cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Tinjauan Pemanfaatan Alat Berat Pada Galian Proyek Basement Di Gedung Pascasarjana IAIN Langsa, Aceh Timur Enggar Tiawan Wahyu Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.239 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi dapat diukur dari dua hal, yaitu manfaat yang diperoleh dan ketepatan waktu penyelesaian proyek. Pembangunan gedung pascasarjana di Kampus IAIN merupakan proyek yang digunakan untuk Mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan dari Strata 1 ke Strata 2 di Langsa, Aceh Timur. Dengan volume timbunan tanah pada proyek ini yaitu 2882 m 3 dan volume galian 900 m3 dalam kondisi padat yang merupakan jenis tanah sand clay. Adapun alat berat yang ditinjau pada proyek ini yang akan dihitung produktivitasnya dari masing-masing alat yaitu Excavator Caterpillar PC 200, Dump Truck Mitsubishi Fuso 136 PS, dan Wheel Loader Caterpillar. Metode perhitungan yang digunakan adalah metode analisis data, meliputi analisis tentang alat berat yang digunakan, perhitungan produktivitas alat berat, jumlah alat berat, dan analisis biaya alat berat tersebut. Dari hasil perhitungan di dapat bahwa alat berat excavator yang dibutuhkan yaitu 1 unit dengan biaya Rp. 3.382.168, dump truck 9 unit dengan biaya Rp. 24.194.016, dan wheel loader 1 unit dengan biaya Rp. 2.352.304.  Kata Kunci : Produktivitas alat berat, Waktu siklus, Biaya sewa alat berat.
Analisis Model Tarikan Perjalanan Ke Suzuya Marelan Plaza Di Kecamatan Medan Marelan Alvin Dwi Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.711 KB)

Abstract

Tarikan perjalanan adalah jumlah pergerakan perjalanan yang terjadi menuju ke lokasi tertentu setiap satuan waktu. Tarikan perjalanan ini berhubungan dengan penentuan jumlah perjalanan keseluruhan yang dibangkitkan oleh sebuah kawasan. Trip generation terbagi atas dua bagian yaitu trip production (produksi perjalanan) dan trip attraction (tarikan perjalanan). Production adalah perjalanan yang berakhir di rumah pada perjalanan yang berasal dari rumah (home-base trip) atau berakhir di tempat asal (origin) pada perjalanan yang tidak berasal dari rumah (non-home-based trip). Attraction adalah perjalanan yang berakhir tidak di rumah pada perjalanan yang berasal dari rumah atau berakhir di tempat tujuan (Levinson, 1976). Dari semua variabel X (independent), Bahan Pokok (X1), Tempat Pakaian (X2), Tempat Bermain (X3), Tempat Makan (X4) di dapat jumlah Model Tarikan perjalanan paling besar di hari minggu dengan Model tarikan perjalanan sebesar 1828,62 atau 1829 orang/hari. model Tarikan Pergerakan dengan jumlah terbesar pada hari minggu dengan menggunakan aplikasi SPSS Y = 708,293 + (-0,553 (931) + 0,338 (792) + 0,896 (923) + 0,627 (862) = 1828,62 atau 1829 orang /perhari.
Tinjauan Anggaran Dan Waktu Pemakaian Alat Berat Pada Pengerjaan Proyek Jalan Tol Ruas Binjai-Langsa Seksi Binjai-P.Brandan Hazmy Arif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.192 KB)

