cover
Contact Name
Cahyo Setiawan
Contact Email
cahyos@aiska-university.ac.id
Phone
+62271-631141
Journal Mail Official
jurnalgaster@aiska-university.ac.id
Editorial Address
https://journal.aiska-university.ac.id/index.php/gaster/about/editorialTeam
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Gaster
ISSN : 18583385     EISSN : 25497006     DOI : https://doi.org/10.30787/gaster
Core Subject : Health,
Gaster is a national periodical journal which contains research articles in health sector. Gaster: Health journals are expected to be a medium for conveying scientific findings and innovations in the health sector for those in the health sector, both those engaged in the health sector. Gaster is published twice a year (February and August) by the Research Center of Aisyiyah University Surakarta. The editorial team invited health observers to express their ideas in order to improve self-professionalism and responsibility for national education. This journal was first published in 2007. Gaster is a peer reviewed journal and an open access journal that focuses on health. This focus covers the related areas and scopes related to the following : Nursing Midwifery Physiotherapy Pharmacy Community Nutrition Public Health Noted: Articles have primary citations and have never been published online or printed before.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS" : 6 Documents clear
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN STIMULASI SARAF ELEKTRIK TENS DAN TERAPI ES TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN SIMPLE FRAKTUR DIRUANG PREMEDIKASI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSU HAJI SURABAYA Fahrun Nur Rosyid; Dony Dwi Purnama Putra
Gaster Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.286 KB)

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual atau potensial. Salah satu penatalaksanaan untuk menurunkan intensitas nyeri adalah dengan menggunakan Stimulasi Elektrik Saraf Transkutan (TENS) dan terapi es, sebagai metode pereda nyeri nonfarmakologis, terhadap manajemen nyeri pada pasien Simple Fraktur di ruang premedikasi Instalasi Bedah Sentral RSU Haji Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain One-group pra-post test, dengan populasi penelitian adalah semua pasien Simple Fraktur yang akan menjalani operasi di ruang premedikasi Instalasi Bedah Sentral RSU Haji Surabaya. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik sampling purposive dari populasi yang sudah memenuhi kriteria inklusi sebanyak 12 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Stimulator Saraf Elektrik Transkutan (TENS) dan terapi es. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah intensitas nyeri. Penelitian ini dianalisa dengan menggunakan uji Paired T-test dengan tingkat signifikasi α ≤ 0,05 dan uji Independent T-test dengan tingkat signifikasi α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan intensitas nyeri yaitu rerata skala nyeri 1, dengan menggunakan uji Independent T-test didapatkan nilai p = 0,003 (α = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah TENS lebih efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dibandingkan dengan terapi es pada pasien Simple Fraktur karena TENS memiliki mekanisme frekuensi dan amplitude yang dapat disetting berdasarkan sensasi nyeri yang dialami oleh pasien Simple Fraktur. Fungsi dari frekuensi dan amplitude ialah dapat menghasilkan aliran listrik sesuai tingkatan nyeri yang dirasakan pasien saat pemberian terapi. Kata Kunci : Intensitas nyeri, Transcutan Electric Neurogenic Stimulator (TENS), Terapi es
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SINDROMA PRAMENSTRUASI PADA SISWI SMP NEGERI 4 SURAKARTA . Ricka; . Wahyuni
Gaster Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.967 KB)

