cover
Contact Name
Chici Riansih
Contact Email
chichi.riansih@permataindonesia.ac.id
Phone
+6285345908685
Journal Mail Official
lppm@permataindonesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Utara No. 22 C, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Permata Indonesia
ISSN : 20869185     EISSN : 2985976X     DOI : https://doi.org/10.59737/jpi
Core Subject : Health,
Jurnal Permata Indonesia : Jurnal Ilmiah kesehatan merupakan open access and peer-reviewed journal yang memuat artikel penelitian di bidang kesehatan (Kebidanan, Farmasi, Administrasi Rumah Sakit, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan Teknologi Kesehatan). Jurnal Permata Indonesia : Jurnal Ilmiah Kesehatan diterbitkan oleh Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta dengan Frekuensi terbit dua kali dalam setahun (Mei dan November)
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol.8 No.1 Mei 2017" : 11 Documents clear
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPING DI KLINIK RAWAT INAP PKU MUHAMMADIYAH PAKEM Khoerul Farida; Tuti Susilowati
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.537 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.36

Abstract

Pentingnya pembuatan sistem informasi pendaftaran di Klinik Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pakem karena di Klinik tersebut belum menggunakan sistem informasi pendaftaran. Pendaftaran pasien dilakukan secara manual dengan menggunakan aplikasi Microsoft excel dan sering terjadi duplikasi data, kehilangan data serta kurang efektif. Permenkes RI No. 028/Menkes/PER/I/2011 klinik merupakan fasilitas pelayanan kesahatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan, yang menyediakan pelayanan medis dasar dan spesialistik, diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenaga kesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga medis. Tujuannya Merancang sistem informasi pendaftaran pasien rawat jalan menggunakan metode prototyping di Klinik Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pakem yang bertujuan untuk membantu petugas dalam menginput data pasien dan mengatasi terjadinya duplikasi nomor rekam medis. Metode Penelitian ini menggunakan metode developmental system dengan pendakatan kualitatif. Hasil dari analisis kebutuhan user, peneliti mulai merancang data flow diagram (DFD), kamus data, basis data, entity relationship diagram (ERD) dan membuat prototyping serta output yang dihasilkan adalah laporan. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi pendaftaran pasien rawat jalan yang sederhana berbasis web application.
KARAKTERISTIK IBU BEKERJA YANG BERHASIL MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN 1 BANTUL YOGYAKARTA Elvika Fit Ari Shanty; Ika Wulandari
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.869 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.37

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan dapat mencegah kematian 1,3 juta anak berusia di bawah lima tahun. Salah satu kendala ibu dalam pemberian ASI Eksklusif adalah ibu bekerja. Hasil studi pendahuluan di Banguntapan 1 untuk cakupan pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja lebih banyak dibandingkan ibu yang tidak bekerja. Ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif sebanyak 122 ibu, karena sebelum habis masa cuti sudah stok ASI dan menyempatkan untuk memompaASI saat bekerja, sedangkan ibu tidak bekerja lebih sedikit dalam memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 36 ibu dikarenakan bayi cenderung rewel sehingga ibu memilih susu formula dan MPASI dini sebab ibu menganggap ASI tidak cukup. Tujuan Penelitian : Diketahuinya karakteristik ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayi. Metode Penelitian : Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 31 responden dengan distribusi frekuensi yang diambil menggunakan data primer dan angket. Hasil : Sebagian besar ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayi di Puskesmas Banguntapan 1 Bantul Yogyakarta berusia 21-35 tahun sebanyak 26 orang (83,9%), tingkat pendidikan menengah (SMA & SMK) sebanyak 18 orang (58,1%), status pekerjaan sebagai karyawan swasta sebanyak 15 orang (48,4%), dan paritas primipara sebanyak 18 orang (58,1%). Ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayi di Puskesmas Banguntapan 1 Bantul Yogyakarta yaitu berusia 21- 35 tahun, (SMA & SMK), karyawan swasta, dan primipara.
STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU MELATI DESA SENDANGADI MLATI SLEMAN YOGYAKARTA Endah Puji Astuti
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.909 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.38

