cover
Contact Name
Bagus Wahyu Utomo
Contact Email
baguswahyu@itda.ac.id
Phone
+6282115042808
Journal Mail Official
jumantaraitda@gmail.com
Editorial Address
Department of Industrial Engineering Adisutjipto Institute of Aerospace Technology Jl. Majapahit, Blok-R, Lanud Adisutjipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa
ISSN : 29640741     EISSN : 29627079     DOI : http://dx.doi.org/10.28989/jumantara.v1i1
JUMANTARA is a journal that publishes scientific articles from the Industrial Engineering discipline. JUMANTARA is published by the Industrial Engineering Study Program of Institut Teknolgi Dirgantara Adisutjipto. JUMANTARA accepts manuscripts or articles in industrial engineering from various academics and researchers, both nationally and internationally. The articles published in JUMANTARA include the results of scientific research covering fields of study, including: Production System Work system design and ergonomics Industrial Management Supply Chain Inventory System Scheduling System Performance measurement Industrial Automation System Optimization Simulation Reliability Maintenance management Economics Engineering Manufacturing process and other relevant fields of study
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2025): Januari" : 6 Documents clear
Perancangan Perbaikan Mesin Pencacah Plastik Menggunakan Pendekatan Metode Kano Jatmiko, Hapsoro Agung; Astuti, Fatma Hermining; Rinanda, Azhar
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i1.2821

Abstract

Penangan sampah masih menjadi isu yang krusial terutama pada kasus sampah anorganik dalam bentuk plastik. Kasus yang terjadi pada Bank Sampah Berkah Makmur Cilacap, mencoba mengubah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual, salah satunya adalah pada sampah plastik. Dalam menjawab permasalah tersebut, bank sampah berkah makmur menginginkan sebuah kebaruan dalam proses pengolahan sampah plastik, dengan penggunaan mesin yang dapat melakukan pengolahan yang baik, memiliki output cacahan yang maksimal,  namun tetap memiliki desain yang compact sesuai dengan kondisi di lapangan. Pendekatan dengan metode Kano diharapkan dapat menangkap kebutuhan pengelola bank sampah tersebut, serta dapat memberikan desain perbaikan pada rancangan desain pencacah plastik ke depannya. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat 5 atribut penting bagi responden yaitu : Bentuk, Fungsi, Safety, Kapasitas dan Output yang dijadikan acuan dalam proses perancangan perbaikan desain pencacah plastik
Analisis Risiko Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist Pada Proses Pengepakan (Studi pada CV. Fresti Jaya) Nurjaman, Iman; Triawan, Iqbal Ramadhan
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i1.2826

Abstract

Permasalahan kesehatan terjadi pada sebuah industri terutama pada UMKM, salah satunya berkaitan dengan work-related musculoskeletal disorders (WMSDs), untuk mengetahui masalah tersebut dilakukan penelitian pada CV. Fresti Jaya. Dari survei awal, diketahui karyawan pada bagian pengepakan sering merasakan ketidaknyamanan, kelelahan dan kekakuan otot pada bagian leher, pinggang dan otot tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko dalam proses pengepakan. Metode yang digunakan adalah quick exposure checklist (QEC) yang merupakan metode untuk menilai gangguan risiko yang terjadi pada bagian punggung, pinggang dan leher. Dari hasil perhitungan kuisioner QEC didapat nilai yang paling tinggi pada bagian Pengepakan 1 dengan action level 3 dan nilai exposure level sebesar 67,90% artinya  mengindikasikan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk melakukan evaluasi dan perbaikan di lingkungan kerja guna melindungi kesehatan pekerja . Berdasarkan exposure score pada punggung dan bahu, yang paling beresiko terjadinya kelelahan bahkan cedera. Untuk posisi kerja yang beresiko ini terjadi pada pengepakan 1 dikarenakan sikap atau posisi kerja membungkuk dengan rentang wantu yang cukup lama, sehingga perlu adanya perbaikan kondisi, baik rancang alat atau perubahan posisi pengepakan supaya tidak terjadi permasalahan WMSDs. 
Analisis Pengendalian Kualitas pada Produk Automotive Battery Premium Menggunakan Metode Six Sigma Fahmi, Afiqoh Akmalia; Fadhila, Aisyah Nurul; Setiawan, Eko; Sufa, Mila Faila
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i1.2836

