cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Pengelolaan Media Sosial @prokombeltim dalam Membangun Citra Bupati Belitung Timur Ataya Azka Salsabila; Maya Amalia Oebman Palapah, S.Pd., M.Si.
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9396

Abstract

Abstract. Social media, as a manifestation of the growing information and communication technology has becomen widely known and recognized by many people. The purposeful design of social media platforms aims not only to facilitate interactions but also to enable faster, accurate, cost-effective, efficient and effective exchange of information for its users. Effective management is required in utilizing social media to disseminate information. This research aims to investigate the social media management practices carried out by the Protocol and Leadership Communicatio Division using the Peso Model Theory. Data collection methods employed include interviews and observations, social media platforms such as facebook, instagram and tiktok are utillzed to xpand communication and information dissemination with the objective of building a positive image for the leader. The management process considers relevant and engaging content as well as the interactions generated by the content. The use of the Pesoo Model serves as an approach to this study. This research focuses on the importance of effective and practical social media management in building a positive image for the leader it also emphasizes the role of social media in facilitating rapid and accurate information sources as well as expanding information reach and enhancing interactions with the community through the use of instagram. The findings pf this study highlight the significant role of instagram as an information medium for the community of East Belitung. The research provides as deeper understanding of effective instagram social media management in the context of governance Abstrak. Media sosial sebagai wujud semakin berkembanganya teknologi informasi dan komunikasi yang telah diketahui dan dikenal banyak orang. Pencipataan design yang sedemikian rupa ditujukan tidak hanya untuk semakin memudahkan interaksi, ditujukan juga agar pertukaran informasi bisa dilakukan semakin cepat, tepat, murah efesien dan efektif bagi para penggunanya. Dalam penggunaan media sosial dibutuhkan pengelolaan tersendiri dalam mengelola informasi yang akan disebarluaskan melalui media sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media sosial yang dilakukan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan menggunakan Teori Peso Model. Metode pengumpulan data yang digunakan melalui wawnacara dan observasi. Pemanfaatan media sosial seperti Facebok, Instagram dan Tiktok untuk memperluas komunikasi informasi dalam membangun citra positif Bupati. pengelolaan dilakukan dengan memperhatikan isi informasi dan konten yang relevan dan menarik, serya interaksi yang muncul terkait konten yang ada. penggunaan Peso Model digunakan sebagai pendekatan. Penelitian ini berfokus pada pentingya pengelolaan media sosial yang efektif dan praktis dalam mebangun citra positif bagi Bupati. selain itu, juga berfokus pada pentingya peran media sosial dalam memfasilitasi sumber informasi yang cepat dan akurat. Serta memperluas jangkuan informasi dan meningkatkan interaksi dengan masyarakat melalui penggunaan media sosial instagram. Hasil penelitian ditemukan, pentingya peran media sosial intagram sebagai media informasi untuk masyarakat Belitung Timur. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengelolaan media sosial instagram yang efektif dalam pemerintahan.
Instagram sebagai Media Komunikasi Pemasaran Bisnis Vespa Matic Secondhand Muhamad Fachrie; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9401

