cover
Contact Name
Arisa Rahmawati Zakiyah
Contact Email
arisazakia@iainkediri.ac.id
Phone
+628113341870
Journal Mail Official
happiness@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Office Address at Jln. Sunan Ampel No. 7, Ngronggo, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Happiness : Journal of Psychology and Islamic Science
ISSN : 25800671     EISSN : 29635764     DOI : https://doi.org/10.30762/happiness
Jurnal Happines, Journal of Psychology and Islamic Science is a journal publishes research report and scientific papers in psychology, Islamic psychology and/or related sciences with the aim to advance science, knowledge, and theory of psychology and Islamic psychology. This journal is published by IAIN Kediri and managed by the Program Studi Psikologi Islam at the Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2018)" : 6 Documents clear
Analisis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Berdasarkan Index For Inclusion Retno Sulistiyaningsih; Muryantinah Mulyo Handayani
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.538 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i2.341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan inklusi menggunakan indikator Index for Inclusion yang meliputi dimensi budaya, kebijakan, dan praktik. Definisi pendidikan inklusi merujuk kepada Permendiknas No 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusi yang dianalisis menggunakan perspektif Index for Inclusion dari Booth & Ainscow (2002). Penelitian ini berfokus di SD YBPK Semampir Kota Kediri. Peneliti menggunakan tipe studi kasus untuk mengetahui isu terkait penyelenggaraan pendidikan inklusi secara lebih mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua siswa SD YBPK Semampir Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan tipe analisis tematik. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa penyelenggaraan pendidikan inklusi telah memenuhi seluruh indikator dalam tiga dimensi Index for Inclusion, yaitu dimensi budaya, kebijakan, dan praktik. Akan tetapi dalam penyelenggaraannya, ada beberapa indicator pada masing-masing dimensi ndex for nclusion yang perlu dikembangkan.
Gaya Kepemimpinan Kiai Dalam Tradisi Pesantren Nurmahmudah
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.673 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i2.342

Abstract

Pesantren adalah salah satu tempat tujuan pendidikan yang tidak kalah dengan pendidikan formal lainnya, bahakan peminatnya semain meningkat, dengan hadirya banyak pesantren modern yang tidak hanya menawarkan pendidikan salafy yaitu berbasis kitab-kitab Islam saja, tetapi juga menawarkan pendidikan formal yang berbasis pada pelajaran-pelajaran umu, sehingga dianggap menawarkan kurikulum yang lebih lengkap. Begitu juga yang ditawarkan oleh pondok pesantren Hidayatut Thullab dusun Pethuk, Desa Puhrubuh, Kecamata Semen, Kabupaten Kediri menawarkan pendidikan salaf yang berbasis pada kitab, dan juga pendidikan formal. Selain itu yang membedakannya dengan pesantren lainnya, ia juga menawarkan Ijazahan, yaitu dimana kitab-kitab yang diberikan atau diIjazahakan ini adalah hasil dari susun oleh pimpinan pondok Hidayatut Thullab K.H. Romo Ahmad Yasin Asymuni, dengan tujuan untuk membantu para peserta ijazahan dalam menghadapi masalah-masalah yang dihadapi, seperti untuk memudahkan rezeki, menyembuhkan penyakit, membangun keluarga yang harmonis sakinnah mawaddah wa rahmah dan lain sebagainya. Pada penelitian ini akan sedikit berbeda dari penelitian lainnya, yaitu membahas hubungan kiyai dan peserta ijazahan tersebut. Selain itu juga akan dilihat apakah budaya patron pada hubungan kiyai dan santri apakah juga akan berlaku pada hubungan kiyai dan peserta ijzahan, dimana proses ijazahan itu sendiri berbeda dengan pendidikan pondok pesantren pada umumnya. Metode yang digunakan adalah mix methodes yaitu yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan metode regresi sederhana untuk melihat pengaruh antara variabel gaya kepemimpinan kiyai dan perilaku santri khususanya peserta ijazahan, dengan metode ini diharpakan hasilnya lebih akurat, reliabel, dan valid. Kemudian data yang sudah dihasilkan melalui metode kuantitatif, ditetaliti dengan metode kualitatif, gunanya adalah agar data yang sudah ditemukan akan dicari tahu apakah sesuai atau tidak dengan cara triangulasi, cek crosschek, apakah memperdalam dan memperkuat atau sebaliknya.
Urgensi Efikasi Diri Paternal Dalam Pengasuhan Anak: Sebuah Tinjauan Teoritis Naili Rofiqoh; Mimbar Oktaviana; Wiwit Nuratih
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.017 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i2.343

Abstract

Keluarga memiliki peranan penting dalam kehidupan anak terutama peran orang tua dalam pengasuhan. Ayah memiliki peran penting dalam pengasuhan anak secara langsung maupun tidak langsung. Efikasi diri paternal adalah keyakinan ayah akan kemampuannya dalam mengasuh anak. Terdapat tiga indikator dalam efikasi diri paternal yaitu Positive Engagement, Direct Care dan Financial Responsibility. (Sevigny et al, 2016) efikasi diri paternal dikembangkan berdasarkan efikasi diri dari Bandura serta efikasi diri orang tua (parental self-efficacy) secara umum. Terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efikasi diri paternal diantaranya adalah keterlibatan ayah dalam pengasuhan, stres yang dialami ayah selama proses pengasuhan, persepsi yang dimiliki ayah sendiri akan peran sebagai co-parenting maupun persepsi pasangan mengenai tugas pengasuhan anak.
Studi Perbedaan Tingkat Kepercayaan Diri Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Kelas 4 Dan 5 Yang Mengikuti Leadership Program Di Sd Islamic International School (Psm) Kediri Nurul Hidayati; Irfan Burhani; Moh. Asror Yusuf
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.998 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i2.344

