cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Editorial Address
STKIP Citra Bakti Jl. Trans Bajawa-Ende Desa Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Flores-NTT Kode Pos: 86461
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.38048/jcpa.v1i4
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2021)" : 15 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-6 TAHUN DI KABUPATEN NGADA Emilia Sana; Elisabeth Tantiana Ngura; Marsianus Meka
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.676 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan sosial emosional anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah anak stunting usia 4-6 tahun di Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 anak usia 4-6 tahun yang tergolong stunting. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara perkembangan anak stunting usia 4-6 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi logistik multinomial dengan bantuan program SPSS26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat hubungan yang sifnifikan antara jenis kelamin dengan perkembangan sosial emosional anak stunting usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai Sig .000 lebih kecil dari ∝0,05, 2) terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan perkembangan sosial emosional anak stunting usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai Sig .000 lebih kecil dari ∝0,05, 3) terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan perkembangan sosial emosional anak stunting usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai Sig .000 lebih kecil dari ∝0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara stunting dengan perkembangan sosial emosional anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai semua variabel Sig. lebih kecil dari ∝(0,05).
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK SENI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON, ROSS DAN KEMP PADA KURIKULUM K13 DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Marianus Deghe; Konstantinus Dua Dhiu; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.149 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.162

Abstract

Deghe, Marianus (2020), Pengembangan Tujuan Pembelajaran Aspek Seni Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Morrison, Ross Dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Skripsi, Program Studi PG-PAUD STKIP CITRA BAKTI. Skripsi ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I : Konstantinus Dua Dhiu, SH., M.Pd dan Pembimbing II : Florentianus Dopo, SS.,M.Pd Kata-kata kunci : Tujuan Pembelajaran, Seni, Morrison, Ross dan Kemp. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa Sedangkan objek yang diteliti adalah aspek seni Anak Usia Dini yang dilakukan dengan berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp. Tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini dikembangkan dengan menggunakan model Rowntree. Model ini terdiri atas tiga langkah, yaitu: (1) perencanaan, (2) pengembangan, (3) evaluasi. Hasil penelitian pengembangan tujuan pembelajaran aspek berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, (3) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini layak digunakan pada Anak Usia Dini kelompok A dan B.
PROFIL STUNTING ANAK USIA DINI DI KABUPATEN NGADA TAHUN 2019 Lusia Sedho; Elisabeth Tantiana Ngura; Efrida Ita
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.891 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil stunting Anak Usia Dini di Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan dokumentasi berupa dokumen data profil stunting anak usia dini di Kabupaten Ngada. Metode analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan komponen-komponennya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan data di rekap dari 12 Kecamatan,155 Desa dan 19 Puskesmas yang ada di Kabupaten Ngada bahwa persentase jumlah anak dan balita stunting di Kabupaten Ngada yaitu 15,46% dengan jumlah anak 1.684. Dengan jumlah stunting masing-masing di setiap kecamatan yaitu Kecamatan Bajawa 238 anak, Kecamatan Golewa 136 anak, Kecamatan Golewa Barat 206 anak, Kecamatan Bajawa Utara 28 anak, Kecamatan Jerebuu 87 anak, Kecamatan Aimere 77 anak, kecamatan Soa 139 anak, Kecamatan Wolomeze 163 anak, Kecamatan Riung Barat 140 anak, Kecamatan Inerie 71 anak, dan Kecamatan Golewa Selatan 137 anak. Dengan persentase jumlah stunting yang paling tinggi di kecamatan Riung yaitu 262 anak dan paling rendah di kecamatan Bajawa Utara yaitu 28 anak.
KAJIAN MUSIK MBATA PADA UPACARA RITUAL ADAT MASYARAKAT DESA LEKOLEMBO KECAMATAN KOTA KOMBA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Maria Jenita Nale; Ferdinandus Bate Dopo; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.634 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana musik Mbata dilaksanakan pada upacara adat masyarakat Desa Lekolembo Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur. Informan dari penelitian ini adalah, pemangku adat, para pemain musik Mbata, dan masyarakat pada umumnya. Setiap informan yang ditentukan oleh peneliti adalah orang-orang yang dianggap mampu memberikan data secara valid dan akurat sehingga mampu menjawab sesuai dengan fokus penellitian. Kemudian metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; ada metode wawancara, metode observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah mengenai 1) kajian musik Mbata sebagai musik tradisonal pada upacara adat Masyarakat Manggarai Timur, sebagai dalam upacara penti, (syukur panen). 2) Makna dari syair – syair lagu yang dinyanyikan dalam ritual penti. Setelah data-data sudah diperoleh akan diakhiri dengan kesimpulan, bahwa musik Mbata bukan hanya sebagai musik tradisional, melainkan musik Mbata sebagai tanda ucapan syukur kepada para leluhur dan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI RUANG BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP Maria Dolorosa Piu; Natalia Rosalina Rawa; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.913 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.228