Abstract

Abstract. The use of social media Instagram is currently influencing several online marketers. @justforscoot is a user who uses social media Instagram to sell. When using Instagram, @justforscoot offers marketing communication that is different from other competitors, namely Buying back marketing communications using an Instagram account. Used Vespa Matic is currently in great demand because the price is cheaper than buying a new one. This study uses a qualitative research method with a case study approach on Instagram @justforscoot. Research conducted reveals that @justforscoot uses new media theory and the concept of repurchasing, namely Instagram as a high-quality commercial marketing tool and at a price comparable to the quality of the product being sold and Instagram as a marketing tool. @justforscoot offers special prices at certain times. @justforscoot engages the audience by displaying visuals that spoil the eyes of buyers to get a detailed picture of what Vespa Matic is marketing through video content. Educating the public about buyback through Instagram is a step Justforscoot takes in the marketing communications process. Vespa quality assurance, price research and publication as well as communication with consumers is how justforscoot stabilizes Vespa prices. Adaptation of information technology and superior use of media and functions. Abstrak. Penggunaan media sosial Instagram saat ini mempengaruhi beberapa pemasar online. @justforscoot adalah salah satu pengguna yang menggunakan media sosial Instagram untuk berjualan. Saat menggunakan Instagram, @justforscoot menawarkan marketing communication yang berbeda dengan kompetitor lainnya, yaitu Membeli kembali komunikasi pemasaran menggunakan akun Instagram. Vespa Matic bekas saat ini banyak diminati karena harganya lebih murah dari harga beli baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Instagram @justforscoot. Penelitian yang dilakukan mengungkapkan bahwa @justforscoot menggunakan teori media baru dan konsep pembelian kembali yaitu Instagram sebagai alat pemasaran komersial yang berkualitas tinggi dan dengan harga yang sebanding dengan kualitas produk yang dijual dan Instagram sebagai alat pemasaran. @justforscoot menawarkan harga khusus pada waktu-waktu tertentu. @justforscoot melibatkan audiens dengan menampilkan visual yang memanjakan mata pembeli untuk mendapatkan gambaran detail tentang apa yang dipasarkan Vespa Matic melalui konten video. Mendidik masyarakat tentang pembelian kembali melalui Instagram adalah langkah Justforscoot dalam proses komunikasi pemasaran. Jaminan kualitas Vespa, riset harga dan publikasi serta komunikasi dengan konsumen adalah bagaimana justforscoot menstabilkan harga Vespa. Adaptasi teknologi informasi dan penggunaan media serta fungsi yang unggul.
Model Strategi Public Relations Humas Kota Bandung dalam Mempertahankan Citra Budaya Sunda Destyra Rusmana; Atie Rachmiatie
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9408

Abstract

Abstract. The fading of Sundanese culture has had a major impact on the existence of culture in Indonesia. Each culture has an important role in shaping the national identity and cultural diversity of Indonesia. If Sundanese culture and other cultures continue to be marginalized and threatened with extinction, it will worsen the condition of cultural diversity in Indonesia and threaten the existence of culture as a part of national identity. The government's role in maintaining the existence of culture then becomes important. As an institution that relies on public trust, a positive image is a necessity. In building the positive image, of the role of public relations is needed. This research aims to find the role of the public relations strategy to maintain cultural image. The method used in this research is the qualitative method with the constructivism perspective and a case study of Bandung City Public Relations. Research results from this study are indicate that Bandung City Public Relations activities use existing aspects of the 4 Process PR model which consists of fact finding, planning, implementation and evaluation. Abstrak. Pudarnya budaya Sunda memiliki dampak yang besar pada eksistensi budaya di Indonesia. Setiap kebudayaan memiliki peran penting dalam membentuk identitas bangsa dan keberagaman budaya Indonesia. Jika budaya Sunda dan kebudayaan lainnya terus terpinggirkan dan terancam punah, maka akan memperparah kondisi keberagaman budaya di Indonesia dan mengancam eksistensi kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa. Peran pemerintah dalam mempertahankan eksistensi budaya lantas menjadi penting. Sebagai lembaga yang mengandalkan kepercayaan publik, citra positif menjadi sebuah keharusan tersendiri. Dalam membangun citra peran public relations dibutuhkan secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi public relations dalam mengemban tugasnya untuk menjaga citra budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara pandang konstruktivisme dan pendekatan studi kasus pada Humas Kota Bandung. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kegiatan Humas Kota Bandung menggunakan aspek-aspek yang ada pada model 4 Process PR yang mana terdiri dari fact finding, planning, implementation dan evaluation
Pengaruh Electronic Word of Mouth Website Female Daily terhadap Keputusan Followers Membeli Produk Kosmetik Regita Wahyu; Dian Widya Putri
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9417

