama dalam pemenuhan fasilitas ramah difabel. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan fasilitas fisik, proses persetujuan yang panjang, dan kesulitan pelayanan.
Analisis Konsep Green Deen Ibrahim Abdul Matin dalam Mewujudkan Dakwah Ramah Lingkungan Tsaniya Salman; Afidah, Ida; Siddiq, Asep Ahmad
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13195

Abstract

Abstract. Environmental friendly da'wah has a crucial role in the efforts of the current environmental crisis, demanding da'i to start prioritizing and integrating environmentally sound da'wah materials. This study aims to analyze Ibrahim Abdul Matin's Green Deen concept in realizing environmentally friendly da'wah. This concept will help people understand that Islam promotes nature conservation and harmony between humans and the environment. This research uses a qualitative method with a literature approach and Krippendorf's content analysis theory. The results show that Green Deen is a concept that integrates Islamic teachings with environmental concerns. Its six main principles include tawhid, ayat, khalifah, amanah, 'adl, and mizan, while its four focus areas are waste, energy, water, and food. In realizing environmentally friendly da'wah, Green Deen can be implemented through various programs such as Zero Waste Mosque, Eco-Taqwa: Mindful Muslim Climate Initiative, Blessed Wudhu Workshop and Urban Farming. Abstrak. Dakwah ramah lingkungan memiliki peran krusial dalam upaya krisis lingkungan hidup saat ini, menuntut para da'i untuk mulai memprioritaskan dan mengintegrasikan materi-materi dakwah yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Green Deen Ibrahim Abdul Matin dalam mewujudkan dakwah ramah lingkungan. Konsep ini akan membantu masyarakat memahami bahwa Islam mempromosikan konservasi alam dan keharmonisan antara manusia dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dan teori analisis isi Krippendorf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Deen adalah konsep yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan kepedulian lingkungan. Enam prinsip utamanya meliputi tauhid, ayat, khalifah, amanah, 'adl, dan mizan, sementara empat area fokusnya adalah waste, energy, water, dan food. Dalam mewujudkan dakwah ramah lingkungan, Green Deen dapat diimplementasikan melalui berbagai program seperti Zero Waste Masjid, Eco-Taqwa: Mindful Muslim Climate Initiative, Blessed Wudhu Workshop dan Urban Farming Kata Kunci: Green Deen, dakwah ramah lingkungan, Ibrahim Abdul Matin
Etika Komunikasi Dakwah Qaulan Baligha dalam Dakwah Habib Ja’far pada Program Log In di Kanal YouTube Deddy Corbuzier dan Respon Warganet terhadap Programnya Fujia Mesarina Sasmita; Bambang Saiful Ma’arif; Nia Kurniati
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13308

Abstract

Abstract. Habib Ja’far is a preacher (da’i) who appears on the “Log In” program on Deddy Corbuzier’s YouTube channel. This research aims to understand the communication ethics of Qaulan baligha preaching, classify netizens’ responses, examine the application of Qaulan Baligha by Habib Ja’far, and analyze netizens’ responses to the communication ethics of Qaulan Baligha preaching. A descriptive analysis was conducted using a qualitative approach with content analysis method. The data were analyzed using Krippendorff’s analysis and the types of responses according to Steven M. Chaffe. The results are as follows: First, according to scholars, Qaulan Baligha is a form of speech that is impactful and touches the heart, contains wisdom, and eloquence, and is easily understood. Second, netizens’ responses to the “Log In” program were classified based on posiive and negative formats, as well as affective, cognitive, and conative response type. Third, Habib Ja’far implemented Qaulan Baligha in his preaching, which was predominantly characterized by eloquence. Fourth, netizens’ responses demonstrated the communication ethics in Qaulan Baligha preaching. Abstrak. Habib Ja’far merupakan sosok da’i yang mengisi Log In di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Tujuan penelitian ini mengetahui etika komunikasi dakwah qaulan baligha, klasifikasi respon warganet, penerapan qaulan baligha oleh Habib Ja’far, respon warganet terhadap etika komunikasi dakwah qaulan baligha. Penelitian deskriptif analisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dianalisis dengan analisis Krippendorff dan jenis-jenis respon menurut Steven M. Chaffe. Hasil penelitian: Pertama, menurut para ulama qaulan baligha adalah perkataan yang berbekas dan menyentuh hati, mengandung hikmah, kefasihan berbicara, serta mudah dimengerti. Kedua, respon warganet terhadap program Log In diklasifikasikan berdasarkan format respon positif dan negatif, serta jenis respon afektif, kognitif, dan konatif. Ketiga, Habib Ja’far menerapkan qaulan baligha dalam dakwahnya yang didominasi dengan unsur kefasihan berbicara. Keempat, respon warganet menunjukkan etika komunikasi dakwah qaulan baligha.
Analisis Konton Akun Instagram @taulebih.id Sebagai Media Informasi Dakwah Pengetahuan Seksual Agnia Karimah; Nia Kurniati; Ida Afidah
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13361

