cover
Contact Name
Ubaidillah
Contact Email
ubaidshafa@gmail.com
Phone
+6285335104287
Journal Mail Official
Iqtsodina.iainata2025@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang Jl. Diponegoro No.mor 11, Randar Kumalas, Banyuanyar, Kec. Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur 69216
Location
Kab. sampang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
ISSN : 26856778     EISSN : 27228460     DOI : 10.35127/iqtisodina
Jurnal Iqtisodina (Online ISSN : 2722-8460) : Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam sebuah Media informasi dan karya tulis ilmiah untuk kalangan akademisi terutama kampus Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang Madura, merupakan jurnal ilmiah yang memuat makalah dan artikel ilmiah yang berasal dari hasil-hasil penelitian terapan berbasis kepada komunitas dan masyarakat, Jurnal ini merupakan jurnal Blind Peer Review yang diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan JUNI dan bulan DESEMBER. Jurnal Iqtisodina Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang Madura, mengundang Bapak/Ibu dosen ataupun Mahasiswa untuk mempublikasikan hasil kegiatan penelitian pada masyarakat di jurnal kami. Submit artikel dapat dilakukan online di
Articles 162 Documents
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN Rodiaminollah, Moh; Ali Fahmi, Moh; Mubayyinah, Mubayyinah; Nurul Qomariyah, Lu'lu'
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan konsumen terhadap pembelian barang utamanya produk makanan saat ini tidak hanya fokus pada soal rasa dan cita rasa saja, melainkan terhadap kualitas produk itu sendiri dan harga. Warung bebek goreng cabang purnama yang beralamatkan Jl. Wahid Hasyim juga memperhatikan tidak hanya pada soal rasa, melainkan kualitas produk dan harga. Saat ini persaingan bisnis di bidang makanan cukup kompetitif, utamanya di daerah lokal Kabupaten Sampang, sehingga hal tersebut yang berkaitan dengan kualitas dan harga harus benar-benar diperhatikan. Apabila produsen tidak memperhatikan kualitas dan harga, maka lambat laun konsumen akan pindah ke tempat lain untuk membeli produknya. Adapun hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan masukan kepada produsen khusunya agar kualitas produk dan harga betul-betuk diperhatikan. Penelitian ininjuga bisa memberikan sarana promosi kepada para konsumen terkait kualitas dan harga di warung bebek goreng cabang purnama sangatlah baik dan terjangkau.
TRADISI PERNIKAHAN SALEP TARJHA (STUDI KOMPARATIF PANDANGAN MASYARAKAT DAN TINJAUAN HUKUM ISLAM) Mufidatul A’yun, Wildaniyah
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan salep tarjha merupakan istilah yang dipakai untuk pernikahan dua orang bersaudara laki-laki dan perempuan secara silang untuk dinikahkan secara bersama dan sebuah istilah yang diberikan oleh benga seppo (sesepuh/nenek moyang) masyarakat Madura yaitu pernikahan silang antara dua orang bersaudara (sataretanan) putra-putri. Adapun pelaksanaan pernikahan salep tarjha adalah dua orang bersaudara (kakak-adik) yang dijodohkan/dinikahkan secara silang dengan dua orang bersaudara (kakak-adik) juga. Dalam hal ini digaris bawahi bahwa suatu pernikahan itu akan disebut sebagai pernikahan salep tarjha, apabila orang yang menikah tersebut adalah seorang laki-laki dan seorang perempuan saudara kandung yang kemudian dinikahkan secara silang dengan dua orang saudara kandung juga. Berdasarkan hal tersebut, maka ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini. Pertama, Bagaimana pelaksanaan pernikahan salep tarjha di Desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. kedua, Bagaimana persamaan pandangan masyarakat dan tinjauan hukum Islam tentang pernikahan salep tarjha. ketiga, Bagaimana perbedaan pandangan masyarakat dan tinjauan hukum Islam tentang pernikahan salep tarjha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-komparatif. Prosedur pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informannya adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi. Kemudian tahapan dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahapan pra lapangan, tahap lapangan dan tahap penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pelaksanaan pernikahan salep tarjha yaitu pernikahan dua orang bersaudara laki-laki dan perempuan yang dinikahkan secara silang dengan dua orang bersaudara laki-laki dan perempuan pula. Kedua, persamaan pandangan masyarakat dan tinjauan hukum Islam tentang pernikahan salep tarjha memiliki kesamaan respon baik dan positif. Ketiga, perbedaan pandangan masyarakat memiliki sebagian respon negatif yang disebutkan dalam istilah Madura ”jube’ settong jube’ kabbi” dan tinjauan hukum Islam memiliki dampak positif sebagaimana yang tertera dalam surat An-Nisa’ ayat 23 yaitu tentang perempuan-perempuan yang haram dinikahi.
RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN MELALUI MEDIASI KEKELUARGAAN Anam, Afdolul; Syarifah, Masykurotus
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian konflik melalui alternatif non litigasi merupakan mekanisme penyelesaian konflik di luar pengadilan dengan mempertimbangkan segala bentuk efisiensinya dengan tujuan menguntungkan bagi para pihak yang berkonflik. Dalam sistem hukum pidana dikenal dengan istilah keadilan restoratif yaitu Suatu pemulihan hubungan dan penebusan kesalahan yang ingin dilakukan oleh pelaku tindak pidana terhadap korban tindak pidana tersebut dengan upaya perdamaian di luar pengadilan dengan maksud dan tujuan agar permasalahan hukum yang timbul akibat terjadinya perbuatan pidana tersebut dapat diselesaikan dengan baik dengan tercapainya persetujuan dan kesepakatan diantara para pihak. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis sosiologis yaitu penelitian hukum yang menggunakan data sekunder sebagai data awal kemudian dilanjutkan dengan data primer yang dikaji sebagai variabel bebas atau sebab yang menimbulkan pengaruh dan akibat pada berbagai aspek kehidupan sosial. Dalam prosesnya mediasi kasus penganiyaan ini telah terjadi kesepakatan bersama antara para pihak maupun keluarga yang menjadi mediator untuk saling memaafkan dan ada ganti rugi materiil dan imateriil terhadap korban dengan konsep pembayaran di angsur selam 3 (tiga) bulan hal ini disanggupi oleh pelaku sebagai bentuk tanggung terhadap apa yang telah dilakukan terhadap korban. Selanjutnya pihak korban berkomitmen untuk tidak melakukan proses hukum lebih lanjut kasus tersebut.
IMPLEMENTASI MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT MAHASISWA BERWIRAUSAHA Hadi, Nasrul
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, peran kewirausahaan menjadi krusial dalam membentuk individu yang mampu beradaptasi dan berinovasi. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menyediakan ilmu pengetahuan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan kewirausahaan yang diperlukan di dunia nyata. Kecilnya minat berwirausaha dikalangan mahasiswa secara umum dan dikalangan lulusan secara khususnya dikarenakan beberapa factor salah satunya mereka hanya memiliki orientasi sebagai job seeker tidak sebagai job maker yang kita sebut seorang wirausaha. Hal ini akan lebih mengurangi tingkat pengangguran terdidik di Indonesia. Kewirausahaan dalam istilah lain disebut Enterpreneurship merupakan suatu kegiatan atau usaha yang dijalankan perorangan atau kelompok dengan suatu prinsip tertentu untuk memperoleh nilai ekonomis yang lebih tinggi dan juga bersaing. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Metode diskriptif kualitatif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan subjek atau objek penelitian. Dalam hal ini penulis sekaligus pengampu mata kuliah kewirausahaan menjadikannya ladang praktek nyata dan memasukkan praktek berwirausaha sebagai tugas terstruktur secara mandiri dalam mata kuliah ini. Dimana mahasiswa secara berkelompok ditugaskan membuat suatu produk baik berupa produk barang, makanan ataupun jasa. Adapun kelompok satu dengan nama kelompok “Afiliator komuditi” dengan produk minuman “Puding Sedot”. Sedangkan kelompok dua dengan nama kelompok “Investor” membuat produk makanan berbahan baku ketela pohon dengan nama produk “Incassava”. Melalui implementasi mata kuliah kewirausahaan yang terintegrasi dengan konteks ekonomi syariah, Program Studi Ekonomi Syariah di IAI Nazhatut Thullab Sampang memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa.
