cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung C - Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 26560615     DOI : -
Core Subject : Education,
Konferensi ini diadakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mewadai ide-ide baru dalam bidang Penelitian Matematika.
Articles 373 Documents
Analisis Cluster terhadap Data Imunisasi Polio di Indonesia Tahun 2016 menggunakan Metode Self Organizing Maps (SOMs) Kashi, Rahma Yuliati; Sulhaerati, S; Maulina, Gina; Septian, Yayan Dwi; Alfassa, Achmad Isya; Widodo, Edy
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.245 KB)

Abstract

Prevalensi imunisasi pada anak secara global pada tahun 2012 ialah DPT sebesar 83%, Polio sebesar 84%, Campak sebesar 84%, Hepatitis B sebesar 79%, dan BCG sebesar >80%. Walaupun secara nasional target cakupan imunisasi polio telah mencapai target, namun masih terdapat beberapa provinsi yang cakupanya di bawah 80% . Pengelompokan provinsi secara tepat dengan mengacu pada cakupan target imunisasi Polio dapat membantu pemerintah dalam hal pemerataan pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi – provini di Indonesia berdasarkan karakteristik data imunisasi polio.Untuk menjawab persoalan tersebut maka digunakan analisis clustering untuk mengelompokan provinsi berdasarkan cakupan target imunisasi yang sama menggunakan metode Self Organizing Map (SOM). Dari hasil analisis clustering menggunakan metode SOM diperoleh hasil pengelompokkan provinsi ke dalam 5 kelompok.
Kendali Optimal pada Penentuan Interval Waktu dan Dosis Optimal pada Penyakit Malaria Affandi, Pardi; Faisal, F; Salam, Nur
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1844.554 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas terbentuknya model penyebaran malaria mengikuti model SIR yang terdiri dari tiga kompartemen kelompok susceptible (rentan), kelompok infected (terinfeksi) dan kelompok recovered (sembuh). Terlebih dahulu dibentuk model persamaan diferensialnya. Dari model ditentukan titik kestabilan dari sistem sehingga diperoleh titik endemik dan titik ekuilibrium bebas penyakit. Langkah selanjutnya menggunakan Kendali optimal berupa pengaruh dosis obat pada model yang terbentuk dengan melibatkan Hamiltonian dan maksimum Pontryagin, selanjutnya dari model dilakukan simulasi untuk dapat mengetahui pengaruh kontrol obat untuk menentukan interval waktu optimum, dan dosis optimal pada model penyebaran malaria yang terbentuk.
Pemilihan Model Regresi Terbaik dalam Kasus Pengaruh Premi, Klaim, Hasil Investasi dan Hasil Underwriting terhadap Laba Asuransi Jiwa (Studi Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero)) Fariha, Naela Faza; Subekti, Retno
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1537.78 KB)

Abstract

Secara umum, laba dari suatu perusahaan asuransi jiwa dipengaruhi oleh nilai premi, klaim, hasil investasi serta hasil underwriting. Variabel-variabel tersebut mempunyai besar pengaruh yang berbeda terhadap laba. Untuk melihat pengaruh masing-masing variabel tersebut terhadap laba perusahaan, dapat dimodelkan dengan analisis regresi. Pada analisis hubungan antara premi, klaim, hasil investasi dan hasil underwriting terhadap laba PT Asuransi Jiwasraya, terdapat asumsi multikolinearitas yang tidak dapat terpenuhi, artinya terdapat hubungan (korelasi) yang tinggiantar variabel bebasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut, memilih model terbaik untuk kasus pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) serta malihat variabel manakah yang paling mempengaruhi laba. Beberapa metode yang digunakan adalah Backward Selection, Forward Selection, Stepwise Regression dan Partial Least Square (PLS). Untuk memilih metode manakah yang menghasilkan model terbaik, dilakukan perbandingan nilai koefisien determinasi (R2). Semakin tinggi nilai R2, semakin baik model regresi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik diperoleh dengan metode forward selection dan stepwise regression dengan nilai R2 sebesar 99%.
Peramalan Jumlah Produksi Tanaman Jagung di Kabupaten Grobogan Dengan Model Arima Box-Jenkins menggunakan Program R Nurmawati, Widya Putri; Subekti, Retno
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1640.241 KB)

