Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

STUDI ANALITIKAL PERILAKU DAN KINERJA STRUKTUR RANGKA DINDING PENGISI (RDP) DENGAN VARIASI KETEBALAN DINDING Made Sukrawa; Ida Ayu Made Budiwati; Ida Bagus Dharma Giri; I Putu Agus Putra Wirawan
JURNAL SPEKTRAN Vol 8 No 2 (2020): VOL. 8 NO. 2, JULI 2020
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Studi analitikal ini dilakukan untuk mengevaluasi efek dari ketebalan dinding pada struktur rangka dinding pengisi (RDP) sebagai struktur penahan beban gempa. Analisis perilaku dan kinerja struktur perlu dilakukan sehingga diperoleh struktur yang aman bagi penghuni bangunan jika terjadi gempa yang kuat. Metode pemodelan divalidasi terhadap hasil uji laboratorium peneliti lain. Hasil validasi menunjukkan bahwa kurva beban-simpangan dan tegangan model RDP menggunakan metode strat diagonal dan elemen shell, serta analisis statik pushover sudah mendekati hasil uji laboratorium. Metode pemodelan tersebut diaplikasikan pada model struktur gedung hotel 3 dan 5 lantai dan dianalisis linier dan nonlinier statik pushover menggunakan software SAP2000. Struktur gedung 3 dan 5 lantai dibuat dengan ketebalan dinding yang sama 150 mm setiap tingkat (M3TF dan M5TF) dan tebal yang bervariasi (M3TV dan M5TV). Ketebalan yang diperoleh pada struktur M3TV dari lantai atas hingga bawah yaitu 150 mm, 250 mm, 300 mm dan untuk struktur M5TV yaitu 150 mm, 200 mm, 250 mm, 300 mm, 350 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa model RDP dengan variasi ketebalan dinding memiliki perilaku dan kinerja yang lebih baik dibandingkan tanpa variasi ketebalan dinding baik 3 dan 5 lantai, dilihat dari perubahan kinerja struktur dari B-IO (dapat segera dihuni) menjadi B (operational level). Model M3TF dan M5TF mengalami sendi plastis pertama pada dinding lantai 1, sedangkan M3TV mengalami sendi plastis pertama pada balok lantai 1 dan M5TV mengalami sendi plastis pertama pada balok lantai 1 sampai 3. Hal ini menunjukkan model RDP dengan variasi ketebalan dinding terhindar dari kegagalan soft story, sehingga variasi ketebalan dinding sangat diperlukan.
STUDI ANALITIKAL PERILAKU DAN KINERJA STRUKTUR RANGKA DINDING PENGISI DENGAN BUKAAN SENTRIS I Putu Agus Putra Wirawan; I Ketut Diartama Kubon Tubuh; I Gede Gegiranang Wiryadi
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.116 KB) | DOI: 10.22225/pd.11.1.4256.49-56

Abstract

This study aims to compare the open frame structure (OF) with the centric perforated infill wall frame structure (IF) with reinforcement around the opening. Validation of the model on the results of laboratory tests was carried out. Next, a simple frame model is made to make an equation for the width of the diagonal strat. Single-stage IF is also made with an aperture ratio of 10% to 60% at 10% intervals and diagonal strat angles of 33°, 39°, 45°, 51°. The infill wall is made by modeling the diagonal strat and shell elements. After obtaining the strat width formula, it continues with applying the formula in modeling a three-story frame structure with varying diagonal strat angles. The results obtained are IF modeling with shell and strat diagonal elements that can follow the results of laboratory tests. From the analysis of the width of the diagonal strat, the formula Wco = (d/4tanØ)·Cc, where d is the length of the diagonal; Cc is the coefficient of stiffness of the wall (Cc = 1.2022r2-2.0953r + 1.045); r is the opening wall ratio; Ø is a diagonal angle. The application of the strat width formula shows the behavior of the strat model coincides with the shell element model. The strength of the structure increases 57%-86% after the addition of walls. The difference in drift ratio shows that the diagonal strat angle is inversely proportional to the strength of the structure that occurs.
Analisis Perilaku dan Kinerja Struktur Baja dengan Sistem Struktur Diagrid dan Inverted V-Braced I Putu Agus Putra Wirawan
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.119 KB) | DOI: 10.38043/telsinas.v4i1.2883