Abstract

Abstract. Phenomenon of online shopping has resulted in changes in consumer behavior where consumers rely on reviews in making purchasing decisions. This study aims to determine the effect of electronic word of mouth on the female daily website on followers' decisions to buy cosmetic products. There are 40 respondents which are members of the Beauty Adds-ons group using a simple linear regression analysis technique. Based on the results of the research that has been done, simultaneously Electronic Word Of Mouth influences purchasing decisions. Where is the Electronic Word Of Mouth indicator that has the greatest influence on purchasing decisions, namely content because clear and detailed information will arouse consumer buying interest so that consumers decide to buy a cosmetic product, while the Electronic Word Of Mouth indicator has the least effect, namely intensity because members access the Beauty Adds-ons group according to the need to obtain information Abstrak. Maraknya fenomena berbelanja online mengakibatkan perubahan perilaku konsumen dimana konsumen mengandalkan ulasan dalam mengambil keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari electronic word of mouth pada website female daily terhadap keputusan followers membeli produk kosmetik. Terdapat 40 responden yang mana termasuk kedalam anggota group Beauty Adds-ons menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, secara simultan Electronic Word Of Mouth berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dimana indikator Electronic Word Of Mouth yang berpengaruh paling besar terhadap keputusan pembelian yaitu konten dikarenakan informasi yang jelas dan detail akan membangkitkan minat beli konsumen sehingga memutuskan konsumen membeli sebuah produk kosmetik, sedangkan indikator Electronic Word Of Mouth yang berpengaruh paling kecil yaitu intensitas karena para anggota mengakses grup Beauty Adds-ons sesuai dengan kebutuhan mendapatkan informasi
Implementasi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dalam Mempertahankan Citra Perusahaan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat: Studi Kasus mengenai Program Sosial Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Fariq Hafizhan Kurniawan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9419

Abstract

Abstract. This research exposes the context of research on the importance ofining the corporate image, for the Bank Indonesia Province of West Java and how the Social Program of the Bank of Indonesia (PSBI) can help in achieving those goals. The research also highlighted the implementation of the Social Bank Indonesia Program (PSBI) in the Indonesian Bank Office of the West Java Province as a case study. The study aims to analyze the implementation of the Social Program of the Bank of Indonesia (PSBI) in the Indonesian Bank’s office in the West Java Province inining the company’s image. This research uses a qualitative approach with case study methods. The research uses data collection techniques through interviews, observations, documentation, and literature studies. The results of the discussion on this study are criteria in the Indonesian Bank Office of the Province of West Java, the determination of recipients of social assistance (PSBI) is based on economic needs and social vulnerabilities. These criteria include non-governmental ownership, entrepreneurship or management, and priority scholarships for prehistoric families. The implementation of the Social Program of the Bank of Indonesia (PSBI) at the Indonesian Bank’s office in the West Java Province is an important effort to maintain the company’s image. PSBI can gain a reputation as a caring and socially responsible institution by participating in programs that benefit the community. By applying the method by monitoring, evaluation periodically, so that its effectiveness has a good impact. The aim of establishing the Social Program of the Bank of Indonesia is to maintain economic stability or rupiah value, as well as maintain the positive reputation of the company as a central bank Abstrak. Penelitian ini memaparkan konteks penelitian mengenai pentingnya mempertahankan citra perusahaan, bagi Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan bagaimana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dapat membantu dalam mencapai tujuan tersebut. Penelitian in juga menyoroti implementasi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat sebagai studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dalam mempertahankan citra perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil Pembahasan pada penelitian ini adalah kriteria di Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, penentuan penerima bantuan sosial (PSBI) didasarkan pada kebutuhan ekonomi dan kerentanan sosial. Kriteria tersebut mencakup kepemilikan di luar pemerintahan, kepengerusahaan atau pengelolaan, dan prioritas beasiswa untuk keluarga prasejarah. Implementasi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat merupakan upaya penting untuk mempertahankan citra perusahaan. PSBI dapat memperoleh reputasi sebagai lembaga yang peduli dan bertanggung jawab sosial dengan berpartisipasi dalam program yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan menerapkan metode dengan memonitoring, evaluasi secara berkala, sehingga efektivitasnya berdampak baik. Tujuan membentuk Program Sosial Bank Indonesia adalah salah satunya menjaga stabilitas ekonomi atau nilai rupiah, serta mempertahankan reputasi positif perusahaan sebagai bank sentral
Strategi Komunikasi Pemasaran Kirana Wedding Planner di Media Sosial nofrisel dava
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9422