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang ada di SMPN 1 Golewa Barat dimana peserta didik merasa sulit dengan pembelajaran matematika di kelas dan pendidik masih menggunakan metode pembelajaran yang konvensional. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis model Learning Cycle 7e dan mendeskripsikan kelayakan modul yang memenuhi unsur keabsahan dan kebaikan modul pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Metode penelitian menggunakan model R & D (Research and Development). Penelitian ini diperluaskan dengan menggunakan lima langkah model perluasan ADDIE yaitu 1) analyze, 2) design, 3)development, 4) implementation, 5) evaluation. Teknik pengambilan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan kuesioner (angket). Data kuantitatif dan kualitatiff dianalisis dengan menggunakan skala likert. Sasaran utama penelitian ini adalah 5 peserta didik SMP Negeri 1 Golewa Barat di Kabupaten Ngada dengan menerapkan Modul berbasis model Learning Cycle 7e yaitu elicit ,engage, explore, explain, elaborate, evaluation, extend. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tes pakar pokok bahasan/ konten, kualitas/mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 86 dan rerata 4.5 dengan tolak ukur “sangat valid”. Hasil tes oleh pakar Media, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 68 dan rata – rata 3.8 dengan tolak ukur “ Valid”. Hasil tes pakar Desain, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 47 dan rata –rata 4.2 dengan tolak ukur “sangat valid”. Sedangkan rerata yang diperoleh dari angket penilaian terhadap 5 peserta didik SMPN 1 Golewa Barat adalah 4,4 dengan skor rerata keterlaksanaan dalam kategori sangat tinggi dan tanggapan positif peserta didik (80%). Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penelitin ini menghasilkan modul matematika Learning Cycle 7e dengan tolak ukur sangat valid dan sangat baik serta layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK A1 DI TKK WIDIATMIKA KECAMATAN KUTA SELATAN Ketut Fibriana Windawati
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.456 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang upaya meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 27 anak. Hasil analisa data bahwa : 1) perencanaan pembelajaran seperti menentukan bahan pelajaran dan merumuskan tujuan, mengembangkan dan mengorganisasikan media pembelajaran, merencanakan pengelolaan kelas, dan menyiapkan alat penilaian rencana pembelajaran. 2) langkah pembelajaran antara lain : melakukan pembelajaran, melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar, 3) peningkatan kemampuan dengan indikator : menyebutkan angka 1-10, menunjukkan angka 1-10, dan mengurutkan angka 1-10 dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak usia dini dengan menggunakan media kartu angka di PAUD Cahaya Hati Serange yaitu anak mengenal angka 1-10 mencapai 93%.
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON ROOS DAN KEMP PADA KURIKULUM 2013 PAUD KELOMPOK A DAN B DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI TAHUN AJARAN 2019/2020 Marselina Meo Sewu; Konstantinus Dua Dhiu; Karmelia Rosfinda Meo Maku
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.094 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.233

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini berada dalam masa keemasan di sepanjang rentang usia perkembangan manusia. Masa ini merupakan periode sensitif karena mudah menerima stimulus-stimulus dari lingkungannya. Pada masa ini anak siap melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memahami dan menguasai lingkungannya. Agar pembelajaran yang diselenggarakan di lembaga pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis maka perlu dilakukan pengembangan tujuan pembelajaran. Pengembangan tujuan pembelajaran adalah salah satu cara penemuan proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran yang baik harus didukung dengan perencanaan yang baik sehingga mulai dari persiapan dan pengevaluasian terhadap proses pembelajaran akan lebih terarah dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek Sosial Emosional berdasarkan Model Pembelajaran Morrison Ross Dan Kemp pada kurikulum 2013 kelompok A dan B di PAUD Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek Sosial Emosional berdasarkan Model Pembelajaran Morrison Ross Dan Kemp pada kurikulum 2013 kelompok A dan B diPAUD Terpadu Citra Bakti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori baik, uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. DEVELOPMENT OF EMOTIONAL SOCIAL ASPECT LEARNING OBJECTIVES BASED ON THE MORRISON ROOS AND KEMP LEARNING MODELS IN THE 2013 CURRICULUM OF KINDERGARTEN IN GROUP A AND B AT DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Abstact The childhood are in gold period in along the age range human development. This period is sensitive period, during this period the children specifically receptive stimulating from the environment. This period is a sensitive period because it easily accepts stimuli from the environment. At this time children are ready to carry out various activities in order to understand and master their environment. In order for learning held at early childhood education institutions to have a strategic role, it is necessary to develop learning objectives. The development of learning objectives is one way of finding a good learning process. Good learning must be supported by good planning so that starting from preparation and evaluating the learning process will be more focused and right on target. This study aims to: (1) produce learning tools regarding the learning objectives of the Social Emotional aspects based on the Morrison Ross and Kemp Learning Model in the 2013 curriculum for groups A and B in PAUD Citra Bakti, (2) determine the quality of product test results for the development of social aspects of learning objectives Emotional based on Morrison Ross and Kemp's Learning Model in the 2013 curriculum for groups A and B at the Citra Bakti Integrated PAUD. The subjects in this study were PAUD teachers groups A and B in Golewa District. The results showed that the material expert trial was in the very good category, the learning design expert trial was in the good category, the linguist trial was in the very good category.
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK BAHASA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON ROSS DAN KEMP PADA KURIKULUM 2013 DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI TAHUN AJARAN 2019/2020 Maria Relista Kembo; Konstantinus Dua Dhiu; Efrida Ita
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.068 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.236

