Amalina Tri Susilani
Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Abortus di Klinik Pratama Amanda Gamping Sleman Yogyakarta Tahun 2018 Roswita Jenina Mema; Amalina Tri Susilani
Jurnal Permata Indonesia Volume10, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.415 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v10i1.88

Abstract

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 Angka Kematian Ibu (AKI) yangberkaitan dengan kehamilan, persalinan, nifas sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Indonesia memilikiAngka Kematian Ibu (AKI) yang masih tergolong tinggi di antara negara-negara ASEAN. Asia Tenggaramemiliki kasus abortus tertinggi, sebesar 39 per 1000 Wanita Usia Subur Indonesia merupakan negara dengankejadian abortus tertinggi di Asia Tenggara, Angka kematian ibu dan Anak (AKI). Tujuan penelitian ini adalahdiketahuinya faktor-faktor penyebab terjadinya abortus di Klinik Pratama Amanda. Metode penelitian adalahdeskriptif kuantitatif dengan tekhnik pengambilan sampel dengan cara total sampel, instrumen penelitian beruparekam medis, data sekunder. Analisa data menggunakan analisa Univariat.. Hasil penelitian menunjukkanabortus dari faktor usia beresiko > 35 tahun sebesar (53,41%), pada paritas >3 kali sebesar (62,79%) dan faktorjarak kehamilan >5 tahun sebesar (46,51%). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinyaabortus di Klinik Pratama Amanda sebagian besar pada usia >35 tahun, Paritas > 3 kali dan jarak kehamilan >5tahun.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) DENGAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) DI PUSKESMAS DEPOK III SLEMAN TAHUN 2016 Erni Suryaningsih; Amalina Trisusilani
Jurnal Permata Indonesia Vol.8 No.1 Mei 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.517 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i1.121

Abstract

Berdasarkan data United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) pada tahun 2011 banyak perempuan hamil (41%) menderita Kekurangan Energi Kronik (KEK) yang meningkatkan kemungkinan kesakitan maternal terutama pada trimester ketiga (7-9) dan meningkatkan risiko melahirkan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Berdasarkan hasil Riset KesehatanDasar (Riskesdas) 2012 menunjukan prevalensi KEK secara nasional mencapai 13,6%, di Yogyakarta sendiri sebesar 17,6% dan di Kabupaten Sleman 4,55%. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Depok III Sleman pada tahun 2015 terdapat 89 (8,9%) ibu hamil dengan LILA kurang dari 23,5 cm. Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentangKekurangan Energi Kronik (KEK) dengan Ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) di Puskesmas Depok III Sleman. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan purposive sampling. Subyek yang diteliti adalah 92 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Intrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner tertutup dan pengukuran LILA menggunakan metlin. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis Chi Square. Hasil Penelitian :Hasil penelitian ini menunjukan adahubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) dengan Ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) (Chi Square = 0,935) dan secara statistik sangat bermakna (Sig = 0,000 atau sig< 0,05). Kesimpulan :Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan Ibu hamil tentang KEK dengan ukuran LILA.
PEMBERIAN JINTAN HITAM (Nigella sativa) DALAM PENINGKATAN KADAR HORMON PRODUKSI ASI (PROLAKTIN DAN OKSITOSIN) SERTA JUMLAH NEUTROFIL NEONATUS DARI IBU POST SEKSIO SESARIA DI YOGYAKARTA Amalina Tri Susilani; Hari Kurniawan
Jurnal Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2016): Volume 7, Nomor 2, November Tahun 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.557 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v7i2.123

