cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Editorial Address
STKIP Citra Bakti Jl. Trans Bajawa-Ende Desa Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Flores-NTT Kode Pos: 86461
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.38048/jcpa.v1i4
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 532 Documents
ANALISIS UNSUR DAN BENTUK KOMPOSISI MUSIK GONG GENDANG SEBAGAI ALAT MUSIK PENGIRING TARIAN CACI DI WONGKO KEMBO, DESA GOLO LIJUN, KECAMATAN ELAR, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Yustina Mandang; Kanzul Fikri; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.033 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.465

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini mengenai unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang. Tujuan penelitian ini untuk memahami unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci di Wongko Kembo Desa Golo Lijun Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini untuk memperoleh data yang valid yaitu tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan menggunakan teknik snowbal. Untuk pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Unsur–unsur musik sebagai pengiring tarian caci terdiri dari irama/ritme, tempo, melodi, harmoni, dan tanda dinamika. Gong gendang merupakan sebuah alat musik tradisional yang ada di Kabupaten Manggarai pada umumnya. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki bentuk serta nama yang berbeda. Oleh karena itu, alat musik gong gendang yang ada di Wongko Kembo, mempeunyai bentuk serta nama yang berbeda, karena pada umumnya alata musik gong gendang yang ada di masyarakat Wongko Kembo, yang memiliki fungsi dalam mengadakan ritual adat, yaitu dalam mengiring tarian caci. Gong gendang memiliki nama dengan sebutan masing yaitu Gong “dongka Mbako” dan gendang “kasao”. Perpaduan antaran dongka mbako dan kasao sama- sama mempunyai peranan penting yaitu mengiring tarian caci. Bentuk komposisi alat musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci yaitu instrumen atau alat musik yang terdiri dari nde gong, gong loe, nde gendang, dan gendang loe. Bentuk komposisi pukulan dalam musik gong gendang untuk mengiring tarian caci di Wongko Kembo, hanya memiliki satu (1) pukulan saja yaitu jenis pukulan teke-teke tem,kong-kong tong
PENGEMBANGAN MEIA PEMBELAJARAN BERBAHAN DASAR BARANG BEKAS UNTUK KETERAMPILAN ANSAMBEL DRUM BAND SISWA KELAS VIII SMP CITRA BAKTI Fidelis Ture; Ferdinandus Bate Dopo; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.351 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :(1) menghasilkan produk media pembelajaran berbahan dasar barang barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band siswa kelas VIII SMP Citra Bakti,2.Untuk mengetahui kelayakan atau kualitas dari hasil uji coba pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band.subjek dalam uji coba penelitian ini yaitu, ahli materi atau konten,ahli media dan ahli desain. Pengembangan ini didasarkan pada model allesi dan trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu,plaaning, design, dan development. Hasil pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band berdasarkan hasil uci coba alpha dan uji beta. uji coba alpha yang terdiri dari uji ahli materi/konten mendapatkan nilai 80% dengan kriteria valid, kemudian uji coba ahli media mendapatkan nilai 88%dengan kriteri sangat valid,dan uji coba ahli desain mendapatkan nilai 93,3% dengan kriteria sangat valid. Kemudian dilanjutakan dengan uji beta yang terdiri dari uji perseorang mendapatkan nilai 85%,dan uji kelompok kecil mendapatkan nilai 88,5%.Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas layak untuk digunakan.
INTEGRASI KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA DALAM BAHAN AJAR MULTILINGUAL UNTUK PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR Oliva Loko; Pelipus Wungo Kaka; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.011 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema Tugasku sehari-hari yang sesuai dengan karakteristik siswa dasar kelas II, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema Tugasku Sehari-hari untuk siswa kelas II. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE terdiri atas lima langkah yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6, (2) uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada pada pada kategori “sangat baik’ dengan nilai rata-rata 4,5, (3) uji coba untuk ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,6,(4) uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,46, (5) uji coba untuk ahli desain ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,18. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas makadapat disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema Tugasku sehari-hari untuk siswa kelas II sekolah dasar layak dan siap digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA PADA TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV DI KABUPATEN NGADA Emilia Sariman Wendo; Maria Patrisia Wau; Maria Desi Daria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.03 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal pada tema selalu berhemat energi yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar pada siswa kelas IV di Kabupaten Ngada, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal pada tema selalu berhemat energi untuk siswa sekolah dasar kelas IV di Kabupaten Ngada. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah kurikulum 2013 kelas IV dan siswa SD kelas IV di Kabupaten Ngada. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks kearifan lokal masyarakat Ngada yang relevan diintegrasikan dalam tema selalu berhemat energi kelas IV untuk dijadikan sebuah bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal Ngada. Bahan ajar elektronik ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/isi ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek kesesuaian materi dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar(rata-rata 4,0), (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek kekonsistenan pada penggunaan spasi,judul, sub judul, dan pengetikan materi, kelengkapan komponen-komponen, kejelasan penulisan atau pengetikan dan pengorganisasian aktifitas pembelajaran yang dirancang dalam pembelajaran berbasis budaya(rata-rata 4), (3) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori baik, skor tertinggi ada pada aspek video(rata-rata 4,3), (4) Uji coba siswa sebagai pengguna produk ada pada kategori sangat baik, skor tertinggi ada pada aspek penggunaan warna teks, gambar, dan tampilan buku serta kemenarikan tampilan bahan ajar secara keseluruhan(rata-rata 4,3) . Dengan demikian, pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal ini layak digunakan pada siswa sekolah dasar kelas IV
ANALISIS MINAT BELAJAR DAN KEMAMPUAN BELAJAR MAHASISWA TERHADAP STRUKTUR ALJABAR GRUP Adel Syah Pohan; Hafizah; Siti Maysarah
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.557 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.543

