cover
Contact Name
Hasni Syahida
Contact Email
hsyahida@ulm.ac.id
Phone
+6287815460096
Journal Mail Official
homeostasis@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
ISSN : -     EISSN : 27224333     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember di setiap tahunnya.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 28 Documents clear
Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Kulit Kayu dan Daun Galam dengan Metode BSLT Ahmad Danial Rizkillah Az Zamzami; Isnaini Isnaini; Alfi Yasmina
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.291 KB)

Abstract

Abstract: Galam (Malaleuca cajuputi subs. Cuimingiana [Turcz.] Barlow) contains phenolic compounds, flavonoids, alkaloids, tannins, steroids, and terpenoids, which are assumed to have toxic properties. Each part of the plant contains different compounds that might affect its biological activity. This study aimed to analyze the toxicity of the methanol extracts of galam leaves and tree bark with brine shrimp lethality test (BSLT). This research was experimental, and the samples used were the methanol extracts of galam leaves and tree bark with concentrations of 10, 100, 200, 500, and 1000 ppm. Toxicity was assessed with BSLT, and LC50 was analyzed using probit analysis. The results showed that the LC50 value for galam leaves methanol extract was 141.86 (110.77-177.07) ppm and for galam tree bark methanol extract was 610.50 (495.03-745.36) ppm. It can be concluded that galam leaves and tree bark methanol extracts was classified as toxic, with the methanol extract of galam leaves having a higher toxicity than the methanol extract of galam tree bark. Keywords: toxicity, galam, Malaleuca cajuputi, brine shrimp lethality test Abstrak: Tanaman galam (Malaleuca cajuputi subs. Cuimingiana [Turcz.] Barlow) mengandung steroid, fenol, alkaloid, terpenoid, tanin, dan flavonoid yang diduga memiliki sifat toksisitas. Bagian-bagian tanaman memiliki senyawa-senyawa yang berbeda, yang dapat mempengaruhi aktivitas biologisnya. Penelitian ini memiliki tujuan dalam menganalisa toksisitas ekstrak metanol kulit kayu dan daun galam dengan metode brine shrimp lethality test (BSLT). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik. Sampel yang digunakan adalah ekstrak metanol kulit kayu dan daun galam dengan konsentrasi 10, 100, 200, 500, dan 1000 ppm. Toksisitas dinilai dengan menggunakan metode BSLT dan dinyatakan dengan LC50. LC50 dianalisis menggunakan analisa probit. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai LC50 untuk ekstrak metanol daun galam sebesar 141, 86 (110,77-177,07) ppm dan untuk ekstrak metanol kulit kayu galam sebesar 610,50 (495,03-745,36) ppm. Dengan demikian, daun dan kulit kayu galam diklasifikasikan sebagai toksik, dengan ekstrak metanol daun galam mempunyai toksisitas lebih besar daripada ekstrak metanol kulit kayu galam. Kata-kata kunci: toksisitas, galam, Malaleuca cajuputi, brine shrimp lethality test
Literature Review: Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Tingkat Kontrol Asma Ppada Penderita Asma Khairunisa Nurdin; Farida Heriyani; Ira Nurrasyidah
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.524 KB)

Abstract

Abstract: Asthma is more common in overweight and obesitas subjects, compared to normal weight and underweight subjects. The review summarizes the relationship between body mass index (BMI) with level of asthma control in asthma suffers. The writing was conducted by analyzing related literature obtained from the search results on medical journal databases, such as PubMed - MEDLINE, Scince Direct, Google Scholar, and official websites such GINA, WHO and the Ministry of Health. Articles included are in Indonesia amd English and published in 2009-2020. Several studies have shown that being overweight and obese can increase inflammation, increase gastroesophageal reflux, and decrease pulmonary function, which can worsen asthma symptoms compared to normal weight individuals. There is a significant relationship between BMI and the level of asthma control. Excess BMI and obesity have uncontrolled asthma compared to normal and underweight BMI. The higher the BMI, the lower the level of asthma control. Keywords: asthma, asthma control, body mass index. Abstrak: Asma lebih banyak didapatkan pada subjek berat badan lebih dan obesitas, dibandingkan dengan berat badan normal dan underweight. Penulisan literature review ini bertujuan untuk merangkum hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan tingkat kontrol asma. Penulisan dilakukan dengan menganalisis literatur terkait yang didapatkan dari hasil pencarian pada database jurnal kedokteran, yaitu PubMed – MEDLINE, Scince Direct, Google Scholar, dan situs web resmi seperti GINA, WHO dan Kemenkes . Artikel yang disertakan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan dipublikasikan pada tahun 2009-2020. Beberapa peneIitian menunjukkan bahwa keIebihan berat badan dan obesitas bisa  meningkatkan infIamasi, meningkatkan refIuks gastroesofagus, dan menurunnya fungsi pada paru yang bisa membuat buruknya gejaIa pada asma dibandingkan dengan individu dengan berat badan normaI. Terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan tingkat kontrol asma. IMT berlebih dan obesitas memiliki asma yang tidak terkontrol dibandingkan dengan IMT normal dan kurus. Semakin tinggi IMT maka semakin rendah tingkat kontrol asma. Kata-kata kunci: asma, kontrol asma, indeks massa tubuh
Literature Review: Pengaruh Volume Prostat terhadap Kejadian Retensi Urin Akut pada Pasien BPH Zahra Fauziya; Hendra Sutapa; Dewi Indah Noviana Pratiwi
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.116 KB)

