cover
Contact Name
Yuniar Hajar Prasekti
Contact Email
agribisfp@gmail.com
Phone
+6281357357676
Journal Mail Official
mufida.yeahhh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Mangunsarkoro Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Agribis
ISSN : 19787901     EISSN : 27978109     DOI : https://doi.org/10.36563/agribis
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agribis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tulungagung. Menerima artikel ilmiah kajian tentang ekonomi pertanian dan agribisnis.
Articles 74 Documents
ANALISIS USAHA PEMBENIHAN IKAN GURAMI Bambang Tri Kurnianto
Jurnal AGRIBIS Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.79 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v7i2.393

Abstract

ABSTRAK Usaha ikan gurami sangat profitabel karena dapat dibudidaya mulai dari telur di sarang, bibit yang memiliki ukuran kecil atau besar hingga menjadi induk, atau sebagai ikan konsumsi. Ikan gurami masih sangat diminati dengan berbagai ukuran sangat ramai dipasaran. Para konsumen berebut benih hingga keluar kota dengan ukuran yang diinginkan tidak mudah, yang dimana permintaan dari dalam kotapun belum bisa terpenuhi secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi biaya yang digunakan dalam berproduksi mengenai budidaya ikan gurami serta mengidentifikasi pendapatan dari hasil budidaya ikan gurami dengan menganalisis apakah usaha pembenihan ikan gurami tersebut laba/rugi. Lokasi penelitian dilakukan dengan cara sengaja (purpossive) di Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Sampel penelitian adalah petani pembenihan ikan gurami dari Desa Mirigambar, Tulungagung. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan teknik pengambilan data, yang mencakup data primer dan sekunder. Peneliti menggunakan analisis pengujian revenue cost (R/C) ratio yang dimana digunakan untuk mengidentifikasi pendapatan dari budidaya ikan gurami. Adapun hasil pada penelitian ini adalah dimana tingkat pendapatan bersih yang diterima per paket benih ikan gurami yaitu sebesar Rp 2.292.466,67 dengan pengujian revenue cost (R/C) ratio sebesar 1,68 dimana usahatani pembenihan ikan gurami tergolong menguntungkan bagi masyarakat menengah dan layak untuk dikembangkan khususnya di daerah dilakukannya penelitian. Kata Kunci : pembenihan, biaya produksi, pendapatan, ikan gurami ABSTRACK The gourami business is very profitable because it can be cultivated from eggs in nests, seeds that have small or large sizes to become broodstock, or as fish for consumption. Gouramy fish is still in great demand with various sizes very crowded in the market. Consumers fighting for seeds to get out of town with the desired size is not easy, which is where the demand from within the city can't be fulfilled as a whole. The purpose of this study is to identify the costs used in the production of gouramy cultivation and to identify the income from gouramy cultivation by analyzing whether the gouramy hatchery business is profit/loss. The location of the research was carried out purposively in Miri Gambar Village, Sumbergempol District, Tulungagung Regency. The research sample was carp hatchery farmers from Miri Gambar Village, Tulungagung. Researchers in this study used quantitative descriptive methods and used data collection techniques, which included primary and secondary data. The researcher used an analysis of revenue cost (R/C) ratio testing which was used to identify income from gouramy cultivation. The results in this study are where the level of net income received per package of gouramy seeds is Rp. 2,292,466.67 with a revenue cost (R/C) ratio of 1.68 where the gouramy hatchery farming is classified as profitable for middle and middle class people. feasible to be developed, especially in the area of ​​research. Keywords: hatchery, production costs, income, gouramy
ANALISIS PERAN KELOMPOK TANI DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI PERTANI DI ERA PANDEMI COVID-19 Mufida Diah Lestari
Jurnal AGRIBIS Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.516 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v7i2.394