Abstract

Abstract. Kirana Wedding Planner implements a marketing communication strategy through Instagram social media so that it becomes something that can be seen by her clients and also maintains this reputation, making social media one to be able to provide good promotion and give an impression that appears which is uploaded through photos and videos. The marketing strategy must be planned with an emphasis on marketing achievement outcomes and a good reputation in the eyes of the public. The determinant of the success of the marketing strategy is to utilize conventional media and new media. The purpose of this research is to find out activities, application of communication techniques, utilization of Instagram features, and reasons for choosing Instagram as a promotional medium for Kirana Wedding planner. In this study, researchers used the theory of new media and the PESO model. The researcher uses a qualitative method with a case study approach, that is, he wants to dig up in-depth information, especially the use of Instagram as a promotional medium. Data collection techniques carried out in this study used interviews, observation, written sources and documentation. And also this research used a qualitative approach method. The research subjects or key informants in this study were internal Kirana Wedding Planners, namely the marketing team and the content creator team. The results of this study indicated that there were activities carried out by utilizing available Instagram features as promotional media and then Instagram's role was to create an Instagram account. Kirana Wedding Planner is becoming better known and finally there are certain techniques in using Instagram, namely to increase brand awareness as well as bind consumers Abstrak. Kirana Wedding Planner menerapkan strategi komunikasi pemasaaran melalui sosial media Instagram hal tersebut agar menjadi hal yang bisa dilihat oleh para clientnya dan juga menjaga reputasi hal tersebut menjadikan sosial media menjadi satu satu untuk bisa memberikan promosi yang baik dan memberi sebuah kesan yang tampil yang di unggah melalui foto foto dan video. Strategi pemasaran harus direncanakan dengan menitik beratkan pada luarran pencapaian pemasaran dan reputasi yang baik di mata publik. Penentu keberhasilan daripada strategi marketing adalah dengan memanfaatkan media konvensional dan media baru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas, penerapan teknik komunikasi, pemanfaatan fitur Instagram, dan alasan memilih Instagram sebagai media promosi Kirana Wedding planner. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori new media, dan model PESO. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu itu ingin menggali informasi secara mendalam khususnya pemanfaatan di Instagram sebagai media promosi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, Sumber tertulis dan Dokumentasi.Dan juga peneletian ini menggunkan metode pendekatan kualitatif Pada tahap persepsi Kirana Wedding Planner Key informan Dalam menguji keabsahan data disini peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Subjek penelitian atau key informan dalam penelitian ini ialah pihak internal Kirana Wedding Planner yaitu tim marketing dan tim content creator, Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya aktivitas yang dilakukan dengan cara memanfaatkan fitur Instagram yang tersedia sebagai media promosi lalu adanya peran Instagram yakni untuk membuat akun Instagram Kirana Wedding Planner menjadi lebih dikenal dan terakhir adanya Teknik-teknik tertentu dalam pemanfaatan Instagram ini yaitu untuk menaikkan brand awareness juga mengikat konsumen.
Literasi Digital Lansia: (Studi Fenomenologi Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp Pada Lansia Indonesia Ramah Lansia Kota Bandung) Adiva Vanka Tamika; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9425