Abstract

PT. Industri Battery di Karawang merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi aki timbal asam. Berdasarkan data historis, produk AMB Premium memiliki  jumlah produksi dan jumlah defect yang terbanyak. Banyaknya defect menjadi permasalahan bagi perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Six Sigma dengan pendekatan DMAIC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level tingkat Six Sigma di perusahaan ini dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimalkan kecacatan pada produk AMB Premium. Berdasarkan hasil perhitungan DPMO dan Tingkat Sigma rata-rata nilai DPMO diperoleh nilai sebesar 13882,648, dan level Sigma di perusahaan ini sebesar 3,704 yang merupakan rata-rata industri Indonesia. Perbaikan yang diusulkan diantaranya perlunya evaluasi menyeluruh terhadap beban kerja yang diberikan kepada karyawan, membuat jadwal pemeriksaan berkala yang jelas untuk semua mesin dan peralatan, melakukan dan meningkatkan pengawasan secara rutin, dan merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan tugas karyawan.
Analisis Efektivitas Alat Alat Penukar Panas pada Sistem Pengeringan Daun Teh Hitam Oktaviani, Rosa
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i1.2047

Abstract

Daun teh merupakan bahan baku utama dalam produksi teh hitam, dan kualitas serta karakteristik daun teh memiliki dampak langsung terhadap kualitas akhir dari teh yang dihasilkan. kualitas hasil pengeringan. Daun teh yang dikeringkan harus mempertahankan aroma, rasa, dan kualitas organoleptik yang diharapkan oleh konsumen. Pengeringan yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerusakan terhadap karakteristik rasa dan aroma daun teh, yang dapat berdampak negatif pada penjualan dan reputasi merek. Dalam tahap penelitian ini, kajian literatur dilakukan dengan pendekatan yang sistematis, dengan merujuk kepada berbagai sumber yang tersedia dalam berbagai basis data penelitian. Hasil penelitian ini adalah memperlihatkan bahwa penggunaan penukar panas untuk memulihkan panas dapat menghasilkan pengurangan sekitar 33% dari total energi yang diperlukan untuk proses pengeringan, yang pada gilirannya menyumbang hingga 80% dari semua konsumsi energi. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan penukar panas merupakan strategi yang sangat efektif, dengan potensi menjadi fokus utama dalam meningkatkan efisiensi energi untuk industri pengolahan teh hitam.
Pengukuran Kebisingan Pesawat Terhadap Area Sekitar Bandar Udara Internasional Minangkabau Gayatri, Tasya; Poerwanto, Eko; Rahmawati, Fajar Khanif
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i1.2815

Abstract

Berdasarkan data BPS Sumatera Barat pertengahan bulan tahun 2023, jumlah penerbangan meningkat dan berpengaruh terhadap kebisingan di sekitar area Bandara Internasional Minangkabau. Oleh karena itu perlunya kajian mengenai pengukuran kebisingan pesawat yang beroperasi di bandara terhadap area sekitar. Metode yang digunakan adalah analisa statistik, data yang diperoleh berupa data kuantitatif, yaitu data yang berupa angka. Hasil nilai kebisingan aktual dari 13 titik pengukuran terdapat tiga Kawasan Kebisingan yang ditentukan dari hasil perhitungan WECPNL. Pada Kawasan Kebisingan Tingkat I pada titik 8 dan 9 menghasilkan nilai WECPNL yaitu 73.1 dB(A) dan 70.6 dB(A), Pada Kawasan Kebisingan Tingkat II pada titik 11 nilai WECPNL yaitu 77.1 dB(A), Sedangkan pada Kawasan Kebisingan Tingkat III menghasilkan nilai WEPNL sebesar 80.5dB(A) pada titik 10. Nilai Baku Mutu Kebisingan yang ditetapkan oleh KEP- 48/MENLH/11/1996, pada area sekitar Bandara melebihi nilai yang ditetapkan yaitu 55 dB(A). Nilai minimum yang dihasilkan 72.6 dB(A) dan untuk nilai maksimum 88.7 dB(A).
Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Gula dengan Pendekatan Six Sigma pada PT. Sinergi Gula Nusantara Ramadhani, Dinda Safitri; Ifalda, Bernika Deane
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v4i1.2832

Abstract

PT Sinergi Gula Nusantara merupakan perusahaan penghasil gula berkualitas tinggi yang masih menghadapi kendala berupa adanya produk gula yang cacat dalam proses produksinya. Hal ini berdampak pada kualitas produk, reputasi perusahaan, dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor penyebab kecacatan produk karena proses produksi. Penelitian dilakukan menggunakan metode six sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Defect Per Million Opportunity (DPMO) sebesar 4839,96 dengan level sigma 3,75 yang termasuk kategori rata-rata industri Indonesia. Usulan perbaikan meliputi pelatihan operator untuk menyamakan kompetensi, penerapan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, pemberian teguran bagi operator yang tidak fokus, pembagian jam kerja yang optimal, serta pemberian waktu istirahat yang cukup untuk mengurangi kelelahan dan risiko kecelakaan kerja. Implementasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kecacatan produk, serta memperbaiki kualitas dan keamanan proses kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6