Abstract

ABSTRAK Indonesia memiliki daerah pertanian yang luas, penduduk juga masih memiliki mata pencaharian sebagai petani, namun saat sekarang ini dunia pertanian mengalami nilai surut akan penghasilan yang diterima oleh para petani. Hal ini dikarenakan hasil dari pertanian tidak mendapatkan respon yang baik dari konsumen, karena harga jual di masyarakat saat sekarang mengalami penurunan nilai daya beli pada masyarakat. Era pandemic Covid-19 menjadi salah satu faktor utama, karena dari efek kondisi pandemic saat ini sangat berpengaruh di hampir seluruh lini sektor di masyarakat. Pertanian juga menjadi salah satu sektor yang mengalami penurunan nilai pendapatannya. Biaya operasional mengalami peningkatan nilai yang cukup tinggi sehingga membuat harga jual mengalami peningkatan, tetapi karena kondisi ekonomi di era pandemi sekarang ini sangat membuat masyarakat memiliki tingkat konsumsi yang cukup rendah sehingga banyak dari hasil pertanian yang tidak dapat terjual dengan maksimal. Oleh sebab itu sekarang diperlukan kelompok yang menjadi tangan panjang dari petanisehingga dapat menampung hasil pertanian dari masyarakat petani untuk dapat didistribusikan kepada masyarakat dengan harga yang baik bagi para petani. Peran kelompok tani cukup besar diantaranya adalah kelompok dapat memberikan Kata Kunci: kelompoktani,peningkatan ekonomi,covid-19 ABSTRACT Indonesia has a large agricultural area, the population also still has a livelihood as farmers, but currently the agricultural world is experiencing a receding value of the income received by farmers. This is because the results of agriculture do not get a good response from consumers, because the selling price in society is currently experiencing a decrease in the value of purchasing power in the community. The era of the Covid-19 pandemic is one of the main factors, because the effects of the current pandemic condition are very influential in almost all sectors of society. Agriculture is also one of the sectors experiencing a decline in the value of its income. Operational costs have increased in value which is high enough to make selling prices increase, but due to economic conditions in the current pandemic era, people have a fairly low level of consumption so that many agricultural products cannot be sold optimally. Keywords: farmer groups, economic improvement, covid-19
RESPON KELOMPOK TANI TERHADAP PERAN PPL / PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN DI KECAMATAN KALIDAWIR, KABUPATEN TULUNGAGUNG Abdul Rochman
Jurnal AGRIBIS Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.361 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v7i2.395

Abstract

ABSTRAKSI Perkembangan dibidang teknologi pertanian pada saat ini telah memberikan banyak kontribusi dibidang pertanian. Namun ternyata belum banyak dinikmati oleh para petani. Ini karena ada beberapa kendala diantarnya rendahnya pengetahuan para petani dan keterbatasan dibidang sumber daya seperti modal, tanah dan lain-lain. Respon kelompok tani terhadap peran PPL tentu mampu menciptakan terjadinya hubungan yang serasi yang bersifat interpersonal antara kelompok tani dan PPL. Ada faktor-faktor intern dan ekstern yang berpengaruh pada respon kelompok tani terhadap PPL. Faktor intern meliputi sifat stereotip, kearifan terkait menyunting stimulus, konsep tentang diri, kebutuhan dan harapan, emosi tentang diri dan pengalaman di masa lalu. Faktor ekstern antara lain : intensitas kunjungan, frekuensi kunjungan dan ukuran maupun pengulangan kunjungan. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa faktor intern ataupun faktor ekstern tidak mempunyai hubungan dengan respon petani, namun hubungannya sangat kuat dengan peran PPL dan hasil analisa terdapat hubungan respon para petani terhadap peran PPL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPL sebagai pembimbing mempunyai kategori tinggi dengan skor 71,3%, PPL sebagai organisator mempunyai kategori sedang dengan skor 60,7%, PPL sebagai dinamisator mempunyai kategori tinggi dengan skor 81,3% dan PPL sebagai teknisi mempunyai kategori sedang dengan sekor 62,3%. Adapun saran dari penelitian ini meliputi : perlunya suasana yang kondusif antara para kelompok petani dengan PPL. Kata kunci : Peran PPL, respon petani, faktor intern dan ekstern petani ABSTRACT Developments in the field of agricultural technology at this time have contributed a lot in the field of agriculture. However, it has not been widely enjoyed by farmers. This is because there are several obstacles including the low knowledge of farmers and limitations in the field of resources such as capital, land and others. The response of farmer groups to the role of PPL is certainly able to create a harmonious interpersonal relationship between farmer groups and PPL. There are internal and external factors that influence the response of farmer groups to PPL. Internal factors include the nature of stereotypes, wisdom related to editing the stimulus, self-concept, needs and expectations, emotions about oneself and past experiences. External factors include: intensity of visits, frequency of visits and the size and repetition of visits. From the results of the study, it can be seen that internal factors or external factors do not have a relationship with the response of farmers, but the relationship is very strong with the role of PPL and the results of the analysis show that there is a relationship between the responses of farmers to the role of PPL. The results showed that PPL as a supervisor had a high category with a score of 71.3%, PPL as an organizer had a medium category with a score of 60.7%, PPL as a dynamist had a high category with a score of 81.3% and PPL as a technician had a medium category with score 62.3%. The suggestions from this research include: the need for a conducive atmosphere between farmer groups and PPL. Keywords: PPL role, farmer response, internal and external factors of farmers
ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL LEMANG TAPAI DI PEKAN MASAT DESA ULAK LEBAR KECAMATAN PINO KABUPATEN BENGKULU SELATAN TIARA WULANDARI; Putri Suci Asriani; Basuki Priyono
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.58 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.537