Abstract

Abstract. Cannot be denied that the elderly population is the most vulnerable group when it comes to the use of digital technology. The lack of understanding and education among the elderly makes them highly susceptible to spreading hoaxes or becoming victims of digital scams. Digital literacy is considered crucial in order to prevent these negative impacts. The purpose of this study is to determine the utilization of WhatsApp applications among the elderly who are part of the Elderly-Friendly Indonesia initiative in Bandung City. This research utilizes a qualitative research method through a phenomenological approach and employs a constructivist paradigm. The informants in this study consist of three elderly individuals who are members of the Elderly-Friendly Indonesia initiative in Bandung City. The study incorporates theories of New Media, Social Construction, and Phenomenology. The data for this research is obtained through semi-structured interviews with the three informants. Additionally, data from the research results are also gathered through participant observation. The findings of this study reveal several motives of the elderly in using the WhatsApp application, including recommendations from their children, accidental discovery, keeping up with technological advancements, easy access to information flow, and of course, the motives are aimed at facilitating communication. The study also uncovers the experiences of the elderly in using the WhatsApp application, such as positive experiences, negative experiences, the use of free voice and video calls as the main features, and regular usage frequency. Based on the experiences they have had, the elderly perceive hoaxes as false news and recognize their negative impacts. Furthermore, several factors that hinder the fulfillment of digital literacy among the elderly are identified, including dependence on others, limitations in verification, declining memory capacity, and limited understanding of digital literacy-related issues. Abstrak. Tidak dapat dipungkiri bahwa kelompok masyarakat lansia merupakan khalayak yang paling rentan pada penggunaan teknologi digital. Pemahaman dan edukasi yang kurang terhadap para lansia menyebabkan lansia merupakan rentan usia paling banyak menyebarkan hoaks maupun menjadi korban penipuan digital. Literasi digital dianggap penting sekali dilakukan kepada para lansia untuk mencegah dampak-dampak negatif tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi WhatsApp pada lansia yang tergabung dalam Indonesia Ramah Lansia Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan fenomenologi dan dengan menggunakan paradigma konstruktivis. Informan pada penelitian ini merupakan 3 orang lansia dari standar 3 Indonesia Ramah Lansia Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan Teori Media Baru, Konstruksi Sosial dan Fenomenologi. Data-data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan ketiga informan. Selain itu, data hasil penelitian juga diperoleh melalu observasi partisipasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh sebuah motif lansia dalam menggunakan aplikasi WhatsApp yaitu rekomendasi anak, fasilitas, mengikuti perkembangan teknologi, kemudahan arus informasi dan tentunya motif-motif tersebut bertujuan untuk kemudahan komunikasi. Ditemukan pula pengalaman lansia dalam menggunakan aplikasi WhatsApp yaitu pengalaman positif, penglaman negatif, penggunaan free call dan video call sebagai fitur utama, dan frekuensi penggunaan rutin. Dari pengalaman yang lansia rasakan kemudian lansia memaknai hoaks sebagai berita tidak benar dan hoaks berdampak negatif. Selanjutnya ditemukan beberapa faktor penghambat pemenuhan literasi digital lansia yaitu ketergantungan terhadap orang lain, keterbatasan verifikasi, kemampuan daya ingat menurun dan keterbatasan pemahaman terkait literasi digital
Karakter Mikologi (Ahli Jamur) yang Diperankan Christine Hakim dalam TV Series “The Last of Us” Marshanda Aulia Purnomo Putri; Alex Sobur
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9429