Abstract

Swasembada jagung merupakan salah satu Rencana Strategi (Renstra) Kementrian Pertanian tahun 2015-2019. Upaya Kementrian Pertanian untuk mencapai swasembada jagung yaitu menargetkan produksi jagung pada tahun 2017 mencapai 25 juta ton. Untuk mengetahui kontribusi Kabupaten Grobogan dalam rencana swasembada tersebut maka penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hasil peramalan produksi tanaman jagung di Kabupaten Grobogan pada tahun 2016 sampai dengan 2017 menggunakan ARIMA(Autoregressive Intregrated Moving Average) dengan bantuan Program R. Langkah-langkah peramalan menggunakan ARIMA yaitu melakukan identifikasi model, mengestimasi parameter dalam model, melakukan diagnosis model, dan melakukan peramalan menggunakan model terpilih. Kriteria pemilihan model terbaik yaitu menggunakan prinsip parsimony dan AIC (Akaike’s Information Criterion) dengan nilai yang minimal. Data yang digunakan berdasarkan data produksi jagung di Kabupaten Grobogan sebanyak 51 data runtun waktu dari tahun 1999-2015 yang terbagi dalam 3 subround. Berdasarkan prinsip parsimony terpilih Model ARIMA(2,1,0) dengan prediksi tertinggi terjadi pada subround Itahun 2016 yaitu sekitar 285.065 ton dan prediksi terendah pada subround III tahun 2016 yaitu sekitar 169.933,7 ton. Peramalan swasembada jagung Kabupaten Grobogan pada tahun 2017 yaitu 713.719 ton, sehingga prediksi ini mengalami kenaikan sebesar 1,82% dari tahun 2015. Sedangkan pada tahun 2017 diprediksikan Kabupaten Grobogan berkontribusi sekitar 2,85% dalam swasembada jagung nasional.
Analisis Survival untuk Mengestimasi Tingkat Ketahanan Hidup Balita Penderita Pneumonia Abdullah, Ahmad Husain; Adawiyah, Rabiatul; Huda, Tri Atmaja; Nazar, Reny Roswita; Khusna, Zulfa Aulia; Sidiq, Muhammad Hasan
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1443.302 KB)

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab 15% kematian balita, yaitu diperkirakan sekitar 922.000 balita di tahun 2015. Gejala penyakit Pneumonia yaitu menggigil, demam, sakit kepala, batuk, mengeluarkan dahak, dan sesak napas. Faktor risiko ini seharusnya diperhatikan secara serius agar berdampak signifikan pada penurunan angka kematian balita. Oleh karena itu dilakukan analisis pada data primer pasien pneumonia. Hal ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang mempengaruhi ketahanan hidup penderita. Analisis yang digunakan adalah analisis survival. Penelitian ini menggunakan data rekam medis salah satu Rumah Sakit di D.I Yogyakarta. Data yang didapatkan sebanyak 180 pasien. Kemudian direduksi menjadi 60 pasien balita. Berdasarkan analisis deskriptif terdapat 56 pasien yang mengalami event (membaik) dan sisanya tersensor kanan (event meninggal). Variable prediktor yang digunakan yakni jenis kelamin, berat badan, gejala, dan usia. Berdasarkan perhitungan didapatkan hasil model regresi survival yang terbaik berdistribusiweibull yakni
Proporsionalitas Autokorelasi Spasial dengan Indeks Global (Indeks Moran) dan Indeks Lokal (Local Indicator of Spatial Association (LISA)) Saputro, Dewi Retno Sari; Widyaningsih, Purnami; Kurdi, Nughthoh Arfawi; Susanti, Ade
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1488.855 KB)

