cover
Contact Name
Yuniar Hajar Prasekti
Contact Email
agribisfp@gmail.com
Phone
+6281357357676
Journal Mail Official
mufida.yeahhh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Mangunsarkoro Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Agribis
ISSN : 19787901     EISSN : 27978109     DOI : https://doi.org/10.36563/agribis
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agribis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tulungagung. Menerima artikel ilmiah kajian tentang ekonomi pertanian dan agribisnis.
Articles 80 Documents
ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG DI DESA RAMBANGARU KECAMATAN HAHARU KABUPATEN SUMBA TIMUR Ndima, Emanuel Tay Hamba; Saragih, Elsa Christin; Mbana, Febyningsi Rambu Ladu
Jurnal AGRIBIS Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/agribis.v11i1.1388

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kontribusi dari usahatani terhadap pendapatan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan dengan terlebih dahulu menghitung pendapatan rata-rata usahatani jagung, kemudian, menghitung jumlah total pendapatan rumah tangga. Analisis kontribusi usahatani jagung dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah pendapatan usahatani jagung dengan jumlah pendapatan total rumah tangga petani. Hasil akhir penelitian menjelaskan bahwa jumlah pendapatan dari pembudidayaan jagung di Desa Rambangaru rata-rata Rp.7.086.609/Ha/Tahun. Rata-rata jumlah pendapatan total rumah tangga di Desa Rambangaru Rp.17.862.925/Tahun. Hasil analisis kontribusi, menjelaskan bahwa pendapatan dari usahatani jagung berkontribusi sebesar 39,67% pada pendapatan total rumah tangga petani di Desa Rambangaru
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA KATIKU LUKU KECAMATAN MATAWAI LA PAWU KABUPATEN SUMBA TIMUR Lepir, Selviana Niwa; Saragih, Elsa Christin
Jurnal AGRIBIS Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/agribis.v11i1.1432

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan menganalisis jumlahh pendapatan dan taraf kesejahteraan petani padi di Desa Katiku Luku, Kecamatan Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur. Desa Katiku Luku dipilih dengan pertimbangan memiliki mayoritas penduduk yang bekerja sebagai petani, serta memiliki produksi padinya merupakan yang terbesar kedua di Kecamatan Matawai La Pawu. Analisis pendaptan dilakukan untuk mengetahui besaran pendapatan, serta mengukur taraf kesejahteraan rumah tangga petani padi di Desa Katiku Luku. Hasil analisis menggambarkan keadaan dimana besaran pendapatan dari rumah tangga petani di Desa Katiku Luku adalah Rp43.137.226/ha/tahun. Hasil analisis kesejahteraan petani menegaskan bahwa rumah tangga petani padi di Desa Katiku Luku, Kecamatan Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur berada pada kategori sejahtera, dengan rata-rata nilai 15,55.
ANALISIS KINERJA BLIMBING BANGKOK MERAH TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Khoirul Nikmah, Yuni; Dewi, Ermawati
Jurnal AGRIBIS Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/agribis.v11i1.1457

