cover
Contact Name
Mochamad Tito Julianto
Contact Email
mtjulianto@apps.ipb.ac.id
Phone
+6282210017722
Journal Mail Official
milang@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Departemen Matematika, FMIPA - Institut Pertanian Bogor Jl. Meranti, Gedung FMIPA Lt.2 Kampus IPB Dramaga Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Milang Journal of Mathematics and Its Applications
ISSN : -     EISSN : 29635233     DOI : https://doi.org/10.29244/milang.18.1
The name MILANG is a Sundanese word that means “to count”, and is also an acronym of the topics covered in the journal: Mathematics in Informatics, Life Sciences, Actuarial Science, Natural Sciences, and Graph Theory.
Articles 216 Documents
PEMODELAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA MENGGUNAKAN DERET WAKTU HIDDEN MARKOV EMPAT WAKTU SEBELUMNYA A. K. CRENATA; B. SETIAWATY; N. K. K. ARDANA
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 11 No. 2 (2012): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2140.135 KB) | DOI: 10.29244/jmap.11.2.36-46

Abstract

Perilaku nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika dari tahun 1998 sampai dengan 2011 dicoba dimodelkan dengan menggunakan deret waktu Hidden Markov empat waktu sebelumnya. Pendugaan parameter model dilakukan menggunakan metode Maximum Likelihood dan pendugaan ulang menggunakan metode Expectation Maximization. Hasil yang diperoleh ternyata tidak lebih baik daripada hasil jika menggunakan deret waktu Hidden Markov tiga waktu sebelumnya. Hal ini mungkin disebabkan oleh kompleksitas perhitungan numerik.
SENSITIVITAS SKALA DATA TERHADAP PENGUJIAN NILAI TENGAH B. SUHARJO; H. SUMARNO; W. HARTONO
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 11 No. 2 (2012): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2121.086 KB) | DOI: 10.29244/jmap.11.2.47-55

Abstract

Masalah klasik yang dihadapi oleh para peneliti hingga saat ini dalam melakukan analisis statistika adalah skala data, terutama bagi peneliti yang menggunakan data hasil survey yang umumya berbentuk kategori (nominal dan ordinal). Sementara analisis statistika yang dapat digunakan untuk menggali infomasi data kategori masih terbatas, akhirnya analisis statistika analisis non parameterik seakan berhenti berkembangannya, Akhirnya penggunaan analisis parametrik menjadi pilihan yang tak terelakan, meski dengan risiko bias pada hasil dan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan mempelajari bias yang ditimbulkan oleh pengguanan analisis parametrik pada data kategorikal. Secara spesifik analisis yang diteliti adalah uji T untuk membandingkan dua nilai tengah dua populasi. Dengan menggunakan data bangkitan untuk memperoleh data dengan berbagai ulangan, jumlah kategori, dan jenis sebaran. Dapat disimpulkan bahwa semakin banyak kategori dan jumlah ulangan, bias hasil pengujian semakin menurun. Hasil utama penelitan ini adalah diketahuinya tingkat bias hasil analisis dari kombinasi jumlah kategori dan ulangan serta sebaran data.
PAKET BIPLOT BIASA DAN KEKAR DENGAN PEMROGRAMAN FUNGSIONAL MATHEMATICA BERBASIS GUI N. K. K. ARDANA; S. SISWADI
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 8 No. 2 (2009): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.078 KB) | DOI: 10.29244/jmap.8.2.57-64

