Jurnal Abdi Dharma Masyarakat
JADMA yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Mahasaraswati Denpasar merupakan media untuk mempublikasikan hasil-hasil kegiatan Pengabdian pada Masyarakat. Kehadiran jurnal ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi siapa saja, baik kalangan akademisi maupun masyarakat luas. Jurnal ini sekaligus sebagai wahana untuk memotivasi dosen, praktisi, dan civitas akademika maupun siapa saja dapat ikut menyumbangkan hasil kegiatan terkait pengabdian pada masyarakat.
Articles
96 Documents
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI SANTRI DI PESANTREN AL-MASHDUQIE DI KABUPATEN BANGKALAN
Eka Susylowati;
Dede Rosyadi ZA;
Tri Pujiastuti;
Fitiyatuz Zakiyah
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (598.573 KB)
|
DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5323
Bahasa Inggris memiliki peran penting di dunia internasional sebagai media komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melatih kemampuan bahasa Inggris bagi santri di lingkungan Pesantren Al-Mashduqie. Pelatihan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan ceramah di lingkungan Pesantren Al-Mashduqie di Kabupaten Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Inggris santri di ligkungan Pesantren Al-Mashduqie mengalami kemajuan. Hal ini tampak pada meliputi santri dapat memahami materi yang sudah diajarkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Hambatan dalam pelatihan bahasa Inggris yaitu persiapan waktu dan bahaan ajar yang berkaitan dengan materi yang disampaikan. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat berusaha untuk memberikan materi kepada santri dengan tepat waktu serta materi yang diberikan sesuai dengan tujuan program pengabdian kepada masyarakat.
SOSIALISASI DAN MITIGASI GEMPA BUMI PADA YAYASAN ANAK YATIM DARUL FALAH DENPASAR SELATAN PROVINSI BALI
Nia Maharani;
I Made Dedy Setiawan;
Emmy Febriani Thalib;
Evi Dwi Krisna;
Ida Ayu Putu Febri Imawati;
I Kadek Juni Arta
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (878.278 KB)
|
DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5324
Salah satu negara yang rawan akan bencana gempa bumi adalah Indonesia. Hal ini dikarenakan posisi wilayah Indonesia diapit oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo-Austraia lempeng Eurasia, dan lempeng Pasiffik. Adapun salah satu provinsi di Indonesia yang rawan akan bencana gempa bumi adalah Indonesia. Terdapat sebanyak tiga titik yang dianggap sebagai sumber gempa bumi dan tsunami di Bali, yaitu di Seririt, Kabupaten Buleleng, di bagian utara laut Bali, dan daerah pulau Bali bagian selatan. Salah satu tempat di Kota Denpasar yang terkena efek gempa bumi adalah Panti Asuhan Darul Falah. Berdasarkan hasil wawancara dengan anak-anak panti asuhan dan pihak pengelola, ditemukan selama ini belum adanya adanya sosialisasi gempa bumi serta mitigasinya pada anak-anak panti asuhan Darul Falah. Hal tersebut mengakibatkan saat terjadi gempa bumi, anak-anak penghuni panti asuhan panik dan tidak tahu apa yang mesti dilakukan. Berdasarkan alasan diatas maka diperlukan sosialisasi tentang bencana gempa bumi kepada anak-anak panti asuhan untuk meminimalisir efek gempa bumi yaitu salah satunya adalah kematian. Sebelum dilakukan sosialisasi maka dilakukan tes awal untuk melihat sejauhmana pengetahuan anak-anak panti asuhan terhadap gempa bumi. Selanjutnya sosialisasi gempa bumi diberikan dengan metoda ceramah yang berisi tentang pengertian dasar gempa bumi, jenis dan mitigasi gempa bumi. Setelah diakukan penyuluhan lalu anak-anak panti asuhan diajak berdiskusi dan tanya jawab dan diakhiri dengan tes akhir. Berdasarkan hasil kegiatan ini rata – rata yg diperoleh anak-anak panti asuhan megalami peningakatan pengetahuan gempa bumi 30-40%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SAMBAHAN UBUD YANG BERGERAK PADA BIDANG PENDIDIKAN DAN PERTANIAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Anak Agung Ayu Dian Andriyani;
Dewa Gede Agung Gana Kumara;
Ni Wayan Vera Purnamasari
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1254.372 KB)
|
DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5325
Desa Sambahan Ubud adalah salah satu desa yang terdampak pandemi Covid-19. Pandemi Covid- 19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun sektor ekomoni dan pendidikan mendapatkan dampaknya yang cukup besar. Pemerintah telah menentapkan kebijakan untuk belajar dirumah dan bekerja dirumah, dengan adanya kebijakan tersebut membuat beberapa masyarakat mengalami dampaknya. Untuk di bidang pendidikan siswa mengalami kemalasan untuk belajar dan gangguan belajar. Kemudian, di sektor ekonomi yang lebih tepatnya sektor pariwisata mengalami kelumpuhan, yang membuat masyarakat di Desa Sambahan Ubud harus terpaksa mengalami dampak yang diharuskan mereka dirumahkan. Adapun program kerja yang dapat membantu masyarakat setempat yaitu, kepada anak-anak (siswa) kelas 6 sd dengan memberikan pengajaran lewat daring, kemudian untuk masyarakat lainnya yaitu para orang tua dengan mengajak mereka melakukan kegiatan bercocok tanam, mulai dari memperkenalkan tanaman apotik hidup dan dapur hidup. Melalui kegiatan dapat membantu masyarakat menghadapi permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar dan dapat mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih baik lagi karena pandemi ini.
