cover
Contact Name
Yuniar Hajar Prasekti
Contact Email
agribisfp@gmail.com
Phone
+6281357357676
Journal Mail Official
mufida.yeahhh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Mangunsarkoro Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Agribis
ISSN : 19787901     EISSN : 27978109     DOI : https://doi.org/10.36563/agribis
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agribis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tulungagung. Menerima artikel ilmiah kajian tentang ekonomi pertanian dan agribisnis.
Articles 75 Documents
FAKTOR SOSIAL EKONOMI MEMPENGARUHI RESPON PETANI TEBU YUNIAR HAJAR PRASEKTI
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.199 KB)

Abstract

ABSTRAK Keberhasilanpetanidalammengelolausahatanitebusangatdipengaruhi oleh peransertapetanisendiriyaitufaktorsosialekonomi.Metodepengambilansampelmenggunakan simple random sampling, denganjumlahsampelsebanyak 30 responden. Analisis data yang digunakanadalah uji X2 (chi kuadrat). Hasil penelitiandimanaresponpetaniteburakyat yang berpengaruhterhadapfaktorsosialadalahumur, pendidikan, dan pengalamanbertani; sedangkanuntukfaktorekonomiadalahluaslahan dan dayaproduksi. Kata Kunci: respon, teburakyat, dan faktor
POLA PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PENINGKATAN NILAI EKONOMI INDUSTRI GADUNG (Studi Kasus Di Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung) MUFIDA DIAH LESTARI
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.417 KB)

Abstract

Abstract Efforts to improve the economy of farm-household families through efforts to empower women farmers' groups through improving the economic assessment of the yam industry. The method used in this research is descriptive qualitative. Respondents used in this research were informants from farmer women in Kalidawir District, Tulungagung Regency. The pattern of empowerment undertaken is to provide capacity building to these women's groups so that they can provide economic assistance to their families. Capacity strengthening is carried out by providing training on how to process the yam into a variety of flavors, providing socialization on more modern packaging, socialization about business licensing and physical forms of assistance such as (machinery, water pumps, frying pans and stoves). With the empowerment of the local government so that it can encourage the groups of women farmers to be more creative. Keywords: empowerment patterns, farm women, yam
KONSEP PERTANIAN KOTA DALAM MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN IDA SYAMSU ROIDAH
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.92 KB)

Abstract

ABSTRAK Ketahanan pangan dapat dilihat dari lingkup paling kecil adalah keluarga. Hal ini ibu rumah tangga memiliki peran sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dalam keluarganya. Salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam mewujudkan ketahanan pangan yaitu dengan menggunakan konsep pertanian kota. Tujuan penelitian untuk mengetahui tentang pemanfaatan pekarangan serta untuk mengetahui tingkat pemahaman ibu rumah tangga dan manfaat yang diperoleh dari pemanfaatan pekarangan dalam penerapan konsep pertanian kota. Penggunaan metode penelitian deskriptif yang dilakukan dengan survei lapang. Hasil penelitian diperoleh bahwa warga desa Boyolangu telah menerapkan konsep pertanian kota melalui pemanfaatan pekarangan di sekitar rumah dengan menggunakan pot atau polybag, langsung menanami dengan berbagai macam tanaman (buah maupun sayuran) dan juga memanfaatkan pekarangan untuk beternak. Para ibu rumah tangga di desa Boyolangu sebagian besar telah paham dan mengerti tentang pemanfaatan pekarangannya, tetapi mereka belum maksimal dalam pengelolaan lahan pekarangannya karena mereka masih beranggapan bahwa luasan pekarangan berpengaruh terhadap perbedaan sistem penanaman yang dilakukan. Kata kunci: pertanian kota, pangan, ibu rumah tangga
ANALISIS USAHATANI JAGUNG VARIETAS NK 22 (Studi Kasus Di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol KabupatenTulungagung) ABDUL ROCHMAN
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.008 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Penelitian dilaksanakan pada usahatani jagung varietas NK 22 pada musim palawija tahun 2019 di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, untuk mengetahui biaya produksi sekaligus pendapatan pada usahatani jagung varietas NK 22. Analisa data dengan cara R/C Ratio sementara metode yang dipakai adalah metode simple random sampling dan penelitian menggunakan faktor produksi meliputi tenaga kerja, luas tanah, benih dan pupuk. Dari hasil analisa data diperoleh produksi sebesar 2.500.000,- kwintal harga jual per kwintal jagung varietas NK 22 Rp 350.000,- maka penerimaan total Rp 875.000.000,- total biaya produksi adalah Rp 464.252.000,- dan diperoleh B/C Ratio sebesar 1,88. Berdasar hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung varietas NK 22 ternyata menguntungkan dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kata Kunci : Usaha Tani, Jagung Varietas NK 22
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DENGAN SISTEM KOLAM TERPAL DI KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG ERMAWATI DEWI
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.341 KB)

