cover
Contact Name
Nia Sarinastiti
Contact Email
nia.sarinastiti@atmajaya.ac.id
Phone
+6221-5708967
Journal Mail Official
interact@atmajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.51 Jakarta 12930
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal InterAct
ISSN : 22524630     EISSN : 26141442     DOI : https://doi.org/10.25170/interact
Jurnal InterAct is published twice a year (May and November). Each edition discusses materials and current issues on corporate communication, marketing communication, media and communication. These are including, but not limited to: Corporate Communication - Public relations - Media relations - Investor relations - Government relations - Corporate Social Responsibility - Customer relations - Organizational communication - Cross-cultural communication - Digital corporate communication Marketing Communication - Branding and image development - Consumer perception - Promotions - Digital marketing communication Media and Communication - Communication technology - New media - Social media - Advertising message analysis - Media placement - Political communication Each edition receives original articles that will be reviewed by internal and external editors through a blind review based on their expertise. After the editing, a reviewer is assigned based on relevancy and related article. Jurnal InterAct will publish selected paper(s) under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct" : 5 Documents clear
Charlie Hebdo: The French Right to Freedom of Expression Andina Mustika Ayu; Fitri Sarasati
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons informan terhadap kebebasan media oleh Charlie Hebdo di Perancis. Tabloid satir Charlie Hebdo memicu gelombang protes yang meningkat setelah Presiden Emanuel Macron menolak untuk memenuhi tuntutan sanksi dan menutup majalah tersebut. Keputusan untuk mempertahankan operasional majalah tersebut menjadi polemik di kalangan umat Islam, dan menjadi fokus diskusi untuk memahami bagaimana media menjalankan fungsinya dan melindungi hak-haknya sebagai bagian dari negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara sebagai data primer dengan informan yang telah bekerja sebagai jurnalis selama lebih dari 5 tahun dan memiliki pengalaman di beberapa negara dengan ideologi yang berbeda untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh, mahasiswa yang sudah lulus maupun yang masih menempuh pendidikan di Perancis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi yang dipraktikkan Charlie Hebdo sebagai halyang wajar dilakukan di Perancis. Kebebasan ini merupakan salah satu bentuk hak asasi manusia yang paling dilindungi dan juga cerminan dari kondisi politik, sosial dan ekonomi di Perancis.
The Communication Strategies of Children with Autism Spectrum Disorders' Companions in Teaching Sexual Education Suhanto , Anastasia; Dwihadiah, Desideria Lumongga
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4636

Abstract

Peran pendamping bagi individu berkebutuhan khusus penyandang autisme sangatlah penting. Kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sosial di sekitarnya yang dialami para penyandang autisme, harus dapat dijembatani dengan bantuan pendamping. Autisme memiliki spektrum yang sangat luas dengan ciri yang berbeda pada setiap individu. Dalam memasuki masa pubertas yang ditandai dengan perubahan fisik dan masalah seksualitas, kesulitan yang dialami individu penyandang autisme bertambah sehingga pendamping perlu memberikan edukasi tentang seksualitas yang tepat. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan para pendamping dalam memberikan pendidikan seksual bagi individu penyandang autisme yang memasuki masa pubertas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan 7 informan yang terdiri dari guru siswa autis dan orang tua yang diwawancarai. Selain itu dilakukan observasi non partisipan melalui zoom saat guru memberikan pelajaran yang terkait dengan seksualitas dan pubertas kepada siswa dan saat orang tua berkomunikasi dengan anaknya. Hasil menunjukkan bahwa guru dan orang tua menggunakan strategi komunikasi yang sama dalam membantu menjelaskan tentang seksualitas dan pubertas, yaitu dengan cerita sosial. Cara berkomunikasi mereka juga sangat bervariasi. Cara yang bervariasi ini bergantung pada tingkat kemampuan anak dalam komunikasi dan pemahaman serta kebiasaan komunikasinya serta kemampuan dan kecepatan anak menyerap informasi, termasuk dinamika emosi pada anak.
Analisis Resepsi Kekerasan Seksual pada Perempuan dalam Film Penyalin Cahaya Netanya Astu P.D., Raden Roro; Kusuma, Satria
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4896