PENGEMBANGAN PEMASARAN UMKM MENYEDIAKAN STABILITAS EKONOMI MASYARAKAT DESA MENGWI SELAMA PANDEMI COVID-19
I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri;
Ni Putu Eva Kharismayanti
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (926.713 KB)
|
DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5326
Penyebaran virus corona yang telah menyebar ke berbagai belahan dunia mempengaruhi perekonomian Indonesia dari sisi perdagangan, investasi dan pariwisata. Berdasarkan hasil observasi melalui wawancara salah satu UMKM di desa Mengwi yang menjual kerupuk kulit jambu mete merasakan dampak dari pandemi tersebut. Pemilik perusahaan menjelaskan, sejak Covid-19 pendapatan menurun drastis, sehingga banyak pelanggan yang tidak membeli produknya, lebih memilih membuat sendiri atau tidak membeli dari masyarakat sekitar karena kendala finansial. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang Kewirausahaan dalam Pemasaran Produk di Media Sosial dan Pengembangan Produk. Layanan ini dilaksanakan melalui kegiatan pendampingan, antara lain menggunakan media sosial untuk menjual produk, mengemas dan menambahkan logo perusahaan untuk kekhasan, mengembangkan produk baru dan menawarkan layanan pengiriman. Hasil yang diperoleh setelah pendampingan menunjukkan bahwa akses konsumen terhadap UKM mengalami peningkatan. Langkah ini harus menjadi model bagi pelaku usaha mikro lainnya yang terkena dampak pandemi COVID-19 dan menjadi solusi permasalahan UMKM yang ada.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA WARUNG SARIN PAON BALI DI ERA PANDEMI COVID-19
Pande Ketut Ribek;
Ni Putu Ayu Tirta Yuliasti;
I Made Tamba
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1001.958 KB)
|
DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5327
Pandemi Covid-19 memberikan implikasi ekonomi, sosial dan politik bagi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Indonesia yang didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) perlu diberikan perhatian khusus terhadap UMKM yang dianggap mampu memberikan kontribusi besar terhadap negara. Kegiatan digitalisasi UMKM merupakan salah satu alternatif di Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Penurunan penjualan pada masa Covid-19 menjadikan para pelaku usaha mengalami penurunan penjualan dan banyak yang sudah tutup. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan teknologi dalm upaya meningkatkan nilai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Triangulasi, yang menggabungkan metode wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan observasi terhadap UMKM serta teknologi yang digunakan. Teknologi merupakan ilmu pengetahuan untuk mencapai tujuan tertentu secara praktis. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan pemasaran bila dilakukan secara konsisten.Hasil pengabdian kegiatan ini dapat menjadikan masyarakat dan UMKM mampu memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pemasaran secara rfektif dan efesien. Adapun faktor pendukung keberhasilan dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam pengembangan dan peningkatan pendapatan dengan memanfaatkan teknologi adalah adanya fasilitas handphone yang mempermudah untuk pembuatan sosial media instagram, buku warung, poster penerimaan pembayaran non tunai dan logo serta kartu nama usaha, banyaknya waktu yang dimiliki masyarakat sasaran untuk melakukan wawancara dan melaksanakan program ini.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PENJUALAN PRODUK ARDITA GOLD DI DESA BATUBULAN, KABUPATEN GIANYAR
Ni Made Dwi Puspitawati;
Ni Kadek Muliani
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5328