Abstract

Abstract. The distribution of information is carried out by a person to another person through various media, including Instagram social media. The phenomenon of sexual knowledge needs to be discussed to increase knowledge and minimize the occurrence of violence and sexual crimes that occur in society. The @taulebih.id Isntagram account is considered to be able to provide good education for the Muslim community regarding sexuality education in its content. The purpose of this research is to find out the content on the @taulebih.id Instagram account and analyze the content. The type of research used is qualitative and uses a descriptive-analytical method. Data collection through interviews and observations. The theory used is Denis McQuail's information theory, including informative nature, interest, diversity and informative flow. The results of the research that has been carried out show that there are 5 contents on the @taulebih.id account, then an analysis is carried out on the category of sexual and Islamic knowledge information which contains 3 contents. After an analysis using Denis McQuail's information theory, it was found in the content of 'Promiscuity in Islam. Haram and Strictly Forbidden' which fulfills the elements of the theory. Abstrak. Penyebaran informasi dilakukan oleh seseorang kepada orang lain melalui berbagai media, termasuk media sosial Instagram. Fenomena pengetahuan seksual perlu dibahas untuk menambah pengetahuan dan meminimalisir terjadinya kekerasan dan kejahatan seksual yang terjadi di masyarakat. Akun Isntagram @taulebih.id dinilai dapat memberikan edukasi yang baik bagi masyarakat muslim mengenai pendidikan seksualitas dalam kontennya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konten yang ada pada akun Instagram @taulebih.id dan menganalisis konten tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan menggunakan metode deskriptif analitis. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Teori yang digunakan adalah teori informasi Denis McQuail, meliputi sifat informatif, kepentingan, keragaman dan arus informatif. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat 5 konten pada akun @taulebih.id, kemudian dilakukan analisis pada kategori informasi pengetahuan seksual dan keislaman yang berisi 3 konten. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan teori informasi Denis McQuail, ditemukan pada konten 'Pergaulan Bebas dalam Islam. Haram dan Dilarang Keras' yang memenuhi unsur-unsur teori tersebut.
Manajemen Media Center Masjid Raya Bandung Dalam Mempublikasikan Kegiatan Keagamaan Melalui Media Sosial Rubiyatul Sadiyah; Komaruddin Shaleh; Muhammad Fauzi Arif
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13377

Abstract

Abstract. The publication of religious activities through social media has become a common thing done by large mosques in this era, one of which is the Grand Mosque of Bandung. The Media Center of the Bandung Grand Mosque has the responsibility of managing social media, one of which is Instagram on the @official.masjidrayabandung which is used in preaching and disseminating information on religious activities held by the Bandung Grand Mosque. The problem in this research is that there is no consistency in publications carried out by the media center of the Grand Mosque of Bandung on social media. This research aims to obtain data on media center management in publicizing religious activities through social media. This type of research is qualitative with a descriptive-analytical method. Data collection through observation, interviews, and documentation. The results of this research show that the media center publishes religious activities through social media using four stages in management such as Planning, namely compiling informative content and in accordance with the schedule of religious activities in the mosque, Organizing steps for the division of duties and responsibilities that are clearly defined, Actuating using Instagram social media in publicizing religious activities and collaborating with external parties, Controlling conducting supervision and evaluation. Supervision is carried out periodically directly through social media. Meanwhile, the evaluation is carried out after the activity and is carried out again during the formulation of programs at the deliberations of the management work meeting. Abstrak. Publikasi kegiatan keagamaan melalui media sosial sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh masjid-masjid besar di zaman ini, salah satunya adalah Masjid Raya Bandung. Media Center Masjid Raya Bandung memiliki tanggungjawab dalam mengelola media sosial salah satunya Instagram pada @official.masjidrayabandung yang digunakan dalam berdakwah dan menyebarkan informasi kegiatan keagamaan yang diadakan oleh Masjid Raya Bandung. Permasalahan pada penelitian ini adalah belum ada konsistensi publikasi yang dilakukan oleh media center Masjid Raya Bandung di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang manajemen media center dalam mempublikasikan kegiatan keagamaan melalui media sosial. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif-analisis. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media center mempublikasikan kegiatan keagamaan melalui media sosial menggunakan empat tahap dalam manajemen seperti Planning Planning (Perencanaan) yaitu menyusun konten yang informatif dan sesuai dengan jadwal kegiatan keagamaan di masjid, Organizing (Pengorganisasian) langkah pembagian tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan dengan jelas, Actuating (Pelaksanaan) menggunakan media sosial instagram dalam mempublikasikan kegiatan keagamaan dan berkolaborasi dengan pihak luar, Controlling (Pengawasan) melakukan pengawasan dan evaluasi. Pengawasan dilakukan secara berkala langsung melalui media sosial. Sedangkan evaluasi dilakukan setelah kegiatan dan dilakukan kembali saat perumusan program-program pada musyawaran rapat kerja pengurus.
Manajemen Dakwah dalam Pembinaan Akhlak Remaja Masjid Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Kota Bandung Muhammad Muffty Pratama; Rodliyah Khuza'i; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13391

