cover
Contact Name
Ismai Koto
Contact Email
eduyustisia@umsu.ac.id
Phone
+6281262102097
Journal Mail Official
ismailkoto@umsu.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/ey/pages/view/Editorialteam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EduYustisia Jurnal Edukasi Hukum
ISSN : 29637082     EISSN : 29637082     DOI : -
Core Subject : Social,
EduYustisia adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Sumatera Utara, Indonesia yang memuat artikel-artikel tentang penelitian ilmiah bidang Ilmu Hukum, memuat hasil penelitian ilmiah dan ulasan tentang disiplin ilmu yang dipilih dalam beberapa cabang studi hukum (hukum perdata, hukum Pidana, hukum acara perdata, hukum acara pidana, hukum dagang, hukum tata negara, hukum internasional, hukum tata usaha negara, hukum adat, hukum islam, hukum agraria, hukum lingkungan).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2024): Juni-September" : 6 Documents clear
Tinjauan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Usaha Jasa Titip Luar Negeri Yang Diduga Sebagai Bentuk Tindak Pidana Penggelapan Barang Impor Simanjuntak, Nuraini; Faisal, Faisal
EduYustisia Vol 3, No 1 (2024): Juni-September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena jasa titipan (jastip) berkembang seiring perkembangan teknologi yang ada dan didukung oleh keinginan memiliki suatu barang yang memiliki nilai ekonomi maupun prestise yang tinggi di masyarakat. Jastip sudah marak sejak Tahun 2017, puncaknya pada Tahun 2019 semakin marak karena dirasa sudah mengganggu produk dalam negeri terlebih menghindari dari ketentuan pajak yang ada. Karena bagi pihak yang pandai melihat peluang, jastip dijadikan kesempatan berusaha bahkan menjadi profesi yang didukung. Adapun masalah yang di angkat dalam penelitian ini yaitu, pengaturan hukum tentang usaha jasa titip luar negeri, faktor penyebab terjadinya penggelapan barang impor oleh pelaku usaha jasa titip luar negeri, dan pertanggungjawaban pelaku usaha yang melakukan penggelapan barang Impor. Pengaturan hukum tentang usaha jasa titip luar negeri yaitu, kedudukan hukum pelaku usaha jasa titip mengikuti aturan bea masuk terhadap barang yang dibawa dari luar negeri untuk di perjual belikan di Indonesia. Aturan tersebut mengacu pada Undang-undang Undang-undang No. 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. ketentuan pembebasan bea masuk FOB USD 500.00 (lima ratus United States Dollar) tersebut yang seharusnya dipakai dan digunakan untuk barang milik penumpang untuk keperluan pribadi (personal use) justru dimanfaatkan oleh pelaku usaha jasa titip untuk membawa barang titipan dari konsumen yang telah memesan barang impor melaluinya, sehingga kegiatan yang dilakukan oleh pelaku usaha jasa titip ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran dibidang kepabeanan.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Yang Membujuk Anak Melakukan Persetubuhan Secara Berlanjut Hidayat, Muhammad Wahyudi; Simatupang, Nursariani
EduYustisia Vol 3, No 1 (2024): Juni-September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan karunia dan amanah Allah SWT yang harus senantiasa dijaga dan dilindungi karena dalam diri anak melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Oleh karena itu kita harus bersikap responsif dan progresif dalam menata aturan yang berlaku berkait anak untuk menjaga anak terjauh dari perbuatan pidana, namun pada kenyataannya tidak terjaminnya kelangsungan eksistensi anak dikarenakan masih maraknya kasus-kasus yang melibatkan anak, khususnya kasus persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh orang yang lebih dewasa. Perlindungan terhadap anak, merupakan hak asasi yang harus diperoleh anak. Sehubungan dengan hal ini, pasal 27 ayat (1) UUD 1945, menentukan bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
Analisis Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Peralatan Base Transceiver Station Pemancar Signal Tower Harahap, Igor Ivannov; Nadirah, Ida
EduYustisia Vol 3, No 1 (2024): Juni-September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The crime of theft of tower signal transmitter base transceiver station equipment is a crime of theft in which the object stolen is equipment for transmitting signals for cellphones, wifi, and electronic devices that use other signals. In Article 362 of the Criminal Code, theft is anyone who Anyone who takes something, which wholly or partly belongs to another person, with the intention of possessing it unlawfully, is threatened with theft, with a maximum imprisonment of five years or a maximum fine of nine hundred million rupiah. In this article it is regulated to ensnare perpetrators of criminal acts of theft. The research method used is normative juridical research, namely legal research carried out by examining library materials or secondary data. Criminal law enforcement is part of criminal policy as one of the overall crime prevention policies. Indeed, criminal law enforcement is not the only thing that can be a hope for being able to resolve or deal with crime completely, but its presence is highly expected in Indonesia which is based on law. to enforce criminal law in Indonesia. Law enforcement is aimed at increasing order and legal certainty in social life. This is done to regulate the functions, duties and authority of institutions that have the task of enforcing the law