Abstract

Abstract: Benign prostatic hyperplasia (BPH) is a hyperplasia of prostate cells. Acute urinary retention is a common complication of BPH. This literature review aims to give some insights regarding the effects of prostate volume on the incidency of acute urinary retention by observing the mean of prostate volume and incidency of acute urinary retention in BPH patients. The source of this study is nine journals related to the topic from some medical journal database: PubMed, Science Direct and Google Scholar. The writer compiled some journals in English and Bahasa Indonesia which were published in 2010-2020. The study shows that 8 out of 9 researches indicate that prostate volume has an effect on the incidency of acute urinary retention in patients with benign prostatic hyperplasia (BPH). The mean volume of prostate in patients with BPH is 53,9 ml. 470 out of 2464 patients with BPH in this study developed acute urinary retention.  Keywords: effect, prostate volume, acute urinary retention, benign prostatic hyperplasia, BPH. Abstrak: Benign prostatic hyperplasia (BPH) merupakan hiperplasia sel kelenjar prostat. Retensi urin akut merupakan salah satu komplikasi yang umum terjadi pada pasien BPH. Literature review ini disusun guna menambah wawasan mengenai pengaruh volume prostat terhadap kejadian retensi urin akut pada pasien BPH dengan melihat gambaran rerata volume prostat dan kejadian retensi urin akut pada pasien BPH. Sumber literatur berupa sembilan jurnal terkait yang diperoleh melalui database jurnal kedokteran, yaitu PubMed, Science Direct dan Google Scholar. Penulis mengambil jurnal dengan bahasa inggris maupun bahasa Indonesia yang dipublikasi dalam kurun waktu 2010-2020. Hasil yang didapat dari studi ini adalah 8 dari 9 penelitian yang ditinjau mengindikasikan terdapat pengaruh volume prostat terhadap kejadian retensi urin akut pada pasien benign prostatic hyperplasia (BPH). Rerata volume prostat dari pasien benign prostatic hyperplasia (BPH) adalah 53,9 ml. Terdapat 470 dari total 2464 pasien BPH pada literatur yang mengalami retensi urin akut. Kata-kata kunci:         pengaruh, volume prostat, retensi urin akut, benign prostatic hyperplasia, BPH.
Perbandingan Potensi Antibakteri Infus Akar dari Tanaman Akar Kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli Sonya Esti Kholifa; Lia Yulia Budiarti; Mohammad Bakhriansyah
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.534 KB)