Abstract

Belimbing bangkok merah merupakan salah satu buah yang sudah sangat terkenal dan dikembangkan di Tulungagung dan produksinya sudah menyebar luas di luar Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian tingkat kepentingan dan kinerja atribut belimbing bangkok merah serta menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap pembelian belimbing bangkok merah. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah insidental sampling (Teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan). Sampel yang terpilih berjumlah 50 sampel. Metode pengambilan data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari survei pendahuluan dan pengisian kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk menganalisis tingkat kepentingan dan Kinerja atribut serta Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil analisis tingkat kepentingan dan kinerja atribut, didapatkan bahwa konsumen yang membeli belimbing bangkok merah di Tulungagung rata – rata perempuan karena memang yang lebih teliti dalam memilih dan membeli belimbing bangkok merah yang kualitasnya baik. Konsumen yang melek pendidikan juga lebih memilih membeli belimbing bangkok merah karena kandungan nutrisinya yang bagus untuk kesehatan, menurunkan hipertensi sehingga dalam waktu seminggu konsumen bisa mengonsumsi belimbing 1 – 3 kg bahkan bisa >3 kg. Selain karakteristik itu, belimbing bangkok merah dikonsumsi karena memang memiliki rasa manis dan segar menjadi favorite masyarakat Tulungagung juga karena ketersediaannya yang luas di pasaran. Pada penelitian ini konsumen memberikan nilai tingkat kepentingan yang tinggi dan nilai tingkat kinerja yang tinggi juga pada rasa belimbing bangkok merah, kualitas belimbing bangkok merah, tekstur belimbing bangkok merah, tingkat kematangan belimbing bangkok merah, tingkat kesegaran belimbing bangkok merah, kandungan nutrisi belimbing bangkok merah, kejujuran pedagang, dan transaksi menggunakan cash / tunai. Hal itu dikarenakan ekspetasi atau harapan konsumen terhadap atribut belimbing bangkok sesuai dengan realita atau kinerja atribut belimbing bangkok merah tersebut. Penilaian tersebut penting bagi pelaku usaha belimbing bangkok merah baik petani maupun pedagang untuk tetap mempertahankan kinerja belimbing bangkok merah. Dari hasil Customer Satisfaction Index (CSI) belimbing bangkok merah sebesar 75 persen menunjukkan bahwa responden belimbing bangkok puas terhadap produk tersebut. Konsumen puas karena kualitas buah belimbing bangkok merah yang baik, rasa yang manis dan tekstur buah yang renyah. Serta pelayanan yang diberikan penjualnya yang ramah dan baik, kejujuran pedagang yang juga membuat konsumen puas.
PERAN KELEMBAGAAN PETANI DALAM PENINGKATAN DAYA SAING AGRIBISNIS KOPI DI DAERAH PEGUNUNGAN KECAMATAN SENDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG Prasekti, Yuniar Hajar; Lestari, Mufida Diah; Ulaela Sajali, Chusnatul
Jurnal AGRIBIS Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/agribis.v11i1.1459

Abstract

Kelembagaan pertanian memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelembagaan petani dalam meningkatkan daya saing agribisnis kopi di daerah pegunungan, dengan fokus pada kelompok tani dan koperasi tani sebagai bagian dari struktur kelembagaan. Kelembagaan petani, yang mencakup kelompok tani dan koperasi, memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas produksi, memperluas akses pasar, serta memperkuat kesejahteraan petani kopi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap petani kopi di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani dan koperasi tani berperan penting dalam menyediakan pelatihan budidaya kopi, pengolahan pascapanen, serta pemasaran kolektif produk kopi. Selain itu, kelembagaan ini juga berfungsi sebagai saluran untuk akses modal dan bantuan pemerintah yang mendukung produktivitas petani. Meskipun demikian, terdapat tantangan terkait manajemen kelembagaan, partisipasi anggota yang masih rendah, dan fluktuasi harga pasar yang mempengaruhi pendapatan petani. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan kapasitas kelembagaan petani, peningkatan keterlibatan anggota dalam pengelolaan koperasi, serta pengembangan diversifikasi produk kopi untuk meningkatkan daya saing agribisnis kopi di daerah pegunungan.
Pola dan Perilaku Konsumsi Buah oleh Rumah Tangga Peserta Program Keluarga Harapan Kota Pekanbaru Nasywa Loran Armelin; Syaiful Hadi; Djaimi Bakce
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/vppnr196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan perilaku konsumsi buah oleh rumah tangga peserta Program Keluarga Harapan di Kota Pekanbaru. Data diperoleh dari survei langsung terhadap 315 rumah tangga menggunakan metode multistage sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linear berganda dengan metode OLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah peserta PKH Kota Pekanbaru berada di bawah anjuran nasional, dengan rata-rata 59,31 gram/kapita/hari. Hasil regresi menunjukkan harga buah, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, harga sari buah kemasan, harga jus buah, harga gula lainnya dan harga sayur berpengaruh terhadap konsumsi buah oleh rumah tangga peserta PKH di Kota Pekanbaru. Hasil elastisitas menunjukkan bahwa tidak ada faktor yang responsif terhadap konsumsi buah. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kenaikan harga buah menurunkan konsumsi, sedangkan kenaikan pendapatan meningkatkan konsumsi. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan stabilisasi harga dan peningkatan daya beli masyarakat berpendapatan rendah untuk mendorong terpenuhinya konsumsi buah sesuai dengan anjuran gizi.
DETERMINAN PERALIHAN LAHAN PERTANIAN PADI KE PERTANIAN HORTIKULTURA (Komoditi Cabai Rawit/Capsicum Frutescens) KABUPATEN SORONG Setiadi, Bagas; Mawanti Athirah, Aldila; Aprianto, Aci
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/qjret324