PENGARUH MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERILAKU DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 SD MUHAMMADIYAH 37 TANJUNG SELAMAT Zakira, Salwa
EduYustisia Vol 3, No 1 (2024): Juni-September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah sebagai berikut (1) untuk mengetahui pengaruh Media Sosial Tiktok terhadap perilaku dan hasil belajar siswa di kelas 5 SD Muhammadiyah 37 Tanjung Selamat, (2) untuk menganalisis penggunaan Media Sosial Tiktok terhadap siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 37 Tanjung Selamat, (3) Pendekatan penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan jenis penelitian kuisioner, dan wawancara di sekolah tersebut. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 57 siswa yang terdiri dari 22 laki-laki dan 35 perempuan. Dengan sampel 36 peserta didik dari dua kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Tiktok terhadap perilaku dan hasil belajar siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 37 Tanjung Selamat yaitu : (1) perilaku belajar siswa dalam proses belajar di kurang konsentrasi dalam belajar karena disambil dengan bermain Tiktok. (2) Perilaku belajar siswa dalam menyelesaikan tugas sekolah dirumah, siswa menjadi sering menunda nunda waktu untuk menyelesaikan tugas di rumah. Sehingga banyak tugas bertumpuk baru di kerjakan. (3) Perilaku siswa dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian, siswa akan mengatur jadwalnya untuk belajar dan bermain Tiktok. (4) Dampak positif dan negative Tiktok, diantara dampak positif aplikasi Tiktok dapat membuat siswa mencari informasi dan membantu siswa untuk mencari referensi tentang Pelajaran karena konten edukasi, diantara dampak negative nya adalah dapat membuat siswa malas belajar, kurang konsentrasi dalam belajar, menundanunda waktu untuk belajar, membuat jadwal tidur menjadi tidak teratur, memicu untuk berbicara dengan berbahasa kasar dan menjadi lupa waktu ketika sudah terlalu asik menggunakan aplikasi Tiktok
Pembuktian Penyelesaian Sengketa Sertifikat Tanah Pada Pengadilan Tata Usaha Negara Medan Suri, Dwi Atika; Ramadhani, Rahmat
EduYustisia Vol 3, No 1 (2024): Juni-September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Land is one of the most important aspects of human life. Soil has broad functions for humans. Starting from human life originating from the soil, growing and developing and carrying out activities on the soil to humans being buried in the soil in order to fulfill their promise to the creator. The benefits of land for humans are so great that human life cannot be separated from the role and function of land rights. The research method used is normative juridical research, namely legal research carried out by examining library materials or secondary data. Basically, all types of agrarian conflicts arise as a result of gaps related to agrarian resources, especially gaps in land control, allocation, perceptions and conceptions, as well as conflicting or overlapping laws and policies. One of the most important things that a judge must do in examining state administrative disputes is proof. In state administrative courts, the model of proof is formal truth referring to the object of the dispute, namely the official's decision which is detrimental to the parties, and paying attention to material truth, namely photographing and paying attention to the process of occurrence, or the emergence of the object of the state administrative lawsuit.
Penerapan Hukum Pidana Materil Terhadap Tindak Pidana Kelalaian Dalam Berlalu Lintas Yang Menyebabkan Kematian Sitepu, Riswandi Sp; Astuti, Mirsa
EduYustisia Vol 3, No 1 (2024): Juni-September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unsur terpenting dalam kelalaian adalah pelaku mempunyai kesadaran atau pengetahuan yang mana pelaku seharusnya dapat membayangkan akan adanya akibat yang ditimbulkan dari perbuatannya, atau dengan kata lain bahwa pelaku dapat menduga bahwa akibat dari perbuatannya itu akan menimbulkan suatu akibat yang dapat dihukum dan dilarang oleh undang-undang. Kaitannya dengan kecelakaan lalu lintas adalah dalam hal pengemudi kendaraan bermotor lalai dalam menjaga keselamatan dirinya dan orang lain. Mengenai unsur kesengajaan yang dapat diterapkan dalam pemidanaan kecelakaan lalu lintas dan unsur pemidanaan yang dapat diterapkan dalam kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian terhadap unsur kesengajaan. Salah satu contoh kasus adanya delik kelalaian dalam kasus kecelakaan lalu lintas

Page 1 of 1 | Total Record : 6