Abstract

Latar Belakang : Gizi merupakan faktor determinan utama yang berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia. Masalah gizi memiliki dimensi luas, tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga masalah sosial, ekonomi, budaya, pola asuh, pendidikan, dan lingkungan. Anak-anak berusia kurang dari lima tahun adalah kelompok rentan untuk masalah gizi dan kesehatan. Gangguan gizi yang terjadi pada periode ini bersifat permanen, tidak dapat dipulihkan walaupun kebutuhan gizi pada masa selanjutnya terpenuhi. Balita di Kabupaten Sleman pada tahun 2014, dari total 3,731 balita mengalami gizi buruk sebanyak (0,30%), kurang (3,60%), baik (94,40%) dan gizi lebih (1,74%). Tujuan : Mengetahui gambaran status gizi balita di Posyandu Melati Padukuhan Karanggeneng dan Mulungan Kulon Desa Sendangadi Mlati Sleman Yogyakarta. Metode :Jenis penelitian deskriptif. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 50 ibu balita. Instrument penelitian adalah kuesioner dan timbangan di uji validitas dan reliabilitas. Analisis univariat dengan persentase. Hasil : Balita di Posyandu Melati terbanyak memiliki status gizi baik (74%), kurang (18%), lebih (4%) dan buruk (4%). Karakteristik umur terbanyak 20-35 tahun (82%), pendidikan SMU/sederajatnya 54%, ibu tidak bekerja (54%) dan pengetahuan baik (80%). Kesimpulan : Status gizi balita sebagian besar baik (74%).
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPING DI KLINIK RAWAT INAP PKU MUHAMMADIYAH PAKEM Tuti Susilowati; Khoerul Farida
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.537 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.115

Abstract

Pentingnya pembuatan sistem informasi pendaftaran di Klinik Rawat Inap PKUMuhammadiyah Pakem karena di Klinik tersebut belum menggunakan sistem informasipendaftaran. Pendaftaran pasien dilakukan secara manual dengan menggunakan aplikasiMicrosoft excel dan sering terjadi duplikasi data, kehilangan data serta kurang efektif.Permenkes RI No. 028/Menkes/PER/I/2011 klinik merupakan fasilitas pelayanankesahatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan, yang menyediakanpelayanan medis dasar dan spesialistik, diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenagakesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga medis. Tujuannya Merancang sisteminformasi pendaftaran pasien rawat jalan menggunakan metode prototyping di KlinikRawat Inap PKU Muhammadiyah Pakem yang bertujuan untuk membantu petugas dalammenginput data pasien dan mengatasi terjadinya duplikasi nomor rekam medis. MetodePenelitian ini menggunakan metode developmental system dengan pendakatan kualitatif.Hasil dari analisis kebutuhan user, peneliti mulai merancang data flow diagram (DFD),kamus data, basis data, entity relationship diagram (ERD) dan membuat prototyping sertaoutput yang dihasilkan adalah laporan. Penelitian ini menghasilkan sistem informasipendaftaran pasien rawat jalan yang sederhana berbasis web application.
KARAKTERISTIK IBU BEKERJA YANG BERHASIL MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN 1 BANTUL YOGYAKARTA Elvika Fit Ari Shanty; Ika Wulandari
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.869 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.116

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan dapat mencegah kematian 1,3 juta anak berusia di bawah lima tahun. Salah satu kendala ibu dalam pemberian ASI Eksklusif adalah ibu bekerja. Hasil studi pendahuluan di Banguntapan 1 untuk cakupan pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja lebih banyak dibandingkan ibu yang tidak bekerja. Ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif sebanyak 122 ibu, karena sebelum habis masa cuti sudah stok ASI dan menyempatkan untuk memompa ASI saat bekerja, sedangkan ibu tidak bekerja lebih sedikit dalam memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 36 ibu dikarenakan bayi cenderung rewel sehingga ibu memilih susu formula dan MPASI dini sebab ibu menganggap ASI tidak cukup. Tujuan Penelitian : Diketahuinya karakteristik ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayi. Metode Penelitian : Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 31 responden dengan distribusi frekuensi yang diambil menggunakan data primer dan angket. Hasil : Sebagian besaribu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayi di Puskesmas Banguntapan 1 Bantul Yogyakarta berusia 21-35 tahun sebanyak 26 orang (83,9%), tingkat pendidikan menengah (SMA & SMK) sebanyak 18 orang (58,1%), status pekerjaan sebagai karyawan swasta sebanyak 15 orang (48,4%), dan paritas primipara sebanyak 18 orang (58,1%). Ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI Eksklusif pada bayi di Puskesmas Banguntapan 1 Bantul Yogyakarta yaitu berusia 21-35 tahun, (SMA & SMK), karyawan swasta, dan primipara.
STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU MELATI DESA SENDANGADI MLATI SLEMAN YOGYAKARTA Endah Puji Astuti
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.909 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.117