Abstract

Abstract Lemang Tapai merupakan makanan khas di Pekan Masat Desa Ulak Lebar Kecamatan Pino. Produk ini dijual hanya satu kali dalam satu minggu yaitu setiap malam kamis atau rabu malam. Lemang Tapai Ibu Meta selalu ramai dikunjungi oleh konsumen, meskipun Lemang Tapai Ibu Meta selalu ramai dikunjungi oleh konsumen tetapi kepuasan konsumen terhadap produk Lemang Tapai belum diketahui. Padahal makanan tradisional dapat bertahan dipersaingan bisnis era sekarang, apabila produsen mampu menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atribut-atribut apa saja yang dianggap penting dan harus dipertahankan oleh Ibu Meta terhadap produk Lemang Tapainya. Kemudian untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut produk Lemang Tapai Ibu Meta. Riset ini dilakukan pada bulan Maret-April 2021. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Accidental Sampling yaitu sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA), dan Analisis Customer Satisfaction Index (CSI),digunakan untuk menganalisa data yang diperoleh. Setelah dianalisa, maka didapat hasil bahwa bahwa produsen memandang beberapa atribut harus dipertahankan antara lain; atribut aroma lemang, kemampuan kemasan melindungi lemang, rasa tapai, dan harga. Sementara analisis Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan indeks kepuasan konsumen sebesar 88,15%, sehingga secara keseluruhan ke-12 item atribut Lemang Tapai masuk ke dalam kriteria sangat puas. Kata Kunci : Lemang Tapai, Makanan Tradisional, Atribut, Pekan Masat, Kepuasan Konsumen
RESPONS PETANI TERHADAP PROGRAM PERLUASAN AREAL TANAM BARU (PATB) PADI DI KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO Vionita; Suwarto; Eksa Rusdiana
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.328 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.538

Abstract

Abstrak Program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) Padi merupakan program pemerintah tahun 2020 dalam rangka meningkatkan produksi padi di masa pandemi. Program ini memiliki tujuan untuk menjaga daya beli petani di pedesaan yang terkena dampak Covid-19. Untuk mengantisipasi kelangkaan pangan serta memastikan adanya kecukupan stok beras nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji respons petani atas program PATB Padi di Kecamatan Polokarto dan mengkaji hubungan karakteristik petani dengan respons petani atas program PATB Padi di Kecamatan Polokarto. Penelitian ini dengan metode tekniksurvei kuantitatif. Penentuan lokasi penelitian secara sengaja (purposive) yaitu Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik proportional stratified random sampling yaitu sebanyak 62 responden. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan wawancara melalui kuisioner, observasi serta dokumentasi. Analisis data dengan uji analisis deskriptif dan uji Rank Spearman dengan IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa respons petani terkait program PATB termasuk dalam kategori rendah sebesar 51,61%. Adanya hubungan signifikan antara pendidikan nonformal dan pendapatan dengan respons petani. Adanya hubungan tidak signifikan antara umur, pendidikan formal, luas lahan dan pengalaman usahatani dengan respons petani PATB. Kata Kunci: Respons Petani, Karakteristik Petani, Program PATB
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DINAMIKA KELOMPOK TANI PADI SAWAH (Oryza sativa L) Bambang Tri Kurnianto; Mufida Diah Lestari
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.85 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.539