Abstract

The film “Penyalin Cahaya” is a film that addresses the issue of sexual violence against women. Sexual violence in Indonesia still occurs frequently, both verbally and non-verbally. The film "Penyalin Cahaya"tells the story of the sexual violence and harassment experienced by Suryani and Farah, committed by Rama, a member of Theater Matahari. The purpose of this research is to understand the interpretation of sexual violence against women in the film“Penyalin Cahaya.” The theories used in this research are reception analysis and sexual violence. This research employs a qualitative descriptive research method and uses Stuart Hall’s reception analysis. Data collection techniques include in-depth interviews with twelve informants and literature reviews. The results of this research explain that eight informants are categorized as dominant-hegemonic, and four informants fall into a negotiated position, but there are no informants categorized as opposition positional. According to the informants, the film “Penyalin Cahaya” is effective in representing the issue of sexual violence against women, although some informants find the plot and ending of the film not easily understandable.
Obstacles to the Implementation of Digital Transformation: A Case Study of the Yayasan Al Huda Islamic Education Center Metropolitan Gunawan, Angela Priscilla; Niyu, Niyu
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4916

Abstract

Dalam rangka memosisikan diri di ranah persaingan global, Yayasan Al Huda Islamic Education Center Metropolitan (YAIECM) menghadapi kendala dalam implementasi transformasi digital Sistem Informasi Sekolah Terpadu (SISTesi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dinamika yang terjadi dalam implementasi transformasi digital di YAIECM dan mengidentifikasi hambatan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatanpenelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodologi studi kasus. Kajian ini menggunakan Technology Acceptance Model (TAM)dan Diffusions of Innovation (DOI) dalam kerangka teorinya. Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap guru, staf, ketua yayasan, dan salah satu pendiri PT. Exi Global Application, pencipta SISTesi, sistem yang digunakan oleh yayasan. Proses inovasi transformasi digital yang dilakukan YAIECM melibatkan integrasi seluruh unit, mengubah sistem manual menjadi digital. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa dinamika proses inovasi transformasi digital meliputi komunikasi inovasi, proses inovasi itu sendiri, kesiapan sumber daya manusia, dan teknis implementasi. Terkait dengan komunikasi inovasi, terlihat bahwa pegawai belum sepenuhnya memahami keinginan pimpinan sehingga menyebabkan kurangnya sinergi antara pengurus yayasan dan pegawai. Lebih lanjut, studi ini mengidentifikasi hambatan dalam penerapan sistem transformasi digital, termasuk komunikasi yang tidak efektif, perencanaan yang tidak memadai, sumber daya teknologi dan literasi digital yang tidak mencukupi, serta tantangan teknis yang menghambat efektivitas dan efisiensi meskipun infrastruktur sudah mapan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi organisasi lain yang memulai perjalanan transformasi digital mereka.
The Influence of the Narrative of Pop-Up Promo Notification Go-JEK on Brand Attitude Oktaviane , Maria Jezzixa; Widiasari, Natalia
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4923

Abstract

Digitalisasi meningkatkan bisnis, dan juga serta merta, menghadirkan kompetisi. Untuk itu, perusahaan dituntut untuk berinovasi dalam hal strategi pemasaran untuk memastikan pendapatan dan mempertahankan konsumen. Gojek berinovasi dengan Notifikasi Pop-Up yang muncul melalui ponsel pintar para pengguna. Notifikasi Pop-Up ini ditujukan untuk berinteraksi dengan konsumen dan memberikan berbagai penawaran. Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengidentifikasi pengaruh narasi promosi yang diusung melalui Notifikasi Pop-Up terhadap Brand Attitude dari para pengguna Gojek. Narasi sebagai variabel bebas terdiri dari sub variabel copywriting, pilihan kata, dan gaya bahasa. Sedangkan, Brand Attitude, sebagai variabel terikat, memiliki kognitif, afektif, dan konatif sebagai sub variabelnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, dan perolehan sampel menggunakan teknik purposif. Kuesioner dibagikan kepada pengguna Gojek yang berusia 15 sampai 24 tahun yang berdomisili di DKI Jakarta. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel narasi promosi pada Notifikasi Pop-Up Gojek berpengaruh secara moderat terhadap variabel Brand Attitude. Dengan demikian, Notifikasi Pop Up pada aplikasi Gojek berpotensi untuk dioptimalisasi untuk tujuan branding maupun customer engagement dalam aplikasi Gojek.

Page 1 of 1 | Total Record : 5