Abstract

Latar Belakang : Gizi merupakan faktor determinan utama yang berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia. Masalah gizi memiliki dimensi luas, tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga masalah sosial, ekonomi, budaya, pola asuh, pendidikan, dan lingkungan. Anak-anak berusia kurang dari lima tahun adalah kelompok rentan untuk masalah gizi dan kesehatan. Gangguan gizi yang terjadi pada periode ini bersifat permanen, tidak dapat dipulihkan walaupun kebutuhan gizi pada masa selanjutnya terpenuhi. Balita di Kabupaten Sleman pada tahun 2014, dari total 3,731 balita mengalami gizi buruk sebanyak (0,30%), kurang (3,60%), baik (94,40%) dan gizi lebih (1,74%). Tujuan : Mengetahui gambaran status gizi balita di PosyanduMelati Padukuhan Karanggeneng dan Mulungan Kulon Desa Sendangadi Mlati Sleman Yogyakarta. Metode :Jenis penelitian deskriptif. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 50 ibu balita. Instrument penelitian adalah kuesioner dantimbangan di uji validitas dan reliabilitas. Analisis univariat dengan persentase. Hasil : Balita di Posyandu Melati terbanyak memiliki status gizi baik (74%), kurang (18%), lebih (4%) dan buruk (4%). Karakteristik umur terbanyak 20-35 tahun (82%),pendidikan SMU/sederajatnya 54%, ibu tidak bekerja (54%) dan pengetahuan baik (80%). Kesimpulan : Status gizi balita sebagian besar baik (74%).
PENGHAMBATAN AKTIVITAS XANTHINE OXIDASE OLEH FRAKSI BUTANOL HERBA CEPLUKAN (Physalis angulata) SECARA IN VITRO Laili Nailul Muna
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.431 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.118

Abstract

Gout merupakan penyakit metabolik yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia). Salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi gout adalah allopurinol dengan mekanisme menghambat aktivitas xanthine oxidase. Herba ceplukan diketahui mengandung flavonoid dan terbukti secara empiris untuk mengobati keluhan rematik dan asam urat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menguji apakah Herba ceplukan mampu menghambat aktivitas xanthine oxidase. Sebagai pembanding digunakan allopurinol. Ekstrak etanol dibuat dari serbuk herba ceplukan diekstraksi dengan etanol menggunakan metode penyarian dengan maserasi, kemudin dilanjutkan dengan proses fraksinasi dengan menggunakan pelarut butanol. Flavonoid dalam fraksi butanol dipisah dengan cara Kromatografi Lapis Tipis dan identifikasi bercak dianalisis dengan sinar UV366 dengan dan tanpa uap amoniak. Penghambatan aktivitas xanthine oxidase oleh fraksi butanol herba ceplukan ditentukan melalui penurunan produksi asam urat yang dimonitor dengan spektrofotometer pada panjang gelombang (λ) 295 nm dengan xanthine sebagai substrat. Nilai rate yang diperoleh selanjutnya digunakan untukmenghitung nilai aktivitas. Kemudian ditentukan konsentrasi fraksi yang mampu menghambat aktivitas xanthine oxidase sebesar 50% (IC50). Hasil dianalisis dengan menggunakan uji non parametrik yaitu Krukal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi butanol herba ceplukan mampu menghambat aktivitas xanthine oxidase dengan IC50 43,55 μg/ml, sedangkan IC50 allopurinol sebesar 3,20 μg/ml. Hasil KLT menunjukkan bahwa ekstrak etanol mengandung senyawa flavonoid golongan flavon atau flavonol.
EFEKTIVITAS INFUSA RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) SEBAGAI GASTROPROTEKTOR PADA TIKUS DENGAN MODEL TUKAK LAMBUNG Joko Santoso
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.059 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.119