Abstract

Abstract. This study is based on the large number of teenagers around the Ikhlasul Muhajirin Mosque, which does not guarantee that the teenagers are Muslims who obey Allah SWT, those who often consume alcohol, fight, speak rudely, have no manners towards their elders and other negative things. This study aims to determine the moral development program for teenagers at the Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Mosque in Bandung City and to determine the results of the Ikhlasul Muhajirin Mosque Management in developing their morals. The object of the study was teenagers at the Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Mosque in Bandung City. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, the informant determination technique uses purposive sampling, data collection techniques, observation methods, interviews and documentation. The results of the study show that the moral development program for teenagers at the Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Mosque in Bandung City is running well to develop adolescent moral behaviors such as behavior towards Allah SWT, humans and their environment. The morals of the Ikhlasul Muhajirin mosque youth are generally considered successful in terms of religious obedience, politeness and ethics, willingness to contribute and social concern as well as honor and respect for others are implemented according to the program carried out. And the management of the Ikhlasul Muhajirin mosque's da'wah was carried out quite well thanks to good cooperation and communication between the head of the Iklasul Muhajirin DKM as the mosque youth mentor and the youth of the Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Mosque, Bandung City. Abstrak. Penelitian ini berlatar belakang dari banyaknya remaja sekitaran Masjid Ikhlasul Muhajirin tidak menjamin bahwa para remaja nya itu sebagai muslim yang taat kepada Allah SWT, mereka yang seringkali mengkonsumsi minuman keras, melakukan perkelahian, berkata kasar, tidak memiliki adab kepada yang lebih tua dan hal negative lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembinaan akhlak remaja remaja Masjid Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Kota Bandung serta untuk mengetahui hasil dari Manajemen Masjid Ikhlasul Muhajirin dalam pembinaan akhlaknya. Objek penelitiannya adalah remaja Masjid Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, teknik pengumpulan data, metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan program pembinaan akhlak remaja Masjid Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Kota Bandung berjalan dengan baik untuk mengembangkan perilaku-perilaku akhlak remaja seperti perilaku terhadap Allah SWT, manusia serta lingkungannya. Akhlak remaja Masjid Ikhlasul Muhajirin pada umumnya dinilai berhasil dari aspek ketaatan beragama, kesantunan dan etika, kesediaan berkontribusi dan kepedulian sosial serta kehormatan dan penghargaan terhadap orang lain terlaksana sesuai program yang dilakukan. Serta manajemen dakwah Masjid Ikhlasul Muhajirin terlaksana cukup baik berkat kerjasama dan komunikasi yang baik antara ketua DKM Iklasul Muhajirin selaku pembina remaja Masjid dengan remaja Masjid Ikhlasul Muhajirin Arcamanik Kota Bandung.
Analisis Perilaku Sosial dalam Kajian Dakwah Berbayar di Kota Bandung Rohmatul Mahfiroh; Bambang Saiful Ma'arif; Nia Kurniati
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13435