Abstract

Autokorelasi spasial merupakan teknik dalam analisis spasial untuk mengukur kemiripan nilai atribut dalam suatu ruang (jarak, waktu dan area). Jika terdapat pola sistematik dalam nilai atribut tersebut,maka terdapat autokorelasi spasial.Adanya autokorelasi spasial mengindikasikan bahwanilai atribut pada area tertentu terkait oleh nilai atribut tersebut pada area lain yang letaknya salingberdekatan (bertetangga). Ketetanggaan tersebut diharapkan dapat mencerminkan derajatketergantungan area (spasial) yang tinggi apabila dibandingkan dengan area lain yang letaknyaterpisah jauh.Autokorelasi spasial diukur melalui dua indeks yaitu indeks global dan indeks lokal. Indeks Moran adalah indeks global tertua yang membandingkan nilai atribut area dengan nilaiatribut area lainnya. Sementara, Local Indicator of Spatial Association (LISA)adalah indeks lokal yang dipergunakan untuk mengevaluasi kecenderungan adanya pola secara lokal dengan menunjukkan beberapa bentuk dari hubungan spasial. Indeks Moran cenderung mengabaikan pola lokal hubungan spasial sehingga LISA memberikan hubungan spasial pada setiap wilayah pengamatan. Keduanya, baik indeks global maupun lokal mempunyai nilai yang proporsional yaitu indeks Moran proporsional dengan jumlah nilai LISA melalui matriks pembobotan spasial (W) dengan taxonomic levels. Dalam artikel ini dibuktikan proporsionalitas tersebut yakni nilai indeks Moran proporsional dengan jumlah nilai LISA.
Pemodelan Derajat Kesehatan di Pulau Papua dengan menggunkan Structural Equation Modeling Partial Least Square Riyanti, Agustina
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1555.741 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang berperan penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas adalah kesehatan masyarakat. Perkembangan pembangunan kesehatan di Indonesia dilihat melalui Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM).IPKM merupakan indeks yeng menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan dan disparitas antar provinsi dan kabupaten/kota dalam pencapaian derajat kesehatan masyarakat. Dalam Penelitian ini diduga bahwa variabel kesehatan balita, kesehatan reproduksi, perilaku kesehatan, pelayanan kesehatan, dan kesehatan lingkungan berpengaruh pada derajat kesehatan masyarakat di Pulau Papua. Metode yang digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel-variabel laten tersebut adalah dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dua dari tiga indikator variabel pelayanan kesehatan merupakan indikator yang valid dan reliabel, tiga indikator dalam variabel pelayanan kesehatan memenuhi validitas dan reliabilitas, seluruh indikator pada variabel kesehatan lingkungan merupakan indikator yang valid dan reliabel, dua dari tiga indikator pada variabel genetik merupakan indikator yang valid dan reliabel, dan dua indikator dalam variabel derajat kesehatan memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil estimasi dengan bootstrap menunjukan bahwa variabel pelayanan kesehatan dan genetik yang berpengaruh signifikan terhadap derajat kesehatan di Pulau Papua.
Pengembangan Algoritma Genetika untuk Optimasi Rute Distribusi Bahan Pangan Utama Indonesia Fitriah, Zuraidah
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.599 KB)

