cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2017)" : 8 Documents clear
STUDI PROGRAM AKSELERASI PRAKOM DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM BATA-BATA PANAAN PAMEKASAN Nawawi, Maimun bin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.083 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1065

Abstract

Masyarakat moderen mempunyai kecenderungan ingin serba cepat, termasuk keinginan menguasai suatu ilmu.  Karena memang dukungan media yang sangat memadai dan strategi yang semakin hari semakin variatif. Langkah kongkritnya dengan melahirkan buku-buku, metode, strategi dan teori serta pendekatan pembelajaran yang serba cepat (akselerasi). Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-bata Panaan Pelengaan Pamekasan adalah salah satunya, sejak tahun 2011 menyediakan satu proram akseleratif untuk mempermudah dan mempercepat penguasaan keterampilan membaca bagi para santri yang berminat, yang dikenal dengan program Prakom (Pra Komisi).
PENDEKATAN EFEKTIF SUPERVISOR PENDIDIKAN DALAM PELAYANAN ETOS KERJA GURU DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Aminah, Siti
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.784 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1117

Abstract

AbstrakGuru merupakan kunci penting keberhasilan memperbaiki mutu pendidikan dan pembelajaran khususnya di lembaga penddikan Islam. Suatu pengajaran sangat tergantung pada kemampuan mengajar guru, maka kegiatan supervisi menaruh perhatian utama pada peningkatan kemampuan profesional guru, yang pada gilirannya akan meningkatkan mutu proses belajar mengajar dan akhirnya kualitas supervisi akan direfleksikan pada peningkatan hasil belajar murid.Supervisi di lembaga pendidikan Islam yang dilaksanakan oleh kepala sekolah sebagai supervisor internal harus dilaksanakan secara rutin dan terjadwal agar sedini mungkin tidak terjadi penyimpangan yang berkepanjangan dan agar dilakukan perbaikan terus menerus.Terdapat tiga pendekatan supervisor pendidikan yaitu pendekatan direktif, kolaboratif dan non direktif. Sedangkan karakteristik etos kerja guru bermacam-macam yaitu guru professional, konseptor dan supersibuk serta guru lemah.Pendekatan efektif yang harus dilakukan oleh supervisor dalam bertindak adalah harus menggunakan pendekatan yang sesuai dengan situasi dan kondisi dan dengan cara yang sesuai berdasarkan karakteristik etos kerja yang dimiliki masing-masing guru demi mencapai tujuan pendidikan yang direncanakan.
MODERNISASI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA Sayyi, Ach.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.543 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1285

Abstract

Ide pembaharuan kurikulum Pendidikan Islam di Indonesia menurut Azyumardi Azra perlu melihat dari input-output dunia pendidikan islam. Input dari masyarakat ke dalam sistem pendidikan yang terdiri dari idiologis-normatif, mobilisasi politik, mobilisasi ekonomi, mobilisasi sosial, dan mobilisasi kultural. Kesemuanya ini merupakan sistem pendidikan yang pokok atau bisa disebut konvensional. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitan kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode dan pendekatan kualitatif-diskriptif; menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi; dan menggunakan analisis isi (content analysis) sebagai pisau analisis berbagai data yang dieksplorasi dari berbagai karya Azyumardi Azra yang kemudian dirangkai dalam berbagai narasi yang sistematis. Walhasil Tawaran gagasan modernisasi Kurikulm pendidikan Islam Azyumardi Azra lebih banyak terfokus di pendidikan Tinggi Islam, khususnya IAIN dan UIN yang dirumuskan dalam empat langkah fundamental, yakni(1) reformulasi tujuan perguruan tinggi, (2) restrukturisasi kurikulum, (3) simplifikasi beban belajar, (4) dekompartementalisasi. Sehingga pendekatan dalam pembaharuan kurikulum, maka kurikulum yang diimplementasikan adalah tidak lagi diarahkan pada subject matter melainkan kepada child oriented dan keadaan sosial yang dikembangkan dalam kerangka integrasi ilmu agama dengan ilmu umum, sains, dan teknologi.
KOMPETENSI SPIRITUAL GURU PAUD PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Aziz, Safrudin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.917 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1286

Abstract

Meskipun  tidak  termuat  dalam  Undang-Undang  Sisdiknas  ataupun  Permendiknas, kepemilikan  kompetensi  spiritual  bagi  guru  sampai  kapanpun  mutlak  menjadi  sebuah keniscayaan. Perihal tersebut dilatarbelakangi dengan semakin bertambahnya angka kejahatan serta tindak kekerasan, dekadensi moral remaja melampaui titik nadir kehidupan, perzinaan dan perselingkuhan seolah menjadi  hiasan membanggakan bahkan  ibadah sebatas dianggap sebagai ritualitas tanpa makna. Semua itu terjadi akibat sistem pendidikan di Indonesia ma sih bersifat kognitif and skill oriented. Selain berbagai bentuk perilaku a  moral, spiritualitas anak usia dini umumnya masih bersifat  imitasi,  sebatas  meniru,  ego  sentris  dan  tidak  mendalam  (unreflective).  Sehingga menumbuhkembangkan nilai-nilai spiritual bagi anak usia dini memerlukan bimbingan serta pengajaran  dari  guru  secara  tepat.  Dalam  konteks  inilah,  guru  harus  memiliki  seperangkat kompetensi spiritual baik secara personal maupun profesional. Kompetensi personal spiritual diwujudkan  dalam  bentuk  kesalehan  diri  sendiri  dalam  mengimplementasikan  nilai-nilai spiritual. Sementara  kompetensi profesional spiritual diwujudkan dalam  mengajarkan  nilai nilai spiritual kepada peserta didik secara tepat.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SMP MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) YOGYAKARTA Khasanah, Siti Zulfatun; Arifin, Zainal
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.587 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1287