Kehadiran pandemi Covid-19 membawa berbagai dampak, tidak hanya pada sektor kesehatan namun juga sektor ekonomi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Banjar Pengembungan Desa Batubulan dengan masyarakat sasaran yaitu pelaku UMKM Ardita Gold. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan yang dihadapi yaitu semenjak adanya pandemi Covid-19, UMKM Ardita Gold mengalami penurunan pendapatan yang cukup drastis. UMKM Ardita Gold belum banyak dikenal oleh masyarakat, pemasaran yang masih konvensional dan minimnya pemahaman tentang menjalankan usaha berbasis digital juga menjadi kesulitan bagi UMKM Ardita Gold untuk bangkit dari krisis ini. Selain itu pelaku UMKM Ardita Gold belum mampu melakukan pencatatan keuangan (pembukuan) yang baik dalam mengelola keuangan usahanya. Pembukuan secara manual yang dilakukan oleh pelaku UMKM Ardita Gold belum rapi dan sering terjadi selisih yang tidak seimbang antara uang masuk dan keluar. Program pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan yaitu pelatihan mempromosikan produk melalui media sosial yaitu Instagram dan Facebook, membantu membuatkan logo usaha, dan pelatihan mencatat pembukuan secara sederhana melalui platform digital “BukuKasâ€. Tujuan utama program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan penjualan produk UMKM Ardita Gold. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dan pelatihan. Target yang ingin dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pelaku usaha dapat memahami dan mengaplikasikan media sosial dengan baik dalam mempromosikan produk, pelaku usaha memiliki logo usaha untuk menarik lebih banyak konsumen, dan pelaku usaha dapat memahami dan mengaplikasikan platform digital “BukuKas†dengan baik dalam melakukan pencatatan pembukuan.
SOSIALISASI DAN ANTISIPASI BENCANA GUNUNG API PADA PANTI ASUHAN DHARMA JATI l KLUNGKUNG PROVINSI BALI
Nia Maharani;
I Made Dedy Setiawan;
Emmy Febriani Thalib;
Evi Dwi Krisna
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jadma.v4i1.5976
Bencana alam bisa datang kapan saja dan dimana saja seperti gempa bumi, gunung api.. Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan akan kedua bencana alam tersebut. Akhir-akhir ini beberapa gempa bumi terjadi dan gunung api mulai menunjukkan aktivitasnya di sejumlah daerah di Indonesia. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang rawan akan bencana alam tersebut. Tindakan antisipasi diperlukan guna meminimalisir kerugian akibat bencana alam tersebut salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan sosialisasi mengenai gempa bumi dan gunung api. Kegiatan pengabdian kali ini tim PKM mengadakan kegiatan sosialisasi gunung api pada panti asuhan Dharma Jati 1 Klungkung dalam bentuk brosur. Brosur diberikan pada anak-anak panti asuhan yang berisi tentang pengertian gunung api, tindakan sebelum , saat dan sesudah letusan gunung api terjadi oleh pribadi dan pemerintah. Penjelasan ditekankan pada mitigasi gunung api tersebut. Selanjutnya diadakan sesi tanya jawab dengan anak-anak panti asuhan. Dari wawancara singkat kepada anak - anak panti asuhan yang berumur dari 6-14 tahun diperoleh informasi bahwa selama ini mereka belum pernah sama sekali mendapatkan kegiatan penyuluhan seperti ini. Hanya 1-2 orang anak saja yang pernah mendapatkan informasi singkat tentang gunung api dari guru di sekolah. Dari hasil kegiatan sosialisasi ini diharapkan anak-anak panti asuhan kedepannya memiliki pengetahuan dasar mengenai gunung api dan antisipasinya karena anak-anak adalah aset negara jangan sampai menjadi korban bencana alam.
