cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
historiography.journal@um.ac.id
Editorial Address
Gedung A6, Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang Jalan Semarang No. 5, Malang Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Historiography
ISSN : -     EISSN : 27984907     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities, Social,
Historiography: Journal of Indonesian History and Education publish original research papers, conceptual articles, review articles and case studies. The whole spectrum of Indonesian history, historical learning and history education, which includes, but is not limited to education systems, institutions, theories, themes, curriculum, educational values, historical heritage, media and sources of historical learning, and other related topics.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2024)" : 9 Documents clear
Praktik-praktik kriminalitas pencurian di Afdeeling Malang pada tahun 1930- 1935 Ami, A. Nasim In'
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p50-64

Abstract

Abstract This article discusses the conditions of theft crimes that have occurred in Afdeeling Malang. This condition is the impact of the world Economic Depression. The crime of theft became a serious problem for the legal authorities of the colonial government because of the impact it had. Even though theft crimes also occurred in other areas in the Dutch East Indies, the criminal conditions that occurred in Afdeeling Malang were certainly different. This raises the research question: What is the form of theft crime in Afdeeling Malang? What is the general modus operandi of theft in Afdeeling Malang? What are the efforts to overcome the crime of theft in Afdeeling Malang? This research uses historical methods, in the writing process primary sources in the form of archives (newspapers) were used. In this research, the author discovered the fact that the condition of theft crime in Afdeeling Malang had an impact on the community, thereby encouraging the emergence of initiatives to overcome theft crime.Abstrak Artikel ini membahas tentang kondisi kriminalitas pencurian yang pernah terjadi di Afdeeling Malang. Kondisi tersebut merupakan dampak dari terjadinya Depresi Ekonomi dunia. Aksi kriminalitas pencurian menjadi suatu masalah serius bagi otoritas legal pemerintah kolonial karena dampak yang diakibatkannya. Meskipun kriminalitas pencurian juga terjadi di daerah lainnya di Hindia Belanda, kondisi kriminalitas yang terjadi di Afdeeling Malang tentunya memiliki perbedaan. Hal ini memunculkan pertanyaan penelitian Bagaimana bentuk kriminalitas pencurian di Afdeeling Malang? Bagaimana modus operandi pencurian secara umum di Afdeeling Malang? Bagaiman upaya penanggulangan kriminalitas pencurian di Afdeeling Malang? Penelitian ini menggunakan metode sejarah, dalam proses penulisannya digunakan sumber-sumber primer berupa arsip (surat kabar). Dalam penelitian ini penulis menemukan suatu fakta bahwasanya kondisi kriminalitas pencurian di Afdeeling Malang menimbulkan dampak bagi masyarakat sehingga mendorong munculnya inisiatif upaya penanggulangan kriminalitas pencurian. 
Pengetahuan siswa SMA di kota Malang tentang peran dan pengalaman orang Tionghoa pada periode revolusi Indonesia tahun 1945-1949 Herdianti, Arsyta Irma
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p1-14

Abstract

AbstractThis study aims to find out how the knowledge of students at SMA Negeri 7 Malang, SMA Taman Harapan Malang, and SMA Brawijaya Smart School Malang about the role and experience of Chinese people in the Indonesian revolution and how the role of teachers in teaching the material. This study used a mixed method with the type of sequential explanatory design and data obtained through questionnaires and interviews. The result obtained from this study is that students' knowledge about the role and experience of Chinese people in the Indonesian revolution is still limited. A total of 83 students from the three schools received less knowledge levels as many as 28 students, 30 students had good knowledge levels, and 30 students had sufficient knowledge levels. The majority of students understanding of the role and experience of Chinese people in the period of the Indonesian revolution was obtained through the Internet, although this knowledge was also obtained from teachers of Indonesian history.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan siswa SMA Negeri 7 Malang, SMA Taman Harapan Malang, dan SMA Brawijaya Smart School Malang tentang peran dan pengalaman orang Tionghoa dalam revolusi Indonesia dan bagaimana peran guru dalam mengajarkan materi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan jenis desain penjelasan berurutan dan data yang diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengetahuan siswa tentang peran dan pengalaman orang Tionghoa dalam revolusi Indonesia masih terbatas. Sebanyak 83 siswa dari ketiga sekolah tersebut mendapatkan tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 28 siswa, 30 siswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik, dan 30 siswa memiliki tingkat pengetahuan yang memadai. Mayoritas pemahaman siswa tentang peran dan pengalaman orang Tionghoa pada periode revolusi Indonesia diperoleh melalui internet, meskipun pengetahuan ini juga diperoleh dari guru-guru sejarah Indonesia.
Pengembangan bahan ajar electronic historical revolution book (E-HIROBO) berbasis Heyzine materi Revolusi Prancis untuk kelas XI IPS SMA Nasional Malang Farhan, Muhammad; Jauhari, Najib
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p65-74