Abstract

ABSTRAK Indonesia memiliki wilayah lahan pertanian yang luas dan memiliki iklim yang baik dan sangat sesuai dengan system pertanian. Sistem pertanian yang mempengaruhi sehingga menjadi fafktor penentuan keberhasilan sebuah agribisinis. Kelompok-kelompok tani yang dapat memberikan kontribusi cukup signifikan akan keberhasilan dalam keberhasilan petani padi sawah khususnya di Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis factor internal dan eksternal apa saja yang berpengaruh dengan dinamika kelompok tani padi sawah. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika kelompok tani padi sawah (Oryza sativa L) seluruh variable berpengaruh dengan dinamika kelompok tani padi sawah dan secara parsial luas lahan berpengaruh nyata dengan dinamika kelompok padi sawah. Untuk umur, jumlah anggota, keluarga, tingkat Pendidikan, lama berusahatani, insitas penyuluhan, lama berusahatani, insitas penyuluhan dan ketersediaan sarana produksi tidak begitu berpengaruh nyata degan dinamika kelompok tani padi sawah. Kata Kunci : padi sawah, kelompok tani, dinamika kelompok tani
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KEUNTUNGAN PENCARI CACING SUTRA Tubifex SP Herry Nur Faisal
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.719 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.540

Abstract

ABSTRAK Perikanan menjadi salah satu pilar penting dalam pemajuan perekonomian nasional, perikanan memiliki peluang yang baik untuk bisa dipergunakan sebagai stimulus peningkatan perekonomian masyrakat. Cacing sutra merupakan komoditi yang menjajikan karena Cacing Sutra merupakan pakan organik untuk Ikan Air Tawar yang masih muda. Pengembangan Cacing Sutra sangat pesat dari Kabupaten Tulungagung sendiri. Cacing Sutra berhabitat di Sungai DAS aliran sungai Brantas yaitu salah satunya sungai di Desa Wajak Lor,dikarenakan sungai di Wajak memiliki arus yang tidak begitu deras dan tempat pembuangan limbah home industri tempe, dan tahu, limbah ampas tahu dan tempe sangat di minati Cacing Sutra untuk berhabitat. Di Desa Wajak banyak sekali para pencari Cacing sutra selain untuk pakan Ikan sendiri juga untuk pekerjaan sampingan warga Desa Wajak Lor untuk menambahkan pendapatan sehari – hari. Oleh karena itu seorang pengusaha atau seorang pencari Cacing Sutra harus mempunyai suatu Alat untuk mengukur tingkat kelayakan finansial dan non finansial. Kata Kunci: cacing sutra, keuntungan, pendapatan
STRATEGI AGRIBISNIS TANAMAN BLIMBING SISTIM SAMBUNG PUCUK Muchammad Malik; Nurcholis
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.131 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.541