Abstract

Sindroma Pramenstruasi merupakan kondisi medis umum yang memengaruhi hubungan wanita, aktivitas sosial, produktivitas kerja, dan kualitas hidup.  Berbagai gejala emosional yang paling umum dialami wanita saat pra-haid timbul suatu kecemasan ketika menghadapi PMS. Data di SMP Negeri 4 Surakarta, jumlah siswa-siswi kelas 7 adalah 261 siswa, yang terdiri 155 perempuan dan 106 laki-laki.  Hasil dari wawancara siswi kelas 7 jumlah siswi yang belum mengalami menstruasi adalah 3 siswi, sedangkan jumlah keseluruhan siswi yang sudah mengalami menstruasi adalah 150 siswi. Sekitar 70% banyak siswi yang mengalami kecemasan dan Sindroma Pramenstruasi saat menjelang menstruasi. Hal ini di sebabkan karena banyak siswi mengalami permasalahan yang sering terjadi yaitu masalah mengenai menstruasi yang hampir setiap bulan ada siswi SMP yang mengeluhkannya.  Bahkan ada juga siswi yang terpaksa tidak masuk sekolah pada hari pertama haid dan banyak siswi yang beristirahat sebentar di UKS, sehingga dapat menggangu aktivitas sekolahnya. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini akan menganalisa apakah ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan Sindroma Pramenstruasi pada siswi SMP Negeri 4 Surakarta? Tujuan; Mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan sindroma pramenstruasi. Metode; Penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif terhadap 152 siswi kelas 7 SMP Negeri 4 Surakarta. Hasil; Variabel bebas tingkat kecemasan terbukti memiliki hubungan signifikan dengan Sindroma Pramenstruasi. Dari hasil analisa data yang menggunakan angka korelasi Kendall’s Tau sebesar 0,290 dengan signifikansi sebesar 0,000.  Oleh karena signifikansi lebih kecil dari tingkat ketelitian 0,05 maka diputuskan bahwa H0 ditolak.  Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan Sindroma Pramenstruasi pada siswi SMP Negeri 4 Surakarta dengan kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan; Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan Sindroma Pramenstruasi pada siswi SMP Negeri 4 Surakarta.   Kata Kunci :tingkat kecemasan, Sindroma Pramenstruasi
PENGARUH PEMBERIAN SUSPENSI BUBUK KEDELAI TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH DIABETUS MELITUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOZIN Wahyu Purwaningsih; Maryatun .
Gaster Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.229 KB)

Abstract

Seiring dengan kemakmuran yang meningkat mempengaruhi pola makan dan gaya hidup seseorang. Pola makan dengan komposisi makanan yang terlalu banyak mengandung protein,lemak, gula, garam dan gaya hidup yang sangat sibuk, duduk di belakang meja menyebabkan tidak adanya kesempatan untuk rekreasi atau olah raga sehingga menyebabkan tingginya angka penyakit. Salah satunya mengakibatkan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus. Pengobatan dan pencegahanpun mengalami perkembangan sejalan dengan tumbuhnya berbagai macam penyakit. Pemanfaatan Tumbuhan sebagai salah satu alternatif pilihan. Kedelai kuning merupakan salah satu alternatif tumbuhan yang dapat dimanfaatkan karena kandungannya yang bermanfaat sebagai  antibiabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah, akibat pemberian suspensi bubuk kedelai pada tikus jantan DM yang diinduksi STZ.  Metoda: jenis penelitian ini adalah eksperimen murni ,pre post test control group design terhadap tikus jantan galur Wistar. Sampel terdiri dari 30 ekor tikus (Rattus norvegicus) jantan usia 6-7 minggu dengan berat badan 150 - 300 gram yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu K1 : tidak diinduksi STZ dan tidak diberi suspensi bubuk kedelai kuning , K2 : diinduksi STZ dan tidak diberi suspensi bubuk kedelai kuning, K3 : diberi suspensi bubuk kedelai kuning dosis I ( 200 mg/kgBB/hr ) setelah diinduksi STZ dan terjadi hiperglikemi, K4 yang diberi suspensi bubuk kedelai kuning dosis II (400 mg/kgBB/hr)  setelah diinduksi STZ dan terjadi hiperglikemi, K5 yang diberi suspensi bubuk kedelai kuning dosis III ( 800 mg/kgBB/hr )  setelah diinduksi STZ dan terjadi hiperglikemi.Sebelum dan sesudah perlakuan dilakukan pemeriksaan glukosa Hasil: Hasil analisis data t-test dan Anova menunjukkan terdapat perbedaan rerata glukosa darah, Kesimpulan pemberian suspensi bubuk kedelai kuning dapat menurunkan kadar glukosa pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin   Kata Kunci: Kedelai kuning, Diabetes melitus.
TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DAN KESIAPAN KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA STROKE DI DESA KEBAKKRAMAT KARANGANYAR Rini Suharni; Indarwati .
Gaster Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.997 KB)