Abstract

Abstract. This study discusses the character of the mycologist or mushroom expert played by Christine Hakim in the TV series "The Last of Us". Observations were made on the character Ratna Pratiwi (Christine Hakim) who was involved in episode 2 "The Last of Us". The method used is qualitative through observation, documentation, and literature study. The purpose of this study was to analyze the character of the mycologist played by Christine Hakim in the TV series "The Last of Us" by using Christian Metz's syntagmatic analysis model, namely The Grand Syntagmatique. The findings of this study show that in the TV series "The Last of Us" involving Christine Hakim, there are autonomous shots that are used to narrate all scenes into a single unit in the storyline, bracket syntagma that shows Ratna's character changes in one shot, descriptive syntagma that shows the opening scene in episode 2 which describes the situation in Jakarta in 2003, alternative syntagma which displays several shots alternately at the same time, the scene is shown from the beginning of Ratna's appearance which has a storyline with a specific time and place that shapes Ratna's attitude, episode sequence namely when the initial conflict between Ratna and Agus Hidayat appeared about a yeast infection, and the usual sequence, namely after Ratna left the observation room for a woman who was infected with a fungus. Meanwhile, parallel syntagma is not found in Ratna's storyline, but this syntagm can be found in all episodes of 2 of the TV series "The Last of Us", because it does not present a storyline that has elements of a relationship with space and time in the scene. This can be seen as a whole when the Indonesian scene is included as a prologue which then presents the story of Joel and Ellie's journey in the United States. Abstrak. Penelitian ini membahas mengenai karakter mikolog atau ahli jamur yang diperankan Christine Hakim dalam TV series “The Last of Us”. Pengamatan dilakukan kepada tokoh Ratna Pratiwi (Christine Hakim) yang terlibat dalam episode 2 “The Last of Us”. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakter mikolog yang diperankan oleh Christine Hakim dalam TV series “The Last of Us” dengan menggunakan analisis model sintagmatik Christian Metz, yaitu The Grand Syntagmatique. Hasil temuan penelitian ini menjukan bahwa pada TV series “The Last of Us” yang melibatkan Christine Hakim terdapat autonomous shot yang digunakan untuk menarasikan seluruh adegan menjadi satu kesatuan pada alur cerita, bracket syntagma yang menunjukan perubahan karakter Ratna pada satu shot, descriptive syntagma yang menunjukan adegan pembuka pada episode 2 yang mendeskripsikan keadaan di Jakarta pada tahun 2003, alternative syntagma yang menampilkan beberapa shot secara bergantian dalam waktu yang sama, scene ditampilkan dari awal kemunculan Ratna yang memiliki alur cerita dengan waktu dan tempat yang spesifik yang membentuk sikap Ratna, episode sequence yaitu ketika awal kemunculan konflik antara Ratna dan Agus Hidayat tentang infeksi jamur, dan ordinary sequence yaitu setelah Ratna keluar dari ruang observasi wanita yang terinfeksi jamur. Sedangkan parallel syntagma tidak ditemukan pada alur cerita Ratna, namun sintagma ini dapat ditemukan pada keseluruhan episode 2 TV series “The Last of Us”, karena tidak menampilkan alur cerita yang memiliki unsur hubungan dengan ruang dan waktu dalam adegan. Hal ini terlihat secara keseluruhan ketika scene Indonesia dimasukan sebagai prolog yang kemudian menampilkan kisah dari perjalanan Joel dan Ellie di Amerika Serikat.
Analisis Pemaknaan Penonton Youtube pada Konten Resesi 2023: Studi Khalayak Subscriber Channel YouTube Raymon Chin Pada Generasi Z Devi Setiawati; Rita Gani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9433