Abstract

Penggunaan obat-obatan golongan NSAID seperti asetosal sangat banyak dipergunakan oleh masyarakat sehingga dapat menyebabkan tukak lambung. Tukak lambung merupakan kerusakan pada jaringan mukosa dan sub mukosa. Indonesia kaya akan bahan obat tradisional seperti kunyit yang dapat berfungsi sebagai bahan obat anti tukak lambung.Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keefektifan pemberian ekstrak rimpang kunyit sebagai gastroprotektor. Metode : Desain penelitian experiment laboratory post design, Sebanyak 30 ekor tikus putih jantan galur Wistar berumur 2-3 bulan, dengan berat badan 100-250 gram terbagi menjadi 6 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 5 hewan uji terbagi secara random yaitu K.I (kunyit 50 mg/200g BB), K.II (kunyit 100 mg/200g BB), K.III (Kunyit 200 mg/200g BB), K.IV (sukralfat 72 mg /200g BB), K. V (asetosal 90 mg / 200 g BB) dan K.VI (tanpa perlakuan). Semua perlakuan diberikan secara oral selama tujuh hari. Pengamatan berupa makroskopik dan mikroskopik lambung tikus. Hasil penelitian : Kelompok III mempunyai gastroprotektor terbesar dibanding dengan kelompok lain ditunjukkan dari jumlah lesi, luas lesi, skor kerusakan, jumlah sel mast dan sel eosinofil lebih rendah bila dibandingkan kelompok yang diberikan asetosal (p < 0,05). Namun perbedaan kelompok tersebut sangat bermakna dan signifikan secara statistik (p > 0,05). Kesimpulan : Kelompok III (Kunyit 200mg/200g BB) memberikan efek anti tukak dan gastroprotektor yang bagus.
ANALISIS KEBUTUHAN KOMUNITAS UNTUK KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PADA ASPEK KESEHATAN MENGHADAPI BENCANA BANJIR BANDANG DI AFDELING GUNUNG PASANG, DESA SUCI, KECAMATAN PANTI, KABUPATEN JEMBER Dhyani Ayu Perwiraningrum; Rahmat Hidayat; Fatwa Sari Tetra Dewi
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.144 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.120

Abstract

Preparedness is an important steps in efforts to disaster risk reduction on vulnerable communities. Afdeling Gunung Pasang classified as disaster-prone areas in flashflood, so that the community requires preparedness. To develop the necessary preparedness in community it needs analysis. The analysis includes assessing felt needs and fulfillment of normative needs, especially in the aspect of health for disaster risk reduction. In Indonesia, there are several criteria for fulfilling the health needs of disaster include the provision of clean water and sanitation, foods and clothing, health services, psychosocial services andshelters.Purpose: The main objective of this study for knowing about the community needs to develop a community preparedness in health by felt needs and fulfillment normative needs to prevent flashflood disaster in Afdeling Gunung Pasang, Suci Village, Panti Sub-Regency, Distric of Jember Method: This was a qualitative study with phenomenological approach. The main informan were community of Afdelling Gunung Pasang as well as, supporting informan were leaders of community, head of village office, stakeholder of community (Perusahaan Daerah Perkebunan) and stakeholder of disaster management (intitution of local government) in District of Jember. The main informan for focus group discussion were determined with purposive technique. Data collecting by focus group discussion, in depth interview, and observation. To validate the data was bytriangulation method and source. Findings: Many kind of felt needs finding in community to develop a community preparedness in health. Study by social representation of community experience in disaster, community needs stimulus such as training emergency response, fulfillment tools, disaster information and coordination with stakeholder. The needs aims to health prevention and observing dangerous zone in Afdeling Gunung Pasang.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) DENGAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) DI PUSKESMAS DEPOK III SLEMAN TAHUN 2016 Erni Suryaningsih; Amalina Trisusilani
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.517 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.121

Abstract

Berdasarkan data United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) pada tahun 2011 banyak perempuan hamil (41%) menderita Kekurangan Energi Kronik (KEK) yang meningkatkan kemungkinan kesakitan maternal terutama pada trimester ketiga (7-9) dan meningkatkan risiko melahirkan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Berdasarkan hasil Riset KesehatanDasar (Riskesdas) 2012 menunjukan prevalensi KEK secara nasional mencapai 13,6%, di Yogyakarta sendiri sebesar 17,6% dan di Kabupaten Sleman 4,55%. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Depok III Sleman pada tahun 2015 terdapat 89 (8,9%) ibu hamil dengan LILA kurang dari 23,5 cm. Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentangKekurangan Energi Kronik (KEK) dengan Ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) di Puskesmas Depok III Sleman. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan purposive sampling. Subyek yang diteliti adalah 92 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Intrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner tertutup dan pengukuran LILA menggunakan metlin. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis Chi Square. Hasil Penelitian :Hasil penelitian ini menunjukan adahubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) dengan Ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) (Chi Square = 0,935) dan secara statistik sangat bermakna (Sig = 0,000 atau sig< 0,05). Kesimpulan :Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan Ibu hamil tentang KEK dengan ukuran LILA.

Page 1 of 2 | Total Record : 11