ANALISIS PERBEDAAN MOTIVASI DAN ETOS KERJA PEDAGANG RANTAU MADURA DAN PEDAGANG PRIBUMI Faqih, Faqih; Nurul Hasanah, Shafaratin; Hasanah, Uswatun; Zamroni, Thoif
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Banyaknya etnis dan suku bangsa yang ada di Indonesia tentunya membawa pengaruh besar pada keanekaragamaan kegiatan ekonomi, sosial, maupun budaya. Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua fokus penelitian yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, bagaimana perbandingan motivasi dan etos kerja antara pedagang rantau madura dengan pedagang pribumi di Desa Nyeloh, Kec. Kedungdung Kab. Sampang. kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan etos kerja pedagang rantau madura dan pedagang pribumi di desa nyeloh kecamatan kedungdung kabupaten sampang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Adapun sumber data yang diperoleh yaitu melalui wawancara, observasi dokumentasi dan studi literatur. Informannya adalah penduduk atau masyarakat nyeloh, penduduk rantau dan penduduk pribumi. Adapun Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi kerja yang tinggi pada pedagang rantau. Mayoritas informan menunjukkan motivasi tinggi dalam semua aspek yang diukur. Etos kerja yang baik, seperti saling berbuat baik dan bekerja sama, berdampak positif pada lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Lingkungan kerja yang positif juga meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara pedagang dan mengurangi konflik. Juga tingkat motivasi kerja yang tinggi pada masyarakat pribumi, namun keterbatasan mereka yaitu sedikitnya penduduk, tidak ada lapangan pekerjaan sehingga motivasi dan etos kerja mereka kurang maksimal. Motivasi dan etos kerja Masyarakat nyeloh Perantau atau pribumi terbentuk atas faktor agama, budaya, kondisi geografis dan lingkungan, sosial politik serta pendidikan yang mengutamakan bekerja sebagai ibadah atau kewajiban yang harus dipenuhi dengan mengutamakan budaya malu dan didorong oleh status sosial dan keadaan lingkungan. Selain itu terbentuk atas faktor keberlangsungan hidup yang dipengaruhi oleh adanya pemenuhan kebutuhan hidup.
MENINJAU DISTRIBUSI KEADILAN ANTARA ZAKAT DAN PAJAK Kalimah , Siti; Khayati , Ismatul
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Islam berpandangan bahwa distribusi memiliki arti yang dalam, hak kepemilikan unsur-unsur produksi dan sumber kekayaan menjadi penting dalam aktivitasya. Zakat dan pajak merupakan suatu instrumen pendapatan yang dapat dikelola negara untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat. Pentingnya sistem pengelolaan distribusi yang berkeadilan sangat menentukan pola pemberdayaan dan upaya untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat yang menjadi pokok permasalahan dalam suatu negara. Zakat sebagai bentuk tuntutan dalam Islam didistribusikan pada 8 golongan (ashnaf), sedangkan pajak sebagai instrumen fiskal negara yang dipergunakan untuk penyediaan fasilitas dan pelayanan publik yang memadai. Distribusi yang menggunakan konsep keadilan akan mampu mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat, karena keadilan tidak dilihat dari segi persamaan jumlah yang diberikan, namun sesuai dengan porsi dan kebutuhan para penerimanya.
PENGARUH GAYA HIDUP DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN Mahmudi, Mahmudi; Suyyinah, Suyyinah; Sofiya, Sofiya; Faruq, Umar
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/iqtisodina.v6i2.7319

