cover
Contact Name
Herindiyati Soeripno
Contact Email
jurnal.teknik@borobudur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.teknik@borobudur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalimalang No. 1 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal KaLIBRASI : Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri
Published by Universitas Borobudur
ISSN : -     EISSN : 26567768     DOI : https://doi.org/10.37721/kalibrasi.v5i2
Core Subject : Social, Engineering,
Architecture Engineering: Theory, History, Architecture Design, Architecture Science and Technology, Architecture and Urban Design, Home and Housing Architecture, Interior and Exterior Design. Civil Engineering: Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Marine Engineering Industrial Engineering: Operations Management, Quality Engineering, Manufacturing Systems, Value Engineering, Optimization, Industrial Automation, Strategic Management, Production Planning, Risk Management, Service Engineering, Industrial System Simulation
Articles 101 Documents
Penerapan Metode DMAIC Untuk Menurunkan Loss Production Material Shortage Pada Proses Curing di Tyre Manufacturing Meilan Agustin; Moh Mawan Arifin
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 5 No. 2 (2022): KaLIBRASI September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.563 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v5i2.1070

Abstract

Tyre Manufactuing merupakan salah satu industri manufaktur yang memproduksi ban kendaraan. Industri ini mempunyai nilai ekspor ke pasar Global. Berdasarkan data selama tahun 2021 di Tyre Manufacturing didapatkan kontribusi loss production. Hal ini terjadi karena material shortage sebesar 35% atau sebanyak 700 produk perhari pada proses curing. Hal ini merupakan kendala yang harus diatasi guna memenuhi permintaan dari pasar. Curing adalah proses vulkanisasi dengan suhu dan tekanan tinggi untuk menyatukan polimer (rubber) dengan karbon hitam dan sulphur dengan dibantu oleh persenyawaan kimia. Proses ini untuk mendapat karakteristik compound yang diperlukan dari bagian-bagian ban. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan terjadinya material shortage sebesar 50%. Metode yang digunakan adalah Define, Measure, Analyze, Improve dan Control (DMAIC). Hasil menunjukkan bahwa pada tahap Measure didapat potensial penyebab utama material shortage adalah keterlambatan suplai material sehingga menyebabkan kondisi shortage. Perbaikan yang dilakukan dengan membuat sistem yang mampu menjaga komunikasi antar pihak terkait perihal kondisi stok material. Dampak signifikan dialami perusahaan setelah perbaikan yaitu penurunan material shortage sebesar 48.4%.
Ruang Terbuka Hijau Permukiman di Jakarta Menuju Pembangunan Kota Berkelanjutan Laksmi Widyawati
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 5 No. 2 (2022): KaLIBRASI September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.675 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v5i2.1080

Abstract

Pembangunan Berkelanjutan adalah pola pemanfaatan sumber daya dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sehingga kebutuhan tersebut tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Pelestarian lingkungan merupakan faktor penting agar ketersediaan elemen vital seperti air dan udara bersih dapat dimanfaatkan oleh generasi berikutnya. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan menyediakan dan mengelola ruang terbuka hijau perkotaan sesuai standar, yaitu minimal 30%. Selain bertujuan untuk pelestarian lingkungan juga menambah nilai estetika dan diberdayakan untuk kegiatan dalam skala yang lebih kecil. Ruang terbuka hijau permukiman selain memiliki fungsi ekologis sebagai unsur pelestarian lingkungan, juga memiliki fungsi estetika bagi keindahan permukiman, dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sehingga memiliki fungsi sosial, bahkan fungsi ekonomi. Penelitian bertujuan untuk mengkaji fisik, visual dan fungsi ruang terbuka hijau serta persepsi masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaannya. Ada pola serupa dalam penataan ruang terbuka hijau perumahan. Pertama, penataan fungsi ekologis dengan tanaman besar dan rerumputan, serta pembuatan taman aktif untuk fungsi sosial. Furnitur taman memiliki bentuk dan pola yang sama. Partisipasi pengguna dalam pemanfaatan dan pengelolaan yang baik sangat diperlukan agar ruang terbuka hijau dapat berfungsi dengan baik dan berkelanjutan
BIM-Integrated Construction Safety Risk Assessment at the Design Stage of Building Projects Indah Suci Rahayu
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 5 No. 2 (2022): KaLIBRASI September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.634 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v5i2.1121