Abstract

Abstract Teaching materials become tools used in learning and teaching activities. However, this, especially in XI SMA Nasional Malang, cannot be done optimally in learning in History Specialization, thus affecting students. E-HIROBO was developed to be able to help students understand about the French Revolution. This research and development uses the Thiagarajan model as its method, consisting of four stages, namely define, design, develop, and disseminate. The results of the material expert validation received a percentage of 86% (very valid), the validation of the media expert received a percentage of 84% (very valid). Meanwhile, the results of the small group test questionnaire obtained a percentage of 81.81%, and the results of the large group test obtained 87.65%. Based on these results, it is concluded that the development of E-HIROBO on the material of the French Revolution is very valid and very feasible to use in learning History Specialization. Abstrak Bahan ajar menjadi perangkat digunakan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Namun hal tersebut khususnya di XI SMA Nasional Malang belum dapat dilakukan secara maksimal dalam pembelajaran pada Sejarah Peminatan, sehingga mempengaruhi peserta didik. E-HIROBO dikembangkan ditujukan untuk dapat membantu bagi peserta didik dapat memahami seputar Revolusi Prancis. Penelitian dan pengembangan ini menjadikan model dari Thiagarajan sebagai metodenya, terdiri dari empat tahapan yaitu define (mendefinisikan), design (merancangkan), develop (mengembangkan), dan disseminate (menyebarkan). Hasil validasi ahli bagian materi mendapatkan persentase 86% (sangat valid), validasi dari ahli bagian media mendapatkan persentase 84% (sangat valid). Sementara itu dari hasil angket uji kelompok kecil memperoleh persentase 81,81%, dan hasil dari uji kelompok besar memperoleh 87,65%. Berdasarkan dari hasil tersebut disimpulkan bahwa pengembangan E-HIROBO pada materi Revolusi Prancis sangat valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran Sejarah Peminatan.
Enrichment materi pembelajaran sejarah tentang kepemimpinan politik dan ekonomi masa Raja Airlangga di kelas X Wibisono, Alif; Lutfi, Ismail; Wijaya, Daya Negri
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p15-29

Abstract

AbstractThis study discusses the enrichment of political and economic leadership material of King Airlangga. The method used is library research. The steps of library research are identification, classification, understanding and presentation.  The result of this study is the enrichment of material is important in addition to adding material in history textbooks can also deepen the material that already exists in history textbooks. In addition, King Airlangga is very worthy of study because he succeeded in advancing the economy with his foreign policy, trading with China and succeeded in attracting foreigners to come to his area, namely craftsmen and artists, for this reason he built dams to reduce flooding, ports to attract foreigners to come to the kingdom and roads to facilitate access from the port to the kingdom, King Airlangga's leadership in politics King Airlangga fought rebellious areas and areas that helped get a sima prize where the area was exempted from paying taxes but in exchange for taking care of the sacred buildings in the area.AbstrakKajian ini membahas enrichment materi kepemimpinan politik dan ekonomi masa Raja Airlangga. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Langkah penelitian pustaka adalah identifikasi, klasifikasi, pemahaman dan penyajian.  Hasil dari penelitian ini adalah pengayaan materi penting dilakukan selain untuk menambah materi yang ada pada buku teks sejarah juga dapat memperdalam materi yang sudah ada dalam buku teks sejarah. Selain itu Raja Airlangga sangat layak untuk dikaji karena berhasil memajukan ekonomi dengan kebijakan luar negerinya, berdagang dengan Cina serta berhasil menarik minat orang luar negeri datang ke daerahnya yaitu para pengrajin dan seniman, untuk itu dibangunnya bendungan untuk mengurangi banjir, pelabuhan untuk menarik minat orang luar negeri datang ke kerajaan dan jalan-jalan untuk memudahkan akses dari pelabuhan ke kerajaan, kepemimpinan Raja Airlangga dalam politik Raja Airlangga memerangi daerah yang memberontak dan daerah yang membantu mendapatkan hadiah sima di mana daerah tersebut dibebaskan membayar pajak akan tetapi sebagai gantinya untuk merawat bangunan suci yang ada pada daerah tersebut. 
Peran H. Ahmad Chusairi pada seni kentrung Sunan Drajat di Lamongan tahun 1991- 2019 Fauziah, Uut; Zamzami, Rizal
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p75-92