Abstract

The diagrid structure system is a grid structure system that is applied to buildings with a diagonal shape. This structural system aims to increase the strength and stiffness of the building. In addition, the diagrid structural system can provide a more aesthetic appearance. This structural system is very good for application in medium to high rise buildings. In this study, a comparison of the behavior and performance of the Diagrid (DIA) and Brace Frame (BF) structural system using ETABS 2016 software is carried out. The structural behaviors to be reviewed include stress ratio, deformation, drift ratio and structural weight, while the structural performance includes pushover curves. The geometry of the two buildings uses a span length and width of 3@5m and a total height of 30 m. In this study, results obtained from behavioral analysis in the form of stress ratio is less than 1, the deformation of BF was 58% greater compared to the DIA model, drift ratio of DIA was 35% more rigid than BF and the weight ratio of DIA was 24% lighter compared to BF with the weight ratio of 1.33, while for the performance analysis of the DIA model is 14% better than the BF model. It can be concluded that the DIA structural system is better than the BF.
LEVEL KINERJA STRUKTUR GEDUNG FAKULTAS PARIWISATA UNIVERSITAS UDAYANA BERDASARKAN FEMA 356 DAN ATC-40 I Gede Gegiranang Wiryadi; I Putu Agus Putra Wirawan; I Ketut Diartama Kubon Tubuh; I Made Andika Candra
Jurnal Teknik Gradien Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Teknik Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v14i1.832

Abstract

Desain berbasis kinerja adalah desain struktur yang menunjukkan tingkat kerusakan suatu struktur akibat beban gempa lateral. Tingkat kerusakan harus dinyatakan dengan tingkat kriteria atau performance level. Penelitian ini mengambil studi kasus Gedung Fakultas Pariwisata Universitas Udayana yang terletak di Jalan Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Bali. Menurut SNI 1726:2012, fungsi gedung ini sebagai fasilitas pendidikan termasuk dalam kategori risiko IV, yang berarti gedung ini memiliki risiko tinggi terhadap nyawa manusia saat terjadi gempa. Bangunan ini perlu dianalisis dalam keadaan non-linier dengan menggunakan metode analisis static-pushover, sehingga dapat ditentukan tingkat kinerjanya. Analisis kinerja dilakukan dengan mengikuti ketentuan ATC-40 dan FEMA 356 yang sudah tersedia dalam software SAP2000. Performance point dengan analisis pushover ditentukan menggunakan metode kapasitas spektrum ATC-40 dan menunjukkan nilai total drift maksimum 0,0056 m pada arah X dan 0,0049 m pada arah Y. Berdasarkan kriteria pada ATC-40, kinerja struktur gedung berada pada tingkat Immediate Occupancy (IO). Sedangkan berdasarkan metode koefisien perpindahan FEMA 356 didapatkan hasil target perpindahan pada arah X sebesar 0,125 m dan pada arah Y sebesar 0,098 m. Target perpindahan pada arah X dan Y kurang dari 1% dari tinggi bangunan, sehingga bangunan tersebut masuk dalam level kinerja Immediate Occupancy (IO).
PENDAMPINGAN PEMASARAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA UMKM WAHYU COLLECTION DI DESA GIANYAR Ida Ayu Made Wedasuwari; I Dewa Gede Wedagama; Desak Putu Padma Sarita; I Putu Agus Putra Wirawan
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.267 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i1.4562

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berkontribusi besar kepada perekonomian Indonesia. Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia membuat pelaku UMKM mengalami penurunan omset penjualan, salah satunya UMKM Wahyu Collection yang mengalami permasalahan, seperti terdapat penurunan penjualan karena pembatasan wilayah selama PPKM, sistem pemasaran yang dilakukan masih sebatas dari mulut ke mulut. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang dapat diberikan untuk meningkatkan perekonomian, khususnya pelaku usaha ditargetkan adalah dengan membantu usaha tersebut untuk menyusuri pangsa pasar online. Hal ini dikarenakan pangsa pasar online yang hari demi hari kian ramai. Maka dari itu tim pengabdi berinisiatif untuk membantu UMKM yang mengalami dampak pandemi melalui pendampingan pemasaran secara online. Hasil evaluasi berupa pemberian kuesioner menunjukkan bahwa UMKM Wahyu Collection memberikan hasil yang positif sebesar 98,55 % terhadap pelaksanaan program edukasi dan sosialisasi yang dilakukan.
UPAYA PENDAMPINGAN BELAJAR DAN PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA SD PADA MASA COVID-19 DI PERUMAHAN PERMATA SELINGSING II I Putu Agus Putra Wirawan; Ni Putu Wiryastuti; Daniel Manek
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.144 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5319