Abstract

Paket biplot sebagai alat eksplorasi dan visualisasi data peubah ganda dikembangkan dengan teknik pemrograman fungsional Mathematica berbasis GUI (Graphical User Interface)  Paket ini dapat digunakan untuk melakukan eksplorasi data peubah ganda, baik tanpa pencilan maupun dengan pencilan. Analisis biplot biasa untuk kasus data tanpa pencilan menggunakan penguraian nilai singular matriks data dengan norma L2, sedangkan biplot kekar untuk kasus matriks data yang mengandung pencilan dilakukan dengan memberikan bobot pada setiap baris matriks data pendugaan-M kekar. Konfigurasi peubah-objek ditampilkan di dalam ruang dua dimensi pada berbagai koefisien α ϵ [0,1] yang dapat diubah secara interaktif, disertai ukuran kesesuaian matriks pendekatan, dan berbagai hasil komputasi numerik lainnya, Ilustrasi numerik diberikan untuk melihat tampilan kedua jenis biplot yang dihasilkan.
PENYELESAIAN MASALAH KONTROL OPTIMUM SEBAGAI MASALAH SYARAT BATAS PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA DALAM SCILAB A. D. GARNADI; E. SYAHRIL
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 16 No. 2 (2017): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.148 KB) | DOI: 10.29244/jmap.16.2.61-76

Abstract

Diuraikan penggunaan rutin bvode di lingkungan SCILAB untuk menyelesaikan masalah syarat batas sistem persamaan diferensial biasa untuk menyelesaikan masalah  kontrol optimum (MKO). Tulisan ini bersifat pedagogis dengan tujuan di mana pengguna dapat mempergunakan solver bvode yang tersedia di lingkungan SCILAB untuk memecahkan masalah syarat batas secara numerik dari  MKO, setelah membaca uraian penggunaan rutin pemecahan masalah syarat batas. Penggunaan rutin digambarkan dengan tiga contoh masalah syarat batas,  salah satu diantaranya berasal dari MKO.
MODEL PENGENDALIAN INFLUENZA H1N1 DUA STRAIN DENGAN VAKSINASI DAN PENGOBATAN D. NATALIA; T. BAKHTIAR; J. JAHARUDDIN
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.517 KB) | DOI: 10.29244/jmap.17.1.1-16

Abstract

Pada karya ilmiah ini, penyebaran influenza dua strain dimodelkan dengan melibatkan tiga variabel kontrol yaitu vaksinasi dan pengobatan pada masing-masing strain. Akan ditentukan variabel kontrol optimum sehingga dapat meminimumkan populasi terinfeksi berdasarkan empat skenario pengendalian. Prinsip maksimum Pontryagin diterapkan untuk menurunkan sistem persamaan diferensial sebagai kondisi yang harus dipenuhi variabel-variabel kontrol optimum. Kemudian, metode Runge-Kutta orde empat digunakan untuk menentukan solusi numerik dari masalah kontrol optimum. Pada solusi numerik ditunjukkan bahwa pemberian tiga buah kontrol pada model penyebaran influenza H1N1 dua strain memberikan pengaruh yang baik karena dapat menurunkan populasi individu terinfeksi oleh strain satu dan strain dua sampai 99% serta meningkatkan populasi individu yang telah diobati secara efektif sampai 85% pada bulan ke lima.
SIMULASI SISTEM BONUS-MALUS PADA ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN JENIS KECELAKAAN DAN TINGKAT KEPARAHAN A. AWATIF; I G. P. PURNABA; I W. MANGKU
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.049 KB) | DOI: 10.29244/jmap.17.1.17-32