Abstract

Abstract This study discusses the role of the characters in the creation and development of the Sunan Drajat Kentrung in Lamongan. Oral literature is a part of the performing art known as kentrung. Kentrung art is practiced in many areas, including Jepara, Tuban, Lamongan, Tulungagung, Blitar, and Sidoarjo. Each district has its own uniqueness in presenting a kentrung show; for example, Lamongan calls his kentrung by the name of Kentrung Sunan Drajat and often tells the story of one of the Walisongo, Sunan drajat. The famous character in the development of the Kentrung in Lamongan is H. Ahmad Chusairi, who, in addition to playing the role of the Dhalang ontang-anting Kentrong Sunan Drajat, is also the advocate of the founding of the Kentrungan Sunan Drajat. This research attempts to explain how H. Ahmad Chusairi contributed to the creation of the art of Sunan Drajat Kentrung in Lamongan. Includes the biography of H. Ahmad Chusairi, his contribution to the name of Kentrung Sunan Drajat, how he introduced the concept to the Lamongan people in particular and to various areas of Lamongan in general, as well as how H. Ahmed Chusauri made the art of the Sunan Drajat one of the arts of the Lamongan community as a medium of spread of Islam-based art. This research uses historical research methodologies that include historiography, verification, interpretation, and heuristics. Research findings indicate that H. Ahmad Chusairi played a role in the growth of Sunan Drajat in Lamongan between 1991 and 2019 by naming the Sunan Drajat Kentrung, introducing it to various areas, and making it a tool of praise in the field of art for the community.Abstrak Penelitian ini mebahasas peran tokoh dalam penciptaan serta perkembangan Kentrung Sunan Drajat di Lamongan. Sastra lisan atau seni tutur merupakan bagian dari seni pertunjukan yang dikenal sebagai kentrung. Seni kentrung banyak dipraktikkan di berbagai daerah, antara lain Jepara, Tuban, Lamongan, Tulungagung, Blitar, dan Sidoarjo. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dalam menyajikan pertunjukan kentrung; misalnya, Lamongan yang menyebut kentrungnya dengan nama Kentrung Sunan Drajat dan sering menceritakan kisah salah satu Walisongo, Sunan Drajat. Tokoh yang dikenal dalam perkembangan kentrung di Lamongan adalah H. Ahmad Chusairi yang selain berperan sebagai dhalang ontang-anting Kentrung Sunan Drajat, H. Ahmad Chusairi juga merupakan penggagas didirikannya Kentrung Sunan Drajat. Penelitian ini mencoba menjelaskan bagaimana kontribusi H. Ahmad Chusairi dalam penciptaan kesenian Kentrung Sunan Drajat di Lamongan. Meliputi biografi H. Ahmad Chusairi, kontribusinya terhadap nama Kentrung Sunan Drajat, bagaimana beliau memperkenalkan konsep tersebut kepada masyarakat Lamongan khususnya dan ke berbagai daerah Lamongan pada umumnya, serta bagaimana H. Ahmad Chusairi menjadikan kesenian Kentrung Sunan Drajat sebagai salah satu kesenian masyarakat Lamongan sebagai media penyebaran islam berbasis seni. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian sejarah yang mencakup historiografi, verifikasi, interpretasi, dan heuristik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa H. Ahmad Chusairi berperan dalam tumbuhnya kentrung Sunan Drajat di Lamongan antara tahun 1991 hingga 2019, dengan memberi nama Kentrung Sunan Drajat, memperkenalkannya ke berbagai daerah, dan menjadikannya sebagai alat dakwah dalam bidang kesenian bagi masyarakat. 
Potensi materi gerakan modern Islam di Indonesia awal abad ke-20 sebagai literatur penunjang buku teks Nasri'ah, Ayisatun; Ridhoi, Ronal
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p30-39