Abstract

Pada pekerjaan proyek konstruksi terkadang dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan waktu yang terbatas. Hal ini tidak dapat dihindari lagi setelah pemanfaatan tenaga manusia dengan alat konvensional sudah tidak efisien. Penggunaan alat berat merupakan solusi yang tepat untuk menyeleseikan pekerjaan pada proyek yang sedang berlangsung. Sehingga alat berat merupakan alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan suatu proyek pembangunan seperti gedung, jembatan, bendungan, jalan dan lain-lain (Hotniar Siringoringo, 2005). Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.974 Km, terdiri dari koridor utama 2.062 Km dan koridor pendukung 890 Km terus dikerjakan dan sebagian sudah rampung. Salah satu ruas tol yang mulai dibangun adalah Jalan Tol Ruas Binjai – Langsa membentang sepanjang 131 KM yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera menguhubungkan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Selain itu kata Danang, jalan tol Ruas Binjai – Langsa ini akan memiliki lebar 3,6 meter dengan 2 x 2 lajur (tahap awal dan 2 x 3 Lajur (tahap akhir), serta memiliki lebar lajur sepanjang 3,6 meter. Berdasarkan hasil perhitungan pada pengerjaan hampar padat material lapisan drainase jalan tol ruas Binjai-Langsa seksi binjai-P. Brandan yaitu biaya operasional alat berat yang digunakan untuk proyek pengerjaan hampar padat material lapisan drainase jalan tol ruas Binjai-Langsa seksi binjai-P. Brandan pada PT Wahana Global Solusi. Biaya sewa alat berat Motor Grader didapatkan sebesar Rp.2.000.000/hari, Dump truck didapatkan sebesar Rp.16.072.960/hari dan Vibrator Roller didapatkan sebesar Rp.1.800.000/hari. Sedangkan Penggunaan alat berat Motor Grader, Vibrator Roller, dan Dump truck dalam proyek pada pengerjaan hampar padat material lapisan drainase jalan tol ruas Binjai-Langsa seksi binjai-P. Brandan pada PT Wahana Global Solusi Motor Grader didapatkan sebesar 186 m3 /jam, Vibrator Roller didapatkan sebesar 550 m3 /jam dan Dump truck didapatkan sebesar 15,88 m3 / jam  Kata Kunci: Biaya, Waktu, Produktifitas.
Tingkat Pelayanan Dermaga Angkutan Penumpang Di Pelabuhan Gunungsitoli Nias Nanda Pratama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.41 KB)

Abstract

Pelabuhan Gunungsitoli merupakan pintu gerbang utama untuk memasuki Pulau Nias. Oleh karena itu pelabuhan Gunungsitoli memegang peranan penting dalam perkembangan pembangunan di Pulau Nias maupun dalam menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan daerah lainnya. Pelabuhan Gunungsitoli terletak di Pantai Barat Pulau Nias yang berjarak 80 mil dari Pelabuhan Sibolga. Secara administratif Pelabuhan Gunungsitoli berada di Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mengevaluasi data sekunder yaitu data operasi pelabuhan selama 3 tahun terakhir (tahun 2018 sampai dengan tahun 2020). Analisis Tingkat pelayanan Dermaga Angkutan Penumpang Di pelabuhan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli Nias dilakukan berdasarkan ramalan arus naik turun penumpang dan arus kunjungan kapal dengan menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil ramalan pada tahun 2021 2025 untuk jumlah penumpang yang naik adalah, 64.104, 52.292, 40.480, 28.668, dan 16.856. dan penumpang turun adalah 65.866, 54.819, 43.772, 32.725,dan 21.678. untuk jumlah kunjungan kapal dari tahun 2021 2025 adalah 225, 189, 153, 117 dan 81 dengan sistem pelayanan harus lebih baik.Kata Kunci : Dermaga, Fasilitas, Sistem pelayanan, Penumpang
Tinjauan Daya Uji Tarik Dan Kekerasan Reaksi Pengelasan Baja Karbon Tinggi (Aisi 1070) Pada Las Tig (Tungsten Inert Gas) Dengan Variasi Arus 120,130,140 Ampere M Ikhsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.906 KB)

Abstract

Gas Welding Tungsten Arc Welding (GTAW) atau lebih dikenal dengan TIG Tungsten Inert Gas adalah salah satu jenis las listrik feeded (Filler) dengan gas pelindung Argon. Untuk menghasilkan busur listrik, anelektroda tidak terpakai yang terbuat dari logam Tungsten atau paduannya yang memiliki titik leleh yang sangat tinggi digunakan Baja karbon tinggi adalah paduan baja karbon yang mengandung 0,6% C-1,5% C dan merupakan material yang dapat diberi perlakuan panas dan dapat digunakan untuk proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan kekerasan, hasil pengelasan Tungsten Inert Gas (TIG) pada karbon tinggi baja menggunakan variasi arus 120 A, 130 A dan 140 A. Dari hasil pengujian yang telah yang telah dilakukan, diketahui kekuatan tarik tertinggi berada pada 140 A dengan nilai 823,62 kgf. Sedangkan nilai terendah berada pada arus 120 A dengan nilai 718,38 kgf. Paling atas nilai kekerasan berada pada arus 130 A dengan nilai di sebelah kiri HAZ 60,0 HRC, untuk yang terendah nilai kekerasan berada pada arus 120 A dengan nilai 45,2 HRC. Secara keseluruhan, semakin tinggi arus kekuatan, semakin tinggi Input Panas, semakin cepat peleburan las dan akan terjadi perubahan sifat mekanik baja karbon tinggi yang membuat nilai kekuatan rendah dan lunak. Kata Kunci: Tungsten Arc Welding Gas, Tungsten Inert Gas, Baja Karbon Tinggi, Uji Tarik, Uji Kekerasan.
Evaluasi Penambahan Penerangan Pada Jalan Tol Medan - Tebing Tinggi Guna Meminimalisir Tingkat Kecelakaan Rio Novendra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.884 KB)