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to analyze the social behavior of the community in the context of paid da'wah in Bandung City using qualitative research methods and B.F. Skinner's behaviorism theory. A qualitative approach was chosen to gain an in-depth understanding of this phenomenon through observation, in-depth interviews, and document analysis. The main focus of the research is to identify how the stimulus from paid da'wah affects the social behavior of the community and how the reinforcement provided in this da'wah activity has an impact on changes in individual behavior. The results show that paid da'wah can influence people's social behavior through various forms of positive and negative reinforcement. In addition, paid da'wah also creates an environment conducive to social learning, where participants are motivated to change their behavior in accordance with the values taught. The use of B.F. Skinner's theory in this study successfully revealed the mechanism behind the learning process and the behavioral changes that occur. Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku sosial masyarakat dalam konteks dakwah berbayar di Kota Bandung dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan teori behaviorisme B.F. Skinner. Pendekatan kualitatif dipilih guna memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena ini melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi bagaimana stimulus dari dakwah berbayar mempengaruhi perilaku sosial masyarakat dan bagaimana penguatan yang diberikan dalam kegiatan dakwah ini berdampak pada perubahan perilaku individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah berbayar dapat memengaruhi perilaku sosial masyarakat melalui berbagai bentuk penguatan positif dan negatif. Selain itu, dakwah berbayar juga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran sosial, di mana peserta termotivasi untuk mengubah perilaku mereka sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan. Penggunaan teori B.F. Skinner dalam penelitian ini berhasil mengungkap mekanisme di balik proses pembelajaran dan perubahan perilaku yang terjadi.
Metode Dakwah Majelis Ta’lim Daarus Sholihin dalam Mengisahkan Sejarah Nabi Muhammad SAW Kepada Jama’ah Yasinan Kubro Melalui Pembacaan Kitab Maulid Al-Barzanji Muhammad Firdaus; Wildan Yahya; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13445

Abstract

Abstract. Majelis Ta’lim Daarus Sholihin is a place for seeking religious knowledge. In expanding its dakwah (Islamic preaching), the administrators of Majelis Ta’lim Daarus Sholihin have introduced an innovative approach to delivering religious knowledge through the Yasinan Kubro activity. The focus of the dakwah during Yasinan Kubro is narrating the history of Prophet Muhammad SAW to the congregation using the Maulid Al-Barzanji book. This study aims to identify the dakwah methods employed by the administrators of Majelis Ta’lim Daarus Sholihin. The research utilizes the dakwah theories of Dakwah Bil Lisan (preaching through speech), Dakwah Bil Hal (preaching through actions), and Dakwah Bil Qalam (preaching through writing). A qualitative method is used to examine how Dakwah Bil Lisan, Dakwah Bil Hal, and Dakwah Bil Qalam are implemented by the administrators during the Yasinan Kubro activity. The findings highlight that Dakwah Bil Lisan involves providing an understanding of Islam to the congregation through sermons. Dakwah Bil Hal involves demonstrating practical examples for the congregation to apply in their daily lives to develop virtuous characters. Dakwah Bil Qalam involves studying the Maulid Al-Barzanji book so that the congregation gains foundational knowledge of the history of Prophet Muhammad SAW. Thus, Majelis Ta’lim Daarus Sholihin provides facilities to the congregation by offering comprehensive Islamic knowledge. Abstrak. Majelis Ta’lim Daarus Sholihin merupakan sebuah tempat untuk menuntut ilmu agama. Dalam melebarkan dakwahnya, Pengurus Majelis Ta’lim Daarus Sholihin membuat inovasi dalam memberikan ilmu agama, yaitu kegiatan Yasinan Kubro. Fokus dakwah yang dilakukan pengurus Majelis Ta’lim Daarus Sholihin pada kegiatan Yasinan Kubro ialah mengisahkan sejarah Nabi Muhammad SAW kepada jama’ah dengan kajian Kitab Maulid Al-Barzanji. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode dakwah pengurus Majelis Ta’lim Daarus Sholihin. Penelitian ini menggunakan teori dakwah, yaitu Dakwah Bil Lisan, Dakwah Bil Hal, Dakwah Bil Qalam. Metode kualitatif digunakan untuk mengkaji bagaimana Dakwah Bil Lisan, Dakwah Bil Hal, Dakwah Bil Qalam yang dilakukan pengurus Majelis Ta’lim Daarus Sholihin pada kegiatan Yasinan Kubro. Temuan penelitian menyoroti Dakwah Bil Lisan: memberikan pemahaman agama islam kepada jama’ah melalui ceramah. Dakwah Bil Hal: memberikan contoh kepada jama’ah untuk diaplikasikan sehari-hari dan membentuk pribadi berakhlakul karimah. Dakwah Bil Qalam: memberikan kajian Kitab Maulid Al-Barzanji agar jama’ah mengetahui sejarah dasar Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, Mjelis Ta’lim Daarus Sholihin memberikan fasilitas kepada jama’ah dari segi memberikan pemahaman agama islam.
Peran Ekstrakurikuler Retorika Dakwah dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Santri di Pesantren Persatuan Islam 67 Benda Kota Tasikmalaya Inka Kaniati Lathifah; Chairiawaty
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13455