Abstract

The construction industry has a higher rate of work accidents than other industries. As a proactive approach to safety management, Construction Hazard Prevention through Design (CHPtD) can significantly eliminate or reduce construction safety risks. This method consists of three indices namely Likelihood, Consequence and Exposure. Likelihood and consequence index of 19 construction jobs using 2018 injury and death data. Only 4 types of work are shown in this case. The findings conclude that the index of relative mortality frequency (RFI) of roofers (47-2180) and the index of relative frequency of day-going injuries (RDAIFI) of construction workers (47-2060) are relatively high. In addition, construction equipment operators relative day-to-day injury severity (RDAIS) rates (47–2070) are 3.3 times that of roof operators (47–2180). These results validate that using plug-ins in Revit can quickly calculate the construction safety risks of various design plans in a very short time and show that the plug-ins developed have very good engineering application value.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Menggunakan SWOT dan Business Model Canvas Pada Produk Air Minum Dalam Kemasan PT. Abutama Moh Mawan Arifin; Meilan Agustin
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1072

Abstract

Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia saat ini memiliki peluang bisnis yang baik, dikarenakan tingkat konsumsi masyarakat akan air mineral terus mengalami peningkatan. PT. Abutama merupakan produsen air minum telah mulai diproduksi sejak tahun 2019. Penjualan produk AMDK “Aisy” yang dilakukan selama tahun 2019 belum mencapai target penjualan. Target penjualan yang masih belum tercapai disebabkan karena perusahaan masih melakukan tahap pengenalan produk dan jumlah agen penjual yang masih sedikit. Tujuan penelitian ini untuk membuat perencanaan strategi bagi perusahaan AMDK dalam mengembangkan usahanya sehingga dapat bersaing di pasar global. Metode yang digunakan adalah analisis Strenght, Weakness, Opportunity, Threatment (SWOT) dan Business Model Canvas. Hasil  penelitian menunjukkan PT. Abutama berada dalam posisi bertahan. Perusahaan memiliki sisi kelemahan dan ancaman yang banyak. Perusahaan harus melakukan strategi perbaikan pada bagian internal dengan meminimalkan permasalahan yang ada dan situasi di eksernal dengan melakukan beberapa perbaikan agar bisa mendapatkan peluang yang lebih baik. Hasil analisis dengan Business Model Canvas yaitu value proposition menciptakan produk yang berkualitas, variasi produk, harga terjangkau dan menjalin komunikasi dengan beberapa perusahaan. Komunikasi dengan pelanggan melalui telepon, website, revenue stream dengan peningkatan penjualan produk dan key resources dengan memperbaiki fasilitas produksi.
Plumbing Work in Green Market Based on Value Engineering Indah Suci Rahayu
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1122

Abstract

The green traditional market concept begins with the structure of the market section. This concept consists of various ideas that make markets environmentally friendly, these ideas include composting buildings, open gardens, bathrooms/toilets, parking areas and planting in the market. Understanding Value Engineering in general is a management technique that uses a systematic approach, creative and organized effort that is directed to analyze the function of a system with the aim of achieving the required function at the lowest possible cost. However, this remains within the established technical functions and limits. The method used is value engineering with the aim of understanding and identifying obstacles in the application of value engineering and lean six sigma methods in dirty water installation work in market buildings with the concept of green building. The research instruments were arranged in the form of variables which were formulated in the form of questions (questionnaires). Cost efficiency was obtained in clean and dirty water installation work of a savings of 9.8%.
Penggunaan Non-Metallic Material di Berbagai Industri Manufaktur Indonesia Secara Tinjauan Literatur Sistematis Ahmad Fauzi; Rendi Galang Ramadan; Hibarkah Kurnia; Dhea Egga; M. Usman Zakaria
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1123