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan fasilitas vital yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama pengguna jalan tol Medan – Tebing Tinggi. Penerangan jalan umum/Tol diperlukan untuk meningkatkan keamanan lalu lintas, keamanan lingkungan, kenyamanan masyarakat dalam berkendara terutama pada malam hari dan PJU dapat menambah nilai keindahan suatu tempat pengamatan/pengukuran lux, tinggi tiang dan GPS, pengumpulan jarak tiang secara langsung menggunakan lux meter dan data-data dan kemudian melakukan proses analisa dan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian pada jalan tersebut terdapat banyak PJU yang memerlukan tempat untuk penambahan lampu jalan antara lain jenis lampu LED  200  W.  Jarak  antar  tiang  PJU  tidak  sama  sehingga  mempengaruhi nilai intensitas cahaya di lokasi tersebut. Tinggi tiang PJU di Jalan Tol edan – Tebing Tinggi rata-rata 9 meter dan 7 meter dengan panjang lengan 2 meter. Hasil analisa penulis adanya penambahan tiang di lajur kiri pada titik koordinat X:0456146 dan Y:9148481 menggunakan lampu LED 200 W dan tiang lengan ganda akan membuat lokasi tersebut lebih terang sehingga pengguna jalan akan lebih nyaman dan terbantu ketika berada di lokasi tersebut sehingga dapat membantu mengurangi tingkat kecelakaan.
Studi Kasus Sistem Pemeliharaan Rel Kereta Api Koridor Palang Parasamia - Jembatan Sungai Piring Yureina Y
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.009 KB)

Abstract

Kereta api merupakan salah satu alternatif angkutan jalan rel (baja) bagi penumpang dan barang untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya yang memiliki beberapa kelebihan, yaitu berdaya angkut hemat bahan bakar, jalur yang dapat menembus sampai ke pusat kegiatan/kota, kecepatan operasional yang cenderung konstan sehingga waktu tempuh lebih cepat dan lebih nyaman bagi penumpangg, dan tarif yang lebih terjangkau. Maka dari itu diperlukan pemeliharaan tahunan jalan rel yang tepat dan efisien agar kinerja jalan rel tetap dalam kondisi normal dan aman. Jalan rel kereta api yang tidak dipelihara akan mengalami penurunan kualitas kinerja yang secara fisik akan terjadinya kerusakan misalnya rel rusak (rel patah,aus,bergelombang), sambungan rel, wesel rusak, bantalan rusak, rel amblas karena tidak baik, penambat rel sudah longgar dan genjotan disambungan serta pada lengkungan. Untuk mempertahankan kualitas pelayanan jalan kereta api yang layak sehingga dapat memberikan keselamatan, kenyaman, kemanan dan ketetapan waktu perjalanan kereta api maka perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan sesuai kelas jalan rel. Perawatan merupakan suatu kegiatan yang memelihara atau menjaga peralatan atau fasilitas dan mengadakan perbaikan ataupun penggantian yang diperlukan agar tercapai suatu keadaan operasi yang memuaskan sesuai dengan yang direncanakan. Tugas akhir ini mengidentifikasikan parameter pemeliharaan jalan kereta api melalui Track Quality Indeks (TQI).Kata Kunci: Jalan rel, Kereta api, Pemeliharaan jalan rel, Track Quality Indeks (TQI).
Daya Serap Dan Kuat Tekan Beton Ringan Menggunakan Styrofoam (Studi Penelitian) Ardi Fatahillah Nasution Nasution
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.777 KB)

Abstract

Pembuatan beton ringan membutuhkan material campuran yang mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu bahan alternarif yang bisa digunakan adalah styrofoam. Penelitian ini menggunakan butiran styrofoam yang berasal dari Kota Medan dengan ukuran butiran styrofoam yaitu 2 sampai 5mm dan akan disubstitusikan dengan agregat halus. Adapun komposisi substitusi campuran styrofoam adalah 0%, 1%, 2% dan 2,5% dari berat agregat halus. Dalam penelitian ini terbagi menjadi 2 pengujian kuat tekan yaitu untuk kuat tekan setelah perendaman 14 hari dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian berat jenis basah dan berat jenis kering beton ringan styrofoam yang telah diuji tersebut memenuhi persyaratan dimana kisaran beton ringan sesuai referensi adalah kurang dari 1900 kg/m3 . Adapun berdasarkan pengujian kuat tekan 14 hari dan 28 hari berkisar antara 1,5 - 7,5 MPa dimana pengunaannya pada daerah non struktur seperti dinding partisi, kanopi, dan lain-lain.Kata Kunci : Beton ringan, Styrofoam, Kuat tekan
Analisa Tegangan Dan Deformasi Pada Balok Profil Iwf Dengan Balok Profil Kanal Ganda Dan Profil Siku Tersusun Mawar Tirana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.558 KB)