Abstract

Stroke merupakan masalah kesehatan yang cukup serius di zaman modern ini. Serangan stroke dapat menyebakan kecacatan yang berjangka panjang atau bahkan kematian. Kesiapan keluarga sejak awal akan meningkatkan kemampuan keluarga merawat pasien stroke di rumah.Tujuan; Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga tentang stroke dengan kesiapan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita stroke di Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.Metode; Penelitian ini bersifat non ekperimen dengan pendekatan cross sectional, untuk  teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan  cara total sampling di mana populasi penelitian 115 orang dan sampel sama  dengan jumlah populasi yaitu 115 orang. Uji statistik menggunakan tehnik korelasi chi-square  Hasil; Berdasarkan hasil uji statistik data di atas dapat dengan analisis uji Chi Square, diperoleh hasil tingkat pengetahuan keluarga tentang stroke Pvalue 00.0 < Ptabel 0.05. Nilai ini berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga tentang stroke dengan kesiapan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita stroke karena nilai korelasi antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan merawat yang benar adalah X2 hitung = 22.085 Kemudian pengetahuan tentang stroke yang ditunjukkan dengan nilai OR sebesar 0.439 dengan 95%-CI 0.281-0.686 artinya responden yang memperoleh pengetahuan tentang stroke tinggi. Kesimpulan; Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan keluarga tentang stroke dengan kesiapan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita stroke di Desa Nangsri Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.   Kata Kunci :  Pengetahuan,  Stroke, Kesiapan Keluarga
PERBEDAAN PENGARUH PEDIDIKAN KESEHATAN GIGI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI PADA ANAK DI SD NEGERI 2 SAMBI KECAMATAN SAMBI KABUPATEN BOYOLALI Sri Hastuti; Annisa Andriyani
Gaster Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.826 KB)

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan. Sebanyak 89% anak Indonesia di bawah 12 tahun menderita penyakit gigi dan mulut. Data pemeriksaan dari anak-anak di Sekolah Dasar Negeri 2 Sambi dengan di bantu dokter gigi puskesmas setempat anak yang mengalami permasalahan gigi dilihat dari def-t, DMF-T dan OHI-S sebanyak 44,41% dari 93 anak yang diperiksa. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini akan menganalisa apakah ada perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang kesehatan gigi. Tujuan; Mengetahui perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan gigi menggunakan metode ceramah dengan lembar balik dan metode demonstrasi dengan alat peraga dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi pada anak SD Negeri 2 Sambi usia 7-8 tahun. Metode; Penelitian Eksperimen Semu (Quasi Eksperiment) dengan rancangan one group pretest-post test. Hasil; Pendidikan kesehatan menggunakan  metode ceramah dengan lembar balik dan metode demonstrasi dengan alat peraga gigi terbukti memiliki perbedaan, dari hasil analisa metode ceramah (-23,567>3,254) dan metode demonstrasi (-15,327>3,254). Kesimpulan; Pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah dengan lembar balik lebih efektif dibandingkan metode demonstrasi alat peraga gigi.   Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan Gigi, Pengetahuan, Anak
SYOK DAN PENANGANANNYA Cemy Nur Fitria
Gaster Vol 7 No 2 (2010): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.473 KB)

Abstract

Abstrak Syok atau renjatan dapat merupakan keadaan terdapatya pengurangan yang sangat besar dan tersebar luas pada kemampuan pengangkutan oksigen serta unsur- unsur gizi lainnya secara efektif ke berbagai jaringan Shock tidak terjadi dalam waktu lebih lama dengan tanda klinis penurunan tekanan darah, dingin, kulit pucat, penurunan cardiac output.Syok yang terjadi dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian yaitu Syok Hipovolemik atau oligemik, Syok Kardiogenik, syok obstruksi dan distribusi dengan manifestasi klinis sesuai dengan derajat syok yang terjadi.Mempertahankan perfusi darah yang memadai pada organ-organ vital merupakan tindakan yang penting untuk menyelamatkan jiwa penderita. Perfusi organ tergantung tekanan perfusi yang tepat, kemudian curah jantung dan resistensi vakuler sistemik. Pasien bisa menderita lebih dari satu jenis syok secara bersamaan. Penatalaksanaan syok secara umum dapat dilakukan dengan mengatur Posisi Tubuh, mempertahankan respirasi dan sirkulasi darah.Kata Kunci: Syok, Penanganan Syok

Page 1 of 1 | Total Record : 6