Abstract

Industri manufaktur di Indonesia terdiri dari berbagai sektor jika dilihat dari jenis produksi diantaranya industri Metallic material dan Non-metallic material. Bahan baku yang digunakan untuk proses bermacam-macama. Bahan non-logam selalu dibutuhkan dalam teknik bangunan, teknik mesin, teknik proses, dan keperluan lainnya. Selain digunakan sebagai bahan pengganti logam, bahan non logam juga dibutuhkan sebagai bahan utama sesuai dengan kemampuan dan sifatnya yang unik untuk berbagai keperluan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pentingnya bahan baku non logam dalam industri manufaktur di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penerapan sistematik review kajian dari beberapa artikel dengan cara identifikasi yang berfokus pada topik tertentu yang merupakan bagian dari bidang keilmuan. Penelitian ini telah menemukan identifikasi fokus penelitian pada tahun publikasi, jenis industri, dan metode yang digunakan. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat membantu peneliti lain dalam hal memfasilitasi penemuan karya ilmiah di bidang material teknik khususnya material non logam dalam penggunaannya di industri manufaktur Indonesia
Kajian Detail Engineering Design Fasilitas Integrasi Kawasan Stasiun Kereta Rel Listrik Bogor Barian Karopeboka; Aryani Widyakusuma
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1141

Abstract

Pembangunan fasilitas integrasi merupakan salah satu langkah yang mendesak untuk dilaksanakan agar dapat terkoneksinya moda transportasi satu dengan yang lain, salah satunya adalah Stasiun Bogor. Kawasan Stasiun Bogor saat ini terlihat masih semrawut. Kesemrawutan disebabkan demand yang tinggi dan feeder yang melakukan pick up dan drop off tidak tertata. Tujuan penelitian Integrasi Fasilitas di Kawasan Stasiun Kerta Rel Listrik (KRL) Bogor adalah untuk melaksanakan penyusunan Detailed Engineering Design (DED). Hasil dari kegiatan ini antara lain menyediakan fasilitas integrasi pergerakan orang dan moda transportasi umum dari/ke Bogor ke park and rides, selter, alun-alun, Taman Topi dan Masjid Agung, pasar Merdeka dan rencana rute BTS BPTJ dengan konsep Walkable. Menyediakan titik peralihan moda angkutan umum di Stasiun Bogor dengan penataan dan peningkatan penggunaan angkutan umum khususnya di stasiun Bogor dengan pengumpan baik angkot maupun ojek. Menata kawasan stasiun Bogor agar pergerakan orang dan moda terkoneksi dengan baik. Meningkatkan penggunaan transportasi KRL dengan menyediakan fasilitas pergerakan orang dan moda transportasi. Terakhir melakukan sinkronisasi pembangunan fasilitas keterpaduan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Bogor dengan BPTJ.
Perancangan Pusat Konvensi Dengan Pendekatan Arsitektur Dekonstruksi di Jakarta Rudi Irpan; Herindiyati Herindiyati; Mita Novitawaty
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1144

Abstract

Convention Center merupakan tempat yang berfungsi untuk mewadahi segala kegiatan yang berkaitan dengan berbagi dan bertukar informasi melalui pertemuan, pameran, dan konvensi baik secara nasional, internasional maupun regional. Sebuah Convention Center dapat mempromosikan pengembangan pariwisata melalui kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE). Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses perancangan Convention Center di Jakarta dengan gaya arsitektur dekonstruksi dalam suasana lingkungan perkotaan. Gaya arsitektur dekonstruksi dipilih karena mengekspresikan kebebasan dan dianggap tepat dalam mencoba menonjolkan keunikan bangunan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik berdasarkan situs eksisting khusus, tinjauan literatur serta tinjauan standar arsitektur bangunan. Hasil penelitian mengungkapkan desain detail bangunan unik Convention Center dengan gaya dekonstruksi yang kinerjanya jelas dapat menarik dan mengesankan orang yang lewat. Sedangkan bagi yang menggunakan gedung, Convention Center ini menawarkan kenyamanan dan berwawasan lingkungan.
Identifikasi Potensi Pengembangan Ekowisata Berwawasan Kearifan Lokal di Taman Wisata Alam Puntih Kayu Palembang Ria Dwi Putri
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1158