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang cukup besar di segala bidang, seperti bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, pariwisata, dan pendidikan. Salah satu dampak di bidang pendidikan adalah kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan secara online atau daring. Sistem belajar online ini memberikan dampak yang kurang baik bagi para pelaku pendidikan. Permasalahan pendidikan yang sedang terjadi di Perumahan Permata Selingsing II, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, antara lain; kurangnya pendampingan kepada siswa SD saat belajar online, kurangnya kreativitas siswa, dan kurangnya pemahaman siswa terhadap upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Program pengabdian masyarakat yang akan dilaksankan antara lain; pendampingan belajar Bahasa Inggris kepada siswa SD, penyuluhan tentang upaya-upaya pencegahan Covid-19, dan kegiatan praktik membuat kerajinan tangan dan melukis masker. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa SD tentang materi Bahasa Inggris di sekolah, memahami cara pencegahan penyebaran virus Covid-19, dan meningkatkan kreativitas siswa SD. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah metode penyuluhan dan praktik. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu membantu siswa SD untuk memahami materi Bahasa Inggris dengan lebih baik dengan hasil berupa persentase peningkatan nilai sebesar 25,6%, siswa memahami informasi penting mengenai Covid-19, dan telah berhasil meningkatkan kreativitas siswa SD.
Analisis Riwayat Waktu Perilaku Struktur Gedung SMA Negeri 9 Denpasar I Gede Gegiranang Wiryadi; I Wayan Giatmajaya; I Putu Agus Putra Wirawan; Ni Made Trangipani
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.174 KB) | DOI: 10.36733/jikt.v10i2.3000

Abstract

Indonesia memiliki ancaman gempa bumi yang cukup tinggi karena berada diatas tiga pertemuan lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Jika terjadi gempa bumi, dapat menimbulkan bahaya karena gempa tidak dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu struktur bangunan harus direncanakan mampu memikul beban dan tahan gempa guna memperkecil risiko korban jiwa dan kerusakan. Struktur bangunan tahan gempa didasari oleh perencanaan yang baik dan sesuai dengan regulasi yang ada. Untuk mengetahui perilaku struktur terhadap gempa perlu dilakukan analisis. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan metode riwayat waktu pada Gedung Ruang Kelas SMAN 9 Denpasar. Analisis ini akan menggunakan tiga rekaman gempa yaitu gempa El-Centro, Kobe dan, Chichi. Dari hasil time history, simpangan antar tingkat arah x maupun y yang terjadi dari ketiga gempa tidak melebihi simpangan izin. Simpangan antar tingkat terbesar untuk gempa El Centro adalah 20,96 mm, untuk gempa Kobe yaitu 16,63 mm dan gempa Chichi sebesar 0,58 mm. Hasil gaya geser didapatkan diantaranya pada Gempa El Centro sebesar 567,739 kN, Kobe 695,680 kN, dan Chichi sebesar 24,320 kN di arah x dan pada arah y El Centro sebesar 556,531 kN, Kobe 716,402 kN, serta Chichi sebesar 22,100 kN.
Level Kinerja Struktur Gedung B SMP Negeri 14 Denpasar Menggunakan Analisis Pushover Berdasarkan Fema 356 I Ketut Diartama Kubon Tubuh; I Putu Agus Putra Wirawan; I Wayan Sukharatta
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.298 KB) | DOI: 10.36733/jikt.v11i1.3934

Abstract

Aturan perencanaan untuk mendirikan bangunan adalah bangunan tersebut harus mampu menahan beban gempa yang ada. Karena pada dasarnya prinsip bangunan tahan gempa adalah boleh terjadi kerusakan pada bangunan tersebut, tetapi tidak pada elemen struktur. Perlu dilakukan desain berbasis kinerja yang memperlihatkan batas-batas kinerja dari kerusakan sebuah struktur yang diakibatkan oleh beban lateral gempa. Analisis pushover merupakan salah satu komponen desain berbasis kinerja yang menjadi sarana dalam mencari kapasitas dari suatu struktur. kinerja struktur dievaluasi melalui analisis statik non linier Pushover menggunakan SAP2000. Untuk mengetahui tingkat kinerja suatu struktur bangunan sesuai dengan dokumen FEMA (Federal Emergency Management Agency) 356. Hasil analisis kinerja menyimpulkan bahwa titik kinerja yang menentukan adalah berdasarkan metode Koefisien Perpindahan FEMA 356, target perpindahan (δT) arah X = 0,12912 m dengan perpindahan sebesar 0.130 m kinerja yang diperlihatkan oleh struktur adalah Immediate Occupancy (IO) dimana gedung hanya mampu menahan gaya gempa sebesar 3753,63 kN. Sedangkan target perpindahan (δT) arah Y = 0,11643 m dengan perpindahan sebesar 0.11679 m kinerja yang diperlihatkan oleh struktur adalah Immediate Occupancy (IO) dimana gedung hanya mampu menahan gaya gempa sebesar 3718,45 kN. Dari hasil analisis maka struktur gedung ini level kinerjanya Immediate Occupancy (IO).
Analisis Kinerja Struktur Gedung Beton Bertulang dengan dan tanpa Pasangan Dinding Pengisi Berlubang Terhadap Beban Gempa I Made Sastra Wibawa; I Putu Agus Putra Wirawan; I Made Nada; I Made Laksana Wira Saputra
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.061 KB) | DOI: 10.36733/jikt.v11i2.5423