Abstract

Latar Belakang: Ketidaknyamanan dan nyeri pada bekas operasi seksio sesaria penyebab ASI tidak keluar pada hari pertama post partum. Dua hormon yang sangat penting dalam produksi ASI ini, yaitu hormon prolaktin untuk produksi ASI dan hormon oksitosin untuk pengaliran ASI. Usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin pada ibu setelah melahirkan dapat dilakukan pemberian nigella sativa yang mempunyai sifat lactagagum karena unsur lipid serta polifenol, yang berguna untuk menstimulasi produksi ASI.Tujuan Penelitian: Mengetahui pemberian jintan hitam (nigella sativa) dalam peningkatan kadar hormon produksi ASI (prolaktin dan oksitosin) serta jumlah neutrofil pada neonatus dari ibu post partum dengan seksio sesaria.Metode Penelitian: Jenis penelitian quasy eksperiment dengan rancangan non equivalen control group design. Penelitian di lakukan di RS Permata Bunda Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini secara non probability sampling dengan metode purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi: ibu post partum dengan SC hari 1-7, BBLNCB, putting menonjol, ibu tidak mengkonsumsi alkohol dan tidak merokok, kehamilan aterm. Kriteria eksklusi: ibu post SC dalam 24 jam belum mobilisasi miring, ibu yang mengalami komplikasi, ibu yang mengkonsumsi obat penurun tekanan darah, alergi jintan hitam, ibu yang sedang mengkonsumsi jamu atau suplemen pelancar ASI.Hasil Penelitian: Analisis Independent t-test pemberian jintan hitam terhadap kadar hormon prolaktin didapatkan pada kelompok perlakuan didapatkan 95% CI (115,29-176,34), t-value (5,37) dan p-value (0,000) dan kelompok kontrol 95% CI (57,51-132,30) t-value (3,75) , sedangkan terhadap kadar hormon oksitosin didapatkan 95% CI (70,93-126,33), t-value (8,93) dan p-value (0,000), sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan 95% CI (38,56-77,07) t-value (5,10) dan p-value (0,000). Pengaruh terhadap neitrofil yaitu 95% CI (48,65-56,72), t-value (-1,19) dan p-value (0,244).Kesimpulan: Pemberian jintan hitam (nigella sativa) pada ibu postpartum dengan seksio sesarea dapat meningkatkan kadar hormon produksi ASI. Jintan hitam tidak mempengaruhi jumlah neutrofil pada neonatus.
RATA-RATA KENAIKAN BERAT BADAN ANTARA PEMAKAIAN KB SUNTIK KOMBINASI DENGAN DMPA DI RUMAH BERSALIN AMANDA SLEMAN TAHUN 2014-2015 Paradian Setya Dewi; Amalina Tri Susilani; Harpeni Siswatibudi
Jurnal Permata Indonesia Vol 7 No 1 (2016): Volume 7, Nomor 1, Mei Tahun 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.274 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v7i1.133

Abstract

Abstrak : Efek samping kontrasepsi suntik yang paling tinggi frekuensinya adalah kenaikan berat badan. Efek berlanjut dari kenaikan berat badan adalah obesitas yaitu dapat menimbulkan peningkatan lemak darah, tekanan darah tinggi, jantung koroner, dan stroke. Hormon progesteron merupakan salah satu penyebab terjadinya kenaikan berat badan. Mengetahui perbedaan rata-rata kenaikan berat badan antara pemakaian KB suntik kombinasi dengan DMPA di RB Amanda tahun 2014-2015. Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah akseptor KB suntik kombinasi 50 akseptor dan KB suntik DMPA 50 akseptor. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Menggunakan data sekunder. Sampel objek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dicatat dalam lembar observasi. Data dianalisa menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan Mann Whitney U Test dengan α = 0,05. Umur terbanyak yaitu pada usia 20-30 tahun sebanyak 34 akseptor (68%). Berdasarkan status pekerjaan yang paling banyak adalah ibu rumah tangga berjumlah 34 akseptor (68%) dan jumlah kelahiran atau paritas terbanyak adalah primipara (1 kelahiran) berjumlah 37 akseptor (74%). Terdapat hubungan positif yang sangat lemah antara umur, pekerjaan, dan paritas terhadap kenaikan berat badan yaitu KB Suntik DMPA (R2 = 0,023) 97,7 % dan KB suntik kombinasi (R2 = 0,039) 96,1 %. Berdasarkan analisis uji statistik menggunakan Mann Whitney U Test dengan α (0,05) didapatkan hasil P-value(0,000) < α (0,05) berarti Ho ditolak artinya ada perbedaan yang bermakna secara statistik pada rata-rata kenaikan berat badan antara pemakaian KB suntik kombinasi dengan DMPA di RB Amanda Sleman tahun 2014-2015 (P-value= 0,000). Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada rata-rata kenaikan berat badan antara pemakaian KB suntik kombinasi dengan DMPA di RB Amanda Sleman tahun 2014-2015.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG REKAM MEDIS DENGAN KELENGKAPAN PENGISIAN CATATAN KEPERAWATAN PADA INSTALASI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT AT-TUROTS AL ISLAMY SLEMAN Sri Utami; Amalina Tri Susilani; Fahmi Hakam
Jurnal Permata Indonesia Vol 7 No 1 (2016): Volume 7, Nomor 1, Mei Tahun 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.147 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v7i1.135