Abstract

Abstract History learning is the process of understanding, analyzing and interpreting past events by utilizing various historical learning sources such as written documents, images, artifacts and others. The modern Islamic movement is a political and religious movement to fight colonialism and imperialism in Indonesia which emerged at the beginning of the 20th century, marked by the Islamic reform and modernization movement. This research examines the material potential of the modern Islamic movement in Indonesia in the early 20th century using library research methods by evaluating books, literature, notes and various reports related to the problem to be solved. Through literature review, this research reviews material more widely so that it has potential as supporting literature for history textbooks. Abstrak Pembelajaran sejarah merupakan proses memahami, menganalisis dan menginterpretasikan peristiwa masa lampau dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar sejarah seperti dokumen tertulis, gambar, artefak dan lain- lainnya. Gerakan modern Islam merupakan gerakan politik dan keagamaan untuk melawan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia muncul awal abad ke-20 dengan ditandai gerakan reformasi dan modernisasi Islam. Penelitian ini mengkaji potensi materi gerakan modern Islam di Indonesia awal abad ke-20 dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan penilaian terhadap buku, literatur, catatan, serta berbagai laporan yang berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan. Melalui kajian kepustakaan, penelitian ini mengulas materi lebih luas sehingga memiliki potensi sebagai literatur penunjang buku teks sejarah.
Rumah sakit Zending Mojowarno di Jombang 1894-1942 Kusuma, Ananta Dharma; Hudiyanto, R. Reza
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p93-110

Abstract

Abstract This research was created to give readers an overview of the history of the Mojowarno Hospital during the Dutch colonial era. The topics discussed in this article include the development process of the Zending Mojowarno Hospital in 1894-1942 and the resulting impact of the development of the Zending Hospital for the people of Jombang. In making this research the authors used historical perspective on health in explaining past events. The study uses historical methods which consist of five stages, namely topic selection, heuristics, verification, interpretation, and historiography. The results of this study indicate that the development of hospitals has positive implications for society such as the inclusion of Western medicine in the midst of traditional medicine, the presence of paramedical education who plays an active role in improving public health services, eradicating disease, and increasing public trust in Western methods due to the efficacy of the care provided. Abstrak Penelitian ini dibuat untuk memberi gambaran kepada pembaca tentang sejarah Rumah Sakit Mojowarno di masa pemerintahan kolonial Belanda. Topik yang dibahas dalam artikel ini diantaranya mengenai proses perkembangan Rumah Sakit Zending Mojowarno pada 1894-1942 serta dampak yang dihasilkannya dari adanya perkembangan rumah sakit zending bagi masyarakat Jombang. Dalam pembuatan penelitian ini penulis menggunakan perspektif sejarah kesehatan dalam menerangkan peristiwa masa lampau. Penelitian menggunakan metode sejarah yang terdiri lima tahapan yakni pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan rumah sakit membawa implikasi positif bagi masyarakat seperti masuknya pengobatan Barat di tengah-tengah pengobatan tradisional, hadirnya pendidikan paramedis berperan aktif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, pemberantasan penyakit, serta adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap metode Barat akibat kemujaraban perawatan yang diberikan.
Implementasi P-5 tema kearifan lokal materi Kerajaan Hindu-Buddha pada peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Malang Firmansyah, Moch Fatih Allam; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p40-49