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh hasil yang jelas terkait bagaimana perbedaan kinerja dari struktur gedung beton bertulang dengan dan tanpa pasangan dinding pengisi berlubang terhadap beban gempa. Studi kasus untuk penelitian ini yaitu perencanaan pemodelan bangunan yang berlokasi di Pulau Lombok, Kota Mataram. Dinding pengisi diaplikasikan dengan metode elemen strat diagonal, dengan peruntukan struktur gedung kantor, variasi gedung 3 dan 5 lantai dan tinggi tiap lantainya yaitu 3,5 meter. Dinding struktur gedung 3 dan 5 lantai dibuat dengan ketebalan 120 mm setiap tingkat. kemudian dilakukan analisis statik non linier pushover menggunakan software SAP2000. Output dari analisis ini yaitu nilai dari kinerja struktur rangka terbuka (RT), rangka dengan dinding pengisi solid (RDPS), dan rangka dengan dinding pengisi berlubang (RDPB), untuk bukaan dinding digunakan rasio sebesar 30%. Hasil analisis menunjukan bahwa struktur RDPS memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan 2 model lainnya, diperoleh kondisi Immediate Occupancy (IO) yang dimana struktur gedung aman terhadap beban gempa, struktur utama gedung tidak mengalami kerusakan dan tidak mengalami kerusakan nonstruktural, struktur masih aman dan bisa kembali berfungsi sesuai peruntukan. Dari segi kekuatan struktur diperoleh hasil dari model RDPS yang paling bagus, tetapi dari segi daktilitas struktur diperoleh hasil dari model RDPB yang paling bagus.
Pengaruh Dinding Bata Bertulang Terhadap Kinerja Struktur Rangka Dengan Dinding Pengisi (Infilled Frame) I Ketut Sudarsana; Ida Bagus Rai Widiarsa; Made Khrisna Adi Negara; I Putu Agus Putra Wirawan
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i1.4224

Abstract

Penelitian ini dilakukan analisis perilaku dan kinerja Rangka Dinding Pengisi (RDP) dengan pasangan batu bata tanpa dan dengan tulangan. Dinding akan mengalami keruntuhan jika gempa kuat terjadi, hal itu dapat menurunkan kekakuan struktur dan menyebabkan kegagalan tingkat lunak. Penambahan tulangan diharapkan dapat mencegah terjadinya keruntuhan dinding. Validasi pemodelan dilakukan untuk mendapatkan parameter pemodelan sesuai karakteristik material dari hasil uji laboratorium. Pada studi ini dibuat empat model struktur dua dimensi (2D) yaitu model rangka terbuka (RT), model RDP tanpa tulangan (RTT), model RDP bertulang dengan empat buah tulangan vertikal (RV1) dan dua buah tulangan vertikal (RV2). Analisis linier dan non-linier dilakukan untuk mengetahui perilaku dan kinerja struktur. Perilaku struktur menunjukkan perpindahan terkecil sampai terbesar yaitu model RV1 = 4,21 mm, RV2 = 6,14 mm, RTT = 8,2 mm dan RT = 19,2 mm. Kinerja struktur menunjukkan kapasitas dari terbesar sampai terkecil yaitu model RV1 = 678 kN, RV2 = 340 kN, RTT = 290 kN dan RT = 150 kN. Model RV1 memiliki perilaku dan kinerja paling tinggi dari segi kekakuan dan kapasitas, namun model RV2 memiliki daktilitas tertinggi. Penambahan tulangan pada RDP mampu meningkatkan kekakuan struktur dan kapasitas gaya lateral dibandingkan dengan RDP tanpa tulangan.