Abstract

Abstract: Fibraurea tinctoria Lour. plant is commonly used by Dayak tribes in Central Borneo as a herbal medicine. Previous studies showed that this plant contains alkaloids, flavonoids, saponins, terpenoids, tanins as antibacterial compounds. This study was aimed to analyze the comparison of antibacterial potency of Fibraurea tinctoria Lour. against Pseudomonas aeruginosa (P. aeruginosa) and Escherichia coli (E.coli). This research method was a true-experimental study with a post-test only with the control group design. Fibraurea tinctoria Lour. concentration were 15%, 35%, 50%, 75%, 100%. Ciprofloxacin 5 μg as a positive control and distilled water as a negative control. Parameters that measured in this study were the inhibitory zone diameter (milimeter) of bacterial growth. The data was analyzed using the One-Way ANOVA test and LSD Post-hoc test at the 95% confidence level. The results of this research showed that all concentration had antibacterial effect against P.aeruginosa and E.coli. In P.aeruginosa, the smallest inhibitory zone was 8.9 mm (35%) and E.coli 7.99 mm (15%); while the largest inhibitory zone (100%) was 18.62 mm in P. aeruginosa and 19.31 mm in E.coli. The conclusion is the antibacterial activity of Fibraurea tinctoria Lour. against E.coli was better than against P.aeruginosa. Keywords: antibacterial activity, yellow root infusion, Pseudomonas aeruginosa,  Escherichia coli. Abstrak:  Tanaman akar kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) merupakan tanaman yang dimanfaatkan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah sebagai obat herbal alami. Penelitian terdahulu menunjukkan tanaman ini memiliki senyawa metabolit sekunder yang berperan sebagai antibakteri seperti flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid, dan juga tanin. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan potensi antibakteri infus akar kuning terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa (P.aeruginosa) dan bakteri Escherichia coli (E.coli). Metode yang digunakan true-experimental dengan post-test  with control group design. Perlakuan yang digunakan ialah sediaan infus konsentrasi (15%, 35%, 50%, 75%, 100%), siprofloksasin 5 μg, dan akuades masing-masing sebagai kontrol positif dan negatif. Parameter yang diukur pada penelitian ini ialah diameter zona hambat (milimeter) pertumbuhan bakteri. Data akan dianalisis menggunakan uji statistik One-Way ANOVA dan uji lanjutan Post-hoc LSD pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan memberikan efek antibakteri terhadap bakteri uji. Pada P.aeruginosa zona hambat terkecil 8,9 mm (35%) dan E.coli 7,99 mm (15%). Zona hambat terbesar (100%) yaitu 18,62 mm pada P.aeruginosa dan 19,31 mm pada E.coli. Kesimpulan penelitian ini adalah efek antibakteri infus akar kuning terhadap E.coli lebih baik dibandingkan terhadap P.aeruginosa. Kata-kata kunci: antibakteri, infus akar kuning, Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli.
Literature Review: Korelasi Stres Oksidatif dengan Tekanan Darah pada Lanjut Usia Eleonora Armelia Tanjoto; Fakhrurrazy Fakhrurrazy; Eko Suhartono
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.334 KB)

Abstract

Abstract: Elderly is a term for someone who is already 60 years old. Elderlies are people in their last phase of life and experience aging process. Aging process is caused by many factors such as oxidative stress. Elderlies also develop age-related diseases like hypertension. This literature review was intended to explain about the relationship between oxidative stress and blood pressure in elderlies. English articles were browsed on PubMed and Google Scholar which was published between the years 2005-2020. This literature reviewed 17 articles. This literature review showed that oxidative stress was found higher in the older group.  Elderlies also had higher hypertension incidences. Oxidative stress increased blood pressure by impairing vasodilatation function. In addition, oxidative stress was also caused by increased blood pressure. According to those articles, positive correlation was found between oxidative stress and blood pressure in elderlies. Keywords: oxidative stress, free radicals, blood pressure, hypertension, elderly, elders, olders Abstrak: Lanjut usia (lansia) adalah istilah bagi orang yang telah berusia 60 tahun. Lansia ialah kelompok orang yang berada dalam tahap terakhir kehidupan dan mengalami proses penuaan. Proses penuaan disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satunya stres oksidatif. Lansia juga mengalami penyakit yang berkaitan dengan usia seperti hipertensi. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan stres oksidatif dan tekanan darah pada lansia. Penelusuran artikel berbahasa Inggris dilakukan pada PubMed dan Google Scholar yang dipublikasi pada tahun 2005-2020. Tinjauan literatur ini menggunakan 17 artikel. Hasil dari tinjauan literatur ini ialah stres oksidatif didapatkan lebih tinggi pada kelompok lanjut usia. Lanjut usia mengalami insidensi hipertensi yang lebih tinggi. Stres oksidatif meningkatkan tekanan darah dengan mengganggu fungsi vasodilatasi. Selain itu, stres oksidatif juga dapat ditimbulkan oleh peningkatan tekanan darah. Berdasarkan artikel-artikel tersebut, ditemukan korelasi positif antara stres oksidatif dan tekanan darah pada lanjut usia. Kata-kata kunci: stres oksidatif, radikal bebas, tekanan darah, hipertensi, lanjut usiaAbstract: Elderly is a term for someone who is already 60 years old. Elderlies are people in their last phase of life and experience aging process. Aging process is caused by many factors such as oxidative stress. Elderlies also develop age-related diseases like hypertension. This literature review was intended to explain about the relationship between oxidative stress and blood pressure in elderlies. English articles were browsed on PubMed and Google Scholar which was published between the years 2005-2020. This literature reviewed 17 articles. This literature review showed that oxidative stress was found higher in the older group.  Elderlies also had higher hypertension incidences. Oxidative stress increased blood pressure by impairing vasodilatation function. In addition, oxidative stress was also caused by increased blood pressure. According to those articles, positive correlation was found between oxidative stress and blood pressure in elderlies. Keywords: oxidative stress, free radicals, blood pressure, hypertension, elderly, elders, olders Abstrak: Lanjut usia (lansia) adalah istilah bagi orang yang telah berusia 60 tahun. Lansia ialah kelompok orang yang berada dalam tahap terakhir kehidupan dan mengalami proses penuaan. Proses penuaan disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satunya stres oksidatif. Lansia juga mengalami penyakit yang berkaitan dengan usia seperti hipertensi. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan stres oksidatif dan tekanan darah pada lansia. Penelusuran artikel berbahasa Inggris dilakukan pada PubMed dan Google Scholar yang dipublikasi pada tahun 2005-2020. Tinjauan literatur ini menggunakan 17 artikel. Hasil dari tinjauan literatur ini ialah stres oksidatif didapatkan lebih tinggi pada kelompok lanjut usia. Lanjut usia mengalami insidensi hipertensi yang lebih tinggi. Stres oksidatif meningkatkan tekanan darah dengan mengganggu fungsi vasodilatasi. Selain itu, stres oksidatif juga dapat ditimbulkan oleh peningkatan tekanan darah. Berdasarkan artikel-artikel tersebut, ditemukan korelasi positif antara stres oksidatif dan tekanan darah pada lanjut usia. Kata-kata kunci: stres oksidatif, radikal bebas, tekanan darah, hipertensi, lanjut usia
Literature Review: Pengaruh Latihan Interval Intensitas Tinggi terhadap Konsumsi Oksigen Maksimal Penderita Hipertensi Ana Khawarizna Maulida; Asnawati Asnawati; Fauzan Muttaqien
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.267 KB)