Abstract

Abstract The curriculum in an educational institution is very important to use as a learning plan and learning experience for a student. The Merdeka Curriculum has been implemented at all school levels in the Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum has a P-5 Program to implement the Pancasila Student Profile which includes Pancasila values in the characteristics of students. The P-5 program is used in formal and non-formal educational institutions, one of which is SMA Negeri 6 Malang. Theme of the P-5 program at SMA Negeri 6 Malang is about Malang's typical local wisdom in form of heritage from the Hindu-Buddhist kingdom. The P-5 program at SMA Negeri 6 Malang is carried out by task to students. The task takes the form of a project in the vlog. The research method used was qualitative research and interviews with the head of the P-5 program organizer at SMA Negeri 6 Malang. This research aims to determine the implementation of the P-5 program at SMA Negeri 6 Malang.Abstrak Kurikulum pada suatu lembaga pendidikan sangat penting digunakan sebagai rencana pembelajaran dan pengalaman belajar seorang peserta didik. Kurikulum Merdeka telah diterapkan pada seluruh jenjang sekolah dalam Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka memiliki Program P-5 untuk mengimplementasi Profil Pelajar Pancasila mencakup nilai-nilai Pancasila pada sifat peserta didik. Program P-5 digunakan di lembaga pendidikan formal maupun non-formal, salah satunya SMA Negeri 6 Malang. Tema pada program P-5 di SMA Negeri 6 Malang tentang kearifan lokal khas Malang berupa peninggalan kerajaan Hindu-Buddha. Program P-5 di SMA Negeri 6 Malang ini dilaksanakan secara penugasan kepada peserta didik. Penugasan tersebut berbentuk proyek berupa vlog. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dan wawancara kepada ketua penyelenggara program P-5 SMA Negeri 6 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program P-5 di SMA Negeri 6 Malang.
Perkembangan pendidikan Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 33 Griyashanta Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang pada tahun 2003-2023 Anfasa, Naufan Dzaky
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i12024p111-121

Abstract

Abstrak Aisyiyah sebagai organisasi ortonom bagi wanita Muhammadiyah mempunyai peranan yang sangat penting dalam bidang sosial, bidang pendidikan dan bidang kesehatan. TK Aisyiyah Bustanul Athfal merupakan salah satu peranan Aiysiyah dalam bidang Pendidikan. TK ABA 33 terletak di perumahan Griyashanta blok K 331 Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Didirikan pada tanggal 7 Mei 2003. TK ABA merupakan salah satu peranan Aisyiyah dalam bidang pendidikan anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat penting yang memberikan landasan bagi pembentukan dan pengembangan  pengetahuan dasar, sikap,  dan berbagai ketrampilan bagi anak. Keberhasilan pendidikan pada masa usia dini akan memberikan landasan yang kuat bagi kesiapan pendidikan selanjutnya. Visi TK ABA 33 adalah mendidik manusia yang bertaqwa, berakhlak mulia, mandiri, cakap, kreatif dan peduli. Tugas akhir artikel sejarah ini bertujuan untuk menggambarkan sejarah berdirinya TK ABA 33, perkembangan dan kemajuan TK ABA 33 dari awal berdiri hingga saat ini. Dari awal berdiri sampai saat ini TK ABA 33 telah mengalami perkembangan baik secara fisik yang ditandai dengan perkembangan sarana dan prasarana ruang belajar, jumlah anak didik yang bertambah dengan signifikan, juga kemajuan dari proses belajar mengajar dengan program belajar unggulan yang ditandai dengan berbagai pencapaian penghargan yang diperoleh anak didik maupun para guru.Abstract Aisyiyah as an autonomous organization for Muhammadiyah women has a very important role in the social, educational and health fields. Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten is one of Aiysiyah's roles in education. Aisyiyah Bustanul Athfal 33 Kindergarten is located in the Griyashanta housing block K 331, Mojolangu Village, Lowokwaru District, Malang City. Founded on May 7 2003. ABA Kindergarten is one of Aisyiyah's roles in early childhood education. Early childhood education is a very important education that provides a foundation for the formation and development of basic knowledge, attitudes and various skills for children. Successful education at an early age will provide a strong foundation for further educational readiness. The vision of TK ABA 33 is to educate people who are devout, have noble character, are independent, capable, creative and caring. The final assignment of this historical article aims to describe the history of the founding of TK ABA 33, the development and progress of TK ABA 33 from its inception to the present. From its inception until now, ABA 33 Kindergarten has experienced good physical development, marked by the development of learning space facilities and infrastructure, the number of students has increased significantly, as well as progress in the teaching and learning process with superior learning programs marked by various awards and achievements. obtained by students and teachers..

Page 1 of 1 | Total Record : 9