PROMOSI DESA BATUAN SEBAGAI DESA WISATA MELALUI MEDIA SOSIAL SERTA MEMBANTU PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI DESA BATUAN KABUPATEN GIANYAR
Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa;
Ni Made Dwi Murtami;
I Made Wahyu Wijaya
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6016
Wabah Virus yang telah melanda Indonesia dari 2019 ini yakni Covid-19 memberikan dampak besar bagi seluruh sektor di Bali. Krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi dari 2019 sampai dengan sekarang menyebabkan banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Adanya COVID-19 destinasi wisata di Bali menjadi sepi pengunjung dan tentunya akibat dari sepinya pengunjung di bali berdampak besar dengan perekonomian masyarakat di Bali. Selain itu sampah merupakan masalah yang tidak ada habis- habisnya, karena setiap harinya masyarakat menghasilkan sampah dari rutinitas yang dilakukan. Bank sampah yakni program yang dirancang oleh Desa Batuan merupakan solusi terbaik yang bisa memecahkan masalah. Terkait dengan Program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan, yaitu membantu pembuatan video promosi desa wisata dan membantu pengelolaan Bank Sampah di Desa Batuan. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu untuk memperkenalkan Desa Batuan yang kaya akan seni dan berbudaya menggunakan Bahasa Inggris sebagai salah satu desa wisata terakhir di Bali agar lebih dikenal di seluruh dunia. Juga membantu pengelolaan Bank Sampah di Desa Batuan guna meringankan beban masyarakat dalam dana untuk pembuangan sampah dan pentingnya pemahaman tentang Bank Sampah itu sendiri. Metode yang digunakan, yaitu metode tahapan program kerja, metode pendekatan dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan ini dapat menjadikan Desa Batuan sebagai Desa Wisata lebih dikenal oleh masyarakat luas baik nasional maupun mancanegara, serta semangatnya masyarakat untuk mengumpulkan sampah anorganik dan membawanya ke Bank sampah.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER DI DESA ADAT SANGEH KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG BALI
Putu Eka Trisna Dewi;
Karyoto Karyoto;
Cokorda Gede Swetasoma Swetasoma;
I Nyoman Toya Toya;
Joko Susanto Susanto;
I Wayan Pariawan Pariawan;
I Wayan Sudiarta Sudiarta;
Roni Eko Susanto Susanto;
I Made Suarka Suarka
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6180
Desa Wisata Sangeh adalah salah satu desa wisata di Kabupaten Badung yang memiliki berbagai potensi wisata yang masih bisa dikembangkan dan dioptimalkan. Salah satu permasalahan Desa Wisata adalah terkait pengelolaan sampah di tempat wisata. Sampah organik dan anorganik tentunya harus dipisah agar mudah untuk dikelola kembali dan tidak mencemari lingkungan. Pascasarjana Universitas Ngurah Rai melakukan PkM bermitra dengan DTW Sangeh (Taman Mumbul dan Alas Pala) yang mengundang Bendesa Adat Sangeh dan Perbekel Desa Adat Sangeh dalam berdiskusi dengan peserta Pengabdian terkait permasalahan yang ada dalam pengelolaan Desa Wisata Sangeh. Maka dalam kesempatan tersebut Pascasarjana Universitas Ngurah Rai selain melakukan bersih-bersih lingkungan dengan melakukan pemilahan sampah berbasis sumber juga menyerahkan 2 buah tong sampah yang dapat dipergunakan ditempat wisata Sangeh.
UPAYA MENGOPTIMALKAN UMKM YANG TERKENA DAMPAK AKIBAT COVID-19 DI DESA SUMERTA KELOD
I Gede Gegiranang Wiryadi;
Eduardus Beyong;
I Putu Agus Putra Wirawan;
I Ketut Diartama Kubon Tubuh
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6257
Covid - 19 memang sudah dua tahun melanda Indonesia sehingga Pemerintah Indonesia dengan tegas mengambil tindakan pencegaan seperti Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maupun pemerlakukan pembatasan kegitaan masyarakat (PPKM). Covid-19 memberikan dampak buruk bagi setiap sektor kehidupan tidak terkecuali Indonesia. Kebijakan pembataan kegiatan dilakukan untuk memperioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Namun kebijakan ini berdampak pada sektor usaha mikro atau UMKM. Pelaku UMKN sangat merasakan dampak pembatasan karena kegiatannya berinteraksi langsung dengan aktivitas masyarakat. Contonya usaha milik Bu Nyoman yang berada Jl. Akasia 16 Gg. Buaji Asri No 6, Sumarta Kelod, Denpasar Timur , Kota Denpasar, yang terkena dampak akibat covid-19. TIM KPBC Unmas Denpasar dalam rangka melakukan pengangabdian masyarakat ke masyarakat, secara langsung turun ke lapangan dan melakakun observasi dan mencari permasalahan-permasalahan yang dihadapi Ibu Nyoman selama masa pandami covid-19. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, program kerja yang ditawarkan ke mitra adalah meningkatkan promosi di media sosial. Adapaun rincian program tersebut adalah mendesain gambar produk, mengunggah secara masif di media sosial dan menerima pesan-antar secara daring. Setelah program dijalankan, hasilnya lapak Ibu Nyoman mulai mendapat pembeli secara online maupun datang langsung.