Abstract

Abstract: The most recommended physical activitiy for hypertension patient is high intensity interval training. The aim of this literature review is to summarize the literatures about the effect of high intensity interval training to maximum oxygen consumption of hypertention patients. The method analizying the literature found in the search results on the medical journal database from Google Scholar and PubMed. These literatures were scrutinized in simultaneous manner as full article in English and published on 2010-2020 at 20 different pieces. The high intensity interval training can increase the value of maximum oxygen consumption and fitness for daily activities by enhancement person's total pulmonary ventilation, skeletal muscle mass, and oxygen consumption. Twenty literatures state that this training is usefull for hypertension patients because of getting maximal oxygen for oxidation fuel of body metabolism rather than doing other trainings. Keywords: hypertension, hypertensive, high intensity interval training, maximum oxygen consumption. Abstrak: Aktifitas fisik yang paling direkomendasikan pada penderita hipertensi adalah latihan interval intensitas tinggi. Penulisan literature review ini bertujuan untuk merangkum pengaruh latihan interval intensitas tinggi terhadap konsumsi oksigen maksimal penderita hipertensi. Penulisan ini dilakukan dengan menganalisis literatur terkait yang didapatkan dari hasil pencarian pada database jurnal kedokteran, yaitu Google Scholar dan PubMed. Literatur ini diteliti secara menyeluruh dalam bentuk full article berbahasa Inggris dan dipublikasikan pada tahun 2010-2020 sebanyak 20 literatur. Latihan interval intensitas tinggi dapat meningkatkan nilai konsumsi oksigen maksimal dan kebugaran untuk aktivitas sehari-hari melalui peningkatan ventilasi paru total, massa otot rangka, dan konsumsi oksigen pada seseorang. Dua puluh literatur menyatakan bahwa latihan ini berguna untuk penderita hipertensi karena dapat memperoleh jumlah oksigen maksimal yang dimiliki sebagai bahan bakar oksidasi untuk metabolisme tubuh dibanding melakukan latihan lainnya. Kata-kata kunci: hipertensi, hipertensif, latihan interval intensitas tinggi, konsumsi oksigen maksimal
Literature Review: Pengaruh Pemberian Terapi Ultrasound terhadap Nyeri pada Pasien Osteoarthritis Lutut Nurfahira Arif; Bambang Dwi Putranto; Muhammad Siddik
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.491 KB)