Abstract

Alih fungsi lahan di Kabupaten Sorong menyebabkan penurunan produktivitas padi karena sebagian besar petani memilih mengubah sawah mereka menjadi lahan hortikultura terutama cabai rawit. Petani menilai bahwa budidaya cabai memberikan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan padi. Matdoan (2025) mencatat bahwa sekitar 64 hektare lahan sawah telah beralih fungsi menjadi pertanian hortikultura. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods, menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami alasan petani mengalihkan lahan dan pendekatan kuantitatif untuk mengukur faktor yang memengaruhi keputusan tersebut. Penelitian dilakukan di Distrik Mariat, Mayamuk, dan Salawati dengan melibatkan 30 petani yang dipilih melalui snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan literatur terkait, kemudian dianalisis menggunakan skala likert dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan terutama dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu tuntutan ekonomi (93,5%) dan pendapatan (72%). Dari faktor eksternal, peluang kerja baru menjadi pendorong utama dengan skor 84,3%, sementara kebijakan pemerintah memiliki pengaruh rendah sebesar 35,3%. Secara ekonomi, pendapatan petani cabai yang mencapai Rp49.775.833 jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan petani padi sebesar Rp20.551.742, sehingga budidaya cabai rawit dinilai lebih menguntungkan dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PRODUKSI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PT HINDOLI (STUDI KASUS DI ESTATE TANJUNG DALAM) Abdul Khafidh Siddiq Siregar; Fildza Arief Syuhada; Roni Jarlis; Andi Alatas
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/ejmrsx92

Abstract

Investasi pada sektor perkebunan kelapa sawit menuntut komitmen modal jangka panjang dengan eksposur risiko yang tinggi terhadap volatilitas pasar global dan dinamika agronomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kelayakan finansial produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada salah satu perusahaan perkebunan swasta di Provinsi Sumatera Selatan, dengan fokus khusus pada fase transisi investasi peremajaan tanaman (replanting). Melalui pendekatan studi kasus yang mendalam, penelitian ini mengintegrasikan data historis operasional tahun fiskal 2019-2025 dengan proyeksi finansial hingga tahun 2029, menggunakan tingkat diskonto 8,75% yang merefleksikan biaya modal dan premi risiko sektor agribisnis. Analisis dilakukan menggunakan instrumen Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), dan Profitability Index (PI), serta dilengkapi dengan analisis sensitivitas untuk menguji ketahanan proyek terhadap guncangan harga eksternal. Temuan empiris pada skenario dasar (base case) dengan horizon waktu lima tahun mengungkapkan bahwa proyek mengalami tekanan likuiditas yang signifikan, ditandai dengan NPV negatif sebesar Rp34,48 miliar, IRR 4,89%, dan PI 0,909. Kondisi ini merefleksikan beban arus kas keluar yang masif untuk belanja modal (CAPEX) replanting di tengah absennya pendapatan dari tanaman belum menghasilkan. Namun, analisis sensitivitas memberikan perspektif yang kontras; kenaikan harga TBS sebesar 50% yang didorong oleh siklus komoditas atau kebijakan energi nasional mampu mentransformasi kelayakan proyek secara radikal, menghasilkan NPV positif Rp293,9 miliar dan IRR 37,25%. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun indikator finansial jangka pendek tertekan akibat siklus investasi biologis, fundamental proyek tetap solid dengan elastisitas profitabilitas yang tinggi terhadap momentum harga pasar. Penelitian ini merekomendasikan strategi manajemen risiko harga (hedging) dan efisiensi biaya input sebagai mitigasi utama.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK HORTIKULTURA DI ERA DIGITAL, STUDI KASUS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PERTANIAN DI DESA MAJARAN, SALAWATI, KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT DAYA Afriandi; Aci Aprianto; Anggita Ekaningtyas Hermawan
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pjx47z59