Abstract

Abstract. Rhetoric plays an important role in da'wah, which is an effort to convey the message of Islam to the community. to train students' public speaking skills, Islamic Unity Boarding School 67 Benda Tasikmalaya City holds extracurricular da'wah rhetoric. This study aims to determine the Role of Extracurricular Rhetoric of Da'wah on Students' Public Speaking Skills at Islamic Unity Boarding School 67 Benda Tasikmalaya City. This research uses a qualitative method using Soerjono Soekanto's role theory. The results showed that extracurricular preaching rhetoric plays an active role in improving students' public speaking skills. The inhibiting factor experienced by students in participating in extracurricular preaching rhetoric is a lack of self-confidence. Extracurricular preaching rhetoric plays an active role in the students' public speaking skills. Students who take part in this program experience an increase in several aspects of public speaking skills, including mastery of speaking techniques, self-confidence, and the ability to convey messages clearly and persuasively. Abstrak. Retorika memegang peranan penting dalam dakwah, yang merupakan upaya menyampaikan pesan Islam kepada masyarakat. untuk melatih kemampuan public speaking santri, Pesantren Persatuan Islam 67 Benda Kota tasikmalaya mengadakan ekstrakurikuler retorika dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui Peran Ekstrakurikuler Retorika Dakwah terhadap Kemampuan Public Speaking Santri di Pesantren Persatuan Islam 67 Benda Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teori peran Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler retorika dakwah berperan aktif dalam meningkatkan kemampuan public speaking santri. Faktor penghambat yang dialami santri dalam mengikuti ekstrakurikuler retorika dakwah adalah kurangnya kepercayaan diri. Ekstrakurikuler retorika dakwah berperan aktif terhadap kemampuan public speaking santri. Santri yang mengikuti program ini mengalami peningkatan dalam beberapa aspek kemampuan berbicara di depan umum, termasuk penguasaan teknik berbicara, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan pesan dengan jelas dan persuasif.
Peran Da'i dalam Membina Perilaku Keberagamaan Santri Majelis Ta'lim Al-Azkiya Nur Wijaya Pura Muhammad Nurramadhan; Nia Kurniati; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13523

Abstract

Abstract. Majelis Ta'lim Al-Azkiya Nur Wijaya Pura is an Majelis Ta'lim located in Sukarasa Village, Cimahi City. Al-Azkiya is a place for children and teenagers to improve their understanding of Islamic teachings. The purpose of this research is to find out the role of Da'i in providing da'wah material to Al-Azkiya's santri, the coaching done by Da'i Al-Azkiya and the changes in the religious behavior of Al-Azkiya's santri. In examining the problem, the author uses role theory according to the opinion of Soerjono Soekanto, coaching theory and Marie Cornwall's theory of religious behavior. This research uses Descriptive Qualitative research method. For data collection methods, the author conducted observation, documentation and interview methods. The research informants are Da'i Al-Azkiya, 2 Al-Azkiya assistant teachers and 3 Al-Azkiya students. The result of the research is that Al-Azkiya da'i plays a role in providing da'wah material, coaching carried out by Al-Azkiya da'i using informative, participatory and escort approaches and changes in the religious behavior of Al-Azkiya students. Abstrak. Majelis Ta’lim Al-Azkiya Nur Wijaya Pura merupakan Majelis Ta’lim yang berada di Kampung Sukarasa, Kota Cimahi. Al-Azkiya menjadi tempat bagi anak-anak dan para remaja sekitar untuk meningkatkan pemahaman mereka akan ajaran agama Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Da’i Dalam Memberikan Materi Dakwah Kepada Santri Al-Azkiya, Pembinaan Yang Dilakukan Oleh Da’i Al-Azkiya serta Perubahan Dari Perilaku Keberagamaan Santri Majelis Ta’lim Al-Azkiya. Dalam mengkaji masalah, penulis menggunakan teori peran menurut pendapat dari Soerjono Soekanto, teori pembinaan dan teori perilaku keberagamaan (Religious Behavior) Marie Cornwall. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif. Untuk metode pengumpulan data, penulis melakukan metode observasi, dokumentasi serta wawancara. Adapun informan penelitian ialah Da’i Al-Azkiya, 2 pengajar pembantu Al-Azkiya dan 3 orang santri Al-Azkiya. Hasil dari penelitian adalah da’i Al-Azkiya berperan dalam memberikan materi dakwah, pembinaan yang dilakukan da’i Al-Azkiya dengan menggunakan pendekatan informatif, partisipatif dan eskperinsial serta adanya perubahan perilaku keberagamaan santri Al-Azkiya.