cover
Contact Name
Hidayati Desy
Contact Email
penajangkar97@gmail.com
Phone
+6281348408737
Journal Mail Official
maritimakademi.bjm@gmail.com
Editorial Address
LP2M Office - Jl. Gatot Subroto, Kebun Bunga, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238 - Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pena Jangkar
ISSN : 28081587     EISSN : 28081587     DOI : https://doi.org/10.54315/jpj.v2i1
Tatalaksana bidang maritim Tatalaksana bidang hukum maritim Tatalaksana bidang manajemen maritim Tatalaksana bidang pendidikan maritim
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023)" : 10 Documents clear
MANAJEMEN PELAYANAN PETUGAS JASA PENYEBERANGAN KAPAL FERY DI DERMAGA BANJAR RAYA PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARMASIN Wildani Khotami; Rusdi Bahar
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pelayanan Petugas Jasa Penyeberangan Kapal Fery Di Dermaga Banjar Raya pada Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin 2) Untuk mengetahui sistem pelayanan atau jasa yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau barang-barang sehingga berhubungan dengan Penyeberangan tentu berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan jaringan jalan dan/atau jaringan jalur yang dipisahkan oleh perairan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan beserta muatannya. Berdasarkan hasil penelitian selama ini Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Penggunaan jasa penyebrangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan karena bertambanhnya mobilitas penduduk serta pertumbuhan angka penggunaan roda dua dan roda empat meningkat setiap bulannya. Terlihat dari penggunaan Kapal fery atau kapal penyeberangan adalah sebuah kapal transportasi jarak dekat. Kapal fery merupakan kapal yang memenuhi syarat-syarat pelayaran di laut dan dipakai untuk menyelenggarakan perhubungan tetap, misalnya antar pulau. Dinas Perhubungan atau biasa disingkat Dishub daerah Kota Banjarmasin. Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin memiliki wewenang untuk memberikan izin persuratan terkait transportasi dan perhubungan seperti urus izin usaha angkutan, izin angkutan penumpang umum, izin angkutan barang, penerbitan Izin Trayek dan Kartu Pengawasan Angkutan Penumpang Umum, Izin Trayek Angkutan Antar Jemput, Izin Operasi Angkutan Sewa, Izin Operasi Angkutan Pariwisata, Surat Persetujuan Izin Trayek (SPIT), Izin Operasi (SPIO) Angkutan Taksi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan lainnya.
ANALISIS PENANGANAN CLEARANCE SISTEM INAPORTNET PADA PT. KARTIKA SAMUDRA ADIJAYA CABANG BATULICIN Irnita Rosariasanti; Andri Ali Wardhana; Cocon Adi Tulus
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.42

Abstract

Pertumbuhan jumlah perusahaan pelayaran di Indonesia, maka persaingan usaha di bidang pelayaran akan semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan pelayaran harus memiliki seorang operasional yang handal dalam menghadapi ketatnya persaingan. Faktor yang menentukan efektif dan efisiensinya operasional kapal di pelabuhan adalah hubungan yang kondusif serta perlu adanya koordinasi yang baik dengan instansi atau pihak-pihak yang berkepentingan dalam operasional kapal selama di pelabuhan seperti pihak syahbandar, kantor immigrasi, bea cukai, kantor karantina kesehatan pelabuhan, polisi air laut, kesatuan penjagaan laut dan pantai, agar meminimalisir keterlambatan kapal datang maupun berangkat sebuah kapal. Dalam pelaksanaannya sendiripun banyak perusahaan pelayaran maupun pemilik kapal dapat mengurusi kebutuhan kapal- kapalnya sendiri, oleh karena itu, diperlukan adanya penunjukan keagenan guna memperlancar kegiatan kapal disetiap pelabuhan yang akan dikunjungi contohnya di PT. Pelindo III Indonesia cabang Batulicin. Adapun jenis pendekatan penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data, dengan lebih banyak bersifat uraian dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Data yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskripsi. Hasil pembahasan pada proses penyelesaian clearance kapal pada PT. Katika Samudra Adijaya Cabang Batulicin telah berubah dari sistem manual menjadi sistem online atau menggunakan Inaportnet. Penyelesaian clearance kapal menggunakan sistem Inaportnet melalui beberapa tahap yakni, persiapan, proses clearance in, mulai dari sebelum kapal datang dan pada saat kapal sandar di pelabuhan, dan proses clearance out. Agen mengajukan layanan kapal keluar melalui sistem Inaportnet dengan mengupload data agar bisa diakses oleh penyelenggara pelabuhan (Otoritas Pelabuhan), Pelindo, beberapa Laporan Kedatangan Kapal (LKK), dan Lapporan Kedatangan dann Keberangkatan Kapal (LK3). Setelah semua dokumen clear dan dokumen selesai diperiksa, agen membawa kembali dokumen ke atas kapal untuk diserahkan kepada nakhoda dan dokumen kapal diperiksa kembali oleh nakhoda.
ANALISIS PENGARUH KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN BONGKAR MUAT KAPAL PETIKEMAS PADA PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS TPK PANTOLOAN Muhammad Lutfillah; Kamsariaty; Noor Fathulliansyah
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.43