Abstract

Abstrak Usaha tani blimbing merupakan jenis usaha yang terus berkembang setiap tahun. Tanaman buah belimbing memiliki potensi yang tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang cukup, maka tanaman belimbing menjadi salah satu tanaman prioritas disalah satu daerah di Tulungagung dan mampu bersaing dengan tanaman buah yang lain. Tetapi petani belum mampu mengembangkan secara optimal, untuk itu perlu strategi pengembangan agribisnis belimbing di kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian (1) mengetahui pengembangan agribisnis belimbing di Kabupaten Tulungagung.(2) menganalisa kondisi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan blimbing. (3) menetapkan strategi yang perlu dilakukan dalam pengembangan belimbing di Kabupaten Tulungagung.Jenis penelitian diskriptip / metode analitik. Metode pengambilan sampel secara sengaja.Hasil dari analisis faktor internal yang terdiri dari kekuatan yaitu: Sumber daya lahan, tekstur tanah, sumber air, pemupukan dan kelembapan tanah, kelembagaan, kelompok tani, lokasi sentra, pemasaran hasil, dan sumber daya manusia. Kelemahan yaitu: Penjualan, Pengolahan hasil, Pengembangan ke masyarakat dan komunitas petani belimbing. Serta kontinuitas produksi, luas arel , managemen usaha tani dan permodalan. Hasil dari analisis faktor eksternal yang terdiri dari peluang yaitu: Paket teknologi, kebijakan pemerintah, lembaga UMKM, BUMDES, Marketing ONLINE, Travelling dan dekat dengan bandara kediri-Tulungagung. Ancaman yaitu: kurangnya petani belimbing, penangkaran bibit, agroindustri, pesaing, dan transportasi. Strategi yang diterapkan dalam rangka pemasaran buah blimbing di Kabupaten Tulungagung sesuai dengan analisis SWOT yaitu strategi SO yang menggunakan sebuah kekuatan untuk menggunakan peluang, kegiatannya adalah sebagai berikut: Daya dukung Pemerintah Kabupaten Tulungagung terhadap agribisnis tanaman belimbing perlu peningkatan. Pembinaan kepada kelompok tani Sering melakukan penyuluhan Pengembangan agroindustri dan agrowisata belimbing Meningkatkan hasil produksi Pelaku agribisnis tanaman belimbing secara kontinyu mengetahui sistem informasi pasar Perlu adanya pembinaan dan keterlibatan lembaga pendidikan Tinggi (Fakultas Pertanian) Universitas Tulungagung dan sekolah menengah (SMK) yang berbasis kompetensi pertanian Kata kunci: Strategi Agribisnis Tanaman Blimbing Sistim Sambung Pucuk
Faktor Penentu Produksi Kentang Granola Kembang Di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Onifasia Adah; Agnes Quartina Pudjiastuti; Ninin Khoirunnisa
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.296 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i2.634

Abstract

Kentang merupakan salah satu sumber karbohidrat penting, tetapi di Indonesia produksinya belum mampu memenuhi kebutuhan domestik. Tujuan dari kajian ini adalah menelaah faktor-faktor yang menentukan besarnya produksi kentang granola kembang di Desa Sumber Brantas dan mengidentifikasi faktor produksi yang paling dominan. Responden penelitian yaitu seluruh petani kentang yang berjumlah 36 orang. Data yang diperoleh dari petani melalui wawancara dianalisis dengan model regresi. Hasil analisis menunjukkan input yang berpengaruh signifikan pada produksi kentang adalah tenaga kerja, pupuk urea, dan pupuk kandang. Luas lahan, benih, pupuk NPK, pupuk ZA, pupuk SP36 dan pestisida tidak mempengaruhi produksi kentang. Faktor produksi yang paling dominan pengaruhnya adalah pupuk urea.
Strategi Pengembangan Agribisnis Tanaman Duku di Kabupaten Tulungagung Nurkholis; Zamroni; Nurul Nikmah Widjayati Widjayati
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.776 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i2.638

Abstract

Duku (Lansiumdomesticum) ialah kategori usaha bercocok tanam yang memenuhi syarat dan mempunyai kesempatan untuk jadi tumbuhan prioritas serta perlu memperoleh kepedulian dalam penangannya. Tujuan riset ini buat mengenali pengembangan duku jenis Tulungagung, menganalisa faktor intern dan ekstern dalam pengembangan duku, menentukan strategi yang perlu dilakukan dalam pengembangannya. Hasil dari penenitian ini dari faktor intern berupa lahan, instansi, kelompok/perkumpulan tani, kawasan, sentra penjualan produksi, serta sumber daya manusia. Kelemahannya ialah produksi, tata Kelola usaha tani, pendanaan. Luas area lahan, serta kesinambungan dari pengembangan tumbuhan duku di Tulungagung. Periset memakai analisa SWOT. Kedudukan pemerintah daerah (pemda) dibutuhkan dalam pemberian stimulant supaya petani senantiasa melaksanakan usaha budidaya tumbuhan duku, sebab duku telah jadi buah asli dari Tulungagung yang berpotensi.