Abstract

Studi ini menyoroti analisis penerapan strategi pemasaran digital oleh UMKM hortikultura yang berada di Desa Majaran, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Studi ini berupaya untuk meningkatkan pemahaman tentang bagaimana platform digital berkontribusi terhadap upaya pemasaran, memperluas keterlibatan konsumen, dan meningkatkan daya saing bisnis. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan, yang melibatkan wawancara menyeluruh, observasi lapangan, dan tinjauan dokumentasi. Analisis SWOT dilakukan untuk mengungkap kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan risiko eksternal yang berdampak pada hasil pemasaran digital UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran digital sangat penting untuk meningkatkan efisiensi promosi; Namun demikian, masih terdapat kendala seperti kurangnya literasi digital, kualitas kemasan yang buruk, akses internet yang tidak konsisten, dan strategi promosi yang tidak terorganisir. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya program peningkatan kapasitas, perbaikan strategi branding, serta penguatan akses pasar berbasis digital guna meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi praktis untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital pada sektor hortikultura di wilayah perdesaan.
PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI CABAI PETANI  BIOSAKA DAN  NON-BIOSAKA  DI TIGA DISTRIK KABUPATEN SORONG Wiwin Setiawati; Aci Aprianto; Hendra Sudirman
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/04pkw783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produksi, biaya produksi, harga jual, dan pendapatan usahatani cabai antara petani Biosaka dan Non-Biosaka di Distrik Mayamuk, Distrik Mariat, dan Distrik Salawati Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah petani pengguna Biosaka yang berjumlah 30 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Kelompok kedua adalah petani Non-Biosaka, dari populasi yang lebih besar dipilih secara acak sebanyak 30 orang untuk dijadikan kelompok pembanding. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketiga Distrik Kabupaten Sorong, produksi petani Biosaka lebih tinggi dibandingkan Non-Biosaka. Pendapatan petani Biosaka di setiap distrik juga lebih tinggi, didukung oleh biaya produksi yang lebih efisien dibandingkan petani Non-Biosaka. Berdasarkan Hasil uji Mann-Whitney, terdapat perbedaan signifikan pada variabel produksi, biaya dan pendapatan antar dua kelompok, sementara itu harga jual tidak menunjukan perbedaan signifikan karena harga lebih di pengaruhi oleh kondisi pasar. Secara keseluruhan, penggunaan Biosaka mampu meningkatkan efisiensi biaya, produktivitas, dan pendapatan petani, sekaligus mengurangi penggunaan pestisida kimia sehingga lebih menguntungkan bagi petani cabai di Kabupaten Sorong.
IMPLEMENTASI QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI TRANSAKSI PELAKU AGRIBISNIS DI NAGARI MUARO, KECAMATAN SIJUNJUNG, KABUPATEN SIJUNJUNG Fatihatul Rahmad, Arief; Roni Jarlis, Roni Jarlis; Alatas, Andi; Arief Syuhada, Fildza
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/q4rj5p35

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran saat ini menunjukkan pergeseran dari metode konvensional menuju transaksi non-tunai, salah satunya melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS merupakan standar pembayaran nasional berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dengan tujuan menciptakan sistem transaksi yang lebih efisien, aman, serta terintegrasi dalam satu platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana implementasi QRIS mampu meningkatkan efisiensi transaksi pada pelaku agribisnis di Nagari Muaro, Kabupaten Sijunjung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Populasi penelitian meliputi seluruh pelaku agribisnis di Nagari Muaro yang telah memanfaatkan QRIS dalam kegiatan usahanya, dengan jumlah responden sebanyak 18 pelaku usaha. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Dalam penelitian ini, variabel independen adalah implementasi QRIS yang diukur melalui beberapa indikator, yaitu kondisi lingkungan, hubungan dengan institusi, ketersediaan sumber daya, serta karakteristik institusi pelaksana. Sementara itu, variabel dependen adalah efisiensi transaksi yang diukur berdasarkan indikator kecepatan transaksi, kelancaran proses pembayaran, efisiensi biaya, serta ketepatan dalam pencatatan transaksi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perhitungan indeks persentase serta bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS pada pelaku agribisnis di Nagari Muaro memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan efisiensi transaksi. Hal ini ditunjukkan oleh percepatan waktu transaksi, kemudahan dalam proses pembayaran, penurunan biaya operasional, serta meningkatnya akurasi dalam pencatatan transaksi. Dengan demikian, implementasi QRIS berperan penting dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran serta meningkatkan kinerja usaha agribisnis, khususnya di wilayah pedesaan.