Abstract

Salah satu pelabuhan terminal petikemas di Indonesia bagian timur yaitu Terminal Peti Kemas (TPK) Pantoloan yang di operasikan oleh PT. Pelabuhan Indonesia (Persero), perusahaan ini adalah salah satu pelayanan jasa dibidang kepelabuhanan untuk melayani penangan peti kemas di Pelabuhan Pantoloan, dan berfungsi untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas, penumpukan peti kemas, penerimaan atau pengiriman (receiving or delivery) peti kemas, dan kegiatan penunjang lainnya. Pada dasarnya, pelayanan TPK Pantoloan berorientasi kepada beberapa kebijakan dasar yaitu, efesiensi biaya, efektifitas waktu, dan juga kepuasan pengguna jasa. Metode penelitian yang digunakan Penelitian kualitatif deskriptif. Kesimpulan dalam penelitian ini meliputi berdasarkan hasil Importance Performance Analysis didapatkan hasil bahwa Atribut kualitas layanan yang masih dalam kuadran A sebanyak 5 atribut yaitu: respon pada saat kedatangan yaitu karyawan memberikan respon yang baik pada saat konsumen datang, kecepatan dalam merespon kebutuhan konsumen yaitu karyawan merespon dengan cepat kebutuhan konsumen, ketanggapan yaitu kemampuan karyawan dalam melakukan layanan (service), layanan yang ramah yaitu karyawan melayani konsumen dengan ramah, penataan ruang tunggu yaitu penataan ruang tunggu untuk konsumen dapat membuat nyaman dan tidak bosan. Atribut kualitas layanan yang masuk dalam kuadran B adalah pengetahuan tentang peti kemas yaitu karyawan memiliki pengetahuan peti kemas sehingga mampu melayani konsumen dengan baik, efisiensi waktu yaitu karyawan melayani sesuai dengan waktu yang dijanjikan dan kehandalan yaitu kemampuan karyawan dalam melayani konsumen dengan keahlian yang dimiliki dengan layanan tepat waktu.
KEMAMPUAN LITERASI PARAGRAF DAN KAITANNYA DENGAN PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA PADA TARUNA TINGKAT 1 AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN Juhrani; Hidayati Desy; Akhmad Syahbudin
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.50