Abstract

SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta merupakan pioneer sekolah muhammadiyah yang melakukan inovasi pendidikan berbasis “boarding school”. Sejak berdiri tahun 2008, SMP MBS berkembang pesat dengan peserta didik maupun cabangnya di kota-kota lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Konsep MBS adalah pendidikan yang mencakup dimensi akal, hati, dan skill. (2) Pengembangan kurikulum di SMP MBS Yogyakarta, meliputi: (a) diagnosis kebutuhan peserta didik, (b) merumuskan tujuan pendidikan nasional, kurikuler, dan institusional, (c) seleksi dan organisasi isi pembelajaran mengacu KTSP, muatan nasional, dan lokal, (d) seleksi dan organisasi pengalaman belajar yang meliputi pengelolaan belajar dan ruang belajar, metode serta program kegiatan dan pengambangan diri, (e) evaluasi hasil belajar menggunakan tiga teknik, yakni tes, observasi, dan penugasan, dan (3) faktor pendukung meliputi profesionalisme kepala sekolah, waka kurikulum, guru, dan sarana prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah: terbatasnya SDM dan minimnya pengalaman guru.
REFORMULASI PENDIDIKAN PESANTREN DALAM DIALEKTIKA KONTEKS MASYARAKAT GLOBAL Hair, Moh. Afiful
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.992 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1288

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang bersifat nonformal harus mengadakan perubahan dan pembaharuan guna menghasilkan generasi-generasi yang tangguh, generasi yang berpengetahuan luas dengan kekuatan jiwa pesantren dan keteguhan mengembangkan pengetahuan yang tetap bersumber pada al-qur’an dan hadis. Dalam perkembangan zaman,pesantren saat ini berhadapan dengan arus globalisasi dan modernisasi yang ditandai dengan cepatnya laju informasi dan teknologi. “Karena itu, pesantren harus melakukan perubahan format, bentuk, orientasi dan metode pendidikan dengan catatan tidak sampai merubah visi, misi dan orientasi pesantren itu, akan tetapi perubahan tersebut hanya pada sisi luarnya saja, sementara pada sisi dalam masih tetap dipertahankan.
KOMPETENSI GURU PAI DAN STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN Fauzi, Anis; Nurlaila, Ila
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.948 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1289

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kompetensi guru PAI dan  Penerapan Strategi pembelajarannya terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan di SMK bagian kelautan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Metode korelasional digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel kompetensi guru PAI, penerapan strategi pembelajaran PAI, serta penanaman nilai-nilai keagamaan. Subjek penelitian ini adalah  peserta didik di SMKN 3 Pandeglang  Jurusan Pelayaran Program Studi Nautika Kapal di kelas XII dengan jumlah responden 24 orang dan siswa SMKN 36 Jakarta Jurusan Pelayaran Program Studi Nautika Kapal di kelas XII dengan jumlah responden 29 orang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan datanya menggunakan kuwsioner, observasi, dan wawancara, serta dokumentasi.  Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Islam dan strategi pembelajaran terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan siswa  SMKN 3 Pandeglang sebesar 49,35%, sedangkan pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Islam dan strategi pembelajaran terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan siswa di SMKN 36 Jakarta sebesar 10,9%.
POLA PENGASUHAN ISLAMI DALAM PENDIDIKAN KELUARGA (Penguatan Peran Keluarga Jamaah Masjid Baitul Abror Teja Timur) Hadi, Saiful
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.97 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1290

Abstract

Pendidikan Islam memiliki varian yang kompleks, tidak hanya pada kegiatan pendidikan formal, dan non formal, akan tetapi juga ada pada pendidikan informal, ketiganya memiliki keterkaitan yang sinergis untuk saling menguatkan, sebagaimana halnya yang terjadi pada ibu-ibu Jamaah masjid Baitul Abror yang putra-putrinya mengikuti pendidikan pra sekolah pada RA. Muslimat NU yang dikelola oleh Ta’mir masjid. Para Ibu jama’ah yang rata-rata tingkat pendidikan rendah, mereka minim pengetahuan, pengalaman dn keterampilan dalam memberikan pengasuhan secara islami, hal tersebut menjadi concern sasaran program pengabdian akademik dalam memberikan penguatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan afeksi dalam mengasuh pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya usia pra sekolah. Program penguatan  yang dikhususkan pada peningkatan pengetahuan dalam mengasuh, praktek pengasuhan dan keterampilan dalam memberikan perlindungan kepada anak, ternyata memberi kontribusi yang signifikan terhadap perolehan ketiga aspek yang diberikan selama mengikuti kegiatan penguatan tersebut. Hal tersebut terlihat pada saat proses kegiatan pengabdian berlangsung seperti tanggapan dan respon tentang materi dan praktek yang dilakukan bersama antara Tim Pengabdian dan pra ibu jama’ah masjid.

Page 1 of 1 | Total Record : 8