Abstract

Abstrak Ikan air tawar merupakan salah satu jenis usaha yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung.Hal ini disebabkan karenapermintaan konsumen terhadap jenis-jenis ikan air tawar cukup tinggi, dapat dibudidayakan di lahan yang terbatas, biaya perawatannya relatif murah serta dapat diolah menjadi produk lainnya selain dikonsumsi secara langsung..Kondisi ini memberikan peluang bagi masyarakat Tulungagung untuk melakukan budidaya secara intensif.Banyak metode yang dilakukan agar menghasilkan produksi ikan air tawar yang tinggi, salah satunya dengan metode sistemkolam terpal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kelayakan usaha budidaya ikan air tawar dengan sistem kolam terpal di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.Adapun hasil yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis B/C rasio sehingga diketahui apakah usaha tersebut layak untuk dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai R/C rasio untuk ikan lele, gurami, nila dan patin berturut-turut sebesar 1,43, 1,30, 1,40 dan 1,34, dimana nilai ini lebih besar dari 1. Kesimpulannya, usaha budidaya ikan air tawar di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung layak untuk diusahakan. Seluruh peternak dapat mengembalikan modal usaha dengan jangka waktu satu tahunatau 3 kali masa panen untuk ikan lele, nila dan patin, dan satu kali masa panen untuk ikan gurami dengan estimasi panen 80 % dari seluruh total bibit yang disebar
PERAN PENYULUHAN PERTANIAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PERAN KELOMPOK TANI (STUDI KASUS DI KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG) HERRY NUR FAISAL
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.347 KB)

Abstract

Abstract Agriculture is one sector that has a significant role and makes it a major sector that sustains the lives of people in Indonesia, this is because the agricultural sector is still the main livelihood of the majority of the population today. Indonesia is an agricultural country which has very good potential in the world of agriculture, with land that supports and climate suitability that supports the running of the agricultural system and contributes greatly to the economy of farmers. However, currently agriculture is not so important in the economic changes of the farming community, this is due to several factors that make agriculture reluctant to become a farmer. Currently the farmer group is in an unstable position because it is in a period that can be said to be unstable. The role of extension workers is currently quite significant for the advancement of the agricultural sector in Indonesia. High hopes for success from counseling to become one of the agents of change for farmers so they want to work again to become whole farmers. The role of instructors here includes educators, leaders and also as advisors. Counseling performs its role in the hope of maximizing the existence of farmer groups which are currently being abandoned by farmers. However, if it is reviewed by farmer groups, it has an important meaning and a big role in agriculture. Keywords: counseling, the role of farmer groups, agents of change
PolaPemberdayaanKelompokTaniMelaluiPengembanganKetrampilanPeningkatanNilaiJualKripikKetelaDengan Varian Rasa Moderen BAMBANG TRI KURNIANTO
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.896 KB)