Abstract

Abstract: Ultrasound therapy (US) is also a non-pharmacological modality that is often used for the treatment of knee pain in patients with knee OA. This literature review aims to summarize the effect of ultrasound therapy (US) on pain reduction in knee OA patients. The writing is done by analyzing related literature obtained from search results on medical journal databases, namely PubMed - MEDLINE, Science Direct, and Google Scholar. Articles included in English and published in 2010-2020. 8 articles were included in this literature review. Ultrasound therapy (US) is one of the most widely used nonpharmacological treatment methods for OA. US demonstrates its biological action via thermal and nonthermal mechanisms. The result of this study is ultrasound therapy (US) can effectively be used as a conservative treatment option for patients with knee OA. However, Further research is needed regarding the factors that influence the effectiveness of ultrasound therapy (US).  Keywords: Effect, ultrasound therapy, pain, knee osteoarthritis Abstrak: Terapi ultrasound (US) juga merupakan modalitas non-farmakologis yang sering digunakan untuk pengobatan nyeri lutut pada pasien OA lutut. Penulisan literature review ini bertujuan untuk merangkum pengaruh pemberian terapi ultrasound (US) terrhadap penurunan nyeri pada pasien OA lutut. Penulisan dilakukan dengan menganalisis literatur terkait yang didapatkan dari hasil pencarian pada database jurnal kedokteran, yaitu PubMed – MEDLINE, Science Direct, dan Google Scholar. menggunakan bahasa Inggris dan dipublikasikan pada tahun 2010-2020. Sebanyak 8 artikel disertakan pada literature review ini. Terapi Ultrasound (US) adalah salah satu metode pengobatan nonfarmakologi yang banyak digunakan untuk OA. US menunjukkan aksi biologisnya melalui mekanisme termal dan nonthermal. Hasil penelitian ini, terapi Ultrasound (US) efektif dapat digunakan sebagai pilihan pengobatan konservatif untuk nyeri pada pasien dengan OA lutut. Namun diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keefektivitasan dari terapi ultrasound (US). Kata-kata kunci: Pengaruh, terapi ultrasoud, nyeri, osteoarthritis lutut
Literature Review: Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat tentang PSN dengan Keberadaan Jentik Aedes aegypti Evorius Oriwarda; Lisda Hayatie; Djalalluddin Djalalluddin
Homeostasis Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.105 KB)

Abstract

Abstract: Dengue fever is a disease caused by dengue virus infection belonging to the family Flaviviridae and the genus Flavivirus transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. DEND is found in tropical and sub-tropical lands including Southeast Asia, the Americas, Central America, and the Caribbean Islands. Vector control of DBD can be done in various ways, among others, eradication of mosquito nests (PSN) includes 4M plus: washing, bury or recycle, close, monitor larvae periodically. Some factors that influence the eradication of mosquito nests and the presence of mosquito larvae include knowledge and behavior. The purpose of writing this literature review is to provide an overview of the relationship of knowledge and behavior of the community about PSN with the existence of larvae Aedes aegypti. Writing is done by searching for Indonesian articles published in 2010-2020 using a database of medical journals, with searches using Google Scholar and Garuda. The method used is a narrative review. The conclusion of the literature review obtained 55.5% of articles stating that there is a relationship of knowledge about PSN with the existence of larvae Aedes aegypti and 82.3% of articles stated that there is a relationship between PSN behavior and the presence of Aedes aegypti flicks. The conclusion of the literature review is the relationship of knowledge and behavior about PSN with the existence of larvae Aedes aegypti. Keywords: knowledge, behavior, Aedes aegypti larvae, mosquito eradication. Abstrak: Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang termasuk dalam famili Flaviridae dan genus Flavivirus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD di temukan di daratan tropis dan sub tropis diantaranya Asia Tenggara, Amerika, Amerika Tengah, dan Kepulauan Karibia. Pengendalian vektor DBD dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain pemberantasan sarang nyamuk (PSN) meliputi 4M plus yaitu: menguras, mengubur atau mendaur ulang, menutup dan memantau jentik secara berkala.  Faktor yang mempengaruhi keberadaan jentik nyamuk antara lain adalah pengetahuan dan perilaku. Tujuan penulisan literature review ini untuk memberikan gambaran tentang hubungan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang PSN dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Penulisan dilakukan dengan menelusuri artikel berbahasa Indonesia yang diterbitkan tahun 2010-2020 menggunakan database jurnal kedokteran, dengan pencarian menggunakan Google Scholar dan Garuda. Metode yang digunakan adalah narrative review. Hasil penelusuran 18 artikel didapatkan 55,5% artikel yang menyatakan terdapat hubungan pengetahuan tentang PSN dengan keberadaan jentik Aedes aegypti dan 82,3% artikel menyatakan terdapat hubungan perilaku PSN dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Kesimpulan dari literature review terdapat hubungan pengetahuan dan perilaku tentang PSN dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Kata-kata kunci: pengetahuan, perilaku, jentik Aedes aegypti, PSN

Page 3 of 3 | Total Record : 28