Abstract

Pengembangan infrastruktur dan pusat kegiatan ekonomi Indonesia masih terpusat pada pulaupulau besar, khususnya Pulau Jawa. Sementara pulau-pulau kecil cenderung kurang diperhatikan, contohnya pulau-pulau di wilayah Indonesia bagian timur. Jarak pulau-pulau tersebut yang jauh dari pusat pemerintahan menyebabkan adanya kesenjangan kesejahteraan masyarakat, contohnya adalah pendistribusian bahan pokok. Aktivitas pendistribusian logistik di Indonesia, saat ini masih terkendala dengan masalah inefisiensi dan ketidakteraturan dalam sistem logistik. Ketidakefisienan sistem logistik di Indonesia membuat harga produk menjadi tinggi. Transportasi laut memiliki peran penting dalam penurunan biaya logistik tersebut, karena kemampuan angkut yang besar dan daya jelajah yang luas akan dapat menghasilkan efisiensi dari economic-of-scale jika sistem jaringan pelayaran maupun interkoneksi di pelabuhan dapat dioptimalkan kinerjanya. Masing-masing kapal juga memiliki kapasitas muatan yang berbeda-beda. Penelitian ini melakukan optimasi penjadwalan dan penentuan rute kapal yang dapat memenuhi seluruh permintaan di setiap wilayah pelabuhan tujuan dimana pengiriman dilakukan dari satu pelabuhan asal yaitu pelabuhan Tanjung Perak sebagai pusat distribusi bahan pangan. Optimasi dilakukan dengan mengaplikasikan Algoritma Genetika yang telah dimodifikasi dengan menambahkan proses terapi gen pada fungsi yang akan diminimumkan, dalam hal ini fungsi jarak tempuh. Hasil dari penelitian ini adalah suatu rute optimal pendistribusian bahan pangan dari pusat distribusi di Pulau jawa menuju wilayahwilayah lain dengan menggunakan beberapa kapasitas kapal yang berbeda. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan masukan kebijakan kepada pihak berwenang terkait proses distribusi bahan pangan.
Pengelompokkan Jumlah Kasus Tuberculosis Paru di Indonesia Menggunakan Cluster K Means Tahun 2016 Manthovani, Andi Nurhanna; Serdawati, Septi; Sari, Cindy Fatika; Widiawati, Ika Fitia; Putri, Zarmeila; Widodo, Edy
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1579.402 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran umum TB Paru, mengetahui pengelompokkan TB Paru dan karakteristik sebaran TB Paru menurut Persentase Jumlah Kasus, Persentase Penderita Sembuh, Persentase Jumlah Penduduk dan Provinsi di Indonesia tahun 2016. Alat yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cluster K-Means. Berdasarkan penelitian menggunakan software R diperoleh 4 kelompok yang mempunyai karakteristik mirip berdasarkan provinsi di Indonesia. Kelompok 1 mempunyai karakteristik provinsi-provinsi dengan persentase kesembuhan penderita TB paru terbanyak kedua, persentase jumlah kasus yang paling sedikit dan persentase yang paling banyak. Kemudian kelompok 2 mempunyai karakteristik provinsi-provinsi dengan persentase kesembuhanpenderita TB pparu terkecil kedu, persentase kasus yang lumayan banyak dan persentase jumlah penduduk yang lumayan sedikit. Selanjutnya kelompok 3 dengan karakteristik provinsi-provinsi dengan persentase kesembuhan penderita TB paru terbesar, persentase jumlah kasus yang kecil dan persentase jumlah penduduk yang banyak. Kemudiann kelompok terakhir provinsi-provinsi dengan persentase kesembuhan penderita TB paru terkecil, persentase jumlah kasus yang banyak dan persentase jumlah penduduk yang kecil yaitu dibawah 2%.
Menyelesaikan Soal Persamaan Diferensial Biasa (Tipe: A Special Transformation) dengan Prosedur yang Sistematis Wahyudi, W
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.781 KB)

Abstract

Persamaan diferensial adalah persamaan yang memuat suatu turunan lebih dari satu variabel terikat terhadap lebih dari satu variabel bebas. Terdapat dua persamaan diferensial yaitu persamaan diferensial biasa dan parsial. Persamaan diferensial biasa adalah persamaan diferensial yang memuat turunan lebih dari satu variabel terikat dan satu variabel bebas, sedangkan persamaan diferensial parsial adalah persamaan diferensial yang memuat turunan lebih dari satu variabel terikat dan lebih dari satu variabel bebas. Dalam penelitian ini soal persamaan diferensial biasa yang akan digunakan adalah termasuk dalam persamaan transformasi khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prosedur penyelesaian persamaan tersebut secara sistematis.