Abstract

Kosmetik merupakan media yang digunakan wanita untuk berpenampilan cantik mewah, modern dan modis. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi didalam keputusan membeli kosmetik adalah gaya hidup, harga, kualitas, produk. Keputusan pembelian merupakan prilaku atau tindakan seorang konsumen didalam membeli produk. Jenis rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Instrument pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi dan kuesioner (angket). Hasil dari uji parsial antara variabel X2 (Gaya Hidup), memiliki nilai positif dan signifikasi terhadap keputusan Pembelian Kosmetik. Sedangkan Variabel harga memiliki nilai negatif dan tidak signifikasi terhadap keputusan pembelian kosmetik. Hasil dari uji simultan antara variabel X1 (Harga Kosmetik) dan X2 (Gaya Hidup), memiliki nilai positif dan signifikasi terhadap keputusan Pembelian Kosmetik. pengaruh X2 tehadap Y adalah sebesar 15,623 dan nilai F hitung adalah 15,625 > 0,05 dan nilai F hitung 15,623 > F tabel 3,13. Yang artinya secara bersamaan Variabel Independen mempengaruhi Variabel Dependen. Dari semua hasil uji yang di kelolah melalui SPSS 22, dapat disimpulkan bahwa dari kedua variabel Independen dan Dependen saling huhungan karena dari hasil uji t parsial dan uji f simultan yang dilakukan, Variabel X1 dan X2 Memberikan nilai yang berbeda diantara kedua variabel tersebut.
FENOMENA PERNIKAHAN USIA MUDA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Hikmah , Maziyyatul; Anggraini , Eka Novita
IQTISODINA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/iqtisodina.v5i2.7426

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui fenomena pernikahan usia muda di masyarakat Watuagung dalam perspektif hukum Islam, faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat melakukan pernikahan usia muda dan dampak yang dirasakan pasangan yang melakukan penikahan usia muda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Sumber data adalah sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pelaku pernikahan usia muda, data sekunder dari buku dan sumber lainnya. Sedangkan tehnik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan diantaranta kebiasaan masyarakat desa Watuagung yang banyak melakukan pernikahan usia muda yang dilakukan secara sirri (tidak terdaftar di KUA) dengan alas an proses yang terlalu berbelit-belit dan biaya yang dikeluarkan dianggap terlalu mahal (Rp 500.000). faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan pernikahan usia muda adalah faktor tradisi, pendidikan, perjodohan, dan faktor ekonomi. Dampak yang terjadi bagi pasangan yang menikah usia muda ialah sering terjadi pertengkaran walaupun tidak sampai bercerai, hamil usia muda, banyak anak dan kurangnya tanggung jawab dari pihak suami.
PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON PENGANTIN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Velayati, Naili; Ulur Ridho, Muhammad
IQTISODINA Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/iqtisodina.v5i1.7427

Abstract

Perkawinan merupakan suatu akad antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan sebagai suami istri, dengan melalui akad ini memungkinkan terjadinya hubungan intim, dan dimaksudkan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan manusia di muka bumi. Pasangan yang menikah pasti menginginkan keluarga yang dibangunnya menjadi keluarga harmonis. Untuk membangun keharmonisan dalam keluarga sebelum menikah, calon pengantin perlu melakukan persiapan. Salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah pemeriksaan kesehatan pranikah. Pemeriksaan kesehatan calon pengantin kemudian menjadi salah satu prasyarat bagi calon pasangan suami istri yang akan menikah dan menjadi upaya untuk mengetahui kesehatan calon pengantin. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui seberapa penting tes kesehatan bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Manyar dan perspektif hukum Islam tentang pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang akan menggambarkan beberapa data yang diperoleh, baik dengan cara wawancara, observasi ataupun dokumentasi, yang kemudian akan melalui proses klasifikasi dan kemudian dianalisis.
PERNIKAHAN SESAMA ANAK TIRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Andriani, Alvinah Vivian; Faizah, Nur
IQTISODINA Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/iqtisodina.v6i2.7428

Abstract

Dalam masyarakat Desa Raci Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik terdapat suatu pernikahan sesama saudara tiri. Perknikahan ini dilakukan oleh calon mempelai pria dan wanita yang merupakan sama-sama berkedudukan sebagai saudara tiri. Tujuan penelitian ini yang pertama adalah Untuk mengetahui hukum keabsahan pernikahan sesama anak tiri di KUA Kecamatan Sidayu Gresik dan Untuk mengetahui Upaya pihak KUA Kecamatan Sidayu Gresik dalam memberikan solusi atas fenomena tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian tersebut adalah bahwa pernikahan antar anak tiri ini hukum nya adalah sah dan boleh karena alasan saudara tiri ini bukan saudara kandung (persususan) dan upaya yang dilakukan oleh lembaga terkait yaitu tetap dilakukan sesuai prosedur pada pernikahan pada umumnya.

Page 10 of 17 | Total Record : 162