Abstract

Program Kepemimpinan (Leadership Program) merupakan salah satu pendidikan karakter yang diterapkan di SD Islamic International School (IIS) PSM Kediri. Program ini berupaya memfasilitasi pendidikan karakter pemimpin Islam secara praktis, sekaligus juga meningkatkan rasa percaya diri siswa. Percaya diri dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah jenis kelamin. Seks merupakan anugerah yang melekat pada diri kita sejak lahir yang tidak mungkin kita ubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepercayaan diri siswa laki-laki dan perempuan kelas 4 dan 5 yang mengikuti Leadership Program di SD Islamic International School (PSM) Kediri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas 4 dan 5 yang berjumah 39 siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan skala kepercayaan diri yang dibuat menurut teori Leuser. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis t-test of independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri siswa laki-laki yang mengikuti Leadership Program di SD Islamic International School (PSM) Kediri memperoleh skor rata-rata 119,58 dengan kategori tinggi. Sedangkan, kepercayaan diri siswa perempuan yang mengikuti Leadership Program di SD Islamic International School (PSM) Kediri memperoleh skor rata-rata 127,85 dengan kategori sangat tinggi. Kemudian dari hasil uji-t menunjukkan skor Sig. (2-tailed) yaitu 0.012 lebih kecil dari 0.05 (0.012 < 0.05). Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan kepercayaan diri siswa laki-laki dan perempuan kelas 4 dan 5 yang mengikuti Leadership Program di SD Islamic International School (PSM) Kediri. Dimana kepercayaan siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki.
Pengaruh Kematangan Emosi Terhadap Agresivitas Dimediasi Oleh Kontrol Diri Pada Siswa Sma Negeri Di Kota Malang Retno Handasah
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.83 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i2.345

Abstract

Agresivitas secara umum banyak terjadi dikalangan remaja baik laki-laki maupun perempuan. Perilaku agresif berkaitan erat dengan kematangan emosi. Masa remaja akhir merupakan masa dimana kematangan emosinya mulai stabil atau baik. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh kematangan emosi terhadap agresivitas dan pengaruh kematangan emosi terhadap agresivitas melalui kontrol diri pada remaja. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode analisis Path Analysis. Penelitian melibatkan 312 siswa SMA Negeri di Kota Malang dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan instrument Emotional Maturity Scale (EMS), Self Control Scale (SCS), dan Aggression Scale (AS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya pengaruh kematangan emosi terhadap kontrol diri sebesar 4,6% dengan p<0,001 dan R= 0,190. Kontrol diri juga menyumbang pengaruh terhadap kemunculan agresivitas sebesar 1,5% dengan p<0,050 dan R= -0,175. Pengaruh kematangan emosi terhadap agresivitas secara langsung sebesar yaitu β = -0,429. Pengaruh kematangan emosi terhadap agresivitas melalui kontrol diri sebesar β = -0,033, sehingga pengaruh kematangan emosi terhadap agresivitas secara langsung lebih kuat dibandingkan pengaruh kematangan emosi terhadap agresivitas melalui kontrol diri.
Studi Kasus: Dinamika Psikologis Remaja Dalam Ruang Lingkup Keluarga Disfungsional Shofi Mirwani; Lu’lu El Jannah; Tyas Puji Lestari; Moh. Sholeh; Aprilia Afifah; Mahjarona Sabilla; Athi’intihail Fajriah; Badrotuz Zakiyah
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.13 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i2.346

Abstract

Subyek adalah anak terakhir yang harus berjuang untuk menghidupi keluarganya. Orangtua dan kakaknya tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya sehingga subyek harus bekerja. Permasalahan yang timbul adalah subyek tidak bisa lagi bersekolah, lingkungan sosial tidak mendukung dan rentan terhadap problem serta gangguan psikis seperti kecemasan dan bahkan depresi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan psikotes. Hasilnya menunjukkan bahwa terkadang subyek kurang mampu untuk beradaptasi dengan lingkungan, kecerdasan yang cukup kurang dan kemampuan pemecahan masalah yang buruk. Selain itu, subyek juga mengalami kesulitan dalam melakukan kontak sosial dengan lingkungannya. Dari hasil tersebut maka peneliti mengajukan saran terapi yang bisa membantu subyek untuk bisa menjadi lebih baik dalam berinteraksi, beradaptasi dan juga mengurangi resiko problem serta gangguan psikologis. Terapi tersebut adalah terapi kognitif perilaku. Terapi ini mengajarkan kepada subyek bahwa perilakunya dipengaruhi oleh pikiran yang mendapatkan innformasi dari stimulus yang diterima.

Page 1 of 1 | Total Record : 6