Abstract

Kemampuan menulis merupakan sarana penting bagi individu untuk tetap diperhitungkan dalam pergaulan karena menulis merupakan komunikasi untuk menyampaikan pengetahuan, ide, gagasan, dan perasaan kepada orang lain baik individu atau pun masyarakat baik pada lingkungan lokal, regional maupun global. Sesuai masalah pada penelitian Bagaimana kemampuan literasi paragraf taruna? Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika pada soal cerita? Bagaimana keterkaitan kemampuan literasi paragraf dan kemampuan penyelesaian masalah matematika pada soal cerita? Menulis juga dapat menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik menggambarkan suatu bahasa yang dipakai oleh seseorang, sehingga orang-orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dari gambaran grafik itu. Dengan demikian, setiap tulisan memiliki gagasan atau ide yang tertuang dalam tulisan harus logis, diekspresiakan secara jelas, dan ditata secara menarik. Karena menulis merupakan sebuah keterampilan, pemerolehan kemampuan menulis pun harus melalui praktik dan latihan secara terus-menerus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah taruna tingkat I Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Sampel dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan kategori yang telah diberikan. Sampel penelitian ini terdiri dari 6 orang, dengan pembagian 2 orang dengan kategori kecemasan tinggi, 2 orang dengan kecemasan sedang, serta dan 2 orang dengan tingkat kecemasan rendah. Selain memperoleh data melalui angket, peneliti juga mengumpulkan data melalui observasi. Hasil pembahasan Berdasarkan data yang didapat dari intrumen kemampuan pemecahan masalah matematika, taruna dengan kemampuan literasi paragraf tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tinggi juga. S-27 dan S-28 mempunyai kemampuan pemecahan matematika yang baik. Mereka bisa memahami soal dengan baik, sudah bisa menghubungkan denga dunia nyata, serta bisa menyelesaikan permasalahan dengan dengan permasalahan yang rumit. Namun untuk membuat generalasi permasalahan matematika tersebut masih belum bisa.Data kemampuan literasi paragraf kategori sedang yaitu untuk subjek S-12 dan S-19. Kemampuan mereka dalam memahami pemecahan masalah matematika cukup baik. Subjek cukup mampu melakukan prosedur penyelesaian permasalahan secara baik. Subjek bisa menggunakan rumus penyelesaian matematika dengan baik. Sehingga untuk permasalahan rutin pada pembelajaran matemattika subjek juga bisa menyelesaikan.
INVESTIGATING MARITIME CADETS’ DIFFICULTIES IN ENGLISH SPEAKING AT NUSANTARA MARITIME ACADEMY BANJARMASIN Muhammad Arinal Rahman; Elisa Rosiana; Moch. Nurdin
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.51

Abstract

This study examined the English-speaking barriers faced by marine cadets at Nusantara Maritime Academy in Banjarmasin. This study employed a qualitative, descriptive-analytic approach. In this study, there were 30 participants or cadets; 15 were level 1 cadets in their first semester, and 15 were level 2 cadets in their third semester. Interviews and observation were the tools employed in this study. The statistics showed that the Nusantara Nautical Academy in Banjarmasin's maritime cadets had difficulty speaking English. The issues mentioned were solely the linguistic component of speaking ability, specifically a lack of vocabulary, poor pronunciation, and improper grammar. It was discovered that grammar problems were widespread problem among nautical cadets. Lack of vocabulary was the second challenge maritime cadets encountered. The most recent issue was improper pronunciation.
MANAJEMEN PELAYANAN PETUGAS JASA PENYEBERANGAN KAPAL FERY DI DERMAGA BANJAR RAYA PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARMASIN khotami, wildani; Bahar, Rusdi
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pelayanan Petugas Jasa Penyeberangan Kapal Fery Di Dermaga Banjar Raya pada Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin 2) Untuk mengetahui sistem pelayanan atau jasa yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau barang-barang sehingga berhubungan dengan Penyeberangan tentu berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan jaringan jalan dan/atau jaringan jalur yang dipisahkan oleh perairan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan beserta muatannya. Berdasarkan hasil penelitian selama ini Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Penggunaan jasa penyebrangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan karena bertambanhnya mobilitas penduduk serta pertumbuhan angka penggunaan roda dua dan roda empat meningkat setiap bulannya. Terlihat dari penggunaan Kapal fery atau kapal penyeberangan adalah sebuah kapal transportasi jarak dekat. Kapal fery merupakan kapal yang memenuhi syarat-syarat pelayaran di laut dan dipakai untuk menyelenggarakan perhubungan tetap, misalnya antar pulau. Dinas Perhubungan atau biasa disingkat Dishub daerah Kota Banjarmasin. Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin memiliki wewenang untuk memberikan izin persuratan terkait transportasi dan perhubungan seperti urus izin usaha angkutan, izin angkutan penumpang umum, izin angkutan barang, penerbitan Izin Trayek dan Kartu Pengawasan Angkutan Penumpang Umum, Izin Trayek Angkutan Antar Jemput, Izin Operasi Angkutan Sewa, Izin Operasi Angkutan Pariwisata, Surat Persetujuan Izin Trayek (SPIT), Izin Operasi (SPIO) Angkutan Taksi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan lainnya.
ANALISIS PENANGANAN CLEARANCE SISTEM INAPORTNET PADA PT. KARTIKA SAMUDRA ADIJAYA CABANG BATULICIN Rosariasanti, Irnita; Wardhana, Andri Ali; Tulus, Cocon Adi
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.42