Abstract

Abstract. The threat of a global economic recession is taking the world by storm and has been predicted to occur in 2023. An economic recession is a condition that has a negative impact on society and the economy of a country. When an economic recession occurs, unemployment will increase because many companies lay off workers to reduce their operational costs. Through the issues that are currently happening among Generation Z, as well as the consumptive behavior that occurs, a recession is likely to have an impact on Generation Z. Excessive consumptive lifestyle behavior can have a significant negative impact, both individually and socially. In the midst of the issue of the 2023 recession that will occur and allow Indonesia to be affected, Raymon Chin uploads educational content on his YouTube channel about why recessions can occur to what preparations must be prepared to face the upcoming global economic crisis. The purpose of this research is to answer the formulation of the problem, namely to find out the characteristics, understanding and meaning of generation Z towards educational content impressions about the recession on Raymon Chin's YouTube channel. To answer the research objectives, researchers used a qualitative approach with a reception or meaning analysis study, and conducted in-depth interviews with informants who were then selected purposively. The results of audience interpretation in this study show that informants are in a hegemony position and an opposition position. This research also shows how audiences interpret the concept of video shows on the recession issue on Raymon Chin's YouTube channel. This study also found different characteristics of each audience, which were influenced by the background of the informants. Abstrak. Ancaman resesi ekonomi global tengah menggemparkan dunia dan telah diprediksi akan terjadi pada tahun 2023. Resesi ekonomi merupakan kondisi yang berdampak negatif pada masyarakat dan perekonomian suatu negara. Ketika terjadi resesi ekonomi, pengangguran akan meningkat karena banyak perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja untuk mengurangi biaya operasional mereka. Melalui isu yang tengah terjadi di kalangan generasi Z saat ini, serta perilaku konsumtif yang terjadi mengakibatkan resesi yang memungkinkan berdampak terhadap genrasi Z. Perilaku pola hidup konsumtif yang berlebihan dapat memberikan dampak negative yang signifikan, baik secara individu maupun secara sosial. Di tengah isu resesi 2023 yang akan terjadi dan memungkinkan negara Indonesia terkena dampaknya, Raymon Chin mengunggah konten edukasi di channel YouTube nya mengenai kenapa resesi dapat terjadi hingga persiapan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi krisis ekonomi global mendatang. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat menjawab rumusan masalah yaitu untuk mengetahui karakteristik, pemahaman serta pemaknaan generasi Z terhadap tayangan konten edukasi mengenai resesi dalam channel YouTube milik Raymon Chin. Untuk menjawab tujuan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi analisis resepsi atau pemaknaan, dan melakukan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap informan yang kemudian dipilih secara purposive. Hasil pemaknaan khalayak dalam penelitian ini menunjukkan informan berada pada posisi hegemoni dan posisi oposisi. Penelitian ini juga menunjukan bagaimana khalayak memaknai konsep dari tayangan video mengenai isu resesi di channel YouTube Raymon Chin. Dalam penelitian ini juga ditemukan karakteristik yang berbeda dari setiap khalayak, yang dipengaruhi oleh latar belakangi informan.
Pemanfaatan Instagram sebagai Media Promosi PT Suplai Pangan Indonesia: Studi Kasus Akun Instagram @warjali.id Sebagai Media Promosi PT Suplai Pangan Indonesia Salsabila Noviani; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9434

Abstract

Abstract. Social media is used as a tool to provide information and along with the times, many Indonesians have used social media, one of which is the Instagram application. The Instagram application is currently much-loved and popular in all circles of society. PT Suplai Pangan Indonesia utilizes Instagram as media promotion on the Instagram account of @warjali.id. The purpose of this study was to find out activities, application of communication techiniques, use of Instagram features, and reasons for choosing Instagram as a promotional medium for PT Suplai Pangan Indonesia. In this study, researchers used new media theory and the PESO model. The researcher uses a qualitative methos with a case study approach, which is to dig up in-depth information, especially the use of Instagram as a promotional medium. Data collection techniques carried out in this study used interviews, observation, written sources and documentation. Key informants in testing the validity of the data here, researchers used source triangulation and method triangulation. The research subjects of key informants in this study were PT Suplai Pangan Indonesia internal team, namely marketing team and the content creator team, while the supporting informants were followers from Instagram of @warjali.id. The results of this study indicate that there are activities there is the role of Instagram, namely to make Instagram @warjali.id account namely to increase the brand awareness also binds consumers. Abstrak. Media sosial digunakan sebagai salah satu alat untuk memberikan informasi dan seiring dengan perkembangan zaman, banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan media sosial, salah satunya adalah aplikasi Instagram. Aplikasi Instagram saat ini sedang banyak digemari dan populer di semua kalangan masyarakat. PT Suplai Pangan Indonesia memanfaatkan Instagram sebagai media promosi di akun Instagram @warjali.id. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan, penerapan teknik komunikasi, penggunaan fitur Instagram, dan alasan memilih Instagram sebagai media promosi PT Suplai Pangan Indonesia. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori media baru dan model PESO. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu menggali informasi secara mendalam khususnya penggunaan Instagram sebagai media promosi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, sumber tertulis dan dokumentasi. Informan kunci dalam menguji keabsahan data disini, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Subyek penelitian informan kunci dalam penelitian ini adalah tim internal PT Suplai Pangan Indonesia yaitu tim pemasaran dan tim pembuat konten, sedangkan informan pendukung adalah pengikut Instagram @warjali.id. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kegiatan yang berperan dari Instagram yaitu membuat akun Instagram @warjali.id yaitu untuk meningkatkan brand awareness juga mengikat konsumen.