Abstract

Penelitian ini membahas asuransi kendaraan bermotor di mana penentuan harga premi risikonya berdasarkan data riwayat kecelakaan di masa lalu (experience rating) dan disebut dengan sistem Bonus-Malus. Pada sistem Bonus-Malus, pemegang polis yang telah mengajukan satu atau lebih klaim akan dikenakan kenaikan premi (Malus), sedangkan yang tidak mengajukan klaim akan diberikan penghargaan berupa penurunan premi (Bonus) di periode pembayaran premi berikutnya. Simulasi sistem Bonus-Malus yang dibahas ada tiga sistem. Untuk semua sistem, setiap tahun yang tidak ada klaim dihargai dengan turun satu tingkat. Sistem Bonus-Malus pertama menghukum setiap klaim kerusakan barang naik dua tingkat dan klaim cedera tubuh naik empat tingkat sistem kedua menghukum setiap klaim (kerusakan barang atau cedera tubuh) naik dua tingkat dan sistem ketiga menghukum setiap klaim (kerusakan barang atau cedera tubuh) naik tiga tingkat Dari ketiga sistem diperoleh proporsi banyaknya nasabah dan besar premi relatif di setiap kelas premi. Kelas premi pertama (state 0) merupakan kelas premi paling murah dan kelas premi terakhir (state 8) merupakan kelas premi paling mahal. Hasil dari simulasi diperoleh proporsi nasabah di kelas premi paling murah paling banyak di sistem kedua sebesar 54.70% dengan besar premi relatif sebesar 85.76% dan paling sedikit di sistem ketiga sebesar 42.44% dengan besar premi relatif sebesar 80.81%. Proporsi nasabah di kelas premi paling mahal paling banyak di sistem ketiga sebesar 6.45% dengan besar premi relatif sebesar 132.85% dan paling sedikit di sistem kedua sebesar 2.60% dengan besar premi relatif sebesar 139.84%.
MODEL STOKASTIK PENYEBARAN PENYAKIT KOLERA M. MAISURA; H. SUMARNO; P. SIANTURI
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1446.499 KB) | DOI: 10.29244/jmap.17.1.33-46

Abstract

Kolera adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholerae yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh penderita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penyebaran penyakit kolera dengan menggunakan model stokastik. Pada penelitian ini dikaji dua model yaitu, Pendekatan Stokastik Model Wang dan Modnak dengan populasi konstan dan pada populasi tidak konstan untuk menganalisis peluang wabah. Peluang wabah diperoleh dengan menggunakan probability generating function (pgf) keturunan proses bercabang. Simulasi dilakukan untuk melihat perilaku model populasi konstan dan tidak konstan. Hasil dari penelitian ini adalah dalam model stokastik, ketika bilangan reproduksi dasar lebih besar dari satu masih ada kemungkinan menuju peluang bebas penyakit. Selain itu, tidak ada perbedaan antara model populasi konstan dan tidak konstan terhadap peluang bebas penyakit.
PENYELARASAN ARAH VEKTOR GRADIEN UNTUK MENENTUKAN STEP SIZE METODE STEEPEST DESCENT PADA FUNGSI NONLINEAR KUADRATIK BANYAK VARIABEL S. IDAMAN; B. P. SILALAHI; S. GURITMAN
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.672 KB) | DOI: 10.29244/jmap.17.1.47-60

Abstract

Masalah optimisasi banyak variabel dapat diselesaikan dengan berbagai metode untuk mendapatkan solusi yang optimal. Salah satu metode yang paling sederhana yaitu metode steepest descent. Metode steepest descent menggunakan vektor gradien untuk menentukan arah pencarian disetiap iterasi kemudian ditentukan step size sebagai jarak perubahan solusi yang dipengaruhi oleh vektor gradien. Step size ( ) pada metode steepest descent sangat mempengaruhi kecepatan kekonvergenan metode ini. Sehingga diperlukan penentuan step size yang tepat untuk mempercepat kekonvergenan metode steepest descent. Penelitian ini akan memodifikasi step size pada metode steepest descent dengan menentukan step size yang dapat menghasilkan arah (vektor gradien) yang mendekati vektor eigen dari matriks Heisse suatu fungsi kuadratik definit positif banyak variabel. Hasil numerik menunjukkan bahwa step size yang diperoleh pada penelitian ini bisa mereduksi jumlah iterasi dan running time lebih baik dari pada metode steepest descent biasa terutama untuk kasus ill-conditioned yaitu kasus lamanya metode steepest descent mencapai kekonvergenan yang disebabkan oleh perbandingan (rasio) yang besar antara nilai eigen terbesar dan nilai eigen terkecil dari matriks Heisse.
PENENTUAN METODE TERBAIK UNTUK PENDUGAAN LIFE TABLE PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA M. RIYANA; H. SUMARNO; B. SUHARJO
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.202 KB) | DOI: 10.29244/jmap.17.1.61-74