Abstract

Pertumbuhan jumlah perusahaan pelayaran di Indonesia, maka persaingan usaha di bidang pelayaran akan semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan pelayaran harus memiliki seorang operasional yang handal dalam menghadapi ketatnya persaingan. Faktor yang menentukan efektif dan efisiensinya operasional kapal di pelabuhan adalah hubungan yang kondusif serta perlu adanya koordinasi yang baik dengan instansi atau pihak-pihak yang berkepentingan dalam operasional kapal selama di pelabuhan seperti pihak syahbandar, kantor immigrasi, bea cukai, kantor karantina kesehatan pelabuhan, polisi air laut, kesatuan penjagaan laut dan pantai, agar meminimalisir keterlambatan kapal datang maupun berangkat sebuah kapal. Dalam pelaksanaannya sendiripun banyak perusahaan pelayaran maupun pemilik kapal dapat mengurusi kebutuhan kapal- kapalnya sendiri, oleh karena itu, diperlukan adanya penunjukan keagenan guna memperlancar kegiatan kapal disetiap pelabuhan yang akan dikunjungi contohnya di PT. Pelindo III Indonesia cabang Batulicin. Adapun jenis pendekatan penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data, dengan lebih banyak bersifat uraian dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Data yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskripsi. Hasil pembahasan pada proses penyelesaian clearance kapal pada PT. Katika Samudra Adijaya Cabang Batulicin telah berubah dari sistem manual menjadi sistem online atau menggunakan Inaportnet. Penyelesaian clearance kapal menggunakan sistem Inaportnet melalui beberapa tahap yakni, persiapan, proses clearance in, mulai dari sebelum kapal datang dan pada saat kapal sandar di pelabuhan, dan proses clearance out. Agen mengajukan layanan kapal keluar melalui sistem Inaportnet dengan mengupload data agar bisa diakses oleh penyelenggara pelabuhan (Otoritas Pelabuhan), Pelindo, beberapa Laporan Kedatangan Kapal (LKK), dan Lapporan Kedatangan dann Keberangkatan Kapal (LK3). Setelah semua dokumen clear dan dokumen selesai diperiksa, agen membawa kembali dokumen ke atas kapal untuk diserahkan kepada nakhoda dan dokumen kapal diperiksa kembali oleh nakhoda.
ANALISIS PENGARUH KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN BONGKAR MUAT KAPAL PETIKEMAS PADA PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS TPK PANTOLOAN Lutfillah, Muhammad; kamsariaty; Fathulliansyah, Noor
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.43

Abstract

Salah satu pelabuhan terminal petikemas di Indonesia bagian timur yaitu Terminal Peti Kemas (TPK) Pantoloan yang di operasikan oleh PT. Pelabuhan Indonesia (Persero), perusahaan ini adalah salah satu pelayanan jasa dibidang kepelabuhanan untuk melayani penangan peti kemas di Pelabuhan Pantoloan, dan berfungsi untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas, penumpukan peti kemas, penerimaan atau pengiriman (receiving or delivery) peti kemas, dan kegiatan penunjang lainnya. Pada dasarnya, pelayanan TPK Pantoloan berorientasi kepada beberapa kebijakan dasar yaitu, efesiensi biaya, efektifitas waktu, dan juga kepuasan pengguna jasa. Metode penelitian yang digunakan Penelitian kualitatif deskriptif. Kesimpulan dalam penelitian ini meliputi berdasarkan hasil Importance Performance Analysis didapatkan hasil bahwa Atribut kualitas layanan yang masih dalam kuadran A sebanyak 5 atribut yaitu: respon pada saat kedatangan yaitu karyawan memberikan respon yang baik pada saat konsumen datang, kecepatan dalam merespon kebutuhan konsumen yaitu karyawan merespon dengan cepat kebutuhan konsumen, ketanggapan yaitu kemampuan karyawan dalam melakukan layanan (service), layanan yang ramah yaitu karyawan melayani konsumen dengan ramah, penataan ruang tunggu yaitu penataan ruang tunggu untuk konsumen dapat membuat nyaman dan tidak bosan. Atribut kualitas layanan yang masuk dalam kuadran B adalah pengetahuan tentang peti kemas yaitu karyawan memiliki pengetahuan peti kemas sehingga mampu melayani konsumen dengan baik, efisiensi waktu yaitu karyawan melayani sesuai dengan waktu yang dijanjikan dan kehandalan yaitu kemampuan karyawan dalam melayani konsumen dengan keahlian yang dimiliki dengan layanan tepat waktu.
KEMAMPUAN LITERASI PARAGRAF DAN KAITANNYA DENGAN PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA PADA TARUNA TINGKAT 1 AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN Juhrani, Juhrani; Desy, Hidayati; Syahbudin, Akhmad
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.50