Abstract

Abstract : in the law of the republic of Indonesia Number 44 Year 2009, hospital is a comprehensive personal service institution that provide health service for impatients, outpatients, and emergency patients. One of the quality indicators of health service in the hospital is the medical record service. In Permenkes Decree No. 269 / Menkes / PER/ III/2008, Article 1, paragraph 1 states that, medical record is explained as files contain all notes and health services that has been received by patient. To observe the relation between nurses’ knowledge level of medical record and how comprehensive they fill the nursing documentation. This study used observational analysis with cross sectional approach. Subjects in this study were all nurses in At-Turots Al-Islamy public hospital, Sleman. The study objects were impatients medical record files that were analyzed with saturated sample technique. The study was conducted from April to May 2016 with questionnaire as study instrument. The obtained data then analyzed with bivariate an univariate analysis, where chisquare equation was used in bivariate analysis. The study showed the value of nurses’ knowledge was 23,07% (sufficient), and the comprehensiveness of nursing documentation in At-Taurots Al-Islamy public hospital, Sleman.
KEGIATAN SOSIALISASI VAKSIN MODERNA BAGI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DEPOK II YOGYAKARTA Amalina Tri Susilani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.662 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.50

Abstract

Sejak awal pandemi jumlah kasus positif Covid-19 di DIY semakin bertambah.Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19agar tidak menimbulkan sumber penularan baru. Vaksin untuk mencegah infeksiCovid-19 dianggap sebagai pendekatan yang paling menjanjikan untukmengendalikan pandemik dan diharapkan bisa membentuk herd immunity padamasyarakat. Berdasarkan survey pada ibu hamil di wilayah Sleman didapatkan bahwamasih terdapat pemahaman yang kurang tepat mengenai vaksin dan perkembanganterkini tentang penyakit Covid-19 maka diadakanlah kegiatan seminar sosialisasidengan tujuan agar dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Covid-19 danvaksinasinya sehingga nantinya mereka dapat menjadi edukator dan motivator yangselanjutnya dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti programvaksinasi Covid-19 dengan sukarela.
Implementasi Program Indonesia Sehat-Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Wilayah Kerja Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten Fauziah, Elly Naila; Ratnaningsih, Dwi; Susilani, Amalina Tri; Noor, Ahmad Yani
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v14i1.324