Abstract

Salah satu objek wisata alam di Palembang yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Taman Wisata Alam Puntih Kayu. Kegiatan pariwisata di Taman ini saat ini belum sepenuhnya mengacu pada prinsip dasar pengembangan pariwisata alam. Prinsip dasar dimaksud yaitu berbasis pada alam, berkelanjutan, dan berwawasan kearifan lokal, serta bermanfaat untuk masyarakat lokal, mengutamakan kepuasan wisatawan, dan memiliki unsur pendidikan lingkungan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu fasilitas yang tidak lengkap seperti kondisi kebersihan area tidak terjaga, atraksi wisata yang kurang menarik dan masih sangat minim serta amenitas belum memenuhi standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi yang ada di objek wisata alam Puntih Kayu yang bisa dikembangkan sebagai ekowisata berwawasan kearifan lokal, mengetahui rencana strategi pengembangan ekowisata berwawasan kearifan lokal di Puntih Kayu, dan mengetahui implementasi fisik program pengembangan dan arahan desain pola penataan zonasi. Metode Penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa Strenght, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Hasil didapat potensi yang bisa dikembangkan di objek wisata alam Puntih Kayu adalah sebagai Ekowisata berwawasan kearifan lokal mengacu pada prinsip dasar pengembangan pariwisata alam, yaitu berbasis pada alam, berkelanjutan, memiliki unsur pendidikan lingkungan yang bisa di kemas dalam satu produk wisata yang menarik
Literature Review: Penerapan Metode Single Minutes Exchange of Die (SMED) di Berbagai Sektor Industri Manufaktur Haidar Shafwan Mughits; Hammam Dwipa Prio Witjaksono; Happy Srivening Suasono; Ibrahim Anton Surya Atmaja; Rohmat Setiawan
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 2 (2023): KaLIBRASI September 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i2.1124

Abstract

Menghadapi keadaan pasar yang semakin kompetitif, berbagai perusahaan di industri manufaktur melakukan berbagai improvisasi untuk melakukan optimalisasi proses produksi. Pertumbuhan inovasi yang cepat telah menyebabkan tingginya persaingan dan variasi produk yang di inginkan. Peningkatan produktivitas dan kualitas barang merupakan suatu hal yang penting dalam merespon antusias dari pelanggan. Perusahaan yang ingin meningkatkan produktivitas adalah dengan mengurangi waktu Set-up mesin, changeover, lead time, dan pembenahan proses produksi dalam suatu industri. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisa seberapa jauh penerapan metode Single Minutes Exchange of Die (SMED) di industri manufaktur untuk mempercepat waktu pergantian dies dan set-up mesin. Metode penelitian ini menggunakan Sistematic Literature Review (SLR) dinilai sangat cocok diterapkan pada penelitian ini untuk mengetahui penerapan SMED, dikarenakan dengan banyaknya referensi dapat membantu penelitian lain dalam mengaplikasikannya.  Penelitian ini menemukan 41 artikel membahas metode SMED industri manufaktur. Namun setelah dianalisa lebih lanjut ada 6 artikel dengan judul yang sama dan 35 artikel berbeda yang semuanya membahas kegunaan dan fungsi SMED pada industri manufaktur di berbagai sektor. Manfaat dalam penelitian ini dapat meningkatkan hasil produksi pada industri manufaktur seperti efisiensi waktu set-up, menurunkana waktu changeover, dan meningkatkan produktivitas dalam industri manufaktur

Page 9 of 11 | Total Record : 101