Abstract

Kemampuan menulis merupakan sarana penting bagi individu untuk tetap diperhitungkan dalam pergaulan karena menulis merupakan komunikasi untuk menyampaikan pengetahuan, ide, gagasan, dan perasaan kepada orang lain baik individu atau pun masyarakat baik pada lingkungan lokal, regional maupun global. Sesuai masalah pada penelitian Bagaimana kemampuan literasi paragraf taruna? Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika pada soal cerita? Bagaimana keterkaitan kemampuan literasi paragraf dan kemampuan penyelesaian masalah matematika pada soal cerita? Menulis juga dapat menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik menggambarkan suatu bahasa yang dipakai oleh seseorang, sehingga orang-orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dari gambaran grafik itu. Dengan demikian, setiap tulisan memiliki gagasan atau ide yang tertuang dalam tulisan harus logis, diekspresiakan secara jelas, dan ditata secara menarik. Karena menulis merupakan sebuah keterampilan, pemerolehan kemampuan menulis pun harus melalui praktik dan latihan secara terus-menerus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah taruna tingkat I Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Sampel dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan kategori yang telah diberikan. Sampel penelitian ini terdiri dari 6 orang, dengan pembagian 2 orang dengan kategori kecemasan tinggi, 2 orang dengan kecemasan sedang, serta dan 2 orang dengan tingkat kecemasan rendah. Selain memperoleh data melalui angket, peneliti juga mengumpulkan data melalui observasi. Hasil pembahasan Berdasarkan data yang didapat dari intrumen kemampuan pemecahan masalah matematika, taruna dengan kemampuan literasi paragraf tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tinggi juga. S-27 dan S-28 mempunyai kemampuan pemecahan matematika yang baik. Mereka bisa memahami soal dengan baik, sudah bisa menghubungkan denga dunia nyata, serta bisa menyelesaikan permasalahan dengan dengan permasalahan yang rumit. Namun untuk membuat generalasi permasalahan matematika tersebut masih belum bisa.Data kemampuan literasi paragraf kategori sedang yaitu untuk subjek S-12 dan S-19. Kemampuan mereka dalam memahami pemecahan masalah matematika cukup baik. Subjek cukup mampu melakukan prosedur penyelesaian permasalahan secara baik. Subjek bisa menggunakan rumus penyelesaian matematika dengan baik. Sehingga untuk permasalahan rutin pada pembelajaran matemattika subjek juga bisa menyelesaikan.
INVESTIGATING MARITIME CADETS’ DIFFICULTIES IN ENGLISH SPEAKING AT NUSANTARA MARITIME ACADEMY BANJARMASIN Nurdin, Moch.; Rosiana, Elisa; Rahman, Muhammad Arinal
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.51

Abstract

This study examined the English-speaking barriers faced by marine cadets at Nusantara Maritime Academy in Banjarmasin. This study employed a qualitative, descriptive-analytic approach. In this study, there were 30 participants or cadets; 15 were level 1 cadets in their first semester, and 15 were level 2 cadets in their third semester. Interviews and observation were the tools employed in this study. The statistics showed that the Nusantara Nautical Academy in Banjarmasin's maritime cadets had difficulty speaking English. The issues mentioned were solely the linguistic component of speaking ability, specifically a lack of vocabulary, poor pronunciation, and improper grammar. It was discovered that grammar problems were widespread problem among nautical cadets. Lack of vocabulary was the second challenge maritime cadets encountered. The most recent issue was improper pronunciation.

Page 1 of 1 | Total Record : 10