Abstract

Latar Belakang: Salah satu program utama pembangunan kesehatan indonesia saat ini adalah Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Manfaat PIS-PK yaitu mengetahui kesehatan keluarga melalui kunjungan awal kesehatan keluarga yang dilakukan oleh puskesmas sehingga di temukan prioritas masalah kesehatan dan dilakukan intervensi terhadap masalah kesehatan tersebut. Berdasarkan hasil wawancara awal dengan koordinator PIS-PK di Puskesmas Manisrenggo dengan Bidan Desa setempat, diketahui bahwa target 100% dari pencapaian pendataan dan pengentrian keluarga sehat dalam PIS-PK belum dapat tercapai di Puskesmas Manisrenggo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan implementasi program PIS-PK di Wilayah Kerja Desa Barukan. Metode penelitian ini menggunakan mixed method research. Informan dalam penelitian ini dibedakan menjadi informan utama (IU) dan informan pendukung (IP), yang diperoleh secara purposive, yaitu: 1 orang Bidan Desa (IU) dan 1 orang Kader Kesehatan (IP) Desa Barukan. Data kuantitatif diperoleh secara total sampling dengan responden yaitu seluruh Kepala Keluarga (KK) di Dusun Karangasem dan Dusun Kluwih Wilayah Kerja Desa Barukan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian: Implementasi PIS-PK di Wilayah Kerja Barukan terdiri dari 1) Pendataan berupa pengumpulan dan pengolahan data. 2) Perumusan masalah kesehatan prioritas memperoleh hasil yaitu terdapatnya kasus stunting di Dusun Karangasem, serta kasus hipertensi, diabetes, dan PHBS yang buruk di Dusun Kluwih. 3) Intervensi terhadap masing-masing masalah kesehatan prioritas dilakukan dengan penyuluhan. Kesimpulan: Ditemukannya permasalahan kesehatan dan praktik PHBS yang kurang baik.
Hubungan Kenaikan Berat Badan dengan Estimate Fetal Weight (EFW) pada ibu hamil di PMB A Tri Susilani, Amalina; Tita Restu Yuliasri
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v15i02.438

Abstract

Latar belakang: Estimated Fetal Weight (EFW) merupakan penaksiran berat janin yang dilakukan dengan menggunakan ultasonografi (USG), hasil dari pengukuran Biparietal Diameter (BPD), Abdominal Circumferential (AC) dan Femur Length (FL). Melakukan penaksiran berat janin berguna untuk memantau pertumbuhan janin dalam intrauterin. Angka kesakitan dan kematian di Indonesia pada bayi baru lahir masih tinggi salah satunya karena BBLR. Menurut data Riskesdas tahun 2023, angka BBLR di DIY sebesar 7,2%, diatas target nasional sebesar 6,0%. Faktor yang mempengaruhi berat janin, salah satunya adalah kecukupan gizi ibu selama hamil yang ditandai dengan kenaikan berat badan. Kenaikan yang dianjurkan selama kahamilan direkomendasikan menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) berdasarkan Body Mass Indeks (BMI). Tujuan: Mengetahui hubungan Kenaikan Berat Badan dengan Estimate Fetal Weight pada ibu hamil di PMB A. Metode: Crossectional study, menggunakan data sekunder menggunakan nonprobability sampel. Jumlah Populasi adalah 670, dengan jumlah sampel sejumlah 88, terdapat kriteria inklusi yaitu ibu sudah masuk usia kehamilan trimester 2, tidak ada riwayat IUGR dan riwayat BBLR. Data diambil dari catatan Rekam Medis kunjungan Antenatal Care di PMB A Kabupaten Sleman dari tahun 2023-Agustus 2024. Hasil: Analisis univariat didapatkan karakteristik ibu sebagian besar responden berada pada usia reproduksi sehat yaitu 76 orang (86,36%), paritas sebagian besar multipara yaitu sebanyak 45 orang (51, 14%), sedangkan kenaikan berat badan responden tidak sesuai dengan indeks masa tubuh yaitu sebanyak 52 orang (59,09%). Hasil bivariat didapatkan nilai sig (p-value) 0,030. Kesimpulan: Nilai sig 0,030 < 0,05 maka ada hubungan antara kenaikan Berat Badan dengan Estimate Fetal Weight (EFW).