Abstract

Riset ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis minat belajar dan kemampuan belajar pada mahasiswa terhadap mata kuliah struktur aljabar grup. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dan mahasiswi pendidikan matematika semester V, langkah–langkah yang digunakan didalam penelitian ini untuk menganalisis minat dan kemampuan belajar tersebut dengan cara menggunakan uji validitas, uju reliabilitas, uji normalitas dan uji reabilitas. dari hasil uji tersebut ternyata minat belajar terhadap kemempuan belajar mempunyai hubungan yang positif dan signifikan dengan kemampuan belajar terhadap struktur aljabar grup.
PENGEMBANGAN MEDIA BUSY BOOK ASPEK BAHASA KEAKSARAAN UNTUK MENGENAL SIMBOL-SIMBOL HURUF PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKK ADE IRMA MATALOKO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Yohana Karolina Ngadha; Efrida Ita; Konstantinus Dua Dhiu
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.85 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghasilkan media pembelajaran Busy Book yang sesuai dengan kemampuan anak kelompok B di TKK Ade Irma Mataloko, 2) Mengetahui desain media pembelajaran Busy Book untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia 5-6 tahun kelompok B di TKK Ade Irma Mataloko. Pada penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE dan prosedur pengembangan terdiri atas tahap Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini melibatkan anak usia 5-6 tahun kelompok B di TKK Ade Irma Mataloko. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian pengembangan media pembelajaran Busy Book menunjukan bahwa media pembelajaran Busy Book yang digunakan dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKK Ade Irma Mataloko dikategorikan layak berdasarkan semua aspek yang sudah divalidasi dan sudah di uji coba. Pada validasi ahli materi dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli materi dengan total skor 93% dan dikatakan kategori “ sangat valid”, pada penilaian oleh ahli media dengan total skor 80% dan dikatakan kategori “valid”, pada penilaian oleh ahli desain pembelajaran dengan total skor 83% dan dikatakan kategori “ valid”, pada penilaian uji coba perorangan yang melibatkan dua orang anak usia dini di TKK Ade Irma Mataloko dengan total skor 90% dan dikategorikan “sangat valid” dan pada uji coba kelompok kecil yang melibatkan lima orang anak usia dini di TKK Ade Irma Mataloko dengan total skor 82,8% dan dikategorikan “valid”. Demikian pengembangan media pembelajaran Busy Book untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia 5-6 tahun di TKK Ade Irma Mataloko ini layak untuk digunakan.
HUBUNGAN MINAT BELAJAR MUSIK TRADISIONAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMA CITRA BAKTI NGADA MALANUZA TA 2020/2021 Ronaldo Stanislaus Dora Dampur; Sena Radya Iswara Samino; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.502 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.555