Abstract

Suatu struktur terdiri dari beberapa elemen yang membentuknya diantaranya yaitu balok. Balok merupakan salah satu elemen struktur yang berfungsi menahan beban lentur. Suatu struktur dikatakan aman apabila struktur tersebut mampu memikul segala gaya, tegangan dan deformasi yang timbul akibat dari pembebanan yang bersifat sementara. Pada umumnya perencanaan struktur balok menggunakan profil IWF. Namun bagaimana jika suatu balok menggunakan profil yang tersusun. Pada penelitian ini, akan membandingkan balok profil IWF dengan balok profil kanal ganda dan siku tersusun dengan variasi bentang 4m, 6m, 8m dan 10m pada tiap model balok yang bertujuan untuk membandingkan perilaku pada balok terhadap tegangan, deformasi dan rotasi akibat torsi yang terjadi. Dimensi balok IWF menjadi acuan terhadap perbandingan balok lainnya dengan momen inersia yang hampir sama. Analisis yang dilakukan menggunakan bantuan program analisis metode elemen hingga. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa pada beban yang sama, profil IWF memiliki tegangan maksimum terkecil sebesar 158,05 MPa sedangkan balok kanal ganda sebesar 164,50 MPa dan siku tersusun sebesar 171,25 MPa dan memiliki daktilitas yang tinggi sebesar 2,47 sedangkan kanal ganda sebesar 1,40 dan siku tersusun sebesar 1,47. Berdasarkan deformasi, profil kanal ganda memiliki nilai deformasi terkecil yaitu 1,756 mm sedangkan pada balok IWF sebesar 1,992 mm dan balok siku tersusun sebesar 2,037 mm. Namun balok IWF mempunyai kapasitas besar terhadap gaya yang dapat ditahan balok sehingga mampu berdeformasi lebih besar sebelum akhirnya mengalami kelelehan dan runtuh. Adapun perilaku torsi yang terjadi sangat berpengaruh terhadap rotasi pada setiap model balok. Variasi bentang yang berbeda juga sangat berpengaruh terhadap tegangan, deformasi dan rotasi yang terjadi pada balok.  Kata Kunci: Balok IWF, kanal ganda, siku tersusun, tegangan, deformasi. 
Pengaruh Lalu Lintas Akibat Adanya Pembangunan Sport Center Sumatera Utara Pada Ruas Jalan Sultan Serdang (Studi Kasus) Arif Hidayat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.606 KB)

Abstract

Jalan Sultan Serdang termasuk dalam tipe Jalan Kabupaten dengan tipe 4 lajur 2 arah terbagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kinerja ruas Jalan Sultan Serdang terhadap arus lalu lintas akibat adanya pembangunan sport center Sumatera Utara, mengetahui dampak lalu lintas yang ditimbulkan akibat pembangunan sport center Sumatera Utara dan menetapkan jenis penanganan terhadap dampak lalu lintas yang terjadi pada ruas Jalan Sultan Serdang. Penilitian ini menggunakan perhitungan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014). Dari hasil analisis disimpulkan nilai volume kendaraan dari arah Medan menuju ke Kualanamu sebesar 679,6 skr/jam dan total volume kendaraan dari arah Kualanamu menuju ke Medan sebesar 673,5 skr/jam. Nilai perhitungan hambatan samping yang terjadi dari arah Medan menuju ke Kualanamu sebesar 490,4 dan hambatan samping yang terjadi dari arah Kualanamu menuju ke Medan sebesar 469,4. Kecepatan arus bebas sebesar 54,2 km/jam. Kapasitas ruas jalan sebesar 1475,8 skr/jam. Derajat kejenuhan dari arah Medan menuju ke arah Kualanamu sebesar 0,46 skr/jam dan derajat kejenuhan dari arah kualanamu menuju kearah Medan sebesar 0,45 skr/jam dan Jalan Sultan Serdang memiliki tingkat pelayanan kelas C. Hal ini ditunjukkan batas lingkup nilai derajat kejenyhannya 0,45-0,74, dengan kecepatan atau gerak kendaraan dikendalikan dan pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.Kata Kunci : Lalu lintas, Kinerja ruas jalan, Volume kendaraan.