Abstract

ABSTRACK Cassava is one of the commodities that are widely planted by farmers in Indonesia, they choose to plant cassava because it is a type of commodity that has been grown from generation to generation. So that farmers feel that by planting cassava they do not have to bother anymore to learn with new commodities. However, currently, cassava has a fairly low selling value, the bargaining value that is marketed is also considered to have decreased and this does not provide a good profit for farmers. For this reason, the government is trying to provide skills to farmers through farmer groups in an effort to increase the selling value of the cassava itself. Many things can be done so that the sweet potato has a higher selling value when compared to selling it raw. This can be done by producing cassava into cassava chips with new flavor variants that can attract public interest, especially among millennial youth. Various flavors are one of the determining factors for young people to feel curious and make it their favorite food. Keywords: yams, farmer groups, group empowerment
ProspekPengembanganUbiKayu di KabupatenTrenggalek IDA SYAMSU ROIDAH
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.202 KB)

Abstract

ABSTRACT The aim of this research is to know the prospect of cassava development in Trenggalek Regency.Where the development of the cassava commodity is still wide open in order to increase farmers' income.The data obtained for writing this study uses secondary data by looking at some of the literature in other articles that support this research.The results showed that the productivity of cassava in Trenggalek Regency could be increased by adopting technology, while the prospect of developing cassava was still very promising with the coordination between the production, processing and marketing sectors.The conclusion in this study is that the industrial sector requires an effective and efficient supply of cassava farmers. Keywords: prospect, development, cassava
Analisis Usaha TaniPadiMenggunakanPupukOrganik (StudiKasus diDesaWonodadi, KecamatanWonodadi, KabupatenBlitar) ABDUL ROCHMAN
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.725 KB)

Abstract

Penggunaan pupuk organik saat ini masih jarang diterapkan oleh petani. Unutk itu pemerintah berharap agar petani padi yang semula menerapkan pupuk kimia anorganik agar segera berpindah menerpakan pupuk organik,karena penggunaan pupuk organik tersebut mempunyai banyak manfaat serta keunggulan. Pupuk organik ini pada prinsipnya bisa dibuat sendiri oleh petani dengan cara mengambil bahan-bahan yang ada di sekitar area pertanian, contohnya daun yang rontok, pupuk kandang, dan lain-lain.Tujuan penelitian untuk mengetahui pendapatan petani padi dan sekaligus keuntungan yang didapat dari penerapan pupuk organik. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan cara menerapkan metode acak sederhana,sementara untuk pengambilan data dengan cara metode wawancara dengan cara quesioner. Analisa data maupun penelitian dengan metode analisa deskriptif. Untuk pembahasan dan penelitian terkait biaya dan pendapatan yang diperoleh petani yang menerapkan pupuk organik. Hasil penelitian dengan menerapkan pupuk organik pada lahan seluas 17,4 Ha, per Ha menghasilkan 6,9 ton, jika dijual menghasilkan Rp 34.803.000,00 dan adalah pengeluaran sebesar Rp 3.961,000,00. Pendapatan yang diperoleh petani padi yang menerapkan pupuk organik sebesar Rp 30.842.000,00. KataKunci : Usahatani, padi, pupuk organik.
AnalisisPergeseranPolaPemberdayaanPerempuanDalamUpayaPeningkatanPerekonomianKeluargaPetani (Studi Kasus DiKecamatanBesukiKabupatenTulungagung) HERRY NUR FAISAL
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.555 KB)

Abstract

Pola pemberdayaan perempuan dalam upaya peningkatan perekonomian keluarga petani menjadi sebuah analisia yang harus dilakukan sebagi upaya memberikan motivasi bagi masyarakat yang ada di Kecamatan Besuki. Sekarang ini sudah banyak para petani yang beralih profesi, dengan berbagai latar belakang namun hal tersebut ternyata memberikan dampak buruk bagi keutuhan rumah tangga petani, beberapa alih ptofesi yang dijadikan masyarakat adalah dengan bekerja keluar negeri untuk menjadi TKI tanpa mereka mengetahui resiko yang akan terjadi. Peran perempuan dalam keluarga menjadi sangat penting, hal tersebut dikarenakan mereka menjadi salah satu ujung tombang demi keberlangsungan kehidupan keluarga petani, untuk itu perlu adanya pemberdayaan perempuan yang mana harus diiringi oleh peran aktif steakholder sebagai penguat kapasitas pola pemberdayaan yang dilakukan. Kata Kunci: pemberdayaan, perempuan, keluarga petani