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menghasilkan prodak tujuan pembelajaran aspek bahasa berdasarkan model pembelajaran Morrison, Ross dan Kemp pada kelompok A dan B, (2) mengetahui hasil uji coba kualitas produk tujuan pembelajaran aspek bahasa berdasarkan model pembelajaran Morrison, Ross dan Kemp pada anak usia dini kelompok A dan B. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Rowntree yang memliki 3 langkah. Prosedur penelitian ini yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pengembangan, (3) Evaluasi. subjek uji coba ini adalah ahli materi atau ahli konten,ahli bahasa dan ahli desain dan guru PAUD Citra Bakti. Seting penelitian mengambil tempat di 10 lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Golewa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu instrumen berupa lembar penilaian untuk para ahli dan instrumen wawancara, angket dan dokumentasi untuk para guru. Adapunmetode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah produk tujuan pembelajaran yang terdiri dari: (1) Program tahunan, (2) Program Semester, (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan, (4) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian. Hasil kelayakan produk perangkat pembelajaran aspek bahasa mengunakan model MRK sebagai berikut: penilaian ahli materi memperoleh skor 98 persen atau sangat layak, penilaian ahli desain memperoleh skor 90 persen atau sangat layak dan penilaian ahli bahasa memperoleh skor 92 persen atau sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut maka penggunaan produk perangkat tujuan pembelajaranaspek bahasa berdasarkan model Morrrison, Ross dan Kemp layak digunakan
PENGGUNAAN MEDIA TUKUTA (KARTU SUKU KATA) DALAM LINGKUNGAN BELAJAR DARING BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN MELALUI DAMPINGAN GURU DAN ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK B1 DI TAMAN KANAK-KANAK WIDIATMIKA TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Ni Ketut Tantri Wiadi
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.512 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.241

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan berbahasa anak dengan menggunakan media Tukuta dengan cara belajar sambil bermain. Masalah yang ditangani dalam penelitian ini adalah adanya sejumlah anak yang masih mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan mengenal lambang dan bunyi huruf untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dalam penelitian ini dilakukan dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berbahasa anak mengalami peningkatan, dimana rata-rata yang diperoleh sebelum diberikan tindakan adalah 11,2. Rata-rata setelah diberikan tindakan pada siklus I adalah 16,2 dan pada siklus II adalah 25,8. Persentase peningkatan kemampuan berbahasa anak yang dicapai melalui permainan Tukuta pada siklus I rata-ratanya 44,88% dan siklus II rata-ratanya 61,84% dengan kategori baik/ Berkembang Sesuai Harapan/bintang 3(***). Ini berarti bahwa implementasi penggunaan media Tukuta dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak di TK Widiatmika Jimbaran tahun pelajaran 2020/2021.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KESULITAN MEMBACA MENULIS DAN BERHITUNG SISWA KELAS 1 SDI BOBAWA KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA TAHUN 2020 Elisabeth Paba; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.921 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Kesulitan Membaca, Menulis dan Berhitung siswa kelas I SDI Bobawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDI Bobawa berjumlah 7 siswa terdiri dari 4 perempuan dan 3 laki-laki yang dilakukan hanya pada kelompok belajar di lingkungan Bobabaru, Bobalama, dan Watutedo karena pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia sedangkan obyek dalam penelitian ini aktivitas belajar kelas I SDI Bobawa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Seluruh siswa kelas I SDI Bobawa dengan jumlah 20 siswa, 7 siswa mengalami kesulitan membaca, menulis, dan berhitung. Kesulitan membaca, menulis dan berhitung dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan keluarga perhatian orang tua, pendampingan dan pengawasan yang dianggap sangat penting dan mempengaruhi minat dan motivasi siswa serta lingkungan siswa pada proses pembelajaran. Strategi guru untuk mengatasi kesulitan membaca, menulis dan berhitung dengan memberikan perhatian, latihan, bimbingan oleh guru dan juga orang tua agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa kelas 1 SDI Bobawa masih tergolong rendah. Kata Kunci: faktor kesulitan membaca, menulis dan berhitung

Page 1 of 2 | Total Record : 15