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya di SMA Citra Bakti Ngada Malanuza, Sebanyak 36 orang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ex-post facto. Data dalam penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan angket kuisioner dengan mengikuti polah skala likert dan tes hasil belajar berupa tes esay. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: deskripsi statistik ( mean, median dan modus) sedangkan untuk uji persyaratan dilakukan dengan dua cara yaitu uji korelasi dan determinasi dengan tujuan untuk mengetahui besar hubungan dengan minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya di SMA Citra Bakti Ngada Malanuza. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar seni budaya. Hasil perhitungan menunjukan persamaan regresi antara Y dan X adalah Ŷ =33,523+0,820 X.Pengujian signifikan dan linieritas hubungan antara minat belajar musik tradisional (X1) dan hasil belajar seni budaya (Y) menggunakan SPSS 20.0. Berdasarkan persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa variable minat belajaar musik tradisional mempunyai arah k-oefisien yang bertanda positif terhadap hasil belajar seni budaya. Koefisien finansial memberikan nilai sebesar 0,820 yang berarti bahwa jika minat belajar musik tradisional semakin meningkat dengan asumsi variabel lain tetap maka hasil belajar seni budaya akan mengalami peningkatan.
KAJIAN ORGANOLOGI DAN TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK TRADISIONAL FOI DOA DI SANGGAR PERSADAM KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Agustinus Irwanto Siwe; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.523 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data yang jelas, akurat dan faktual mengenai Kajian organologi dan teknik memainkan alat musik Foi Doa di Sanggar PERSADAM di Desa Malanuza, Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan informasi terkait, bahan dasar alat musik tradisional Foi Doa, bentuk atau ukuran alat musik tradisional Foi Doa, bagian-bagian alat musik tradisional Foi Doa, produksi bunyi nada dari alat musik tradisional Foi Doa dan proses pembuatan alat musik Foi Doa serta teknik memainkan alat musik tradisonal Foi Doa. Alat musik Foi Doa ini belum banyak diketahui oleh masyarakat maka penelitian ini bertujuan menggali sumber berita yang sebanyak-banyaknya sesuai dengan patokan teori musik yang ada. Secara jelas ditekankan bahawa penelitian ini bersifat deskriptif yaitu medeskripsikan mengenai tentang organologi dan teknik memainkan alat musik Foi Doa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Alat musik ini dibuat berbeda dengan suling bambu pada umumnya.Karena terdiri dari dua suling dengan nada yang sama dan satu lubang penghantar udara. Namun berada dalam satu kesatuan yang utuh. Bahan utama pembuatan alat musik ini adalah bambu tamiang atau bambu wuluh yang tersebar cukup banyak di wilayah Kabupaten Ngada. Walaupun dikatakan sederhana , alat musik Foi Doa ini sangat bervariatif dari cara yang dimainkannya dalam mengiringi sebuah lagu. Hal itu di karenakan Foi Doa dalam permainanya memiliki dua peran, yakni permaian dengan menggunakan nada-nada tunggal dan nada-nada ganda. Sangat penting adalah bagaimana peran dari pemain Foi Doa tersebut mengkolaborasikan sitem nada yang ada dalam Foi Doa dengan mempertimbangan aspek fungsi tersebut. Alat musik tradisonal Foi Doa ini sudah sering digunakan dalam acara-acara kepemerintahan dan acara-acara kesenian lainnya yang ada di kabupaten Ngada serta dalam kegiatan keagaaman
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KOTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA KEBERSAMAAN UNTUK SISWA KELAS II SD Yordanius Adong; Yosefina Uge Lawe; Dr. Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema kebersamaan untuk siswa kelas 2 Sekolah dasar. Bahan ajar ini terbatas pada pengembangan tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa daerah Bajawa. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDI Rutosoro sebagai ahli materi atau isi, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, penulis cerita daerah dan penulis puisi daerah bajawa sebagai ahli bahasa daerah, guru SMPN 4 Golewa sebagai ahli bahasa Inggris dan dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri sebagai ahli desain. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 2 SD pada tema kebersamaan untuk dijadikan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE Terdiri dari lima langkah yaitu: (1) Analyze (Analisis), (2) Design (Desain), (3) Development (Pengembangan), (4) Implementation (Implementasi) dan (5) Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6, (2) uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,8, (3) uji coba untuk ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,5, (4) uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,7, (5) uji coba untuk ahli desain ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,7. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli diatas maka disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema kebersamaan untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar layak dan siap digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU CERITA BERGAMBAR PADA KEGIATAN STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK B DI TK ST. YOSEPH SADHA. Maria Sartika Ndang; Elisabeth Tantiana Ngura; Yasinta Maria Fono
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.388 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mendesain media pembelajaran buku cerita bergambar pada kegiatan story telling untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK St. Yoseph Sadha. Mengetahui tingkat kelayakan dari media pembelajaran buku cerita bergambar pada kegiatan story telling untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK St. Yoseph Sadha.Penelitian ini dilakukan di TKSt Yoseph Sadha, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Adapaun subyek dalam penelitian ini adalah satu ahli materi pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, satu ahli desain pembelajaran dan enam orang anak usia dini kelompok B tahun TKK St. Yoseph Yoseph Sadha. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: dihasilkannya media pembelajaran buku cerita bergambar dengan kelayakan berdasarkanhasil uji coba sebagai berikut: 1) uji ahli materi memperoleh persentase 85% dengan kriteria “Valid”, 2) uji coba ahli media pembelajaran memperoleh persentase 82,85% dengan kriteria “Valid”, 3) uji coba ahli desain pembelajaran memperoleh persentase 83,3% dengan kriteria “Valid”, 4) uji coba perorangan memperoleh persentase 100% dengan kriteria “Sangat Valid” dan 5) uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 100% dengan kriteria “Sangat Valid”.Berdasarkan hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran buku cerita bergambar layak digunakan dan dijadikan sebagai media pembelajaran buku cerita bergambar bagi anak usia dini. Kelayakan media pembelajarn buku cerita bergambar ini diperoleh dari hasil uji kelayakan oleh ahli materi, ahli media, ahli desain, uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil di TK St. Yoseph Sadha sebagai pengguna produk pengembangan.

Page 9 of 54 | Total Record : 532