Abstract

Meningkatnya harapan hidup berdampak pada peningkatan populasi lansia. Hal ini mendorong pemerintah untuk segera merumuskan kebijakan agar lansia dapat terus berkarya tanpa bergantung kepada penduduk produktif. Untuk itu diperlukan informasi jumlah penduduk lansia namun informasi ini belum tersedia, sehingga perlu menyusun tabel hayat lengkap lansia untuk mengetahui jumlah penduduk lansia yang betahan hidup di atas umur 60 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menduga tabel hayat lengkap lansia di Indonesia. Di mana ada beberapa metode yang tersedia untuk menduga tabel tersebut berdasarkan tabel hayat ringkas. Metode yang digunakan antara lain metode Kostaki, Elandt-Johnson dan Heligman-Pollard. Serta dilakukan modifikasi Heligman-Pollard dengan laju kematian distribusi Gompertz maupun Makeham. Diperoleh hasil penelitian bahwa metode Heligman-Pollard baik digunakan untuk menduga tabel hayat lengkap Indonesia.
MULTI DEPOT VEHICLE ROUTING PROBLEM DENGAN PENGEMUDI SESEKALI S. R. M. MAKING; B. P. SILALAHI; F. BUKHARI
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : Dept. of Mathematics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.223 KB) | DOI: 10.29244/jmap.17.1.75-86

Abstract

Distribusi merupakan suatu proses penyaluran barang dari satu atau kumpulan produsen kepada konsumen. Dalam proses pendistribusian semua produsen mengharapkan untuk meminimumkan biaya pendistribusian. Oleh karena itu perlu diformulasikan suatu model dalam optimasi untuk meminimumkan biaya pendistribusian. Salah satu model yang telah diformulasikan adalah vehicle routing problem (VRP) dengan pengemudi sesekali untuk meminimumkan biaya pendistribusian di satu tempat produksi. Selanjutnya dalam makalah ini akan diformulasikan model VRP dengan pengemudi sesekali untuk dua tempat produksi, sehingga disebut multi depot vehicle routing problem (MDVRP) dengan pengemudi sesekali. Tujuan dari formulasi model (MDVRP) dengan pengemudi sesekali ini adalah untuk meminimumkan biaya pendistrbusian Penggunaan kendaraan milik pengemudi sesekali dalam model MDVRP dengan pengemudi sesekali menunjukkan bahwa model ini dapat digunakan untuk meminimalkan biaya pendistribusian pada dua tempat produksi. Berdasarkan hasil tersebut, model ini dapat digunakan untuk meminimumkan biaya pendistribusian untuk dua tempat produksi dan selanjutnya dapat dijadikan acuan untuk pengerjaan lebih dari dua tempat produksi.

Filter by Year

2002 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2024): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 19 No. 2 (2023): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 19 No. 1 (2023): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 18 No. 2 (2022): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 18 No. 1 (2022): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 2 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 16 No. 2 (2017): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 16 No. 1 (2017): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 15 No. 2 (2016): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 15 No. 1 (2016): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 14 No. 2 (2015): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 14 No. 1 (2015): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 13 No. 2 (2014): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 13 No. 1 (2014): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 12 No. 2 (2013): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 12 No. 1 (2013): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 11 No. 2 (2012): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 11 No. 1 (2012): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 10 No. 2 (2011): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 10 No. 1 (2011): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 9 No. 2 (2010): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 9 No. 1 (2010): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 8 No. 2 (2009): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 8 No. 1 (2009): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 7 No. 2 (2008): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 7 No. 1 (2008): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 6 No. 2 (2007): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 6 No. 1 (2007): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 5 No. 2 (2006): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 5 No. 1 (2006): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 4 No. 2 (2005): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 4 No. 1 (2005): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 3 No. 2 (2004): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 3 No. 1 (2004): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 2 No. 2 (2003): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 2 No. 1 (2003): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 1 No. 2 (2002): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 1 No. 1 (2002): Journal of Mathematics and Its Applications More Issue